• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komite Remunerasi dan Nominas

Dalam dokumen Sinergi dan Integritas Ciptakan Keunggulan (Halaman 133-137)

Organ Pendukung Komisaris Guna membantu pelaksanaan tugas-tugas

K. H DR (HC) Ma’ruf Amin

3. Komite Remunerasi dan Nominas

a. Dasar Hukum Pembentukan Komite

• Peraturan Bank Indonesia No.11/33/

PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah

• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan

No.10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian

Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah

• Notulen Rapat Dewan Komisaris

No.NOT.006/KOM-VI/16 tanggal 20 Juni

2016

• Surat Keputusan Direksi PT Bank

Mega Syariah No.KEP.008/DIRBMS/16

tertanggal 1 Juli 2016 tentang Komite Audit PT Bank Mega Syariah

h. Laporan Komite Pemantau Risiko selama Tahun 2016

Selama tahun 2016, Komite Pemantau Risiko telah melakukan kegiatan sebagai berikut:

Hasil keputusan rapat Komite Pemantau Risiko telah dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Komite Pemantau Risiko secara

berkelanjutan aktif melakukan kajian terhadap Profil Risiko yang merupakan hasil

self assessment PT Bank Mega Syariah dan dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan

setiap triwulan.

Profil Risiko PT Bank Mega Syariah selama

tahun 2016 dapat terjaga pada peringkat

komposit 2 yang memiliki arti PT Bank Mega

Syariah secara keseluruhan dalam kondisi sehat, mampu menghadapi pengaruh

negatif yang signifikan dari perubahan

kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya

Secara rutin setidaknya setiap triwulan

Komite Pemantau Risiko mengadakan rapat

untuk mengevaluasi 10 jenis risiko yang

No. Tanggal

Rapat Agenda Rapat Nomor Notulen Rapat

1. 30 Maret 2016

1. Risk Profle

2. Konsentrasi masing-masing Risiko yang meliputi; (a). Risiko Kredit, (b). Risiko Pasar, (c). Risiko Likuiditas, (d) Faktor Permodalan

No.01/KP Risiko-III/2016

2 17 Mei 2016

1. Risk Profile

2. Konsentrasi masing-masing Risiko yang meliputi; (a). Risiko Kredit, (b). Risiko Pasar, (c). Risiko Likuiditas, (d). Risiko Operasional, (e). Risiko Operasional, (f). Risiko Hukum, (g). Risiko Reputasi, (h). Risiko Stratejik, (i). Risiko Kepatuhan, (j). Risiko Imbal Hasil, (k). Risiko Investasi

3. Kualitas Manajemen Risiko

No.02/KP Risiko-V/2016

3 15 Agustus 2016

1. Profile Risiko & Tingkat Kesehatan Bank

2. Konsentrasi masing-masing Risiko yang meliputi; (a). Risiko Kredit, (b). Risiko Pasar, (c). Risiko Likuiditas, (d). Risiko Operasional, (e). Risiko Hukum, (f). Risiko Reputasi, (g). Risiko Stratejik, (h). Risiko Kepatuhan, (i). Risiko Imbal Hasil, (j). Risiko Investasi, (k). Permodalan, (l). Rentabilitas

No.03/KP Risiko-VIII/2016

4 12 Oktober 2016

1. Profil Risiko Triwulan III

2. Konsentrasi masing-masing Risiko yang meliputi; (a). Risiko Kredit, (b). Risiko Pasar, (c). Risiko Likuiditas, (d). Risiko Operasional, (e). Risiko Hukum, (f). Risiko Reputasi, (g). Risiko Stratejik, (h). Risiko Kepatuhan, (i). Risiko Imbal Hasil, (j). Risiko Investasi

b. Jumlah, Komposisi, Independensi dan Transparansi

Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega Syariah beranggotakan 3 (tiga) orang dengan komposisi terdiri dari 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 1 (satu) orang pejabat eksekutif yang membawahi sumber daya manusia dan

ahli dibidang sistem remunerasi dan/atau

nominasi serta succession plan Bank. Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan anggota Direksi Bank yang sama maupun Bank lain.

Seluruh pihak Independen anggota komite tidak memiliki hubungan keuangan,

kepengurusan, kepemilikan saham dan/

atau hubungan keluarga dengan Pemegang Saham Pengendali, anggota Dewan

Komisaris, dan/atau anggota Direksi atau hubungan keuangan dan/atau hubungan

kepemilikan saham dengan Bank yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen. Seluruh anggota Komite Remunerasi dan nominasi berdomisili di Indonesia dengan susunan sebagai berikut:

c. Profil Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi

Prof. DR. IR. H. Mohammad Nuh, DEA

Komisaris Utama

Prof. DR. IR. H. Mohammad Nuh, DEA menjadi Komisaris Utama Bank Mega Syariah sejak Juni 2015. Warga negara Indonesia penyandang gelar Doktor dan Diplome d’etudes approfondies (DEA)

dari Universite des Science et Technique

du Languedoc, Montpellier, Perancis ini dilahirkan di Surabaya, Jawa Timur, pada 17 Juni 1959.

Beliau memiliki latar belakang teknik dan berpengalaman di dunia pendidikan.

Karir Beliau berawal dari kampus dengan menjadi Dosen di Institut Teknologi Sepuluh

November (ITS), Surabaya. Di kampus yang

sama, Beliau kemudian menjabat Direktur Politeknik Elektronika pada tahun 1997 hingga menjadi Rektor pada tahun 2003. Pada tahun 2007, Beliau dipercaya menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika hingga tahun 2009, sebelum kemudian menjabat sebagai Menteri Pendidikan Nasional untuk periode 2009-2014.

Rachmat Maulana

Komisaris

Profil yang bersangkutan bisa disimak pada halaman 126.

Nama Jabatan SK Pengangkatan Bidang Keahlian

Mohamad Nuh

(Komisaris Independen) Ketua

Surat Keputusan Direksi PT Bank Mega Syariah No.KEP.008/DIRBMS/16, 1 Juli 2016, Tentang Komite Remunerasi Dan Nominasi

PT Bank Mega Syariah

Perbankan

Rachmat Maulana

(Pihak Independen) Anggota

Surat Keputusan Direksi PT Bank Mega Syariah No.KEP.008/DIRBMS/16, 1 Juli 2016, Tentang Komite Remunerasi Dan Nominasi

PT Bank Mega Syariah

Perbankan

Dyah Yuniarni

(Pimpina Divisi HCMD) Anggota

Surat Keputusan Direksi PT Bank Mega Syariah No.KEP.008/DIRBMS/16, 1 Juli 2016, Tentang Komite Remunerasi Dan Nominasi

PT Bank Mega Syariah

Sistem Remunerasi dan/ atau Nominasi serta succession plan bank

Dyah Yuniarni

Pimpinan Divisi HCM

Warga Negara Indonesia dan lahir di Yogyakarta pada 19 Juni 1969, Dyah Yuniarni menjabat posisi Human Capital

Management Division Head sejak

November 2015. Lulusan Universitas Islam

Indonesia Yogyakarta ini telah lebih dari satu dasawarsa berkecimpung di bidang Sumber Daya Manusia. Sebelumnya, Beliau

adalah General Manager HR Service &

HD Operation di PT Trans Retail Indonesia (2013-2015), dan menempati beberapa posisi inti yang berhubungan dengan sumber daya manusia, hubungan kerja dan komunikasi di PT Bank Mega (1997-2003), serta pernah menjadi HR Manager di PT Siemens (1996-1997).

d. Tugas dan Tanggung Jawab

Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega Syariah secara umum telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu:

• Mengevaluasi kebijakan remunerasi bagi:

ෙ Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah, dan menyampaikan kepada RUPS.

ෙ Pejabat Eksekutif dan pegawai, dan menyampaikan kepada Direksi. • Menyusun sistem serta prosedur

pemilihan dan/atau penggantian anggota

Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah untuk disampaikan kepada RUPS.

• Memberikan rekomendasi calon

anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan/

atau Dewan Pengawas Syariah dan menyampaikan kepada RUPS.

• Memberikan rekomendasi calon Pihak Independen yang dapat menjadi anggota Komite kepada Dewan Komisaris.

e. Pedoman Komite Remunerasi dan Nominasi

Kedudukan, tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi serta hubungan kelembagaan antara Komite Remunerasi dan Nominasi dengan Manajemen dituangkan dalam Piagam Pedoman Komite Remunerasi dan

Nominasi dan ditandatangani Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi. Pedoman Komite Remunerasi dan Nominasi mengatur mengenai:

• Pembentukan, organisasi, dan masa kerja

Komite Remunerasi dan Nominasi;

• Tugas, tanggung jawab, dan wewenang

Komite Remunerasi dan Nominasi;

• Rapat, pelaporan, dan anggaran Komite Remunerasi dan Nominasi.

f. Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi

Untuk menjaga independensinya, anggota dari Komite Remunerasi dan Nominasi tidak mempunyai hubungan keluarga sampai derajat ketiga dengan anggota Dewan Komisaris, atau dengan sesama anggota Dewan Komisaris bila yang bersangkutan adalah anggota Dewan Komisaris. Hubungan Keluarga Dan Hubungan Bisnis/ Utang Piutang Komisaris Independen Dan Komite

Nama

Hubungan Keluarga Sampai Derajat Ketiga Hubungan Bisnis / Utang Piutang

Dewan Komisaris Direksi Pemegang Saham Dewan Komisaris Direksi Pemegang Saham Mohamad Nuh (Komisaris Independen) - - - - Rachmat Maulana (Pihak Independen) - - - - Dyah Yuniarni (Pimpinan Divisi HCMD) - - - -

g. Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Komite Remunerasi dan Nominasi

Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Mega Syariah pada tahun 2016 telah melaksanakan rapat sebanyak 4 (empat) kali yaitu sebanyak 3 (tiga) kali oleh pengurus lama dan sebanyak 1 (satu) kali oleh pengurus baru yang dihadiri oleh seluruh

anggota Komite Remunerasi dan Nominasi. Hal ini telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang menyebutkan bahwa rapat Komite Remunerasi dan Nominasi dihadiri paling kurang 51% (lima puluh satu persen) dari jumlah anggota termasuk Komisaris Independen dan Pihak Independen sebagai berikut :

Hasil keputusan rapat Komite Remunerasi dan Nominasi telah dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik.

No. Nama Peserta Rapat Jumlah Hadir Persentase

Kehadiran (%) Komite Remunerasi & Nominasi

Pengurus Lama 1. Mohamad Nuh 3 100% 2. Rachmat Maulana 3 100% 3. Ari Prabowo 1 33% 4. Dyah Yuniarni 3 100% Pengurus Baru 1. Mohamad Nuh 1 100% 2. Rachmat Maulana 1 100% 3. Dyah Yuniarni 1 100%

Total Rapat Komite Remunerasi & Nominasi Risiko tahun 2015 sebanyak 4 kali

No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Nomor Notulen Rapat

1. 27 April 2016

1. Lay off

2. Program Training

3. Penilaian Performance Appraisal (PA)Pegawai Bank Mega Syariah 4. Lain-lain

No.01/KRN/IV/2016

2 4 Mei 2016 Penyesuain Gaji Bank Mega Syariah No.02/KRN/V/2016 3 20 Mei 2016 Pembahasan Rekomendasi Calon Anggota Dewan Komisaris

Independen No.03/KRN/V/2016

4 6 Desember 2016

Tindak Lanjut Surat OJK No.S-170/PB.1311/2016 perihal Permohonan

puluh persen) dari jumlah anggota Direksi.

Dalam dokumen Sinergi dan Integritas Ciptakan Keunggulan (Halaman 133-137)