• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEJARAH BERDIRINYA PT. PUAS

2.1. Kondisi Umum PT. PUAS

Awalnya Pak Azuar yang memiliki pabrik sarang telur ini adalah seorang peternak ayam pada tahun 70-an yang berlokasi di jalan Sunggal dekat Penangkaran Buaya. Istri, anak-anaknya, dan saudaranya juga ikut membantu Pak Azuar sebagai pekerja.Ternak ayam yang mereka bangun sangat berhasil kala itu.Para pekerja bukan hanya bertugas untuk menyuntik ayam tetapi juga bertugas mengutip telur-telur ayam tersebut dan menghitung telur-telur ayam untuk dijual ke warung-warung atau pasar.Sebelum adanya sarang telur ini, pekerja menggunakan peti yang terbuat dari kayu. Ketika mereka memasarkan telur-telur tadi kepada para pemilik warung atau pedagang pasar, sering terjadi kesalahan hitungan telur yang telah dipesan. Misalnya saja pedagang A memesan 100 butir telur tetapi ketika dihitung kembali oleh pedagang, jumlah telur tidak sampai 100 butir dan ini sangat merugikan kedua belah pihak. Pernah juga pemilik warung mendapati telur-telur ayam tersebut sudah pecah dan pemilik warung merasa kecewa kepada semua pekerja dan tentunya kepada pemilik ternak tersebut.

Akhirnya setelah terus menerus dikritik dan Pak Azuar tidak mau membuat pelanggannya merasa kecewa dan kehilangan pelanggan, Pak Azuar menjadi lebih teliti terhadap apa yang dikerjakan oleh pekerja nya, tetapi tetap saja terjadi kesalahan. Akhirnya, Pak Azuar pun bercerita kepada temannya

memberikannya solusi atas kerugian yang ia alami. Sebab, temannya Pak Azuar juga memiliki pabrik kilang padi.Ternyata pabrik kilang padi milik temannya yang dikelola oleh mertuanya itu juga mengalami kerugian karena mertuanya tidak pandai mengurus pabrik kilang padi ini. Akhirnya, Pak Azuar dan temannya atau yang biasa dipanggil Pak Tan pun ingin memulai usaha baru yaitu membuat wadah untuk telur atau yang biasa mereka sebut dengan sarang telur dengan menggunakan bahan baku yang mudah didapat. Ide pembuatan sarang telur ini dicetuskan oleh Pak Azuar. Setelah menemukan ide untu memulai usaha baru, akhirnya Pak Tan membeli tanah di daerah Kampung Baru untuk memulai usaha sarang telur ini pada tahun 1980 an.

Mereka mulai membangun usaha ini dari bawah dan bersama-sama.Usaha ini dibantu oleh keluarga mereka juga. Seiring berjalannya waktu, usaha yang mereka mulai ini semakin diminati dan dibutuhkan oleh para peternak ayam dan bebek serta para penjual telur ayam dan bebek. Usaha mereka pun mendapatkan keuntungan.Karena usaha ini kongsi, jadi keutungan yang didapatkan pun di bagi dua. Pak Tan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan Pak Azuar, dikarenakan Pak Tan mengeluarkan modal lebih banyak dibandikan Pak Azuar. Pada masa itu Pak Tan tidak masalah jika ia harus mengeluarkan modal yang lebih besar karena Pak Tan adalah sosok yang dikenal orang paling kaya dan sukses karena memiliki banyak usaha yang berada di dalam maupun luar negeri.

Usaha yang mereka bangun selama tiga tahun berjalan lancar dan akhirnya Pak Azuar dan Pak Tan tidak bisa berteman baik lagi karena Pak Azuar memilih untuk menjalankan usaha ini bersama anggota keluarga nya karena ia merasa bahwa keuntungan yang didapatnya tak sesuai keinginannya. Pak Azuar tidak memilih lokasi kampung baru sebagai tempat usahanya karena ia merasa bahwa daerah ini tidak cocok dibangun pabrik karena kawasan padat penduduk dan daerah perkotaan dan pastinya Pal Azuar tidak ingin masyarakat dikawasan ini merasa terganggu atas kebisingan pabrik tersebut. Akhirnya Pak Azuar memutuskan memilih lokasi untuk pembangunan pabriknya di daerah Deli Serdang tepanya di Jalan Tanjung Selamat, Gang Percobaan. Sebagai pendiri pabrik sekaligus pemilik, Pak Azuar juga membeli tanah tersebut sehingga menjadi hak miliknya.

Pada awal pabrik ini didirikan, Pak Azuar dan keluarganya yang beragama Konghucu dan bersuku Tionghoa berusaha mengelola pabrik dengan baik agar usaha mereka mendapatkan keuntungan dan berkembang pesat.Seiring berjalannya waktu, telah banyak antusias masyarakat setempat yang mendaftar keja di pabrik ini dan mereka diterima untuk bekerja di pabrik ini.Akhirnya, pabrik ini mampu menunjukkan perubahan-perubahan ekonomi masyarakat sekitar pabrik karena memerlukan pekerja yang banyak untuk mencetak sarang telur tersebut.

Pabrik sarang telur yang didirikan oleh Pak Azuar ini di beri nama PT.

PUAS. Alasan diberikan nama PUAS karena pemilik pabrik ini selalu tidak pernah merasa puas ketika masih memulai usaha ternak ayam pada saat itu. Pak Azuar juga berharap akan merasa puas terhadap apa yang telah ia kerjakan. Usaha yang ia dirikan ini masih bertahan hingga sekarang dan dikarenakan kondisi Pak Azuar yang telah menua, Pak Azuar pun memberikan kepercayaan kepada anaknya yaitu Pak Darius untuk mengelola pabrik tersebut.

Gambar 1 : kondisii gerbang masuk pabrik PT. PUAS sumber : Dokumentasi pribadi

Gambar 2 : kondisi dalam pabrik PT. PUAS Sumber : dokumentasi pribadi

Gambar 3 : kondisi ruangan kantor PT. PUAS Sumber : dokumentasi pribadi

Tujuan dibangunnya pabrik ini oleh pak Azuar ialah untuk mempermudah usahanya sebagai peternak ayam karena butuh tempat untuk telur-telur ayamnya.Sebelum nya Pak Azuar kala itu menggunakan tempat telur dari kayu yang berbentuk kotak.Seiring waktu, banyak telur yang pecah dan pelanggan pun berkurang. Melihat usaha nya mengalami penurunan, Pak Azuar pun menemui temannya dan bercerita mengenai usahanya itu. Akhirnya dengan pengalaman mereka berdua yang sama-sama sebagai seorang pengusaha, Pak Azuar dan temannya memutuskan untuk memulai usaha kongsi yaitu memproduksi sarang telur ini.

Mereka berdua khususnya Pak Azuar tidak ingin para peternak ayam mengalami kerugian yang ia alami kala itu. Ia tidak ingin para peternak menjual telur-telur ayam dalam keadaan rusak ataupun sudah pecah. Dari pengalamannya inilah Pak Azuar ingin memberikan solusi terhadap para peternak agar mudah menempatkan telur-telur ayam tersebut dengan sarang telur yang ia produksi.

Dokumen terkait