• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

2.3. Kinerja Pelayanan SKPD

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH

3.1. Identifikasi Permasalahan

3.2. Telaah Visi Misi RPJMD Kabupaten Merangin Tahun 2014-2018

3.3. Telaah Renstra K/L

3.4. Telaah RTRW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis 3.5. Penentuan Isu-isu Strategis

BAB IV VISI, MISI,TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1. Visi dan Misi BKD

4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD 4.3. Strategi dan Kebijakan SKPD

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,

KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN

2.1. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi

2.1.1. Tugas Pokok dan Fungsi

Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Merangin dipimpin oleh seorang Kepala Badan (eselon II.b), merupakan salah satu organisasi perangkat daerah yang mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten di bidang Manajemen

Kepegawaian meliputi pengelolaan dan pembinaan Kepegawaian

Daerah sesuai dengan kewenangan, kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh daerah.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Badan

Kepegawaian Daerah Kabupaten Merangin dipimpin oleh seorang Kepala Badan (eselon II.b) yang mempunyai fungsi :

a. Perencanaan dan perumusan kebijakan teknis di bidang

kepegawaian, serta penyusunan pedoman/petunjuk teknis

administrasi di bidang kepegawaian;

b. Perencanaan dan penyusunan formasi kepegawaian,

menyelenggarakan pengadaan dan seleksi Calon Pegawai serta pengelolaan data dan informasi kepegawaian;

c. Penyelenggaraan kegiatan mutasi kepegawaian;

d. Penyelenggaraan pembinaan disiplin dan pengembangan karier pegawai, serta pengolahan usaha kesejahteraan pegawai;

e. Perencanaan dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan pegawai;

f. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang pengelolaan

Untuk melaksanakan tugas tersebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah membawahi:

1. Sekretariat;

2. Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian;

3. Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kepegawaian;

4. Bidang Kepangkatan dan Mutasi;

5. Bidang Pembinaan dan Pengembangan; dan

6. Kelompok Jabatan Fungsional.

1. Sekretariat

Bagian Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris (eselon III.a)

yang mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan,

pembinaan, pengendalian terhadap program, administrasi dan sumber daya di lingkungan Badan dalam mendukung kelancaran tugas Badang.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Sekretariat mempunyai fungsi :

a. Pengkooordinasian, sinkronisasi dan integrasi di lingkunban Badan;

b. Pengkoordinasian perencanaan dan perumusan kebijakan teknis Badan;

c. Pengkoordinasian pengelolaan administrasi keuangan di lingkungan Badan;

d. Pengkoordinasian administrasi dan pembinaan kepegawaian di lingkungan Badan;

e. Pengkoordinasian urusan umum dan perlengkapan di lingkungan Badan;

f. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

g. Pelaksanaan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah dan petunjuk atasan.

Dalam melaksanakan tugasnya Bagian Sekretariat membawahi 3 (tiga) Sub Bagian, yaitu:

1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian (eselon IV.a) mempunyai tugas melaksanakan dan mengelola kebutuhan rumah tangga, mengelola naskah dinas dan arsip serta melaksanakan administrasi dan manajemen kepegawaian di lingkungan Badan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi :

a. Melaksanaan urusan umum dan rumah tangga Badan;

b. Pengelolaan surat masuk dan keluar di lingkungan Badan;

c. Penyusunan jadwal rapat di lingkungan Badan;

d. Pelaksanaan administrasi dan manajemen kepegawaian di lingkungan Badan;

e. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

f. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

2. Sub Bagian Keuangan dan Aset

Sub Bagian Keuangan dan Aset dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian (eselon IV.a) mempunyai tugas melakukan urusan administrasi keuangan dan pengelolaan aset serta laporan di bidang keuangan dan aset sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sub Bagian Keuangan dan Aset mempunyai fungsi :

a. Pelaksanaan pengurusan keuangan, pembayaran dan penggajian pegawai;

b. Pelaksanaan tata laksana keuangan di lingkungan Badan;

c. Pelaksanaan verifikasi pertanggung-jawaban keuangan;

d. Pelaksanaan pembukuan realisasi keuangan;

e. Pengelolaan aset milik Badan;

f. Pemberian saran dan pertimbangan kepada Atasan;

g. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

3. Sub Bagian Program

Sub Bagian Program dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian (eselon IV.a) mempunyi tugas pokok melaksanakan penyusunan perencanaan umum dan program kerja Badan serta laporan akuntabilitas pelaksanaan program kerja di lingkungan Badan.

Untuk melaksanakan sebagaimana dimaksud, Sub Bagian

Program mempunyai fungsi :

b. Pengevaluasian dan pembuatan laporan pelaksanaan program kerja Badan;

c. Penyusunan Rencana Strategis dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Badan;

d. Pelaksanaan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran

(RKA) Badan;

e. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

f. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

2. Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian

Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (eselon III.b) mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan dan formasi kepegawaian, rekruitmen pegawai, serta pengembangan dan penyelenggaraan sistem informasi dan dokumen kepegawaian untuk peningkatan kualitas pegawai.

Untuk melaksanakan tugas serbagaimana dimaksud, Bidang

Perencanaan dan Informasi Kepegawaian mempunyai fungsi :

a. Pelaksanaan penghitungan kekuatan pegawai(bezetting), analisis kebutuhan dan penetapan formasi PNS dan PPPK;

b. Pelaksanaan rekuritmen, seleksi, pengangkatan PNS dan PPPK;

c. Fasilitasi penyusunan dan penilaian sasaran kerja pegawai (SKP);

d. Pelaksanaan pengolahan dan peremajaan data kepegawaian;

e. Penyiapan bahan pengurusan Kartu Isteri/Suami Pegawai Negeri Sipil, Kartu Pegawai Negeri Sipil;

f. Pengelolaan jaringan dan informasi kepegawaian;

g. Pelaksanaan pengelolaan arsip dan dokumen kepegawaian;

h. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

i. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

Dalam melaksanakan tugasnya Bidang Perencanaan dan

Informasi Kepegawaian membawahi 2 (dua) Sub Bidang, yaitu;

1. Sub Bidang Perencanaan Kepegawaian

Sub Bidang Perencanaan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang (eselon IV.a), mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan dan formasi kepegawaian serta rekruitmen pegawai.

Untuk melaksanakan tugas serbagaimana dimaksud, Bidang Perencanaan Kepegawaian mempunyai fungsi :

a. Pelaksanaan perhitungan kekuatan pegawai (bezzeting), analisis kebutuhan dan penetapan formasi PNS;

b. Pelaksanaan rekrutmen, seleksi, pengangkatan PNS dan PPPK;

c. Fasilitasi penyusunan dan penilaian sasaran kerja pegawai (SKP);

d. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

e. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

2. Sub Bidang Informasi Kepegawaian

Sub bidang Informasi Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala

Sub Bidang (eselon IV.a), mempunyai tugas pokok

pengembangan dan penyelenggaraan sistem informasi dan dokumen kepegawaian.

Untuk melaksanakan tugas serbagaimana dimaksud, Bidang Informasi Kepegawaian mempunyai fungsi :

a. Pelaksanaan pengolahan dan peremajaan data kepegawaian dan daftar urut kepangkatan (DUK);

b. Penyiapan bahan pengurusan Kartu Isteri/Suami Pegawai Negeri Sipil, Kartu Pegawai Negeri Sipil;

c. Pengelolaan jaringan dan informasi kepegawaian;

d. Pelaksanaan pengelolaan dokumen dan arsip kepegawaian;

e. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

f. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

3. Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pegawai

Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pegawai dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (eselon III.b), mempunyai tugas pokok menyusun, merencanakan program dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan struktural dan fungsional, pengembangan program pendidikan dan pelatihan struktural dan fungsional pegawai.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang

a. Perencanaan dan penyusunan kebutuhan pendidikan dan pelatihan pegawai;

b. Pengkoordinasian pendidikan dan pelatihan pegawai dengan instansi/dinas terkait;

c. Penyelenggaraan dan fasilitasi pendidikan dan pelatihan pejabat struktural dan fungsional Pegawai Negeri Sipil;

d. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan tentang pelaksanaan pendidikan dan pelatihan struktural dan fungsional pegawai;

e. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

f. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan.

Dalam melaksanakan tugasnya Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pegawai membawahi 2 (dua) Sub Bidang, yaitu;

1. Sub Bidang Pendidikan dan Pelatihan Struktural

Sub Bidang Pendidikan dan Pelatihan Struktural dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang (eselon IV.a), mempunyai tugas

merencanakan, melaksanakan dan mengelola program

pendidikan dan pelatihan secara berkesinambungan, serta pengembangan program pendididkan dan pelatihan struktural.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sub Bidang Pendidikan dan Pelatihan Struktural mempunyai fungsi:

a. Pelaksanaan analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan pejabat struktural dan fungsional umum;

b. Penyusunan rencana teknis penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan pejabat struktural dan fungsional umum;

c. Penyiapan bahan kelengkapan administrasi untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan struktural serta menyiapkan tenaga pengajar/fasilitator pendidikan dan pelatihan;

d. Pengawasan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan pejabat struktural dan fungsional umum;

e. Fasilitasi pengiriman pejabat struktural dan fungsional umum yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan;

f. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

g. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan.

2. Sub bidang Pendidikan dan Pelatihan Fungsional

Sub bidang Pendidikan dan Pelatihan Fungsional dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang (eselon IV.a), mempunyai tugas pokok merencanakan, melaksanakan dan mengelola program pendidikan dan pelatihan secara berkesinambungan, bahan administrasi untuk keperluan pendidikan dan pelatihan fungsional.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, sub bidang pendidikan dan pelatihan fungsional mempunyai fungsi :

a. Pelaksanaan analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan pejabat fungsional tertentu;

b. Penyusunan rencana teknis penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan fungsional tertentu;

c. Penyiapan bahan kelengkapan administrasi untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan fungsional, serta menyiapkan tenaga pengajar/fasilitator pendidikan dan pelatihan fungsional;

d. Pengawasan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan pejabat fungsional tertentu;

e. Fasilitasi pengiriman pejabat fungsional tertentu yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan;

f. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

g. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan.

4. Bidang Kepangkatan dan Mutasi

Bidang Kepangkatan dan Mutasi dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (eselon III.b), mempunyai tugas poko melaksanakan pengelolaan administrasi kepangkatan dan mutasi pegawai struktural dan fungsional.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, bidang

kepangkatan dan mutasi mempunyai fungsi :

a. Pengolahan bahan promosi, rotasi dan demosi jabatan dan fasilitasi pelaksanaan sidang Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) serta pelantikan pejabat struktural dan fungsional;

b. Penyiapan bahan kenaikan pangkat dan bahan penetapan keputusan kenaikan pangkat PNS;

c. Penyiapan bahan pemindahan unit kerja/instansi PNS;

d. Pelaksanaan proses mutasi kenaikan gaji berkala;

e. Pelaksanaan evaluasi, pengawasan dan pelaporan

penyelenggaraan administrasi kepangkatan dan mutasi pegawai;

f. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugas kepada atasan;

Dalam melaksanakan tugasnya Bidang Kepangkatan dan Mutasi membawahi 2 (dua) Sub Bidang, yaitu;

1. Sub Bidang Kepangkatan dan Mutasi Struktural

Sub bidang kepangkatan dan mutasi struktural dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang (eselon IV.a), mempunyai tugas melaksanakan administrasi kepangkatan dan mutasi di bidang struktural dan fungsional umum.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, sub bidang kepangkatan dan mutasi struktural mempunyai fungsi :

a. Pengolahan bahan promosi, rotasi dan demosi jabatan dan fasilitasi pelaksanaan sidang Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) serta pelantikan pejabat struktural;

b. Penyiapan bahan kenaikan pangkat dan bahan penetapan keputusan kenaikan pangkat jabatan struktural dan fungsional umum;

c. Penyiapan bahan pemindahan lokasi tugas jabatan fungsional umum;

d. Menyelenggarakan pelantikan pejabat struktural;

e. Pelaksanaan proses mutasi kenaikan gaji berkala;

f. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

g. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasannya.

2. Sub Bidang Kepangkatan dan Mutasi Fungsional

Sub Bidang Kepangkatan dan Mutasi Fungsional mempunyai tugas melaksanakan administrasi kepangkatan dan mutasi lainnya di bidang fungsional tertentu.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sub bidang kepangkatan dan mutasi fungsional mempunyai fungsi :

a. Pengolahan bahan promosi, rotasi dan demosi jabatan dan fasilitasi pelaksanaan sidang Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) serta pelantikan pejabat fungsional tertentu;

b. Penyiapan bahan kenaikan pangkat dan bahan penetapan keputusan kenaikan pangkat jabatan fungsional tertentu;

c. Penyiapan bahan pemindahan lokasi tugas jabatan fungsional tertentu;

d. Menyelenggarakan pelantikan pejabat fungsional;

e. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

f. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasannya.

5. Bidang Pembinaan dan Pengembangan

Bidang pembinaan dan pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (eselon III.b), mempunyai tugas pokok melaksanakan penegakan disiplin pegawai dan kesejahteraan serta pengembangan pegawai dalam rangka pelaksanaan tugas kepegawaian.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, bidang pembinaan dan pengembangan mempunyai fungsi :

a. Menyusun perencanaan program pembinaan dan pengembangan kepegawaian;

b. Pengawasan dan pengendalian pelaksanaan peraturan

perundang-undangan di bidang kepegawaian;

c. Penyiapan bahan pemberian hukuman disiplin dan penghargaan pegawai;

d. Penyiapan bahan pengembangan karier dan penyiapan usul pemberian izin dan tugas belajar pegawai;

e. Fasilitasi pelayanan cuti, izin dan tabungan pensiun serta usaha kesejahteraan lainnya;

f. Penyiapan usulan pensiun, pensiun janda/duda, anak PNS dan pejabat negara;

g. Melaksanakan sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian;

h. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

i. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan.

Dalam melaksanakan tugasnya Bidang Pembinaan dan

Pengembangan membawahi 2 (dua) Sub Bidang, yaitu;

1. Sub Bidang Pembinaan Disiplin Pegawai

Sub Bidang pembinaan disiplin pegawai dipimpin oleh seorang

Kepala Sub Bidang (eselon IV.a), mempunyai tugas

melaksanakan pembinaan hukum pegawai dan penegakan disiplin.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, sub bidang pembinaan displin pegawai mempunyai fungsi :

a. Perencanaan program penegakan displin dan pembinaan hukum pegawai;

b. Pengawasan dan pengendalian pelaksanaan peraturan

perundang-undangan di bidang kepegawaian;

c. Penyiapan bahan pemberian hukuman displin dan

penghargaan pegawai;

d. Pelaksanaan sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian;

e. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

f. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan.

2. Sub Bidang Pengembangan Karir dan Kesejahteraan Pegawai

Sub bidang pengembangan karir dan kesejahteraan pegawai dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang (eselon IV.a), mempunyai tugas melaksanakan pengembangan karir dan kesejahteraan PNS.

Untuk melaksankan tugas sebagaimana dimaksud, sub bidang pengembangan karir dan kesejahteraan pegawai mempunyai fungsi :

a. Penyusunan perencanaan program pengembangan karir dan kesejahteraan pegawai;

b. Penyiapan bahan pengembangan karier dan penyiapan usul pemberian izin dan tugas belajar pegawai;

c. Pelayanan pemberian cuti, izin dan tabungan pensiun serta usaha kesejahteraan lainnya;

d. Penyiapan usulan pensiun, pensiun janda/duda, anak PNS dan pejabat Negara;

e. Pemberian saran dan pertimbangan di bidang tugasnya kepada atasan;

f. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan.

2.1.2. Struktur Organisasi:

Lampiran III : Peraturan Daerah Kabupaten Merangin Nomor : 7 Tahun 2014

Tanggal : 27 Februari 2014

Tentang : Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Kab. Merangin Nomor 20 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Merangin.

2.2. Sumberdaya BKD

2.2.1. Sumber Daya Manusia SKPD

Adapun Sumberdaya Manusia PNS Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Merangin dalam menangani manajemen kepegawaian tersebut berjumlah 61 orang dengan rincian sebagai berikut :

1) Berdasarkan Pendidikan

No. PENDIDIKAN JUMLAH

Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 1. S.3 - - -2. S.2 10 6 4 3. S.1 23 13 10 3. D.IV - - -4. D.III 5 3 2 5. D.I - - -6. SLTA 15 9 6 7. SLTP 1 1 -8. SD - - -9. Honorer 7 5 2 JUMLAH 61 37 24

Catatan : data bulan November 2014

2) Berdasarkan Pangkat / Golongan

No. Golongan / Ruang Jumlah Jenis Kelamin L P 1. I - - -2. II 14 8 6 3. III 35 20 15 4. IV 5 4 1 5. Honorer 7 5 2 Jumlah 61 37 24

3) Berdasarkan Eselon

No. Jenis Diklat Jumlah

Pejabat Sudah mengiku ti Diklat Jenis Kelamin L P 1 Eselon II.b 1 - - -2 Eselon III.a 1 1 - 1 3 Eselon III.b 4 1 - 1 4 Eselon IV.a 11 9 8 1 Jumlah 17 11 8 3

Catatan : data bulan November 2014

4) Staf Pelaksana No. 1. STAF PELAKSANA Staf JUMLAH 50 1 Staf PNS 37 2. Staf Honorer 7 J u m l a h 44

Catatan : data bulan November 2014

2.2.2. Potensi PNS Daerah Pemerintah Kabupaten Merangin

Dari jumlah pegawai negeri sipil Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Merangin mengelola seluruh pegawai di Kabupate Merangin sebanyak 6.767

a. Berdasarkan Jenis Kelamin

No. Golongan / Ruang Jumlah Jenis Kelamin L P 1. I 69 60 9 2. II 1.630 841 827 3. III 3.245 1.643 1.569 4 IV 1.793 927 867 Jumlah 6.737 3.471 3.262

b. Berdasarkan Golongan/Ruang, tugas dan fungsinya

No Golongan Guru

Kese-hatan Teknis Jumlah

1 2 3 4 5 6 1 Golongan I/a - - 23 23 Golongan I/b - - 8 8 Golongan I/c - - 28 28 Golongan I/d - - 10 10 Jumlah Gol. I - - 69 69 2 Golongan II/a 16 - 251 267 Golongan II/b 85 18 399 502 Golongan II/c 208 65 201 474 Golongan II/d 74 189 104 367 Jumlah Gol. II 383 272 955 1.610 3 Golongan III/a 366 102 404 842 Golongan III/b 421 75 420 916 Golongan III/c 234 54 341 629 Golongan III/d 375 84 422 881

Jumlah Gol. III 1.366 315 1.587 3.268

4 Golongan IV/a 1.387 6 286 1.679 Golongan IV/b 1 1 84 86 Golongan IV/c - 1 21 22 Golongan IV/d - - 3 3 Golongan IV/e - - - -Jumlah Gol. IV 1.388 8 394 1.790 Jumlah Seluruhnya 3.137 595 3.005 6.737

c. Berdasarkan Pendidikan dan Golongan

No. Pendidikan Golongan Jumlah

I II III IV 1. S.3 - - - - -2. S.2 - - 78 52 130 3. S.1 - - 1.904 626 2.530 4. D.IV - - - - -5. D.III - 355 296 65 716 6. D.II - 267 222 549 1.038 7. D.I - 35 47 7 89 8. SLTA 10 900 721 491 2.122 9. SLTP 28 20 - - 48 10. SD 31 33 - - 64 Jumlah 69 1.610 3.268 1.790 6.737 d. Berdasarkan Eselonering

No. Eselon Tersedia

Terisi Belum Terisi Laki-laki Perem-puan Jumlah 1. II.a 1 1 - 1 0 2. II.b 30 30 - 30 0 3. III.a 69 67 2 69 0 4. III.b 119 101 17 118 1 5. IV.a 592 411 129 540 52 6. IV.b 200 94 30 124 76 Jumlah 1.011 704 178 882 129 n Ke

2.2.3. Sarana, Prasarana dan Peralatan Kerja

Saat ini Kantor BKD menempati Gedung di Jl. Sultan Hasanuddin Nomor 2 Bangko, Telpon/Fax. (0746) 323198 – 21621, dan untuk memperlancar pelaksanaan tugas BKD mendapat dukungan sarana Mobilitas berupa 3 (tiga) buah kendaraan roda 4, dan 17 (tujuh belas) buah kendaraan roda 2 (dua), serta prasarana kantor lainnya.

2.3. Kinerja Pelayanan BKD

Kinerja Pelayanan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten

Merangin sesuai dengan tupoksi adalah mengurusi administrasi

kepegawaian di daerah dengan sistem dan prosedur yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang meliputi:

 Bezzeting pegawai ;

 Administrasi Kenaikan Pangkat Pegawai;  Administrasi Kenaikan Gaji Berkala Pegawai;  Persyaratan mutasi/ pemindahan pegawai;  Pengurusan Ijin Belajar;

 Pengurusan Tugas Belajar;

 Prosedur Pengajuan Kartu Pegawai ;  Penerbitan Kartu Suami Isteri ;  Administrasi Pengajuan Cuti ;

 Pemberian Penghargaan/Reward dan sanksi/ punishment;  Pengurusan Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah;  Pembuatan Kartu Identitas Pegawai (ID CARD);

 Administrasi Pensiun.

Jumlah Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Kabupaten Merangin yang menjadi target pelayanan pada tahun 2009 - 2013 menurut golongan berjumlah :

No. Tahun GOLONGAN JUMLAH

IV III II I 1. 2009 1.516 2.751 1.930 122 6.319 2. 2010 1.780 2.752 2.005 91 6.628 3. 2011 1.775 2.895 1.996 77 6.743 4 2012 1.838 2.890 1.801 55 6.584 5. 2013 1.857 2.987 1.979 73 6.712

Pelaksanaan program dan kegiatan yang disusun dalam Rencana Strategis Badan Kepegawaian Daerah Tahun 2014-2018 melalui strategi, kebijakan, program dan kegiatan, hasil evaluasi capaian kinerja pelayanan yang menjadi urusan wajib sesuai ketentuan Permendagri No. 13 Tahun 2006 jo. Permendagri No. 59 tahun 2007 sebagaimana tabel berikut :

Kabupaten Merangin

Indikator Kinerja Target Renstra Realisasi Capaian Rasio Capaian

2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013

Meningkatnya jumlah aparatur hasil seleksi CPNS melalui pelamar umum dan tenaga honorer 300 63 300 -321 -250 325 63 258 -321 -252 108,33 100 86 -100 -100,8 Meningkatnya jumlah PNS yang diberikan penghargaan kenaikan pangkat 1.264 1.326 1.349 1.317 1.234 462 1.506 928 1.390 1.080 36,55 117,65 68,79 105,54 87,52 Meningkatnya jumlah PNS yang diberikan penghargaan kenaikan gaji berkala 3.033 3.181 3.237 3.160 2.963 4.650 2.770 3.450 3.431 3.611 153,31 87,08 106,58 108,58 121,87 Jumlah PNS yang terselesaikan dalam pengurusan mutasi ke Kabupaten Merangin dan ke luar Kabupaten Merangin -34 50 36 49 61 81 41 56 58 43 -Meningkatnya kemampuan PNS setelah mengikuti Pendidikan Tugas Belajar dan ijin belajar

150 150 150 100 100 174 168 128 97 109 116 112 85,33 97 109

Jumlah PNS yang mengurus administrasi Karpeg, Karis/ Karsu.

750 750 750 750 750 967 1.163 798 588 616 128,93 155,07 106,40 78,40 82,13

Jumlah PNS yang diberikan hak cuti

- - - - - 185 293 333 338 302 - - - -

-Menurunnya pelanggaran disiplin PNS setelah proses pemberian sanksi.

- - - - - 16 16 10 5 6 - - - -

-Meningkatnya jumlah PNS yang diberikan

punishment berupa Satya

Jumlah PNS yang mengikuti ujian dinas Tingkat I dan Tingkat II

20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 15 16 22 24 27 21 12 17 15 26 75 80 110 120 135 105 60 85 75 130 Jumlah PNS yang

mengikuti Diklat Prajabatan

80 386 242 252 - 80 386 242 252 - 100 100 100 100 100 Meningkatnya Jumlah PNS yang mengikuti Diklat Kepemimpinan guna meningkatkan kompetensi 40 30 4 40 3 2 40 3 2 40 3 2 80 9 2 40 21 4 40 3 1 -2 2 -1 2 80 9 1 100 100 100 100 100 50 -66,67 100 -33,33 100 100 100 50 Penempatan dan penataan

personil pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan

- - - - - 104 375 348 430 550 - - - -

-Terseleksinya calon pegawai yang berkualitas melalui seleksi calaon Praja IPDN

5 5 5 5 5 4 4 5 5 4 80 80 100 100 80

Meningkatnya kualitas Pelayanan kepegawaian kepada pegawai daerah

- - - - - 6.319 6.628 6.743 6.584 6.712 - - - -

-Jumlah PNS Yang diberikan Kartu Pegawai Elektronik

Anggaran Tahun 2009 - 2013

Anggaran Badan Kepegawaian Daerah Merangin pada Belanja Tidak Langsung/Belanja Pegawai dan Belanja Langsung/Belanja Kegiatan pada Renstra Tahun 2009 – 2013 sebagai berikut:

Tabel 2

Anggaran Pendanaan Pelayanan Badan Kepegawaian Daerah

Kabupaten Merangin

No. Uraian TAHUN (dalam ribuan rupiah)

2009 2010 2011 2012 2013

1. Belanja Tidak Langsung

1.389.593 1.460.819 1.604.514 2.373.091 2.118.235 Prosentase kenaikan per tahun 5,13% 9,84% 47,90% -10,74%

Rata-rata kenaikan

2. Belanja Langsung 5.848.000 4.532.358 4.315.445 4.741.795 6.938.194 Prosentase kenaikan per tahun -22,50% -4,79% 9,88% 46,32%

Rata-rata kenaikan

3. JUMLAH 1 + 2 7.237.593 5.993.177 5.919.959 7.114.886 9.126.429 Prosentase kenaikan per tahun -17,19% -1,22% 20,18% 27,29%

Rata-rata kenaikan

Dilihat dari data tersebut diatas bahwa belanja Tidak Langsung pada Tahun 2009 ke Tahun 2010 mengalami kenaikan sebesar 5,13%, Tahun 2011 naik 9,84%, Tahun 2012 naik 47,90% dan Tahun 2013 turun (10,74%) sesuai penggunaannya adalah untuk pembayaran gaji pegawai dan adanya penambahan pegawai baru pada SKPD yang mengalami

kenaikan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku, sedangkan

penurunan disebabkan karena berkurangnya jumlah aparatur pada BKD. Sedangkan pada Belanja Langsung/Kegiatan Tahun 2009 ke Tahun 2010 mengalami penurunan sebesar (22,50%), Tahun 2011 mengalami penurunan (4,79%), Tahun 2012 naik sebesar 9,88% dan Tahun 2013 mengalami kenaikan sebesar 46,32%.

Dokumen terkait