• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini telah diusahakan dan dilaksanakan sesuai prosedur ilmiah, tetapi masih memiliki keterbatasan antara lain:

1. Penelitian ini hanya dibatasi menggunakan 1 variabel dengan mengetahui bentuk adaptasi penduduk dalam menghadapi bencana banjir.

2. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan hanya di RT 008/ RW 002 pada Perumahan Taman Mangu Indah dan Perumahan Jurang Mangu Permai sebagai wilayah yang diteliti.

3. Pengambilan data pada penelitian ini hanya dilakukan dengan penduduk yang terdampak bencana banjir dan terbatasnya tenaga peneliti.

80

BAB V

KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan uraian diatas peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa bentuk-bentuk adaptasi penduduk dalam menghadapi bencana banjir di Kelurahan Jurang Mangu Barat Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan adalah adaptasi aktif dan adaptasi pasif. Berikut kegiatan adaptasi aktif yang dilakukan penduduk berupa aktivitas sebelum datang banjir;

seperti melakukan antisipasi, melihat gejala-gejala banjir, memeriksa slauran air, memindahkan alat transportasi ke daerah lebih tinggi, memberi tumpuhan pada barang rumah tangga, dan memindahkan surat-surat berharga. Aktivitas saat terjadi banjir; seperti penduduk mengungsi, tetap tinggal, memberi tambahan tumpuhan pada alat transportasi maupun barang rumah tangga, dan mencegah anak bermain air banjir. Aktivitas setelah banjir surut; seperti membersihkan dalam rumah, membersihkan lingkungan luar rumah, membersihkan saluran air, mengecek kondisi alat transportasi, melakukan peninggian lokasi rumah, dan meninggikan dalam rumah ±50 Cm. Sedangkan adaptasi pasif yang dilakukan penduduk berupa penyesuaian terhadap norma dan nilai etika lingkungan hidup;

seperti memiliki 3 jenis tempat sampah dan menerima bantuan sosial dari Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Serta pemahaman terhadap fenomena banjir berdasarkan pengalaman; seperti penduduk menganggap banjir sebagai musibah, menganggap banjir sebagai akibat perbuatan manusia, dan menganggap banjir meresahkan penduduk.

B. Implikasi

Berdasarkan kesimpulan yang telah dilakukan, maka peneliti dapat memberikan implikasi yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan yang berhubungan dengan adaptasi dalam

menghadapi bencana banjir. Seluruh penduduk di Kelurahan Jurang Mangu Barat yang berada di RT 008 RW 002 berperan penting meminimalisir resiko dampak bencana dengan melakukan adaptasi dalam menghadapi bencana banjir.

C.

Saran

Dari penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti memberikan saran sebagai berikut:

1. Bagi Penduduk Daerah Penelitian

Penduduk diimbau untuk memahami dan mematuhi peraturan dari pemerintah. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah didalamnya terdapat aturan bagi Perseorangan atau Badan Hukum yang melakukan pembangunan perumahan dengan Hunian Berimbang. Serta Karang Taruna perlu selalu siap siaga terhadap kondisi lingkungan setiap harinya sehingga kenyamanan terjamin dan terjaga. Beberapa tindakan yang dapat dipertahankan seperti tidak membuang sampah sembarangan, meningkatkan kesadaran akan menjaga lingkungan sekitar perumahan, peduli terhadap saluran pembuangan air disekitar lingkungan tempat tinggal, diadakannya program bank sampah di perumahan, selalu beradaptasi dengan situasi kondisi di daerah Kelurahan Jurang Mangu Barat yang selalu berpotensi terjadi bencana banjir.

2. Bagi Pemerintah Kelurahan Jurang Mangu Barat

Saran yang dapat disampaikan untuk Pemerintahan Kelurahan Jurang Mangu Barat dan BPBD Kota Tangerang Selatan, diharapkan pemerintahan aktif berkoordinasi dengan penduduk di perumahan sekitar agar penduduk yang terdampak bencana banjir bisa tetap bertahan hidup di lingkungannya dengan nyaman. Pemerintah Pusat/Pemerintah Daerah bertanggung jawab dalam pembangunan perumahan, dalam tanggung jawabnya dapat berupa memberikan anggaran atau mendelegasikan badan untuk membantu daerah yang terdampak bencana banjir. Upaya yang

dapat dilakukan diantaranya menyediakan alat sarana teknologi pendukung pencegahan banjir seperti Flood Guard dan Water Barrier yang diterapkan di wilayah langganan banjir.

3. Bagi Peneliti Lain

Peneliti selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan wawasan penelitian tentang adaptasi penduduk dalam menghadapi bencana banjir secara rinci lagi dan menambah variabel pemahaman penduduk terhadap bencana banjir berdasakan pengalaman seperti pada umumnya terkait dengan adaptasi penduduk.

83

DAFTAR PUSTAKA BUKU

Anak Agung Putu Agung. 2017. Metodologi Peneltian Kuantitaif dan Kualitatif.

Denpasar.

Putro, Eko. 2018. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susetyo, Budi. 2010. Statistika Untuk Analisis Data Penelitian. Bandung: PT Refika Aditama.

JURNAL

Fahlevi, Muhammad Reza. 2019. “Strategi Adaptasi Masyarakat Kelurahan Mugirejo Kota Samarinda Didalam Menghadapi Banjir”. eJournal Sosiatri- Sosiologi.

Habiba, Nurjihan, dkk. 2017. “Adaptasi Sosial Masyarakat Kawasan Banjir di Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek”.

Huda, Imam Arifa’illah Syaiful. 2016. “Bentuk-bentuk Adaptasi Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir”. Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS.

Lempoy, Josia O,dkk. “Adaptasi Permukiman Sungai Di Kampung Tubir Kota Manado Terhadap Resiko Banjir”.

Riska, Novia dan Nany Yuliastuti. 2013. “Bentuk Adaptasi Masyarakat Terhadap Banjir di Kampung Purwodinatan dan Jurnatan Kota Semarang”. Jurnal Teknik PWK Vol.2 No.3.

Wahyudinoor, Muhammad. 2017. “Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Tanah Longsor Di Desa Jaro Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong”. Jurnal Pendidikan geografi, Volume 4 No.4.

SKRIPSI

Dhiroh, Anis Satuna S. Pd, M. Sc. 2017. Mekanisme Bertahan Masyarakat Menghadapi Bencana Banjir di Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan Ke-4 Universitas Indonesia Depok.

Randi Pratama, M. 2019. Adaptasi Masyarakat Perumahan Dinar Indah Kota Semarang Terhadap Bencana Banjir. Skripsi Semarang.

Shalih, Osmar. 2012. Adaptasi Penduduk Kampung Melayu Jakarta Terhadap Banjir Tahunan. Skripsi Universitas Indonesia.

Shalihat, Annisa’ Kurnia. 2015. Pola Adaptasi Masyarakat Terhadap Banjir Di Perumahan Genuk Indah Kota Semarang. Skripsi Universitas Negeri Semarang.

INTERNET

https://bnpb.go.id/potensi-ancaman-bencana diakses pada 25 September 2019 https://www.bnpb.go.id diakses pada tanggal 18 Agustus 2019

https://www.dibi.bnpb.go.id diakses pada tanggal 3 Agustus 2019 https://geodesigeodinamik.ft.ugm.ac.id diakses pada 19 Juli 2019 http://ilmugeografi.com// diakses pada 12 Januari 2019

(https://www.nationalgeographic.org/encyclopedia/adaptation, diakses pada 18 Desember 2018)

National Geography Society What is Adaptation Theory?

(https://sciencing.com/adaptation-theory.html, diakses pada 18 Desember 2018)

rimbakita.com/adaptasi/ diakses pada 18 September 2019 https://tangerangonline.id/, diakses pada 30 Desember 2018.

DOKUMEN

BPS Kota Tangerang Selatan Kecamatan Pondok Aren Dalam Angka Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Selatan Nomor 03 Tahun 2005

Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. 2002 KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

RPI2-JM Kota Tangerang Selatan 2016-2021 BAB III RPJMD Kota Tangerang Selatan 2016-2021 BAB II

Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana

LAMPIRAN-LAMPIRAN

TANGERANG SELATAN

Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi/siang/sore/malam. Saya Heni Ayustiana mahasiswi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang sedang melakukan penelitian skripsi tentang “Adaptasi Penduduk Terhadap Daerah Banjir di Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan”.

Untuk keperluan tersebut, dengan segala hormat saya mohon kesediaan bapak/ibu/saudara/i sebagai penduduk RT 008 RW 002 di Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan untuk mengisi angket.

Wassalamualaikum wr.wb Hormat Saya,

Heni Ayustiana

A.Petunjuk Pengisian Angket, , Isilah data dibawah ini dengan sebenar-benarnya, pilihlah salah satu yang menurut anda benar sesuai keaadan saudara dengan cara memberi tanda

Status: □ Pelajar/Mahasiswa □ Bekerja □ Tidak Bekerja

Jenis Kelamin: □ Pria □ Wanita 1.Saya melakukan antisipasi sebelum

banjir datang □ Ya

□ Tidak

2.Saya melihat gejala-gejala akan datangnya banjir

□ Ya □ Tidak

3.Saya memeriksa saluran pembuangan air

□ Ya □ Tidak

4.Saya memindahkan alat transportasi ke daerah yang lebih tinggi

□ Ya □ Tidak

5.Saya memberi tumpuhan pada barang-barang peralatan rumah tangga

□ Ya

rumah □ Ya □ Tidak

7.Saya meninggikan dalam rumah setinggi

±50Cm □ Ya □ Tidak

8. Saya memindahkan surat-surat berharga □ Ya

□ Tidak

9. Saya mengungsi ke rumah tetangga □ Ya

□ Tidak

10. Saya tetap tinggal dirumah saja □ Ya

□ Tidak

11. Saya memberi tumpuhan pada alat transportasi

13. Saya membersihkan dalam rumah □ Ya

16. Saya mengecek kondisi alat transportasi yang terendam banjir □ Ya

□ Tidak

17. Saya menerima bantuan sosial □ Ya

□ Tidak

18. Saya berusaha membuang sampah pada tempatnya

□ Ya □ Tidak

19. Saya berusaha memilah sampah sebelum dibuang

□ Ya □ Tidak

20. Saya memiliki tiga jenis tempat sampah

□ Ya □ Tidak

korban jiwa maupun harta benda □ Ya

□ Tidak

22. Saya menganggap banjir sebagai akibat dari perbuatan manusia yang tidak peduli lingkungan

23. Saya menganggap banjir itu

meresahkan warga karena menghambat aktivitas

□ Ya □ Tidak

KELURAHAN JURANG MANGU BARAT PONDOK AREN TANGERANG SELATAN

Assalamualaikum wr. Wb

Selamat pagi/siang/sore/malam. Saya Heni Ayustiana mahasiswi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang sedang melakukan penelitian skripsi tentang “Adaptasi Penduduk Terhadap Daerah Banjir di Kelurahan Jurang Mangu Barat Pondok Aren Tangerang Selatan”.

Bapak/Ibu akan saya lakukan wawancara sesuai sesuai dengan pengetahuan yang bapak/ibu/saudara/i miliki sebagai penduduk RT 008 RW 002 di Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan untuk menjawab.

Untuk keperluan tersebut, dengan segala hormat saya mohon kesediaan Bapak/Ibu sebagai untuk saya wawancarai.

Wassalamualaikum wr.wb

NO Variabel Pertanyaan

1

2. Apakah ada peninggian rumah atau lokasi di lingkungan banjir ?

3. Apakah ada standar tinggi yang di tetapkan dalam meninggikan rumah atau lokasi oleh lembaga masyarakat?

4. Apakah penduduk memberi tumpuhan pada barang-barang milik mereka untuk mengantisipasi banjir datang?

6. Apakah perlu sanggahan untuk alat transportasi?

7. Apakah lembaga masyarakat ikut serta memberi bantuan sosial untuk penduduk?

banjir 002 pasca banjir?

4

Penyesuaian

penduduk terhadap norma dan nilai etika lingkungan hidup yang dianut

10. Apakah lembaga masyarakat menyediakan 3 jenis tempat sampah?

11. Apakah penduduk membuang sampah pada tempatnya?

12. Apakah penduduk rutin membersihkan lingkungan sekitar RT 008 RW 002?

5

Pemahaman

penduduk terhadap fenomena banjir berdasarkan

pengalaman

13. Apakah penduduk mengetahui gejala-gejala banjir?

14. Apakah penduduk sudah terbiasa dengan bencana banjir?

15. Apakah penduduk meresahkan dengan terjadinya banjir di RT 008 RW 002?

ADAPTASI PENDUDUK TERHADAP DAERAH BANJIR DI KELURAHAN JURANG MANGU BARAT PONDOK AREN

TANGERANG SELATAN

NO Aspek yang diamati Penilaian

Bentuk Adaptasi Ya Tidak

1. a. Upaya aktivitas yang dilakukan oleh penduduk sebelum banjir a. Penduduk memindahkan alat transportasi ke daerah yang lebih

tinggi

b. Penduduk memberi tumpuhan pada barang-barang peralatan rumah tangga

c. Penduduk melakukan peninggian lokasi rumah 2. d. Upaya aktivitas yang dilakukan penduduk saat banjir

a. Saya memberi tambahan tumpuhan pada alat transportasi 3. Upaya aktivitas yang dilakukan oleh penduduk setelah banjir

a. Saya membersihkan lingkungan luar rumah b. Saya membersihkan saluran air

4. Penyesuaian penduduk terhadap norma dan nilai etika lingkungan hidup yang dianut

a. Saya memiliki tiga jenis tempat sampah

Umur : 55 tahun Jabatan : Ketua RT 008

16. Apakah ada kegiatan yang dilakukan oleh penduduk sebelum datangnya banjir?

Jawaban : Iya, ada. Biasanya penduduk sudah memperkirakan bahwa bajir akan terjadi.

17. Apakah ada peninggian rumah atau lokasi di lingkungan banjir?

Jawaban : Iya. Beberapa penduduk sudah melakukan peninggian untuk rumah mereka.

18. Apakah ada standar tinggi yang di tetapkan dalam meninggikan rumah atau lokasi oleh lembaga masyarakat?

Jawaban : Tidak ada standar khusus dari lembaga. Penduduk meninggikan rumah/lokasi mereka sesuai tinggi air banjir yang melanda.

19. Apakah penduduk memberi tumpuhan pada barang-barang milik mereka untuk mengantisipasi banjir datang?

Jawaban : Iya. Mereka memberi tumpuhan untuk barang-barang rumah tangga yang dimiliki.

20. Apakah ada penduduk yang mengevakuasi diri disaat terjadinya banjir?

Jawaban : Ada, hanya beberapa. Dikarenakan mereka tinggal di rumah sewa kontrakan yang tidak bisa mereka renovasi sehingga mereka harus mengungsi.

21. Apakah perlu sanggahan untuk alat transportasi?

Jawaban : Iya, tumpuhan sangat diperlukan bagi rumah yang garasinya masih terendam banjir.

22. Apakah lembaga masyarakat ikut serta memberi bantuan sosial untuk penduduk?

Jawaban : Iya, lembaga masyarakat ada yang turun membagikan bantuan sosial ke perumahan.

23. Apakah penduduk segera membersihkan lingkungan rumahnya?

Jawaban : Sudah pasti penduduk langsung membersihkan dalam dan luar rumah mereka, agar kotoran sisa air banjir tidak meninggalkan bekas.

24. Bagaimana situasi kondisi lingkungan di RT 008 RW 002 pasca banjir?

kesehatan dan kebutuhan masih aman.

25. Apakah lembaga masyarakat menyediakan 3 jenis tempat sampah?

Jawaban : Ada, tetapi tidak disetiap titik perumahan.

26. Apakah penduduk membuang sampah pada tempatnya?

Jawaban : Ya, karena penduduk telah memilah sampah rumah mereka sebelum dibuang.

27. Apakah penduduk rutin membersihkan lingkungan sekitar RT 008 RW 002?

Jawaban : Iya, memang dijadwalkan setidaknya dalam setahun 3 kali kegiatan tersebut dilakukan.

28. Apakah penduduk mengetahui gejala-gejala banjir?

Jawaban : Iya, penduduk telah hafal tanda-tanda kalau banjir akan datang.

29. Apakah penduduk sudah terbiasa dengan bencana banjir?

Jawaban : Beberapa penduduk yang sudah lama tinggal di lingkungan ini tidak terlalu kaget ketika banjir datang.

30. Apakah penduduk meresahkan dengan terjadinya banjir di RT 008 RW 002?

Jawaban : Pastinya ada penduduk yang mengeluh karena sudah terlalu sering merasakan banjir di lingkungan rumah mereka.

Pedoman Wawancara Penelitian Nama : Ibu Sarah

Umur : 58 tahun Jabatan : Ketua RW 002

1. Apakah ada kegiatan yang dilakukan oleh penduduk sebelum datangnya banjir?

Jawaban : Iya, penduduk melakukannya seperti memindahkan peralatan rumah tangga dan alat transportasi ke tempat lebih tinggi.

2. Apakah ada peninggian rumah atau lokasi di lingkungan banjir?

3. Apakah ada standar tinggi yang di tetapkan dalam meninggikan rumah atau lokasi oleh lembaga masyarakat?

Jawaban : Tidak ada, karena peninggian dilakukan oleh penduduk berdasarkan pengalaman mereka saat mengalami bencana banjir sebelumnya.

4. Apakah penduduk memberi tumpuhan pada barang-barang milik mereka untuk mengantisipasi banjir datang?

Jawaban : Iya, mereka memberikan tumpuhan pada barang-barang tertentu.

5. Apakah ada penduduk yang mengevakuasi diri disaat terjadinya banjir?

Jawaban : Iya, beberapa penduduk yang rumahnya belum memiliki tingkat lantai 2.

6. Apakah perlu tumpuhan untuk alat transportasi?

Jawaban : Iya, mereka perlu memberi tumpuhan pada transportasi yang diparkir di sekitar rumah.

7. Apakah lembaga masyarakat ikut serta memberi bantuan sosial untuk penduduk?

Jawaban : Iya, lembaga masyarakat secara langsung memberi bantuan sosial ke penduduk yang terdampak banjir di beberapa perumahan.

8. Apakah penduduk segera membersihkan lingkungan rumahnya?

Jawaban : Pastinya, penduduk langsung membersihkan rumah mereka masing-masing ketika air banjir sudah surut.

9. Bagaimana situasi kondisi lingkungan di RT 008 RW 002 pasca banjir?

Jawaban : Pemantauan dilapangan segera dilakukan untuk memastikan seluruh penduduk terutama yang mengungsi sudah terjamin keamanan, kesehatan, dan kebutuhan mereka.

10. Apakah lembaga masyarakat menyediakan 3 jenis tempat sampah?

Jawaban : Iya, tersedia namun tidak banyak jumlahnya.

11. Apakah penduduk membuang sampah pada tempatnya?

Jawaban : Ya, meskipun masih ada saja yang tidak disiplin.

12. Apakah penduduk rutin membersihkan lingkungan sekitar RT 008 RW 002?

Jawaban : Beberapa kali dalam setahun sudah dijadwalkan untuk melakukan bersih-bersih saluran air samping rumah masing-masing.

13. Apakah penduduk mengetahui gejala-gejala banjir?

Jawaban : Iya, mereka telah megetahui gejala banjir akan datang.

14. Apakah penduduk sudah terbiasa dengan bencana banjir?

15. Apakah penduduk meresahkan dengan terjadinya banjir di RT 008 RW 002?

Jawaban : Iya, mereka mengeluh kenapa sering terjadi banjir di perumahan ini.

Pedoman Wawancara Penelitian Nama : Bapak Andy

Umur : 37 tahun

Jabatan : Ketua Remaja RT 008 RW 002

1. Apakah ada kegiatan yang dilakukan oleh penduduk sebelum datangnya banjir?

Jawaban : Para remaja di perumahan ini pun bergerak aktif di lapangan.

2. Apakah ada peninggian rumah atau lokasi di lingkungan banjir?

Jawaban : Sudah banyak yang melakukan peninggian lokasi rumah mereka.

3. Apakah ada standar tinggi yang di tetapkan dalam meninggikan rumah atau lokasi oleh lembaga masyarakat?

Jawaban : Tidak ada. Peninggian lokasi penduduk dilihat dari tinggi air yang pernah merendam dalam rumah mereka.

4. Apakah penduduk memberi tumpuhan pada barang-barang milik mereka untuk mengantisipasi banjir datang?

Jawaban : Iya, penduduk melakukannya untuk mengurangi resiko dari bencana banjir.

5. Apakah ada penduduk yang mengevakuasi diri disaat terjadinya banjir?

Jawaban : Iya, penduduk mengungsi kerumah tetangga yang memiliki tingkat lantai 2 atau yang memang tidak terkena dampak banjir.

6. Apakah perlu sanggahan untuk alat transportasi?

Jawaban : Tidak perlu, kalau alat transportasi mereka sudah dipindahkan ke daerah yang lebih tinggi.

7. Apakah lembaga masyarakat ikut serta memberi bantuan sosial untuk penduduk?

Jawaban : Iya, kadang memberikannya secara langsung ke rumah Pak RT terlebih dahulu yang kemudian didistribusikan kerumah penduduk yang terdampak.

8. Apakah penduduk segera membersihkan lingkungan rumahnya?

Jawaban : Tentu saja penduduk langsung membersihkannya. Karena mereka pun sudah menantikan air banjir surut.

kembali ke rumah masing-masing dengan aman, nyaman, sehat dan kondisi lingkungan sekitar akan segera membaik.

10. Apakah lembaga masyarakat menyediakan 3 jenis tempat sampah?

Jawaban : Iya, ada. Namun tetap saja tidak semua penduduk disiplin memilah sampah.

11. Apakah penduduk membuang sampah pada tempatnya?

Jawaban : Iya. Pada setiap blok terdapat tempat sampah besar yang dapat menampung sampah setidaknya dari 3 rumah.

12. Apakah penduduk rutin membersihkan lingkungan sekitar RT 008 RW 002?

Jawaban : Memang ada kegiatan bersih-bersih lingkungan namun tidak pasti waktunya dan tidak seluruh penduduk bisa mengikuti kegiatan ini.

13. Apakah penduduk mengetahui gejala-gejala banjir?

Jawaban : Penduduk memahami dikala hujan deras pasti akan menyebabkan banjir.

14. Apakah penduduk sudah terbiasa dengan bencana banjir?

Jawaban : Awalnya pun tidak. Tetapi karena terlalu seringnya banjir menerjang perumahan penduduk, itu yang membuat penduduk harus bisa terbiasa dengan situasi kondisi saat banjir.

15. Apakah penduduk meresahkan dengan terjadinya banjir di RT 008 RW 002?

Jawaban : Iya, penduduk mulai merasa resah karena banjir terus terjadi dikala hujan deras turun. Mereka mengeluh lelah dan tidak nyaman karna mengganggu kegiatan sehari-hari.

Bentuk Adaptasi Ya Tidak

b. Upaya aktivitas yang dilakukan oleh penduduk sebelum banjir 1.

e. Penduduk memindahkan alat transportasi ke daerah yang lebih tinggi

f. Penduduk memberi tumpuhan pada barang-barang

peralatan rumah tangga

g. Penduduk melakukan peninggian lokasi rumah 2.

h. Upaya aktivitas yang dilakukan penduduk saat banjir

c. Penduduk memberi tumpuhan pada alat transportasi

d. Penduduk mengungsi

3. Upaya aktivitas yang dilakukan oleh penduduk setelah banjir

c. Penduduk membersihkan lingkungan luar rumah

d. Penduduk membersihkan saluran air

4. Penyesuaian penduduk terhadap norma dan nilai etika lingkungan hidup yang dianut

b. Penduduk memiliki tiga jenis tempat sampah

Saat Tidak Banjir Saat Banjir

Saat Tidak Banjir Saat Banjir

Anak-anak Bermain Air Banjir

Anak Bermain Air Banjir

Peninggian Lokasi

Heni Ayustiana, biasa dipanggil Heni, Ayu ataupun Henay. Lahir di Tangerang pada 18 November 1997, merupakan anak terakhir yang mempunyai 2 kakak laki-laki. Bertempat tinggal di Jalan Pendidikan No.29 RT 008 RW 02, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Pendidikan formal yang telah ditempuh TK R.A Nurul Huda (2001-2003), SDN Pondok Aren 02 (2003-2009), SMPN 235 Jakarta (2009-2012), SMAS Kebangsaan (2012-2015). Pada tahun yang sama yaitu 2015, penulis diterima sebagai mahasiswa baru di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (P.IPS) melalui jalur SPMB Mandiri dan memilih Konsentrasi Geografi.

Pengalaman organisasi yang pernah diikuti selama berkuliah kampus UIN Jakarta yaitu Kader HMI Komisariat Tarbiyah Cabang Ciputat (2015), Anggota Departemen Luar Negeri dan Lingkungan Hidup Himpunan Mahasiswa Jurusan P.IPS (2016), Anggota Departemen Pemberdayaan Perempuan Himpunan Mahasiswa Jurusan P.IPS (2017), Anggota Departemen Pemberdayaan Perempuan Dewan Mahasiswa Fakultas (2018). Penulis juga aktif mengikuti dan berkontribusi dalam beberapa kegiatan yang berhubungan dengan sosial maupun pendidikan.

Penulis mendedikasikan ini terutama kepada Kedua Orang Tua, Keluarga, Sahabat dan orang-orang baik yang hadir dalam hidup. Penulis tidak lupa besyukur karena masih diberikan kepercayaan untuk dapat menyelesaikan S1 dan menjadikan hasil skripsi ini bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Penulis dapat dihubungi melalui email pribadi: [email protected] dan media sosial instagram @henayust .

Dokumen terkait