BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Keterbatasan Penelitian
Pelaksanaan penelitian mengalami kendala yaitu terbatasanya media
flashcard sehingga hanya dapat digunakan dalam kelompok kecil dan siswa harus bergantian.
92 BAB V
SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan
Penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas 2 SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta sebelum penerapan pembelajaran denga media
flashcard masih rendah, ditandai dengan nilai rata-rata kelas sebesar 39,55 dengan nilai tertinggi 65 dan nilai terendah 32,5. Penggunaan media
flashcard dapat meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata siswa kelas
II SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta. Melalui penggunaan media flashcard
siswa lebih tertarik dalam pembelajaran kosakata bahasa Inggris sehingga lebih memperhatikan pelajaran dan semangat untuk menguasai kosakata tersebut karena gambar yang disediakan berwarna-warni dan mudah diingat.
Penggunaan flashcard di depan kelas dengan bantuan teman sekelas juga dapat membantu siswa dalam berkonsentrasi melafalkan kosakata karena siswa merasa lebih bebas berbicara. Penulisan kosakata yang jelas dan dapat dibaca oleh seluruh siswa dengan jelas juga sangat membantu pemahaman siswa karena jika tulisan terlalu kecil maka siswa sulit membacanya dan hanya mengingat dari pelafalan yang telah dicontohkan oleh guru saja. Pembentukan kelompok kecil dalam pembelajaran juga sangat membantu siswa karena siswa akan lebih termotivasi dalam menguasai kosakata.
Peningkatan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa dapat dilihat melalui nilai rerata kelas pada saat pratindakan sebesar 39,55 dan mengalami peningkatan sebesar 13,35 pada siklus I menjadi sebesar 52,9. Sedangkan nilai dari siklus I juga mengalami peningkatan sebesar 20,83 pada
93
siklus II menjadi sebesar 73,73. Siswa yang mendapatkan nilai ≥60 sudah mencapai 70%.
B. Saran
Berdasarkan simpulan penelitian di atas, peneliti menyampaikan saran sebagai berikut.
1. Bagi guru
Sebaiknya guru lebih sering menggunakan media flashcard dalam mengajarkan kosakata kepada siswa dan siswa diberi kesempatan untuk menggunakan sendiri media flashcard. Siswa juga dapat saling menjadi tentor sebaya dengan dibentuk kelompok kecil agar saling belajar satu sama lain dan tidak canggung menggunakan media flashcard.
2. Bagi kepala sekolah
Sebaiknya kepala sekolah selalu memberi dukungan penyediaan media pembelajaran kosakata bagi guru agar dapat maksimal dan menarik dalam mengajarakan kosakata kepada siswa.
94
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Izzan. (2010). Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris. Bandung: Humaniora.
Ahmad Susanto. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta: Prenada Media Grup.
Ali Mustadi. (2012). Peningkatan Active English Achievement Melalui Metode “Total Physical Response” Siswa Sekolah Dasar . Jurnal. PGSD FIP Universitas Negeri Yogyakarta. Diambil dari
https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=id&user= dq4z5iAAAAAJ&cstart=20&pagesize=80&citation_for_view=dq4z5iAAA AAJ:5nxA0vEk-isC pada tanggal 13 Januari 2016.
__________. (2012). Speaking Skill Improvement Melalui Role Playing Pada Kompetensi English for Instruction di PGSD. Jurnal. PGSD FIP Universitas
Negeri Yogyakarta. Diambil dari
https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view
_citation&hl=id&user=dq4z5iAAAAAJ&cstart=20&pagesize=80&citation_ for_view=dq4z5iAAAAAJ:hqOjcs7Dif8C pada 13 Januari 2016.
Ardi Bangkit Purwoko. (2012). “Efektivitas Penggunaan Media Gambar
Flashcard dalam Meningkatkan Penguasaan Vocabulary Bahasa Inggris Siswa Kelas II SDN Salatiga 06 Kota Salatiga”. Skripsi. FKIP-UKSW. Diambil dari http://repository.uksw.edu /bitstream/123456789/2202/1 / T1_ 292008524 Judul. pdf pada tanggal 26 Januari 2016
Aris Yunisah. (2007). “Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII SMP 1 Depok Sleman”.
Skripsis. FBS-UNY.
Astuti, Y., Mustadi, A.. Pengaruh Penggunaan Media Film Animasi Terhadap Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas V SD. Jurnal. Yogyakarta: Jurnal Prima Edukasia. Diambil dari http://journal.uny.ac.id/index.php/jpe/article/view/2723, pada tanggal 12 Januari 2016.
Azhar Arsyad. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta:Rajawali Pers.
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). (2006). Satuan Standar Isi Kurikulum Pendidikan. Jakarta: Kemendikbud
95
Ceranic, Helena. (2011). Panduan Bagi Guru Bahasa Inggris. Jakarta: Erlangga. Curtain, Helena & Dahlberg, Carol Ann. (2010). Language And Children; Making
the Match : New Language for Young Learnes, Grades K-8. United States:
Pearson.
Dina Indriana. (2011). Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Yogyakarta: Diva Press.
Farihatun. (2014). Penggunaan Teknik Akrostik Dalam Upaya Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Prancis pada Siswa Kelas X C SMA Negeri 2 Sleman. Skripsi. FBS-UNY.
Kusairi. (2013). “Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Melalui
Vocabulary Self-Collection Strategy Pada Siswa Kelas VII A SMP Negeri 3
Tanjung Kabupaten Tabalong”. Tesis. PPS-UNY
Kasihani K. E. Suyanto. (2010). English for Young Learners: Melejitkan Potensi Anak Melalui English Class yang fun, Asyik, dan Menarik. Jakarta: Bumi Aksara.
Linse, Caroline T. (2005). Practical English Language Teaching: Young Learners. New York: McGraw-Hill.
Ningrum Perwitasari. (2014). “Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Materi Family Melalui Lagu Pada Siswa Kelas V SD N Piyaman II, Wonosari”. Skripsi. PGSD-FIP
Paulo Freire. (2011). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.
Riant Nugroho. (2008). Pendidikan Indonesia: Harapan, Visi, dan Strategi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sekar Purbarini Kawuryan. (2010). Karakteristik Siswa SD Kelas Rendah dan Pembelajarannya. Makalah. Yogyakarta: PPSD-FIP UNY.
Shinta Dhennis Irianto. (2010). Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Penerapan Metode Pasangan Terstruktur Pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 2 Karangjati Tahun Ajaran 2009/2010. Skripsi. Universitas Sebelas Maret .
Slameto. (2003). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
96
Slattery, Mary & Willis, Jane. (2001). English for Primary Teachers: A Handbook of Activities and Classroom Laguange. New York: Oxford University Press. Suharsimi Arikunto.(2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik.
Jakarta: Rineka Cipta.
_________________. (2012). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Suharsimi Arikunto & Suhardjono, Supardi.(2009). Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Bumi Aksara.
Suharso. (2008). Pembelajaran Kosakata. Makalah. Magelang.
Sukatmi. (2009). Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Dengan Media Gambar (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas V SD Negeri II Nambangan, Selogiri, Wonogiri) . Thesis. Universitas Sebelas Maret. Diambil dari https://www.academia.edu/6162513/UPAYA_ MENINGKATKAN_KETERAMPILAN_BERBICARA_DENGAN_MEDI A_GAMBAR_Penelitian_Tindakan_Kelas_pada_Siswa_Kelas_V_SD_Neg eri_II_Nambangan_Selogiri_Wonogiri_TESIS_Untuk_memenuhi_Sebagian _Persyaratan_Mencapai_Derajat_ Magister pada tanggal 25 Januari 2016. Tadkiroatun Musfiroh. (2008). Memilih, Menyusun, dan Menyajikan Cerita Untuk
Anak Usia Dini. Yogyakarta: Tiara Wacana. Diambil dari
https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=id&user= dZO2SQgAAAAJ&citation_for_view=dZO2SQgAAAAJ:9yKSN-GCB0IC pada 25 Januari 2016.
Widya Ajeng Pemila. (2013). Prinsip Dasar dan Strategi Pembelajaran Penguasaan Kosakata Bahasa Asing. Skripsi. UPI.
Wina Sanjaya. (2010). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media Grup.
97
98
Lampiran 1: Daftar Nilai Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas 2 SD Negeri Surokarsan 2
Tabel Daftar Nilai Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas 2 SD Negeri Surokarsan
No Nama Siswa Nilai
1. IF 40 2. MB 35 3. SP 30 4. AP 32.5 5. CC 50 6. AC 50 7. DR 47.5 8. HM 40 9. APN 30 10. AM 50 11. RS 60 12. NH 60 13. VF 65 14. NR 47.5 15. JJ 60 16. CP 55 17. AW 50 18. FD 55 19. P 50 20. D 37.5 21. MA 55 22. RZ 35 Rata-rata 39,55
Nilai rata-rata dari 22 siswa adalah 39,55 dengan nilai tertinggi 65 dan nilai terendah 30
99
Lampiran 2: Instrumen Soal Tes Unjuk Kerja Penguasaan Kosakata Bahasa