Adapun saran yang dapat disampaikan oleh peneliti adalah :
3. Perusahaan lebih menumbuhkan preference atau kesukaan dalam minuman sari buah bisa melalui rasa, kemasan ataupun harganya
2.1. Hasil Penelitian Terdahulu
2.2.1.3. Konsep Pemasaran
Kegiatan pemasaran akan lebih berhasil apabila mengutamakan pada kegiatan usaha untuk memuaskan konsumen dengan cara menciptakan dan memasarkan sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh konsumen. Perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya, akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yaitu konsep pemasaran yang bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen atau berorientasi pada konsumen.
menyatakan bahwa kunci untuk meraih tujuan organisasi adalah efektif daripada pesaing dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memutuskan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran.
Menurut Basu Swastha (1996 : 17), konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.
Konsep pemasaran juga mempunyai unsur pokok yang mengatur pandangan dari luar ke dalam yaitu dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan pelanggan dan memadukan semua kegiatan yang akan mempengaruhi pelanggan. Dasar pemikiran yang terkandung di dalam konsep pemasaran dapat digolongkan menjadi tiga elemen pokok, yaitu :
a. Orientasi konsumen atau pasar atau pembeli.
Dalam upaya memasarkan hasil produksinya, produsen hendaknya memperhatikan selera konsumen, karena produk yang dihasilkan akan lebih banyak berhubungan dengan konsumen sebagai penikmat dan sebagai penggunanya. Bagi perusahaan yang benar-benar ingin memperhatikan konsumen antara lain :
1. Menentukan kebutuhan pokok (Basic need) dari pembeli yang akan dilayani
dan dipenuhi.
2. Memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran dalam penjualannya.
menafsirkan keinginan sikap serta tingkah laku mereka.
5. Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik, apakah
menitikberatkan pada mutu yang tinggi, harga yang murah, atau model yang menarik.
b. Volume penjualan yang menguntungkan.
Merupakan tujuan dari konsep pemasaran, artinya laba itu dapat diperoleh dengan melalui pemuasan konsumen. Dengan laba ini, perusahaan dapat tumbuh berkembang, dapat menggunakan kemampuan yang lebih besar, dapat memberikan tingkat kepuasan yang lebih besar pada konsumen, serta dapat memperkuat kondisi perekonomian secara keseluruhan.
Dapat pula dikatakan bahwa sebenarnya laba itu sendiri merupakan pencerminan dari usaha-usaha perusahaan yang berhasil memberikan kepuasan pada konsumen. Untuk memberikan kepuasan tersebut, perusahaan dapat menyediakan atau menjual barang dan jasa yang paling banyak dengan harga yang layak.
c. Koordinasi dan integrasi seluruh kegiatan pemasaran.
Penyusunan kegiatan pemasaran berarti setiap konsumen dan setiap bagian dalam pemasaran turut berkecimpung dalam usaha memenuhi yang konsumen inginkan, sehingga tujuan perusahaan dapat terealisir, terkoordinir untuk memberikan kepuasan yang menjadi keputusan.
Pemasaran merupakan fungsi yang memiliki kontak paling besar dengan lingkungan eksternal, padahal perusahaan hanya memiliki kendali yang terbatas terhadap lingkungan eksternal. Dalam peranan strategi pemasaran untuk mencapai kesesuaian antara perusahaan dengan lingkungannya dalam rangka mencari pemecahan atas masalah, adapun penentuan dua pertimbangan pokok :
1. Bisnis apa yang digeluti perusahaan pada saat ini dan jenis apa yang dapat
dimasuki di masa mendatang.
2. Bagaimana bisnis yang telah dipilih tersebut dapat dijalankan dengan sukses
dalam lingkungan yang kompetitif atas dasar produk, harga, promosi dan melayani pasar sasaran.
Menurut Guiltinan (1987 : 157), strategi pemasaran adalah pernyataan pokok tentang dampak yang diharapkan akan dicapai dalam hal permintaan pada pasar target tertentu.
Menurut Setiadi (2003 : 9), strategi pemasaran adalah suatu rencana yang di desain untuk mempengaruhi pertukaran dalam mencapai tujuan organisasi.
Konsumen memandang merek sebagai bagian yang penting dari produk. Merek dapat menambah nilai produk, sehingga pemberian merek suatu produk menjadi isu yang penting dalam strategi produk. Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi dalam menentukan nama sebuah merek, yaitu nama itu harus :
1) Menunjukkan sesuatu tentang manfaat dan mutu produk;
2) Dengan mudah dibedakan dari produk lain;
Menurut Bennet 1998 yang dikutip oleh Tjiptono (2001 : 6), strategi pemasaran sebagai alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan
perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang
berkesinambungan dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar. Menurut David W. Cravens (1996 : 77), strategi pemasaran terdiri dari lima yang saling berkaitan. Elemen tersebut adalah :
1) Peranan dan lingkup pemasaran.
a. Pemasaran dari sudut pandang korporasi.
b. Unit bisnis strategi.
c. Kegiatan pemasaran strategi.
2) Analisis situasi pasar.
a. Definisi dan analisis pasar.
b. Segmentasi pasar.
c. Analisis persaingan.
d. Sistem informasi dan riset pemasaran.
3) Desain strategi pemasaran.
a. Strategi penetapan pasar dan penentuan posisi.
b. Pemilihan strategi pemasaran.
c. Strategi produk baru.
4) Pengembangan program pemasaran.
a. Strategi produk atau jasa.
5) Strategi implementasi dan pengolahan pemasaran.
a. Merancang organisasi pemasaran.
b. Implementasi dan pengawasan.
6) Mempersiapkan rencana dan anggaran pemasaran.
a. Hubungan rencana dan frekuensi.
b. Pertimbangan dalam perencanaan.
c. Persiapan rencana pemasaran.
Menurut David W. Cravens (1996 : 131) dalam merumuskan strategi pemasaran dibutuhkan pendekatan analisis. Dimana kemampuan strategi pemasaran suatu perusahaan tergantung pada analisis terhadap faktor-faktor berikut :
1. Penetapan pasar produk.
Memberikan perhatian pada seluruh pasar sangatlah penting, walaupun minat pembeli hanya terpusat pada satu atau beberapa segmen pasar saja, pemetaan seluruh pasar sangatlah diperlukan untuk memahami dan mengantisipasi perubahan pasar dan ancaman, perusahaan dapat menganalisis dan mengantisipasi perubahan pasar yang mungkin terjadi.
2. Analisis peluang pasar.
Penetapan dan penganalisasian pasar produk kebanyakan bergantung pada keputusan strategis yang dibuat dalam bisnis, langkah-langkahnya yaitu : pertama, mempelajari pembeli sebagai pengguna akhir dalam setiap tingkat pasar produk, kedua adalah penilaian tentang pesaing utama untuk
digunakan.
3. Analisis pasar, segmen konsumen dan penetapan sasaran.
Analisis peluang pasar memberikan suatu kerangka kerja untuk mengevaluasi pasar untuk bersaing di masa mendatang dengan cara menguraikan minat konsumen yang besar kepada perusahaan.
Menurut Fandy Tjiptono (2001 : 7), dalam merumuskan strategi pemasaran dibutuhkan pendekatan analisis. Dimana kemampuan strategi pemasaran suatu perusahaan tergantung pada analisis terhadap faktor-faktor berikut :
1. Faktor Lingkungan.
Analisis terhadap faktor lingkungan seperti pertumbuhan populasi dan peraturan pemerintah sangat penting untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkannya pada bisnis perusahaan.
2. Faktor Pasar.
Setiap perusahaan perlu selalu memperhatikan dan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pasar dan peluang yang belum terpenuhi.
3. Faktor Persaingan.
Dalam kaitannya dengan persaingan setiap perusahaan perlu memahami siapa pesaingnya, bagaimana posisi produk atau pasar tersebut, apa strategi mereka, kekuatan dan kelemahan struktur biaya dan kapasitas produksi para-para pesaing.
Setiap perusahaan perlu menilai dan kelemahannya dibandingkan para pesaingnya. Penilaian tersebut dapat didasarkan pada faktor-faktor seperti teknologi, sumber daya finansial, kemampuan pemanufakturan, kekuatan pemasaran dan basis pelanggan yang dimiliki.
5. Perilaku Konsumen.
Perilaku konsumen perlu dipantau dan di analisis karena hal ini sangat bermanfaat bagi pengembangan desain produk, penetapan harga, pemilihan saluran distribusi dan penentuan strategi promosi. Analisis perilaku konsumen dapat dilakukan dengan penelitian (riset pasar) baik melalui observasi maupun metode survei.
6. Analisis Ekonomi.
Dalam analisis ekonomi perusahaan dapat diperkirakan pengaruh setiap peluang pemasaran terhadap kemungkinan mendapatkan laba. Analisis ekonomi terdiri atas : Analisis terhadap komitmen yang diperlukan di dalam penilaian resiko atau laba dan analisis faktor ekonomi pesaing.
2.2.2.Sikap Konsumen