BAB IV DESKRIPSI, ANALISIS DATA, DAN PEMBAHASAN
E. Keterbatasan Penelitian
Peneliti menyadari penelitian ini belum sempurna. Berbagai upaya telah dilakukan dalam penelitian ini agar diperoleh hasil yang maksimal. Akan tetapi, masih ada beberapa hal yang tidak dapat dikendalikan sehingga membuat penelitian ini mempunyai keterbatasan diantaranya:
1. Penelitian ini hanya meneliti pada pokok bahasan sejarah saja, sehingga belum bisa di generalisasikan pada pokok bahasan yang lain.
2. Siswa terbiasa dengan kegiatan pembelajaran konvensioanal sehingga siswa sempat merasa canggung pada awal proses pembelajaran dengan menggunakan metode Kooperatif tipe Time Token Arends, karena siswa belum terbiasa dengan pembelajaran yang digunakan.
78
3. Kontrol terhadap kemampuan subjek penelitian hanya meliputi variabel metode Kooperatif tipe Time Token Arends dan hasil belajar IPS siswa. Variabel lain seperti; minat, motivasi, lingkungan belajar, dan lain-lain tidak terkontrol.
79
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari serangkaian penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode Kooperatif tipe Time Token Arends terhadap hasil belajar IPS siswa. Hal tersebut diperoleh setelah dilakukan pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan Uji Statistik Non Parametrik dengan Man Withney-U. Dan diperoleh hasil Asymp Sig (2-tailed) < 0,05 (,000<0,05). Dengan demikian, hipotesis yang digunakan adalah hipotesis alternatif atau Ha yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan metode pembelajaran Kooperatif tipe Time Token Arends terhadap hasil belajar IPS karena metode ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
B. Saran
Dengan terbuktinya proses pembelajaran dengan menggunakan metode Kooperatif tipe Time Token Arends dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII di SMPN 87 Jakarta, maka penulis menyarankan hal-hal berikut:
1. Bagi siswa diharapkan dalam proses belajar mengajar harus disiplin. Tidak boleh ada yang bercanda ataupun diskusi antar sesama teman sebangkunya karena akan membuat proses pembelajaran berlangsung tidak efektif. Selain itu, metode Kooperatif tipe Time Token Arends sangat efektif diterapkan pada mata pelajaran IPS terutama materi sejarah karena dapat membuat siswa lebih berani dan percaya diri.
2. Bagi guru diharapkan dapat menyampaikan materi pelajaran harus tegas agar siswa memiliki rasa takut dan disiplin terhadap guru. Jika guru tegas maka siswa tidak ada yang gaduh sehingga proses pembelajaran akan berjalan dengan baik. Selain itu, guru juga harus mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang cukup untuk memilih metode ataupun stategi
80
pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan siswa menjadi aktif dalam proses pembelajaran.
3. Bagi sekolah diharapkan dapat memberikan sarana dan prasarana yang menunjang siswa untuk meningkatkan hasil belajarnya. Sekolah juga diharapkan dapat memfasilitasi guru-guru untuk dapat meningkatkan kompetensi pedagogiknya dengan melakukan berbagai penelitian di kelas. 4. Penerapan metode Kooperatif tipe Time Token Arends ini diharapkan
dilakukan kembali oleh peneliti-peneliti lain untuk memperkuat hasil penelitian baik yang dilakukan oleh penulis maupun peneliti yang terdahulu.
81
Arends, I. R. Belajar untuk Mengajar, Terj. dari Learning To Teach oleh Helly Prajitno Soetjipto dan Sri Mulyantini Soetjipto. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.
Arikunto, Suharsimi. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.
---. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta, 2013.
Ariadiputra, Denna. ”Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Pendekatan Kooperatif Teknik Time Token. Penelitian Tindakan
Kelas di SMP Negeri 216 Jakarta”, Skripsi pada Universitas Negeri Jakarta, Jakarta: 2009. tidak dipublikasikan.
Aunurrahman, Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta, 2009.
Dimyati dan Mudjiono. Belajar dan Pembelajaran,. Jakarta: Rineka Cipta, 2013. Emzir. Metodologi Penelitian Pendidikan :Kuantitatif & Kualitatif. Jakarta: Raja
Grafindo Persada, 2008.
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pedoman Penulisan Skripsi, 2011.
Gunawan, Rudy. Pendidikan IPS: Filosofi, Konsep, dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta, 2013.
Huda, Miftahul. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014.
82
Jayanti, Salamah Debe. “Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative
Tipe Time Token Arends (TTA) Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa SMA
Negeri 1 Sukatani Kabupaten Bekasi”, Skripsi pada Universitas Negeri Jakarta. Jakarta: 2013. Tidak dipublikasikan.
Joyce, Bruce., Marsha Weil, and Emily Calhoun. Model-model Pengajaran, Terj. dari
Models of Teaching oleh Achmad Fawaid dan Ateilla Mirza. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2011.
Rasyad, Aminuddin. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Uhamka Press, 2003. Rasyid Harun dan Mansur. Penilaian Hasil Belajar. Bandung: Wacana Prima, 2009. Rusman. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru.
Jakarta: Rajawali Pers, 2013.
---. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.
Septiani, Anggi. Pembelajaran Cooperative Tipe Time Token Arends 1998 dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 4 Jakarta”, Skripsi pada Universitas Negeri Jakarta.Jakarta, 2011. Tidak dipublikasikan.
Sapriya, dkk. Pembelajaran dan Evaluasi Hasil Belajar IPS. Bandung: UPI Press, 2006.
Siregar, Syofian. Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2013.
---. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana, 2014. Sudjana. Metode Statistika. Bandung: Tarsito, 2005.
Sukmadinata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2005.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2006.
---. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2012.
Surapranata, Sumarna. Analisis, Validitas, Reliabilitas, dan Interpretasi Hasil Tes
Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009.
Suyono dan Hariyanto. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.
Trianto. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.
---. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.
Wena, Made. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer, Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2009.
Internet:
United Nations Development Programme. “Education Development Index. “ Artikel
diakses pada 28 Februari 2015 dari http://hdr.undp.org/en/content/education-index/
84
Lampiran 1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SMP Negeri 87 Jakarta Mata Pelakajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas/Semester : VII / 2
Pertemuan 1
1. Standar Kompetensi : 5. Menjelaskan proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia serta perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Islam
2. Kompetensi Dasar : 5.3 Mendeskripsikan perkembangan, masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa Kolonial Eropa
3. Indikator
a. Menguraikan proses masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia
b. Mengidentifikasi cara-cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya
4. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat menguraikan proses masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia
b. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya
5. Alokasi Waktu
2 X 40 Menit (1 pertemuan) 6. Materi Pembelajaran
b. Cara-cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya Karakter siswa yang diharapkan :
Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian ( respect), Tekun (
diligence), Tanggung jawab (responsibility), Ketelitian (carefulness)
7. Metode
Kooperatif tipeTime Token Arends 8. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan Persiapan
1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas
2. Guru memeriksa kehadiran siswa
3. Guru memeriksa kerapihan siswa dan kebersihan kelas
4. Apersepsi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran Motivasi: guru memotivasi siswa dengan memberikan penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini
10 menit
Kegiatan Inti
Eksplorasi
1. Guru menyampaikan pelajaran sebelumnya
2. Guru peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian pertanyaan tentang :
a. Bagaiman proses masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia?
b. apa cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya?
1. Selanjutnya guru menjelaskan materi mengenai Proses masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia
60 menit
86
dan cara-cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya
Elaborasi
1. Membaca dan membahas Proses masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia dan cara-cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya 2. Guru menyampaikan pelajaran sesuai dengan materi
yang diajarkan
3. Setelah menyampaikan materi, guru mengkondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi menggunakan metodeTime Token Arends
4. Guru memberikan kupon berbicara kepada setiap siswa
5. Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai dengan waktu yang digunakan
6. Bila telah selesai berbicara, kupon yang dipegang siswa diserahkan. Setiap berbicara satu kupon.
7. Siswa yang telah habis kuponnya tidak boleh berbicara lagi. Yang masih pegang kupon harus berbicara sampai kuponnya habis dan seterusnya. Konfirmasi
1. Setiap siswa yang sudah menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru kemudian memberikan kuponnya kepada guru
2. Guru memberikan kesempatan kepada siswa yang masih memegang kuponnya agar berbicara dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru
3. Setelah kupon siswa habis, guru menyampaikan poin yang didapatkan siswa.
Kegiatan Akhir
Penutup
1. Guru dan siswa bersama-sama membuat simpulan materi pelajaran yaitu Proses masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia dan cara-cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya 2. Guru menyampaikan judul materi yang akan
disampaikan di pertemuan selanjutnya. 3. Siswa dan guru berdoa bersama. Guru menyampaikan salam
10 menit
9. Alat / Media Pembelajaran
LCD, Laptop, Bahan Ajar / Powerpoint, dan Spidol 10. Sumber / Bahan Pembelajaran
Buku IPS Kelas VII Edisi 4 11. Penilaian
Soal
1. Apakah pengertian dari Kolonialisme ? 2. Apakah pengertian dari Imperialisme ?
3. Apa latar belakang kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara ?
4. Suatu faham kebijakan politik dan ekonomi suatu Negara dengan tujuan memupuk hasil kekayaan berupa emas sebanyak-banyaknya untuk Negara itu sendiri. Pernyataan tersebut pengertian dari ?
5. Revolusi industry adalah pergantian / perubahan secara menyeluruh dalam memproduksi barang yang dikerjakan oleh tenaga manusia menjadi tenaga ?
88
6. Revolusi industry mula-mula muncul di Negara ?
7. Ambisi Bangsa Eropa ke Nusantara terkait dengan upaya mencari untung sebesar-besarnya melalui kegiatan perdagangan, terutama rempah-rempah. Hal ini merupakan factor pendorong kedatangan bangsa Eropa dari factor ?
8. Ambisi Bangsa Eropa ke Nusantara terkait dengan semangat Bangsa Eropa untuk melanjutkan perang salib sekaligus menyebarkan agama Kristen merupakan factor pendorong kedatangan Bangsa Eropa dari factor ?
9. Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara berkaitan dengan hobi berpetualang sebagai wujud mencari kemuliaan, keharuman / kejayaan. Hal ini merupakan factor pendorong kedatangan Bangsa Eropa dari factor ?
10. Dikuasainya perdagangan di Laut Tengah oleh pedagang-pedagang Islam telah mendorong para pedagang Eropa mencari jalan lain ke kawasan Laut Tengah untuk mencari penghasil rempah-rempah (Indonesia). Pernyataan tersebut merupakan factor pendorong kedatangan Bangsa Eropa dari factor ?
11. Penjelajahan Samudera dipelopori oleh Bangsa ?
12. Orang Portugis yang berhasil sampai ke ujung selatan Afrika yang disebut Tanjung Harapan adalah ?
13.Alfonso d’Albuquerque berhasil menaklukan Malaka tahun 1511 dan sampai ke
Maluku pada tahun ?
14. Apa tujuan utama Bangsa Portugis ke Nusantara ?
15. Pada tahun 1497 Vasco da Gama tiba di Tanjung Pengharapan dan pada tahun
1498 mendarat di Kalikut ….
16. Spanyol melakukan penjelajahan Samudera sampai ke dunia Timur sesuai dengan
Perjanjian ….
17. Christopher Columbus melakukan pelayaran sampai ke Benua ….
18. Kedatangan rombongan Spanyol menimbulkan pertentangan dengan Portugis yang dianggap telah melanggar Perjanjian Tordesillas. Pertentangan mereka
19. Orang Belanda yang menempuh perjalanan ke Tanjung Harapan dan berhasil
sampai ke Banten adalah ….
20. Siapakah Gubernur Jenderal pertama VOC ?
21. Memonopoli rempah-rempah di Hindia Timur. Hal ini merupakan tujuan dari
didirikannya ….
22.Hak istimewa yang diberikan Pemerintah Belanda kepada VOC disebut ….
23. Pada tahun 1619, VOC berhasil merebut kota Jayakarta dan mengubah namanya
menjadi ….
24. Upaya VOC untuk menguasai kerajaan di Nusantara yaitu menjalankan politik
devide et impera yang artinya ….
25.Hukuman bagi para pelanggar monopoli disebut hak ….
26. Pelayaran bersenjata lengkap yang dilakukan VOC untuk mengawasi jalannya
monopoli perdagangan disebut ….
27. Peraturan yang mewajibkan rakyat menjual hasil pertanian kepada VOC dengan
harga yang ditentukan VOC yang nilainya sangat rendah disebut ….
28. Penyerahan hasil pertanian dan perkebunan kepada VOC dari daerah-daerah yang
tanahnya berada dalam kekuasaan VOC disebut ….
29.System wajib tanam kopi di daerah Priangan disebut ….
30. Belanda mengalami revolusi yang dikendalikan oleh Perancis yang menyebabkan terjadinya perubahan pemerintahan. Belanda kemudian berubaha menjadi
90
Rubrik Penilaian Nama Sekolah : SMP N 87 Jakarta
Kelas / Semester : VII - 6 / Dua Mata Pelajaran : IPS
No. Nama Siswa Aspek yang Dinilai Jumlah
Skor Nilai 1 2 3 1. 2. 3. 4. 5.
Keterangan aspek yang dinilai Skor Maksimum
1. Keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan 20 2. Ketepatan jawaban sesuai dengan pertanyaan yang diberikan 50 3. Kecepatan waktu yang digunakan siswa untuk menjawab ± 30 detik 30
Jumlah 100
Mengetahui,
Guru Mata Pelajaran IPS
( HADIS, S.Pd ) NIP: 19600806 1983021 003 Jakarta, 16 April 2015 Mahasiswa PPKT ( Febriani Herlina ) NIM: 1111015000090
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SMP Negeri 87 Jakarta Mata Pelakajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas/Semester : VII / 2
Pertemuan 2
1. Standar Kompetensi : 5. Menjelaskan proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia serta perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Islam
2. Kompetensi Dasar : 5.3 Mendeskripsikan perkembangan, masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa Kolonial Eropa
3.Indikator
a. Mengidentifikasi reaksi bangsa Indonesia terhadap bangsa Eropa 4. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat mengidentifikasi reaksi bangsa Indonesia terhadap bangsa Eropa 5. Alokasi Waktu
2 X 40 Menit (1 pertemuan) 6. Materi Pembelajaran
a. Reaksi Bangsa Indonesia terhadap Bangsa Eropa; perlawanan terhadap Portugis, Spanyol dan VOC.
Karakter siswa yang diharapkan :
Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian ( respect), Tekun (
diligence), Tanggung jawab (responsibility), Ketelitian (carefulness)
7. Metode
92
8. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan Persiapan
1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas. (± 2 menit)
2. Guru memeriksa kehadiran siswa. (± 2 menit)
3. Guru memeriksa kerapihan siswa dan kebersihan kelas. (± 1 menit)
4. Apersepsi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Motivasi: guru memotivasi siswa dengan memberikan penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini (± 5 menit)
± 10 menit
Kegiatan Inti
Eksplorasi
1. Guru menyampaikan pelajaran sebelumnya tentang proses masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia dan cara-cara yang digunakan Bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya. (± 5 menit)
2. Guru memberikan stimulus kepada peserta didik berupa pemberian pertanyaan tentang :
a. Bagaimana reaksi bangsa Indonesia terhadap kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara ?
b. Apa perlawanan yang dilakukan Bangsa Indonesia terhadap Bangsa-Bangsa Eropa? (± 5 menit)
3. Selanjutnya guru menjelaskan materi mengenai Reaksi Bangsa Indonesia terhadap Bangsa Eropa; perlawanan terhadap Portugis, Spanyol dan VOC. (± 15 menit)
4. Guru melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas tentang topik / tema materi yang akan dipelajari dan belajar
dari aneka sumber. (± 2 menit)
5. Guru melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. (± 3 menit)
Elaborasi
1. Guru mengkondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi menggunakan metodeTime Token Arends.(± 3 menit) 2. Guru memberikan kupon berbicara kepada setiap siswa.
Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai dengan waktu yang digunakan. (± 5 menit)
3. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa. Bila telah selesai berbicara, kupon yang dipegang siswa diserahkan. Setiap berbicara satu kupon. (± 10 menit)
4. Siswa yang telah habis kuponnya tidak boleh berbicara lagi. Yang masih pegang kupon harus berbicara sampai kuponnya habis dan seterusnya. (± 2 menit)
Konfirmasi
1. Setiap siswa yang sudah menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru kemudian memberikan kuponnya kepada guru. (± 2 menit)
2. Guru memberikan kesempatan kepada siswa yang masih memegang kuponnya agar berbicara dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. (± 10 menit)
3. Setelah kupon siswa habis, guru menyampaikan poin yang didapatkan siswa. (± 3 menit)
94
9. Alat / Media Pembelajaran
LCD, Laptop, Bahan Ajar / Powerpoint, dan Spidol 10. Sumber / Bahan Pembelajaran
a. Buku IPS Kelas VII Edisi 4 11. Penilaian
Soal
6. Apakah pengertian dari Kolonialisme ? 7. Apakah pengertian dari Imperialisme ?
8. Apa latar belakang kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara ?
9. Suatu faham kebijakan politik dan ekonomi suatu Negara dengan tujuan memupuk hasil kekayaan berupa emas sebanyak-banyaknya untuk Negara itu sendiri. Pernyataan tersebut pengertian dari ?
10. Revolusi industry adalah pergantian / perubahan secara menyeluruh dalam memproduksi barang yang dikerjakan oleh tenaga manusia menjadi tenaga ? 11. Revolusi industry mula-mula muncul di Negara ?
12. Ambisi Bangsa Eropa ke Nusantara terkait dengan upaya mencari untung sebesar-besarnya melalui kegiatan perdagangan, terutama rempah-rempah. Hal ini merupakan factor pendorong kedatangan bangsa Eropa dari factor ?
Akhir
1. Guru dan siswa bersama-sama membuat simpulan materi pelajaran yaitu Reaksi Bangsa Indonesia terhadap Bangsa Eropa; perlawanan terhadap Portugis, Spanyol dan VOC. (± 3 menit)
2. Guru menyampaikan judul materi yang akan disampaikan di pertemuan selanjutnya. (± 1 menit)
3. Siswa dan guru berdoa bersama. (± 1 menit) Guru menyampaikan salam
13. Ambisi Bangsa Eropa ke Nusantara terkait dengan semangat Bangsa Eropa untuk melanjutkan perang salib sekaligus menyebarkan agama Kristen merupakan factor pendorong kedatangan Bangsa Eropa dari factor ?
14. Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara berkaitan dengan hobi berpetualang sebagai wujud mencari kemuliaan, keharuman / kejayaan. Hal ini merupakan factor pendorong kedatangan Bangsa Eropa dari factor ?
15. Dikuasainya perdagangan di Laut Tengah oleh pedagang-pedagang Islam telah mendorong para pedagang Eropa mencari jalan lain ke kawasan Laut Tengah untuk mencari penghasil rempah-rempah (Indonesia). Pernyataan tersebut merupakan factor pendorong kedatangan Bangsa Eropa dari factor ?
16. Penjelajahan Samudera dipelopori oleh Bangsa ?
17. Orang Portugis yang berhasil sampai ke ujung selatan Afrika yang disebut Tanjung Harapan adalah ?
18.Alfonso d’Albuquerque berhasil menaklukan Malaka tahun 1511 dan sampai ke
Maluku pada tahun ?
19. Apa tujuan utama Bangsa Portugis ke Nusantara ?
20. Pada tahun 1497 Vasco da Gama tiba di Tanjung Pengharapan dan pada tahun
1498 mendarat di Kalikut ….
21. Spanyol melakukan penjelajahan Samudera sampai ke dunia Timur sesuai dengan
Perjanjian ….
22. Christopher Columbus melakukan pelayaran sampai ke Benua ….
23. Kedatangan rombongan Spanyol menimbulkan pertentangan dengan Portugis yang dianggap telah melanggar Perjanjian Tordesillas. Pertentangan mereka
berakhir setelah dibuat Perjanjian ….
24. Orang Belanda yang menempuh perjalanan ke Tanjung Harapan dan berhasil
sampai ke Banten adalah ….
25. Siapakah Gubernur Jenderal pertama VOC ?
26. Memonopoli rempah-rempah di Hindia Timur. Hal ini merupakan tujuan dari
96
27.Hak istimewa yang diberikan Pemerintah Belanda kepada VOC disebut ….
28. Pada tahun 1619, VOC berhasil merebut kota Jayakarta dan mengubah namanya
menjadi ….
29. Upaya VOC untuk menguasai kerajaan di Nusantara yaitu menjalankan politik
devide et impera yang artinya ….
30.Hukuman bagi para pelanggar monopoli disebut hak ….
31. Pelayaran bersenjata lengkap yang dilakukan VOC untuk mengawasi jalannya
monopoli perdagangan disebut ….
32. Peraturan yang mewajibkan rakyat menjual hasil pertanian kepada VOC dengan
harga yang ditentukan VOC yang nilainya sangat rendah disebut ….
33. Penyerahan hasil pertanian dan perkebunan kepada VOC dari daerah-daerah yang
tanahnya berada dalam kekuasaan VOC disebut ….
34.System wajib tanam kopi di daerah Priangan disebut ….
35. Belanda mengalami revolusi yang dikendalikan oleh Perancis yang menyebabkan terjadinya perubahan pemerintahan. Belanda kemudian berubaha menjadi
Republik ….
Rubrik Penilaian Nama Sekolah : SMP N 87 Jakarta
Kelas / Semester : VII - 6 / Dua Mata Pelajaran : IPS
No. Nama Siswa Aspek yang Dinilai Jumlah
Skor
Nilai
Keterangan aspek yang dinilai Skor Maksimum
1. Keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan 20 2. Ketepatan jawaban sesuai dengan pertanyaan yang diberikan 50 3. Kecepatan waktu yang digunakan siswa untuk menjawab ± 30 detik 30
Jumlah 100
Mengetahui,
Guru Mata Pelajaran IPS
( HADIS, S.Pd ) NIP: 19600806 1983021 003 Jakarta, 12 April 2015 Mahasiswa PPKT ( Febriani Herlina ) NIM: 1111015000090
98
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SMP Negeri 87 Jakarta Mata Pelakajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas/Semester : VII / 2
Pertemuan 3
1. Standar Kompetensi : 5. Menjelaskan proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia serta perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Islam
2. Kompetensi Dasar : 5.3 Mendeskripsikan perkembangan, masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa Kolonial Eropa
3.Indikator:
a. Mendeskripsikan perkembangan kehidupan masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa kolonial Eropa
b. Membedakan perbedaan kehidupan pemerintahan sebelum dan sesudah masa kolonial Eropa
4.Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat mendeskripsikan perkembangan kehidupan masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa kolonial Eropa
b. Siswa dapat membedakan perbedaan kehidupan pemerintahan sebelum dan sesudah masa kolonial Eropa
5. Alokasi Waktu
2 X 40 Menit (1 pertemuan) 6. Materi Pembelajaran
a. Mendeskripsikan perkembangan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa kolonial Eropa.
Karakter siswa yang diharapkan :
Disiplin (Discipline),Tekun (diligence), Tanggung jawab (responsibility), Ketelitian (carefulness)
7. Metode
Kooperatif tipeTime Token Arends 8. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan Persiapan
1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas. (± 2 menit)
2. Guru memeriksa kehadiran siswa. (± 2 menit)
3. Guru memeriksa kerapihan siswa dan kebersihan kelas. (± 1 menit)
4. Apersepsi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran Motivasi: guru memotivasi siswa dengan memberikan penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini (± 5 menit)
± 10 menit
Kegiatan Inti
Eksplorasi
1. Guru menyampaikan pelajaran sebelumnya tentang reaksi bangsa Indonesia terhadap bangsa Eropa; perlawanan terhadap Portugis, Spanyol dan VOC. (± 5 menit) 2. Guru memberikan stimulus kepada peserta didik berupa
pemberian pertanyaan tentang :
a. Apakah perbedaan kehidupan pemerintahan sebelum dan sesudah masa kolonial Eropa ?
c. Bagaimanakah perkembangan masyarakat Indonesia
100
pada masa kolonial Eropa ? (± 5 menit) 3. Selanjutnya guru menjelaskan materi mengenai
perkembangan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa kolonial Eropa. (± 15 menit)
4. Guru melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas tentang topik / tema materi yang akan dipelajari dan belajar dari aneka sumber. (± 2 menit)
5. Guru melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran. (± 3 menit)
Elaborasi
1. Guru mengkondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi menggunakan metodeTime Token Arends.(± 3 menit) 2. Guru memberikan kupon berbicara kepada setiap siswa.
Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai dengan waktu yang digunakan. (± 5 menit)
3. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa. Bila telah selesai berbicara, kupon yang dipegang siswa diserahkan. Setiap berbicara satu kupon. (± 10 menit)
4. Siswa yang telah habis kuponnya tidak boleh berbicara lagi. Yang masih pegang kupon harus berbicara sampai kuponnya habis dan seterusnya. (± 2 menit)
Konfirmasi
1. Setiap siswa yang sudah menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru kemudian memberikan kuponnya kepada guru. (± 2 menit)
9. Alat / Media Pembelajaran
LCD, Laptop, Bahan Ajar / Powerpoint, dan Spidol 10. Sumber / Bahan Pembelajaran
b. Buku IPS Kelas VII Edisi 4