A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Keterlaksanaan pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dan tipe nested dengan model Creative Problem Solving sudah terlaksana sesuai dengan yang direncanakan. Karakteristik pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model Creative Problem Solving yang diimplementasikan yaitu menguntaikan keterampilan berpikir baik keterampilan berpikir kritis selama proses pembelajaran dalam lintas disiplin ilmu. Sedangkan karakteristik pembelajaran IPA terpadu tipe nested dengan model Creative Problem Solving yang diimplementasikan yaitu mengintegrasikan sejumlah keterampilan belajar dalam satu proses pembelajaran untuk ketercapaian materi pelajaran dalam satu disiplin ilmu. Kedua pembelajaran tersebut bersifat student centered dan menekankan keseimbangan pemikiran divergen (kreatif) dan pemikiran konvergen (kritis) disetiap langkah pemecahan masalah.
2. Pembelajaran IPA terpadu dengan model Creative Problem Solving dapat digunakan dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil uji signifikansi diketahui bahwa peningkatan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang memperoleh pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model Creative Problem Solving berbeda secara signifikan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran IPA terpadu tipe nested dengan model Creative Problem Solving. Pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model Cereative Problem Solving dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan nilai <g> 0,64. Sedangkan pembelajaran IPA terpadu tipe nested dengan model Creative Problem Solving dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dengan nilai <g> 0,56.
A.Muafiah Nur, 2014
Penerapan pembelajaran ipa terpadu tipe threaded dan nested dengan model creative problem solving untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah Dan berpikir kreatif siswa mts Pada tema pencemaran udara
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Artinya pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model Creative Problem Solving lebih dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dibandingkan pembelajaran IPA terpadu tipe nested dengan model Creative Problem Solving.
3. Pembelajaran IPA terpadu dengan model Creative Problem Solving dapat digunakan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif. Berdasarkan hasil uji signifikansi diketahui bahwa peningkatan keterampilan berpikir kreatif antara siswa yang memperoleh pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model Creative Problem Solving berbeda secara signifikan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran IPA terpadu tipe nested dengan model Creative Problem Solving. Pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model Cereative Problem Solving dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa dengan nilai <g> 0,67. Sedangkan pembelajaran IPA terpadu tipe nested dengan model Creative Problem Solving dapat meningkatakan keterampilan berpikir kreatif dengan nilai <g> 0,55. Artinya pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model Creative Problem Solving lebih dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa dibandingkan pembelajaran IPA terpadu tipe nested dengan model Creative Problem Solving.
4. Guru dan siswa menanggapi positif terhadap penerapan pembelajaran IPA terpadu dengan model Creative Problem Solving pada tema pencemaran udara dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan keterampilan berpikir kreatif siswa, meskipun dalam pelaksanaannya masih memiliki keterbatasan dalam pengaturan waktu selama proses pembelajaran dan pengerjaan LKS yang dilakukan siswa.
B. Saran
Beberapa saran yang diajukan terkait dengan penelitian yang telah dilakukan diantaranya sebagai berikut:
A.Muafiah Nur, 2014
Penerapan pembelajaran ipa terpadu tipe threaded dan nested dengan model creative problem solving untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah Dan berpikir kreatif siswa mts Pada tema pencemaran udara
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
1. Karena model pembelajaran yang digunakan dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan keterampilan berpikir kreatif siswa, maka disarankan pada peneliti yang hendak melakukan penelitian yang sejenis untuk mempertimbangkan kesesuaian materi dengan model pembelajaran yang diterapkan.
2. Pembelajaran dengan model Creative Problem Solving yang diterapkan kurang optimal jika digunakan dalam mengajarkan konsep yang banyak memuat hal-hal abstrak, oleh karena itu diperlukan media yang dapat mendukung untuk memudahkan siswa dalam memahami konsep tersebut serta disarankan untuk mengambil subjek penelitian yang tingkatannya lebih tinggi misalnya kelas VIII atau IX, karena siswa pada kelas tersebut sudah mampu berpikir abstrak dalam memecahkan masalah.
3. Disarankan pada peneliti yang hendak melakukan penelitian yang sejenis agar lebih memperhatikan alokasi waktu penelitian. Sebaiknya frekuensi pertemuan diperbanyak agar bisa memberikan hasil yang lebih baik.
4. Jika berniat melakukan penelitian yang sejenis maka disarankan terlebih dahulu untuk menjelaskan kepada siswa mengenai proses pembelajaran yang akan dilaksanakan sesuai dengan karakteristik keterpaduan tipe threaded, keterpaduan tipe nested dan model Creative Problem Solving.
A.Muafiah Nur, 2014
Penerapan pembelajaran ipa terpadu tipe threaded dan nested dengan model creative problem solving untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah Dan berpikir kreatif siswa mts Pada tema pencemaran udara
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA
Australian Curriculum, Assessment and Reporting Authority. (2014). General
Capabilities. [Online]. Tersedia di:
http://www.australiancurriculum.edu.au /Science/Content-structure. Diakses 2 Januari 2014.
Chi, M.T.H. & Glaser, R. (1980). Problem Solving Ability. Learning Research and Development Center, University of Pittsburgh.
Chukwu, Carol. E. (2011). Effect Of Integrated Model Of Teaching Student’s Retention in Biology.The Nigerian Journal Of Research and Production, Vol: 18, No.1.
Cotton, K. (1991). Close-Up #11: Teaching Thinking Skills. Northwest Regional Educational Laboratory's School Improvement Research Series (SIRS).
Creative Education Foundation. (2014). What is Creative Problem Solving?. [Online]. Tersedia di: http://www.creativeeducationfoundation.org/our-process/what-is-cps. Diakses 21 Januari 2014.
Creative Education Foundation. (2014). Research On CPS. [Online]. Tersedia di: http://www.creativeeducationfoundation.org/our-process/research-on-cps. Diakses 21 Januari 2014.
Crebert, G., dkk. (2011). Problem Solving Skills Toolkit 2nd Edition. Queensland: Griffith University.
Dahar, R. W. (2011). Teori-Teori Belajar. Jakarta: Erlangga.
Depdiknas. (2006). Panduan Pengembangan Pembelajaran IPA Terpadu. Jakarta: Puskur-Balitbang.
Depdiknas. (2008). Strategi Pembelajaran MIPA. Jakarta: Dikti PMPTK. Djamarah, S. B. & Zain, Aswan. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta:
PT Rineka Cipta.
Eragamreddy, N. (2013). Teaching Creative Thinking Skills. International Journal of English Language & Translation Studies, Vol: 1, Issue: 2.
A.Muafiah Nur, 2014
Penerapan pembelajaran ipa terpadu tipe threaded dan nested dengan model creative problem solving untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah Dan berpikir kreatif siswa mts Pada tema pencemaran udara
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Ferreira, Ines. (2012). The Importance of Critical Thinking and Creative Thinking. University of Porto.
Fogarty, R. (1991). How to Integrate the Curricula. Palatine: IRI/Skylight Publishing, Inc.
Gulo, W. (2005). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Gramedia.
Keller, R. & Concannon, T. (1998). Teaching Problem Solving Skills. Center for Teaching and Learning. University of North Calorina.
Kemendikbud. (2013). Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Politeknik Negeri Media Kreatif.
Kemendikbud. (2013). Kompetensi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Menengah Pertrama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs). Jakarta: Kemendikbud.
Kysilka, M. L. (1998). Understanding Integrated Curriculum. The Curriculum Journal, Vol 9, No.2, hlm. 197-209.
Lake, K. (1994). Integrated Curriculum. School Improvement Research Series. U.S. Department of Education.
Lee, J. Y., Mi Koo, Y., & Paik, W. (2010). Development and Implementation of a Web-based Tool to Support Creative Problem Solving (CPS). International Journal for Media and Technology, Vol 4, No.1, pp.21-36. Lim, C., Park, M., & Hong, M. (2010). An Instructional Model with an Online
Support System for Creative Problem Solving. International Journal for Media and Technology, Vol 4, No.1, pp.4-12.
Marzano, R. J., dkk. (1988). Dimension Of Thinking: A Framework for Curriculum and Instruction. Alexandria: The Assosiation for Supervision and Curriculum Development.
Munandar, U. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Mustafa, J. (2011). Proposing A Model for Integration Of Social Issues In School Curriculum. International Journal Of Academic Research, Vol 3, No.1, hlm.925-931.
A.Muafiah Nur, 2014
Penerapan pembelajaran ipa terpadu tipe threaded dan nested dengan model creative problem solving untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah Dan berpikir kreatif siswa mts Pada tema pencemaran udara
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Nursito. (2000). Kiat Menggali Kreativitas. Yogyakarta: Mitra Gama Widya. Paidi. (2010). Model Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Biologi.
Jurusan Pendidikan Biologi, FPMIPA Universitas Yogyakarta.
Prayogo, K. (2011). Model Pembelajaran Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Tema Fluida. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia.
Puccio, G. J., Murdock, M. C. & Mance, M. (2005). Current Developmnets in Creative Problem Solving from Organisations: A Focus on Thinking Skills and Styles. The Korean Journal of Thinking & Problem Solving, 15(2), 43-76.
Puccio, G. K. (1994). An Analysis of an Observational Study of Creative Problem Solving for Primary Children. (Thesis). State University College at Buffalo. Center for Studies in Creativity.
Pujiadi. (2008). Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Creative Problem Solving (CPS) Berbentuk CD Interaktif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Siswa SMA Kelas X. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang.
Santrock, J. W. (2007). Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Jakarta: Prenada Media Group.
Sidharta, Arief. (2005). Keterampilan Berpikir. Bandung: Pusat Pengembangan dan Penataran Guru Ilmu Pengetahuan Alam.
Sugiyono. (2012). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Thinking Skills and Assessment for Learning Development Programme. (2009). Why Develop Thinking Skills and Assessment for Learning in The Classroom?. Bristol: Clifton College.
A.Muafiah Nur, 2014
Penerapan pembelajaran ipa terpadu tipe threaded dan nested dengan model creative problem solving untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah Dan berpikir kreatif siswa mts Pada tema pencemaran udara