METODELOGI PENELITIAN
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
2. Kesimpulan Khusus
Adapun yang menjadi kesimpulan khusus dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Terdapat perbedaan proses pembelajaran antara kelas yang menggunakan media animasi berbasis nilai dengan kelas yang tanpa media. Pembelajaran pada kelas yang menggunakan media animasi berbasis nilai memberikan kesan realisme dan merangsang siswa untuk merespon dengan adanya warna, musik, dan grafik sehingga dalam pembelajaran siswa menjadi lebih nyaman dan antusias.
b. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan media animasi berbasis nilai dengan yang tanpa media. Perbedaan hasil belajar itu karena adanya perbedaan nilai sebesar 31,35 antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol, serta adanya peningkatan nilai sebesar 40,73 di kelas eksperimen dari pretest ke postest.
110
Dewanto Zulkarnain, 2013
Efektivitas Penggunaan Media Animasi Berbasis Nilai & Implikasinya Terhadap Perubahan Karakter Siswa (Studi Eksperimen Quasi Di Kelas XI SMAN 2 Palangkaraya)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
c. Karakter disiplin siswa antara yang menggunakan media animasi berbasis nilai lebih baik dibandingkan dengan yang tanpa media. Perbedaan karakter tersebut karena, tingkat partisipasi kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas control dimana patisipasi siswa kelas eksperimen sebesar 85,9%, sedangkan kelas kontrol hanya 64,86%.
B. Rekomendasi
Berdasar hasil analisis data dan refleksi dalam penelitian ini, ada beberapa rekomendasi yang berhubungan dengan penggunaan media animasi berbasis nilai sangat efektif dan berimplikasi terhadap perubahan karakter disiplin siswa yaitu sebagai berikut:
1. Bagi Guru:
a. Perlunya melakukan eksperimen secara kontinyu sebagai upaya praktis memahami, menganalisa, dan membatasi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan tugas kesehariannya di sekolah.
b. Metode pembelajaran konvensional juga mengandung nilai dari apa yang diterapkan guru sehari-hari di sekolah dan metode pembelajaran konvesional dapat dikembangkan melalui kedisplinan guru-guru di sekolah.
c. Kegiatan eksperimen tersebut juga untuk meningkatkan kemampuan sebagai inovator yang menciptakan suatu inovasi pembelajaran dalam rangka meningkatkan kualitas belajar siswa.
d. Mengantisipasi faktor-faktor yang dapat mengembangkan pengembangan pengunaan media berbasis nilai agar dapat memperkaya proses juga hasil pembelajaran.
e. Melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga tercapai tanggungjawab bersama.
Dewanto Zulkarnain, 2013
Efektivitas Penggunaan Media Animasi Berbasis Nilai & Implikasinya Terhadap Perubahan Karakter Siswa (Studi Eksperimen Quasi Di Kelas XI SMAN 2 Palangkaraya)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
f. Melaksanakan persiapan dan perencanaan yang matang sebelum pembelajaran sehingga dapat menyenangkan bagi siswa, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran serta dihadapkan pada masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara
2. Bagi Sekolah:
a. Fasilitas pembelajaran perlu ditingkatkan agar tercipta pembelajaran yang memadai.
b. Bagian kurikulum untuk mengatur jadwal, seluruh guru mata pelajaran lain untuk melakukan kolaborasi, Kepala Sekolah juga orang tua agar mengizinkan para siswa untuk memanfaatkan waktu di luar jam belajar. c. Kepala Sekolah agar mendukung dan menyediakan fasilitas untuk
pelaksanaan pembelajaran dengan penggunaan media animasi berbasis nilai karena sangat efektif dan berimplikasi terhadap perubahan karakter disiplin siswa
d. Meningkatkan koordinasi dengan instansi dan lembaga pemerintah dan non pemerintah sehingga mempermudah bagi para siswa untuk mencari dan menggali informasi.
3. Pemangku kebijakan, khususnya pemerintah agar kualitas pembelajaran meningkat baik dalam proses dan hasil, berkewajiban menyediakan dan memfasilitasi perangkat-perangkat pembelajaran, pelatihan-pelatihan serta buku panduan baku mengenai pembelajaran dengan penggunaan media animasi berbasis nilai secara menyeluruh dan merata ke setiap sekolah.
4. Orang tua dan masyarakat, adanya peran serta aktif dari orang tua dan masyarakat dalam menciptakan iklim yang sehat sehingga inovasi pendidikan dilakukan dengan baik.
112
Dewanto Zulkarnain, 2013
Efektivitas Penggunaan Media Animasi Berbasis Nilai & Implikasinya Terhadap Perubahan Karakter Siswa (Studi Eksperimen Quasi Di Kelas XI SMAN 2 Palangkaraya)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
5. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian tentang model penggunaan media animasi berbasis nilai karena sangat efektif dan berimplikasi terhadap perubahan karakter disiplin siswa.
Dewanto Zulkarnain, 2013
Efektivitas Penggunaan Media Animasi Berbasis Nilai & Implikasinya Terhadap Perubahan Karakter Siswa (Studi Eksperimen Quasi Di Kelas XI SMAN 2 Palangkaraya)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Arikunto, Suharsimi. (2001). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Arsyad, Azhar (2007). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Bambang Warsita. (2008). Teknologi Pembelajaran, Landasan dan Aplikasinya.
Jakarta: Rineka Cipta.
Barak, Miri. Ashkar, Tamar. Yehudit, J. Dori. (2010). Teaching Science via
Animated Movies: Its Effect on Students’ Learning Outcomes and
Motivation. Proceedings of the Chais Ceonference on Instructional Technologies Research 2010, Raanana: The Open University of Israel Barnawan, Hasan Marinda. (2010). Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Mata Pelajaran Akuntansi bagi Siswa Kelas XI SMK Kanisius Surakarta Tahun Ajaran 2009/2010 melalui Penggunaan Media Pembelajaran
Kartun (Penelitian Tindakan Kelas), Tersedia:
http://digilib.uns.ac.id/pengguna.php?mn=detail&d_id=17174 (4 Maret 2013)
Budimansyah, D. (2012). Perancangan Pembelajaran Berbasis Karakter. Bandung: Widya Aksara Press.
Budimansyah, D. (2010). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan untuk Membangun Karakter Bangsa. Bandung: Widya Aksara Press.
Burden, Paul R. dan Byrden, David M. (1999). Methods for Effective Teaching. USA: Allyn and Bacon.
Branson, M.S. (1999). Making The Case for Civic Education: Where We Stand at the End of the 20th Century. Washington: CCE.
Branson, M.S. (1999). Belajar Civic Education dari Amerika. Yoyakarta Kerjasama LKIS dan The Asian Foundation.l
.
Bove, Courland. (1997). Bussines Communication Today. New York: Prentice Hall
Christensen. (1988). Experimental Methodology. Allyn and Bacon. Boston.
Creswell, W, John. (1994). Researce Design : Qualitative & Quantitative Approaches. London: Sage Publications.
113
Dewanto Zulkarnain, 2013
Efektivitas Penggunaan Media Animasi Berbasis Nilai & Implikasinya Terhadap Perubahan Karakter Siswa (Studi Eksperimen Quasi Di Kelas XI SMAN 2 Palangkaraya)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Creswell. W, John. (2010). Research Design “Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed”. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Dale, (1969:180). “ Audiovisual Methos in teaching(Third Edition)” . New York: The Dryden Press, Holt, Rineharrt and Winston, Inc.
Darmadi, H. (2010). Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabeta.
Dimyati dan Moedjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Fajarwati, Dewi. (2010). Upaya Meningkatkan Ketrampilan Menulis Deskripsi
dengan Media Film Kartun Animasi Pada Siswa Kelas II SD Negari Gogodalem I Kabupaten Semarang Tahun Ajaran 2009/2010. Tersedia: http://digilib.uns.ac.id/pengguna.php?mn=detail&d_id=14508 (4 Maret 2012)
Gandal, M dan Finn, Chester. E. (1992). Teaching Democracy.
http://usinfo.org/enus/media/pressfreedom/freedom2.htm (28 November 2012)
Hakam, K. A. (2000). Pendidikan Nilai. Bandung: CV Maulana
Hamalik, Oemar. (1986). Media Pendidikan.Bandung : Penerbit Alumni
Hidayah, I dan Sugiarto. 2004. WorkShop Pendidikan Matematika. Semarang: Jurusan Matematika
Hidayat, Wahyu. (2010). Arti Media Pembelajaran.
http://wahyucorners.blogspot.com/2010/03/arti-media-pembelajaran.html. (28 November 2012)
Hurlock, Elizabeth B. (1978), Perkembangan Anak (Child Development), terjemahan Dr. Med. Meitasari Tjandrasa, Jakarta: Erlangga.
http://bettymarlina.blogspot.com/2010/11/pemanfaatan-animasi-untuk-media.html (26 Desember 2012) http://definisipengertian.com/2011/pengertian-power-point/ (29 November 2012) http://edu-articles.com/mengenal-media-pembelajaran/ (30 November 2012) http://faizalnizbah.blogspot.com/2013/07/media-pembelajaran-animasi.html (26 Desember 2012) http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_PowerPoint (20 Desember 2012)
Dewanto Zulkarnain, 2013
Efektivitas Penggunaan Media Animasi Berbasis Nilai & Implikasinya Terhadap Perubahan Karakter Siswa (Studi Eksperimen Quasi Di Kelas XI SMAN 2 Palangkaraya)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
http://mjieschool.multiply.com/journal/item/23/Pemanfaatan_multimedia_untuk_ pembelajaran_PKn (28 Desember 2012) http://rizavaiz.wordpress.com/2012/12/13/media-pembelajaran-5/ (28 November 2012) http://rujuknota.blogspot.com/2011/04/kelebihan-power-point-dan-kelemahan.html (20 Desember 2012). http://smpn1nainggolan.blogspot.com/2010/01/pengaruh-media-pembelajaran-terhadap.html (28 November 2012) http://suksespend.blogspot.com/2009/06/konsep-dasar-dan-filosofi-pendidikan.html (28 November 2012) http://wahyucorners.blogspot.com/2010/03/arti-media-pembelajaran.html (26 Desember 2012) http://www.powerpoint-search.com/media-pembelajaran-pkn-ppt.html (22 Desember 2012)
Joyce, Bruce., Marsha Weil., Emily Calhoun. (2009). Models of Teaching
“Model-model Pengajaran”. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Jurnal civicus (Vol. 1 : 2005). Implementasi KBK Pendidikan Kewrganegaraan Dalam Berbagai Konteks. Bandung: Jurusan PMPKn FPIPS UPI.
Jurnal civicus (Vol. 2 : 2007). Model Pembelajaran Pendidikan Kewrganegaraan. Bandung: Jurusan PMPKn FPIPS UPI.
Kalijernih. F. K. (2009). Puspa Ragam Konsep dan Isu Kewarganegaraan. Bandung: Widya Aksara Press.
Kemp, J.E & Smellie, D.C. (1989). Planning, producing and using instructional media (Sixth ed.). New York: Harper and Row Publishers
Kingsley, Karla V, Boone Randall. (2009). Effect of Multimedia Software on Achievement of Middle School Students in an American History Class. Journal of Research on Technology in Education. Winter 2008/2009 page 203-2011.
Kozma, R.B. (1991). “Learning With Media” Review of Educational Research,
115
Dewanto Zulkarnain, 2013
Efektivitas Penggunaan Media Animasi Berbasis Nilai & Implikasinya Terhadap Perubahan Karakter Siswa (Studi Eksperimen Quasi Di Kelas XI SMAN 2 Palangkaraya)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1 &cad=rja&ved=0CDUQFjAA&url=http%3A%2F%2Frobertkozma.com %2Fimages%2Fkozma_rer.pdf&ei=wlnTUJOVH8eOrge034CYAw&us g=AFQjCNEjxuFSImltkJFtehazJUh7vG62Zg&bvm=bv.1355534169,d.b mk
Kustandi, C. dan Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran: manual dan digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Lateheru, J. (1988). Media Pembelajaran. Jakarta. Dierjen Dikti.
Lickona, T. (2012). Character matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Other Essential Virtues (Persoalan Karakter: bagaimana membantu anak mengembangkan penilaian yang baik, integritas, dan kebajikan penting lainnya). Penerjemah, Juma Abdu Wamaungo dan Jean Antunes Rudolf Zien. Jakarta: PT Bumi Aksara. Lickona, T. (2013). Educting For Character (Pendidikan Karakter: Panduan
Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik). Penerjemah, Lita S. Bandung: Nusa Media.
Maman Rachman. (1999:168). http://id.shvoong.com/social- sciences/psychology/2114584-faktor-yang-mempengaruhi-disiplin-belajar/#ixzz1LZTeAZef
Mulyana, Rahmat. (2004). Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta
Masrur, M. (2008). Pendidikan menurut hamka [online]. Tersedia: http://masadmasrur.blog.co.uk/2008/04/26/pendidikan-menurut-hamka-4096313/ (28 November 2012).
Munandar. A.S. (1998). Disiplin Kerja Sebagai Salah Satu Komponen Penting Dalam Manajemen Pendidikan Indonesia, IKIP. Bandung.
Nurtjahjawilasa. (2004). Efektifitas Multimedia dalam Menunjang Pembelajaran. www.pusdiklathut.com/silvika_eng.php (28 November 2012)
Prijodarminto. Soegeng. (1994). Disiplin Kiat Menuju Sukses. Jakarta : Pradnya Paramita.
Purwaningsih, I. (2009). Peningkatan Ketrampilan Bermain Peran Dengan Media Film Animasi Pada Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 2 Jaten Tahun
Pelajaran 2008/2009. Tersedia:
http://digilib.uns.ac.id/pengguna.php?mn=detail&d_id4825 (28 November 2012).
Dewanto Zulkarnain, 2013
Efektivitas Penggunaan Media Animasi Berbasis Nilai & Implikasinya Terhadap Perubahan Karakter Siswa (Studi Eksperimen Quasi Di Kelas XI SMAN 2 Palangkaraya)
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
(BerdasarkanPengalaman di Satuan Pendidikan Rintisan). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.
Sadiman. Arif S. Dkk. (2008). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Said, A. (1981). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Bina Aksara
Sauri, S. (2009). Implementasi Pendidikan Nilai Dalam Pembelajaran. Bandung. Seniati, L., A. Yulianto. (2008). Psikologi Eksperimen. Indeks, Jakarta.
Sjarkawi. (2006). Pembentukan Keribadian Anak. Jakarta: PT Bumi Aksara Soeharto, Bohar (1996). Disiplin (Arahan Diri Pada Suatu Norma Atas Dasar
Kesadaran Diri). Jakarta : Kantor menteri negara kependudukan/BKKBN.
Sudjana, N. dan Rivai, A. (2011). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Alensindo.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukiman. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta. PT Pustaka Insan Madani.
Suyitno, Amin. 2004. Dasar-dasar dan proses Pembelajaran Matematika 1. Semarang: Jurusan Matematika FMIPA UNNES.
Tulus. (2004). Penerapan Disiplin Pada Prilaku Dan Prestasi Siswa. Jakarta : Gramedia.
Poerwadarminta. (1994). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka : Jakarta. Wahab dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendikan Kewarganegaraan.
Bandung: Alfabeta.
Winataputra dan Budimansyah. (2012). Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Perspektif Internasional (konteks, teori, dan profil pembelajaran). Bandung: Widya Aksara Press
Winataputra dan Budimansyah. (2007). Civic Education: Konteks, Landasan, Bahan Ajar, dan Kultur Kelas. Bandung: Prodi PKn SPs UPI.