No Keterbukaan informasi publik adalah hak publik
Frekuensi %
1. Sangat Setuju 23 42%
2. Setuju 22 40%
3. Netral 9 16%
4. Tidak Setuju 1 2%
5. Sangat Tidak Setuju 0 0%
Jumlah 55 100%
Sumber: Data jawaban kuesioner berdasarkan Keterbukaan informasi publik adalah hak publik.
Tabel di atas menunjukan bahwa dari 55 orang responden yang Sangat Setuju dengan Keterbukaan informasi publik adalah hak publik sebanyak 23 orang atau 42% responden, yang Setuju dengan Keterbukaan informasi publ ik adalah hak publik sebanyak 22 orang atau 40 % responden, yang Netral dengan Keterbukaan informasi publik adalah hak publik sebanyak 9 orang atau 16% responden, yang Tidak Setuju dengan Keterbukaan informasi pub lik adalah hak publik sebanyak 1 orang atau 2% responden, yang Sangat Tidak Setuju dengan Keterbukaan informasi publik adalah hak publik sebanyak 0 orang atau 0% responden. Dan ternyata sampel yang diambil oleh peneliti mayoritas Sangat Setuju dan Setuju dengan Keterbukaan informasi publik adalah hak publik.
5. Sikap professional pada pemohon informasi. Tabel 4.2.4.5
No Sikap professional pada pemohon informasi Frekuensi % 1. Sangat Setuju 31 56% 2. Setuju 19 35% 3. Netral 5 9% 4. Tidak Setuju 0 0%
5. Sangat Tidak Setuju 0 0%
Jumlah 55 100%
Sumber: Data jawaban kuesioner berdasarkan Sikap proessional pada pemohon informasi
Tabel di atas menunjukan bahwa dari 55 orang responden yang Sangat Setuju dengan Sikap professional pada pemohon informasi sebanyak 31 orang atau 56% responden, yang Setuju dengan Sikap professional pada pemohon informasi sebanyak 19 orang atau 35% responden, yang Netral dengan Sikap professional pada pemohon informasi sebanyak 5 orang atau 9% responden, yang Tidak Setuju dengan Sikap professional pada pemohon informasi sebanyak 0 orang atau 0% responden, yang Sangat Tidak Setuju dengan Sikap professional pada pemohon informasi sebanyak 0 orang atau 0% responden. Dan ternyata sampel yang diambil oleh peneliti mayoritas Sangat Setuju Sikap professional pada pemohon informasi
Pemahaman Personil Humas Mabes Polri Terhadap Informasi Publik Yang Dikecualikan Polri.
1. Kemudahan pelayanan informasi publik. Tabel 4.2.5.1
No Kemudahan pelayanan informasi publik Frekuensi % 1. Sangat Setuju 3 5% 2. Setuju 19 35% 3. Netral 12 21% 4. Tidak Setuju 19 35%
5. Sangat Tidak Setuju 2 4%
Jumlah 55 100%
Sumber: Data jawaban kuesioner berdasarkan Kemudahan pelayanan informasi publik.
Tabel di atas menunjukan bahwa dari 55 orang responden yang Sangat Setuju dengan Kemudahan pelayanan informasi publik sebanyak 3 orang atau 5 % responden, yang Setuju dengan Kemudahan pelaya nan informasi publik sebanyak 19 orang atau 35% responden, yang Netral dengan Kemudahan pe layanan informasi publik sebanyak 12 orang atau 21% responden, yang Tidak Setuju dengan Kemudahan pelayanan informasi publik sebanyak 1 9 orang atau 35% responden, yang Sangat Tidak Setuju dengan Kemudahan pelayanan informasi publik sebanyak 2 orang atau 4% responden. Dan ternyata sampel yang diambil oleh peneliti antara Setuju dan Tidak Setuju hasilnya sama dengan adanya Kemudahan pelayanan informasi publik.
2. Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi publik. Tabel 4.2.5.2
No
Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi
publik Frekuensi %
1. Sangat Setuju 14 25%
2. Setuju 28 51%
3. Netral 10 18%
4. Tidak Setuju 3 6%
5. Sangat Tidak Setuju 0 0%
Jumlah 55 100%
Sumber: Data jawaban kuesioner berdasarkan Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi publik.
Tabel di atas menunjukan bahwa dari 55 orang responden yang Sangat Setuju dengan Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi publik sebanyak 14 orang atau 25% responden, yang Setuju dengan Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi publik sebanyak 28 orang atau 51% responden, yang Netral dengan Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi publik sebanyak 10 orang atau 18% responden, yang Ti dak Setuju dengan Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi publik sebanyak 3 orang atau 6% responden, yang Sangat Tidak Setuju dengan Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi publik ebanyak 0 orang atau 0% responden. Dan ternyata sampel yang diambil oleh peneliti mayoritas Setuju dengan Pemahaman peran dalam pelayanan keterbukaan informasi publik.
3.Mendapatkan materi tentang aturan informasi publik yang dikecualikan dengan jelas.
Tabel 4.2.5.3 No Mendapatkan materi tentang
aturan informasi publik yang
dikecualikan dengan jelas. Frekuensi %
1. Sangat Setuju 10 18%
2. Setuju 23 42%
3. Netral 22 40%
4. Tidak Setuju 0 0%
5. Sangat Tidak Setuju 0 0%
Jumlah 55 100%
Sumber: Data jawaban kuesioner berdasarkan Mendapatkan materi tentang aturan informasi publik yang dikecualikan dengan jelas.
Tabel di atas menunjukan bahwa dari 55 orang responden yang Sangat Setuju dengan Mendapatkan materi tentang aturan informasi publik yang dikecualikan dengan jelas sebanyak 10 orang atau 18% responden, yang Setuju dengan Mendapatkan materi tentang aturan informasi publik yang dikecualikan dengan jelas sebanyak 23 orang atau 42% responden, yang Netral dengan Mendapatkan materi tentang aturan informasi publik yang dikecualikan dengan jelas sebanyak 22 orang atau 40% responden, yang Tidak Setuju dengan Mendapatkan materi tentang aturan informasi publik yang dikecualikan dengan jelas sebanyak 0 orang atau 0% responden, yang Sangat Tidak Setuju dengan Mendapatkan materi tentang aturan informas i publik yang dikecualikan dengan jelas sebanyak 0 orang atau 0% responden. Dan ternyata sampel yang diambil oleh peneliti mayoritas Setuju dengan Mendapatkan materi tentang aturan informasi publik yang dikecualikan dengan jelas.
4. Kesadaran adanya informasi yang dikecualikan bagi publik. Tabel 4.2.5.4
No
Kesadaran adanya informasi
yang dikecualikan bagi publik Frekuensi %
1. Sangat Setuju 18 33%
2. Setuju 27 49%
3. Netral 9 16%
4. Tidak Setuju 1 2%
5. Sangat Tidak Setuju 0 0%
Jumlah 55 100%
Sumber: Data jawaban kuesioner berdasarkan Kesadaran informasi yang dikecualikan bagi publik.
Tabel di atas menunjukan bahwa dari 55 orang responden yang Sangat Setuju dengan Kesadaran informasi yang dikecualikan bagi publik sebanyak 18 orang atau 33% responden, yang Setuju dengan Kesadaran informasi yang dikecualikan bagi publik sebanyak 27 orang atau 49% responden, yang Netral dengan Kesadaran informasi yang dikecualikan bagi publik sebanyak 9 orang atau 16% responden, yang Tidak Setuju dengan Kesadaran informasi yang dikecualikan bagi publik sebanyak 1 orang atau 2% responden, yang Sangat Tidak Setuju dengan Kesadaran informasi yang dikecualikan bagi publik sebanyak 0 orang atau 0% responden. Dan ternyata sampel yang diambil oleh peneliti mayoritas Setuju dengan Kesadaran informasi yang dikecualikan bagi publik .
5. Pemahaman kepentingan publik pada keterbukaan informasi