• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

B. Analisis Data

1. Konsep Dakwah Band Tengkorak

Dakwah merupakan suatu usaha penyampaian ajaran Islam yang dilakukan secara sadar dan terencana dengan menggunakan cara-cara tertentu untuk mempengaruhi orang lain agar dapat mengikuti apa yang menjadi tujuan dakwah tersebut tanpa adanya paksaan. (Luth, 1999:67)

Sebagai band Metal yang sudah faham tentang Islam, para personil Band Tengkorang bertransformasi dari yang hanya sekedar ikut-ikutan membuat band Metal menjadi band Metal yang selalu menyampaikan dakwah disetiap kesempatan manggungnya. Semua ini mereka lakukan agar para metalhead tidak salah dalam aqidahnya, dan tetap bisa menjalankan hobi mereka.

Dakwah transformatif merupakan model dakwah yang tidak hanya mengandalkan dakwah secara verbal (konvensional) dalam menyampaikan materi ajaran Islam kepada masyarakat, namun dakwah tersebut dengan cara menginternalisasikan pesan ajaran Islam dalam kehidupan nyata masyarakat dengan melakukan pendampingan, pengawalan, dan pengarahan secara langsung di lapangan. Dengan demikian, masyarakat atau umat (sebagai objek dakwah) bukan hanya diorientasikan pada aspek religiusitas semata, akan tetapi mewujudkan, memperkuat dan mempertahankan basis sosial-nya juga. oleh sebab itu, diharapkan da’i (juru dakwah) memiliki peran ganda,

yaitu sebagai penyebar ajaran agama dan pendamping masyarakat dalam berbagai aspek kehidupannya, seperti masalah penggusuran rumah dan lahan, lingkungan hidup, kemiskinan, penindasan, komflik antar-umat, problem kemanusian dan yang lainnya (M. Ali Aziz, 2004: 332).

Terdapat empat aspek dalam pelaksanaan dakwah transformatif. Aspek materi, yaitu yang awalnya lebih banyak pada persoalan ubudiyah, maka lebih diarahkan kepada masalah sosial. Aspek metodologi, yang awalnya menggunakan pendekatan dakwah secara verbal semata, sekarang menggunakan pendekatan dialog langsung dengan masyarakat. Aspek kelembagaan dakwah, yang berarti dakwah harus terorganisir secara baik dalam suatu wadah organisasi. Dan aspek advokasi, merupakan kegiatan dakwah yang mengutamakan pembelaan terhadap masyarakat yang lemah (Munzier Suparta, 2003: 6).

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Q.S. An-Nahl [16]:125)

Sebagai band Metal di Indonesia Tengkorak sering melakukan tur untuk manggung. Dengan padatnya jadwal manggung Band Tengkorak yang mengharuskan mereka manggung tanpa kenal waktu, baik siang, sore, ataupun malam. Tetapi karena apa yang dilakukan mereka adalah hobi dan bagian dari dakwah Islam mereka tidak pernah Lelah. Bahkan histeria metalhead bisa menjadi obat semangat untuk mereka.

Lalu bagaimana jika kalian sedang manggung tetapi waktu solat sudah tiba?

“Kalau sedang manggung ketika akan masuk waktu sholat, ada crew manager kita yang memberitahukan untuk break sholat terlebih dahulu. Setelah itu kita hentikan terlebih dahulu manggungnya lalu kita siap-siap untuk melaksanakan sholat, padahal kita belum menyelesaikan lagu yang kita bawakan. Selalu saya mengatakan kepada penonton, ketika memasuki waktu sholat “kita break dulu untuk sholat” (wawancara dengan Ombat (vokalis) Band Tengkorak, 2 Desember 2017).

Itulah mengapa Band Tengkorak disukai oleh para penonton atau metalhead, karena prinsip Band Tengkorak yang mengutamakan ibadah tanpa meninggalkan hobi yang dijalaninya. Ketika konser berlangsung Band Tengkorak meminta kepada panitia agar disediakan tempat untuk berwudhu agar memudahkan penonton untuk beribadah. Solatnya pun dilakukan diarea konser secara berjamaah.

“Dan janganlah sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan) ayat-ayat Allah, sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka kepada (jalan) Tuhanmu, dan janganlah sekali-sekali kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.” (Q.S. Al-Qashash [28]: 87)

Apakah itu dilakukan sejak awal terbentuknya Band Tengkorak? “Setelah mendapatkan hidayah saat kita manggung bersama dengan Napalm Death, kalau dulu melihat anak metal sholat malah ditertawakan, karena metal identik dengan brutal” (wawancara dengan Band Tengkorak, 2 Desember 2017).

Banyak cara untuk menyampaikan dakwah kepada masyarakat, seperti ceramah singkat, khutbah diatas mimbar, pengajian akbar, cara berpakaian, bermusik, dan lain sebagainya. Agar apapun metode dakwah yang kita gunakan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat. Band Tengkorak salah satunya, mereka menggunakan musik Metal untuk menyampaikan dakwah untuk kalangan pemuda dan kaum marjinal.

Kenapa kalian memilih bermusik untuk menyampaikan dakwah? “Karena penjajahan secara budaya ini lebih berbahaya, sehingga ketika generasi underground ini lebih besar akan rusak juga moralnya. Nah ini adalah tanggung jawab kita semua termasuk kalian selaku generasi muda” (wawancara dengan Ombat (vokalis) Band Tengkorak, 2 Desember 2017).

Dapat diartikan bahwa seorang muslim yang baik adalah dia yang menyampaikan dakwah kepada orang lain. Hal ini dibuktikan dalam kitab Al-Ithaf ‘alal Ihya Ulumiddin:

“Seperti kendang dan drum serta semua alat (pukul) yang dipergunakan untuk mengeluarkan suara yang enak dan teratur, berirama, kecuali yang biasa digunakan oleh peminum minuman keras, karena semua itu tidak berhubungan dengan minuman keras, dan tidak mengingatkannya, tidak membuat kerinduan kepadanya, serta tidak ada keserupaan dengan empunya sehingga tidak termasuk dalam pengertiannya (yang diharamkan) dan hukumnya menjadi MUBAH sebagaimana hukum asli. Sesuai dengan yang diqiyaskan pada suara burung bul-bul, semua suara suara yang keluar dari anggota tubuh manusia sesuai dengan kehendaknya seperti yang keluar dari tenggorokannya atau dari kendang, drum, rebana dan lainnya.”

Lalu bagaimana dengan band atau Metalhead yang masih menggunakan salam tiga jari?

“Kalau masih ada yang menggunakan salam tida jari kita tidak menyalahkan mereka, karena kita juga pernah seperti itu. Dan kita hanya bisa berdoa kepada Allah SWT agar mereka mendapatkan hidayah bahwa yang mereka lakukan itu adalah sesat” (wawancara dengan Band Tengkorak, 2 Desember 2017).

Dakwah melalui musik Metal Band Tengkorak artikan sebagai jihad untuk menegakkan agama Allah SWT. Karena jihad bukanlah sebuah aksi terorisme melaikan sesuatu yang dapat merubah keadaan suatu kaum kepada yang lebih baik. Itulah mengapa Bnad Tengkorak memilih musik Metal untuk menyampaikan dakwah, agar semua kalangan bisa bersama-sama mendapatkan haknya.

Apa tanggapan kalain mengenai jihad merupakan propaganda dari terorisme?

“Kalau ada orang yang mengatakan bahwa jihad adalah terorisme dan terorisme adalah jihad itu adalah orang bodoh. Karena mereka tidak pernah belajar masalah itu, jadi abaikan saja orang-orang seperti itu. Karena itu merupakan wacana rezim signifikan yang ingin merubah makna jihad itu sendiri menjadi terorisme” (wawancara dengan Band Tengkorak, 2 Desember 2017).

Dokumen terkait