• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV POLIGAMI DALAM PERSPEKTIF KELUARGA BAPAK AR

B. Konsep Penataan Keluarga Sakinah Bapak AR

Bapak AR berusaha berlaku adil terhadap kedua istrinya dan anak-anaknya. Beliau mengutarakan bahwa sebetulnya urusan poligami itu hanya milik Allah SWT semata. Sedangkan keadilan yang tertera pada poligami itu sesuai dengan kemampuan manusianya masing- masing, dalam rangka seadil-adilnya, beliau tidak membedakan antara istri kesatu dengan istri kedua. Atau sebaliknya istri yang kedua dengan istri yang kesatu.

Gambaran beliau bapak AR dalam menafkahi anak-anaknya dan kedua istrinya yaitu sama halnya kita mempunyai anak lebih dari satu,

66

dua, tiga dan empat. Melakukan anak dan istri harus sama dan bijaksana. Keadilan itu sama. Kalau anak itu misalnya diberi uang saku seribu, yang kedua juga seribu, sesuai kebutuhan masing-masing.

Misalkan pada saat SD, anak pertama diberi uang saku seribu rupiah, maka anak yang kedua juga harus diberi seribu rupiah. Tapi perbedaannya dalam hal mereka melanjutkan ke sekolah lanjutan, karena kebutuhan sudah berbeda. Bisa jadi uang sakunya menjadi dua ribu rupiah atau lima ribu rupiah karena ditambah kebutuhan transportasi. Itulah perbedaannya. Adil yang sesuai dengan kebutuhan.

Begitu pula poligami dengan istri yang pertama, harus seadil- adilnya dalam hal nafaqoh. Baik itu nafaqoh dhohir (lahir) dan nafaqoh

batin. Harus bersikap adil atau bijaksana. Seperti halnya seorang Hakim. Hakim itu juga sama dalam hal mengadili. Tidak pandang bulu baik itu anak sendiri, sama saudara sendiri atau orang lain. Kalau selama itu dia melakukan kesalahan juga harus divonis. Kalau keadilan yang sebenarnya, yang hakiki adalah hanya milik Allah SWT.

Dalam hal menggauli istri, istri pertama satu hari, maka istri kedua pun juga harus satu hari. Kalau istri yang kedua dua hari, maka istri yang pertama pun juga dua hari. Keseimbangan itu pun tidak bisa maksimal seperti keadilan sesungguhnya sesuai Allah SWT.

67

2. Maghligai Rumah Tangga

a. Bapak AR Dengan Istri Pertama

Bapak AR dalam menjalin hubungan berkeluarga dengan Ibu MS sudah cukup lama. Sekitar dua puluh enam tahun lamanya hidup berkeluarga dan sudah dikaruniai tiga orang anak.

“Tentunya dalam berkeluarga kami sekarang selalu bekerja sama”, kata bapak AR. Beliau menambahkan juga bahwa, sekarang

yang kami utamakan adalah masa depan anak-anak kami. Kami berikan bekal mereka ilmu dengan pendidikan yang cukup. Ilmu yang akan menjaga kita, tetapi harta yang harus kita jaga.

Pekerjaan yang dilakukan antara bapak AR dengan ibu MS adalah berjualan secara bersama-sama.Mereka berjualan sembako dan jajanan snack di Pasaraya dengan menggunakan mobil carrynya.Kemudian setelahsampai di rumah Sumberejo, para tetangga ataupun pedagang kecil-kecil mengambil dari rumah bapak AR. Bisa dikatakan pasangan romantis.

Kemudian untuk bimbingan dalam hal ibadah juga bisa dikatakan romantis dan harmonis.Peneliti pada waktu itu wawancara di bulan ramadhan, bapak AR dan ibu MS serta anak- anaknya pada sholat tarawih di masjid.Bapak AR juga mendapat jadwal sebagai imam sholat tarawih di masjid.

68

Penempatan kamar untuk anak-anak bapak AR juga sudah disendirikan.Penataan rumah yang leter L terlihat lebih rapi.Keharmonisan dan kerja sama yang baik peneliti waktu

wawancara kedua pada malam hari sehabis sholat isya‟ juga, bapak

AR dan ibu MS sedang membuat kerajian atau karya tangan yaitu membuat besek (wadah) tempat ikan bandeng, ketika sudah banyak ada pedagang yang mengambil dan membelinya langsung datang ke Sumberejo.

b. Bapak AR Dengan Istri Kedua

Bapak AR menikahi Ibu MT pada tahun 2008. Kurang lebih sudah delapan tahun lamanya bapak AR dalam menjadi kepala keluarga. Bapak AR selalu berusaha memberi yang terbaik buat istri dan anak-anaknya. Walaupun bukan anak darah dagingnya, beliau bapak AR masih mempunyai belas kasihan.

Nafkah lahir yang utama adalah nafkah lahir yang bapak AR berikan sekira cukup untuk beberapa hari beliau tinggal di istri

pertama ibu MS. “Nafkah batin tentu ketika jatah hari saya di istri saya yang kedua, tentu tanpa saya jelaskan secara detail anda sudah

paham”, penjelasan bapak AR.

Ketika mengantar belanja (kulakan) di Pasaraya dengan ibu MS, bapak AR juga pernah minta izin untuk menengok ibu MN yang di daerah pasar sapi.Kerukunan bisa terlihat kebersamaanya ketika ibu MN sakit di rumah, setelah belanja sempat bapak AR

69

mengajak ibu MS untuk menjenguk ibu MN. Sengaja bapak AR tidak menjadikan satu atap di Sumberejo.

3. Tanggung Jawab Terhadap Anak-Anak a. Anak-anak Bapak AR dengan Ibu MS

Sudah bisa dikatakan orang tua yang bertanggungjawab terhadap putra-putrinya. Buktinya Bapak AR dan Ibu MS bisa menyekolahkan anaknya sampai tamat sekolah menengah atas. Anak pertama berjenis kelamin laki-laki adalah kelahiran tahun 1991. Sekarang sudah bekerja di toko yang menjual stiker-stiker untuk sepeda motor. Memproduksi stiker dan service dalam pemasangan di motor-motor dan sepeda onthel. Anak kedua juga berjenis kelamin laki-laki yang bernama AK55. Mas AK baru saja lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di tahun 2016 ini. Sembari menunggu ijazahnya keluar dia sudah magang di bengkel tetangganya karena sesuai jurusan mas AK yaitu otomotif. Anak ketiganya adalah berjenis kelamin perempuan yang pada tahun 2016 ini naik kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD).

Kesalafian di keluarga bapak AR sangat dijaga. Prinsip anak harus belajar di pesantren yang salaf merupakan suatu keharusan. Pondok Salafi yang mengkaji kitab-kitab kuning yang mana sangat mendalami dalam hal ilmu fikih. Karena

55

AK merupakan nama singkatan. Anak kedua bapak AR dengan istri pertama.Umurnya 18 tahun di tahun 2016 ini.

70

bapak AR sebagai kepala keluarga sangat prihatin di jaman globalisasi seperti sekarang. Ketika anak-anak tidak dibentengi dengan ilmu-ilmu agama, iman yang kuat khawatir akan terbawa arus globalisasi. Dampak globalisasi yang begitu memprihatinkan terutama kemajuan teknologi.

b. Anak-anak Bapak AR dengan Ibu MN

Selama menjalin hubungan kekeluargaan dengan ibu MN bapak AR tidak dikaruniai anak, mungkin belum. Motivasi utama bapak AR menikahi ibu MT adalah bukan untuk mendapat keturunan yang banyak. Sudah saya jelaskan di atas tentang alasan terkuat beliau.

Ketika dinikahi bapak AR ibu MN sudah mempunyai seorang anak laki-laki dan waktu itu sudah Sekolah Menengah Atas (SMA). Tentu bapak AR waktu itu membatu biayanya

sampai lulus SMA. “Anak saya sekarang sudah bekerja dan

untuk doa yang terbaik saya terus berikan untuk yang terbaik untuk anak-anak saya”, kata bapak AR.

4. Pengelolaan Konflik

Keluarga adalah sangat berharga, di dalam keluarga dapat menjadi tempat bagi kita untuk bisa merasakan suka cita, di dalam keluarga cinta kasih dapat diajarkan, dan di dalam keluarga Allah bisa hadir. Keluarga yang harmonis konflik di antara anggota

71

keluarga tidak jarang terjadi, penyebabnya bisa bermacam-macam. Terkadang konflik yang terjadi dapat semakin menguatkan ikatan dalam keluarga, tetapi tak jarang juga yang berujung dengan permusuhan jangka panjang yang tak kunjung menemukan solusi untuk mengatasinya.

Allah SWT tidak pernah menginginkan umat-Nya saling terlibat dalam konflik, apalagi jika dilakukan dalam keluarga. Kehidupan ini hendaknya senantiasa selalu diisi dengan kebahagiaan, namun jika pertikaian dalam keluarga tak dapat dihindarkan bersedialah untuk mengalah, kendalikan emosi, segera untuk menyelesaikannya, jangan biarkan berlarut-larut.

Pernah terjadi beberapa kesalahpahaman terhadap istri pertama yaitu ibu MS dan istri kedua yaitu ibu MN, diantaranya:

1. Kadang merasa tidak dihargai

Ada kalanya kurangnya rasa kasih diantara istri pertama dan kedua. Kadang diantara mereka merasa tidak dihargai. Alih- alih ingin merasa dihargai, maka suami mencoba untuk terlebih dahulu menghargai istri, lunakan ego dan berusaha sekuat tenaga untuk menghargainya. Suami harus bisa menjadi pembawa perubahan terhadap situasi yang selama ini sudah terjadi dalam keluarga.

72

2. Kecemburuan

Kecemburuan di dalam keluarga itu bisa menunjukkan adanya rasa cinta yang dalam di dalam keluarga. Kenalilah dengan baik hal-hal apa saja yang membuat kita merasa iri, daripada mencemburui kita alangkah lebih baik menggali potensi diri kita sendiri dan berusaha menampilkan keunikan kita dengan sebaik mungkin, intinya kita harus percaya diri dengan apa yang kita miliki.

3. Komunikasi kadang tidak lancar

Komunikasi yang terjalin dengan baik di dalam sebuah keluarga adalah satu hal yang sangat penting untuk terciptanya keharmonisan, namun bila komunikasi antara suami dan istri atau orang tua dengan anak-anak tidak berjalan lancar, maka keluarga tersebut tidak akan bisa bertahan. Maka suami seorang kepala keluarga, sebagai "nahkoda" dalam sebuah rumah tangga adalah pemegang pucuk pimpinan, dan semestinya suami seharusnya bertanggung jawab dalam terciptanya komunikasi yang lancar antar istri pertama dan kedua.

73

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Latar belakang bapak AR melakukan poligami adalah untuk merasakan yang namanya keadilan, menolong ibu MN, meningkatkan iman ibu MS, ibu MN dan bapak AR sendiri. Mempelajari dan mentaati ajaran syariat agama Islam tentu suatu kewajiban seorang yangberagama Islam. Bapak AR termasuk seseorang yang berbeda dengan yang lainnya, apa yang dilakukannya bisa dibilang irrasional (khariq al-

„adah), melihat keterangannya ketika belajar di Kudus, dia berangkat

dari Purwodadi setiap malam Jum‟at dengan berjalan kaki.

2. Konsep penataan keluarga bapak AR adalah melakukan pemerataan keadilan dalam hal nafakah dan waktu bermalam.Sengaja tidak dijadikan satu atap antara istri pertama dengan istri kedua karena untukmengantisipasi terjadinya perselisihan yang tidak terduga jika bapak AR tidak berada di rumah.

B. Saran

1. Pelaku Poligami a. Suami

Mengajarkan kepada orang-orang yang inginberpoligami atau yang sudah berpoligami, untuk memahami bagaimana konsep adil dalam

74

perkawinan poligami secara benar.Setelah menikah istri kedua secara sirri, hendaknya pernikahannya segera dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) dan izin Pengadilan Agama (PA) terlebih dahulu.

b. Istri

Memberikan panutan yang baik kepada para istri dalam menghadapi persoalan hidup yang dihadapi, serta menjadi contoh yang baik bagi para pelaku lainnya.

C. Kata Penutup

Demikian skripsi ini kami buat semoga dapat dijadikan suatu pembelajaran serta saran ilmu pengetahuan dimasa yang akan datang.

75

DAFTAR PUSTAKA

Aderus, Andi. 2011. Karakteristik Pemikiran Salafi di Tengah Aliran-Aliran Pemikiran Keislaman. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Al-Sabuny, Abu Usman Ismail bin Abd Rahman. 1325 H. Aqidah al-Salaf. Kairo: al- Kurdy.

Al-Sailiy, Sayyid Abdul Aziz. 1993. al-Aqidah al-Salafiyah baina al-Imam Ibn Hanbal wa al-Imam Ibn Taimiyyah. Kairo: Dar al-Manar.

Arikunto. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Azwar, S. 2007. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Engineer, Asghar Ali. 2003. Pembebasan Perempuan. Yogyakarta: LKIS.

Idahram, Syaikh. 2011. Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi. Yogyakarta: Pustaka Pesantren.

Mulia, Siti Musdah. 2004. Islam Menggugat Poligami. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Musfir Al-Jahrani, Musfir. 1996. Poligami dari Berbagai Persepsi. Jakarta: Gema Insani Press.

Nasution, Khoiruddin. 1996. Riba dan Poligami: Sebuah Studi atas Pemikiran Muhammad Abduh. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Nazir, Moh. 1988. MetodePenelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Partanto, Pius A. & al-Barry, M. Dahlan. 1994. Kamus Ilmiah Populer. Arkola: Surabaya.

Poerwadarminto, WJS. Kamus Umum Bahasa Indonesia.

Syifa, Emma Nayly. 2011. Perkawinan Poligami Menurut Hukum Islam dan Perundang-undangan di Indonesia: Studi Kasus Pelaku Poligami di Desa Suruh Kec. Suruh Kab. Semarang 2011. Skripsi Jurusan Syari‟ah STAIN Salatiga: Salatiga.

Yunus, Mahmud. 2010. Kamus Arab Indonesia. Ciputat: PT. Mahmud Yunus Wa Dzurriyyah.

76

Zuhdi, Masjfuk. 1989. MasailFiqhiyyah. Jakarta: CV. Haji Masagung.

_____________. 1996. Masail Fiqhiyah-Kapita Selekta Hukum Islam. Jakarta: PT Toko Gunung Agung.

78

DAFTAR NILAI SKK

Nama : SUNARNOTO

NIM : 211.11.022

Fakultas/Jurusan : Syariah/Ahwal al-Syakhshiyyah (AS)

Pembimbing Akademik (PA) : Ibu Evi Ariyani, M.H.

NO. JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN JABATAN NILAI

1. Piagam Penghargaan-Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK),

dengan Tema “Revitalisasi

Gerakan Mahasiswa di Era Modern Untuk Kejayaan

Indonesia” oleh Dewan

Mahasiswa (DEMA) STAIN Salatiga.

20-22 Agustus 2011 Peserta 3

2. Sertifikat-Achievement Motivation Training (AMT),

dengan Tema “Membangun

79

Mahasiswa Cerdas Emosi,

Spiritual, dan Intelektual” oleh

STAIN Salatiga.

3. Piagam Penghargaan-Orientasi Dasar Keislaman (ODK),

dengan Tema “Menemukan

Muara Sebagai Mahasiswa

Rahmatan Lil Alamin” oleh

STAIN Salatiga.

24 Agustus 2011 Peserta 2

4. Sertifikat-Seminar

Entrepreneurship dan Koperasi oleh Koperasi Mahasiswa (KOPMA) & Kajian Study Ekonomi Islam (KSEI) STAIN Salatiga.

25 Agustus 2011 Peserta 2

5. Sertifikat-User Education (Pendidikan Pemakai) oleh UPT Perpustakaan STAIN Salatiga.

19 September 2011 Peserta 2

6. Sertifikat Penghargaan- Kegiatan Malam Keakraban (MAKRAB) Mahasiswa Syariah, dengan Tema

80

“Bertajuk Semalam Sehati”

oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah STAIN Salatiga.

7. Piagam Penghargaan-Kegiatan

IBTIDA‟ Lembaga Dakwah

Kampus (LDK) Darul Amal STAIN Salatiga, Dengan

Tema “Muslim Diary-Catatan

Harian Mahasiswa Rabbani”.

8-9 Oktober 2011 Peserta 3

8. Sertifikat-Seminar Ekonomi

Islam, dengan Tema “Peran

Ekonomi Islam Dalam Mengatasi Krisis Ekonomi

Global” oleh Jurusan Syariah

STAIN Salatiga.

14 Januari 2012 Peserta 2

9. Piagam Penghargaan-

Pelatihan Sholat Khusyu‟di

Biro Konsultasi Psikologi

“TAZKIA” Majelis Doa Mawar Allah STAIN Salatiga.

29 Januari 2012 Peserta 3

10. Piagam Penghargaan-TEKAD 1,dengan Tema “Meniti Jalan

81

Dakwah Menuju Ruhyah

Sejati” oleh LDK Darul Amal

STAIN Salatiga.

11. Piagam Penghargaan-Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA), dengan Tema

“Revormulasi Nalar

Organisasi Menuju Kesadaran

Kolektifitas Berorganisasi”

oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joko Tingkir Salatiga.

23-25 Maret 2012 Peserta 3

12. Sertifikat-Seminar dengan Tema “Urgensi Media dalam

Mencerahkan Umat” oleh

LDK Darul Amal STAIN Salatiga.

30 April 2012 Pesetrta 2

13. Piagam Penghargaan- Pelatihan Advokasi, dengan

Tema “Anggaran Percepatan Pembanguna dan

Kesejahteraan Masyarakat

82

Kota Salatiga” oleh DEMA

dan HMJ Syariah STAIN Salatiga.

14. Piagam Penghargaan- SEMINAR NASIONAL Ekonomi Syariah, dengan

Tema “Ekonomi Syariah:

Bukan Ekonomi Biasa-

Penerapan Nilai-Nilai Syariah

dalam Praktik Perekonomian”

oleh KSEI STAIN Salatiga.

2 Juni 2012 Peserta 6

15. Sertifikat-Panitia

Akhirussanah Ma‟had STAIN

Salatiga 2012.

7 Juni 2012 Panitia 2

16. Piagam Penghargaan-Kegiatan Public Hearing II, dengan

Tema “Evaluasi Kinerja

Lembaga Menanggapi Public

Hearing I” oleh Senat

Mahasiswa (SEMA) STAIN Salatiga. 20 Juni 2012 Peserta 2 17. Certificate-PYRAMID ENGLISH COURSE. 10 Juli-9 Agustus 2012 Peserta 3

83

18. Surat Keputusan (SK) Ketua STAIN Salatiga, Tentang Pengangkatan Panitia OPAK Jurusan Syariah STAIN Salatiga tahun 2012.

8 September 2012 Panitia 2

19. Piagam Penghargaan-Panitia Orientasi Mahasiswa Syariah (ORMAS), dengan Tema

“Membangun Pribadi

Mahasiswa Melalui Analisa Sosial Ke-Syariah-an” oleh HMJ Syariah STAIN Salatiga.

9 September 2012 Panitia 2

20. Sertifikat-MAPABA PMII Joko Tingkir Salatiga 2012,

dengan Tema “Membangun

Militansi Kader Menuju

Mahasiswa yang Ideal”.

05-07 Oktober 2012 Panitia 3

21. Sertifikat-Dialog Publik dan Silaturahim Nasional, dengan

Tema “Kemanakah Arah

Kebijakan BBM? Mendorong

Subsidi BBM untuk Rakyat”

oleh PMII Kota Salatiga.

84

22. Surat Keputusan (SK) Ketua STAIN Salatiga, Tentang Pengangkatan Anggota Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) STAIN Salatiga Tahun 2012.

20 November 2012 Anggota 4

23. Sertifikat-Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Se- Indonesia, dengan Tema

“Membangun Pendidikan

Moral Berkarakter Ulul Albab Sebagai Pilar Kebangkitan

Bangsa” oleh Keluarga Besar Mahasiswa Bidik Misi (KBMB) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

13 Maret 2013 Peserta -

24. Piagam Penghargaan-JUARA HARAPAN II Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat PTN Se- Indonesia, dengan Tema

“Membangun Pendidikan

13 Maret 2013 Juara Harapan

II

85

Moral Berkarakter Ulul Albab Sebagai Pilar Kebangkitan

Bangsa” dalam rangka Acara

Dies Natalis KBMB UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

25. Sertifikat-Konggres Mahasiswa Bidik Misi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) Se- Indonesia, dengan Tema

“Menggapai Asa, Meraih

Prestasi, dan Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Bersama Bidik Misi” oleh KBMB UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

14-17 Maret 2013 Peserta 3

26. Sertifikat-SEMINAR NASIONAL, dengan Tema

“Membangun Pendidikan

Moral Berkarakter Ulul Albab Sebagai Pilar Kebangkitan

Bangsa” oleh UIN Maulana

86

Malik Ibrahim Malang. 27. Surat Keputusan (SK) Ketua

STAIN Salatiga, Tentang Penyelenggara Pendidikan Pers Mahasiswa Tingkat Dasar (PPMTD) STAIN Salatiga tahun 2013.

3 April 2013 Panitia 2

28. Sertifikat-Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL), dengan

Tema “Idealisme Mahasiswa Sebagai Modal Utama Penggerak Jurnalistik

Kampus” oleh Lembaga Pers

Mahasiswa (LPM) DinamikA.

6-7 April 2013 Panitia 3

29. Sertifikat-SEMINAR NASIONAL Dan DIALOG PUBLIK, dengan Tema

“Minimnya Pasokan Energi

Dalam Negeri; Pembatasan Subsidi BBM Dan Peran Masyarakat Dalam

Penghematan Energi” oleh

HMJ Tarbiyah & Syariah

87

STAIN Salatiga.

30. Sertifikat-MILAD XI, dengan

Tema “Satukan Cinta dalam

Dekapan Ukhuwah Menuju

Umat Madani” oleh Panitia

MILAD XI LDK Darul Amal STAIN Salatiga.

14 Juni 2013 Panitia 2

31. Sertifikat-SEMINAR NASIONAL Dan DIALOG PUBLIK, dengan Tema

“Penyesuaian Harga BBM Bersubsidi” oleh HMJ Syariah STAIN Salatiga.

27 Juni 2013 Peserta 6

32. Surat Keterangan-Kegiatan

“Penguatan Rekonsiliasi

Elemen Masyarakat dalam rangka Peningkatan Wawasan

Kebangsaan” oleh Badan

Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Jawa Tengah.

28 Agustus 2013 Peserta 2

33. Sosialisasi Pancasila, Undang- Undang Dasar (UUD) Negara

88

Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI).

34. Sertifikat-Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Dan SEMINAR

NASIONAL, dengan Tema “4

Pilar Kebangsaan Untuk Mempertegas Karakter Ke-

Indonesiaan” oleh MPR RI dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

24 Oktober 2013 Peserta 6

35. Sertifikat-Pelatihan Kaligrafi

Lukis oleh Jam‟iyyatul Qurra‟

wal Huffadz (JQH) STAIN Salatiga.

14 Desember 2013 Peserta 3

36. IJAZAH-Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Salatiga-

89

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Kota Salatiga.

37. Sertifikat-Public Hearing,

dengan Tema “STAIN Menuju

IAIN Dari Mahasiswa Oleh Mahasiswa Untuk

Mahasiswa” oleh SEMA 2014 STAIN Salatiga.

10 Juni 2014 Peserta 3

38. Sertifikat-Gerakan Santri Menulis Sarasehan Jurnalistik Ramadhan 2014 oleh Suara Merdeka.

8 Juli 2014 Peserta 2

39. Sertifikat-Rebana dalam

Gebyar Seni Qur‟aniyy (GSQ)

Umum VI Se-Jawa Tengah,

dengan Tema “Aktualisasi Makna dan Syi‟ar Al-Qur‟an

sebagai Sumber Inspirasi”

oleh JQH Al-Furqon STAIN Salatiga.

5 November 2014 Peserta 2

40. Surat Pengesahan Pimpinan Pusat (PP) IPNU Tentang

90

Susunan Pengurus Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Boyolali Masa Khidmat 2014- 2016.

41. Sertifikat-Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) PC IPNU oleh PC IPNU Kab. Boyolali.

10-11 Mei 2015 Peserta 3

42. Sertifikat-Seminar Bisnis Online dalam Acara Festival Seni dan Olah Raga oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta.

20 Mei 2015 Peserta 2

43. Sertifikat-WORKSHOP Pengembangan Desain Modul Pendidikan Toleransi, HAM dan Perdamaian di Pesantren oleh Center for the Study for Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Konrad-Adenauer- Stiftung (KAS) dengan

91

dukungan bantuan hibah Uni Eropa.

44. Sertifikat-Latihan Kader Muda (LAKMUD) PC IPNU oleh PC IPNU Kabupaten Sragen.

29-31 Mei 2015 Peserta 3

45. Sertifikat-SEMINAR NASIONAL dengan Tema

“Peran Mahasiswa Syariah

dan Hukum dalam

Pembangunan Bangsa” oleh

DEMA Fakultas Syariah IAIN Salatiga.

27 Juni 2015 Peserta 8

46. Sertifikat-Pelatihan Manajemen TPQ dengan

Tema “Mendongeng Cerita

Islam dan Membuat Alat

Peraga Edukatif (APE)” oleh

Youth Association of

Bidikmisi Limardlotillah (Ya Bismillah) IAIN Salatiga.

04 Juli 2015 Peserta 3

47. Sertifikat-PEMATERI dalam acara Pesantren Kilat 1436 H di SMP Negeri 1 Salatiga.

93

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi

Nama : SUNARNOTO

Jenis kelamin : Laki-laki

Tempat, : Boyolali, 13 Desember 1993 tanggal lahir

Kewarganegaraan : Indonesia Status perkawinan : Belum menikah Tinggi, berat badan : 165 cm, 53 kg Kesehatan : Baik

Agama : Islam

Alamat asal : Ngaren RT/RW 002/001, Kec. Juwangi, Kab. Boyolali Alamat tinggal : Sanggrahan, Tingkir Lor, Tingkir, Salatiga

(Pon. Pes Al-Ishlah Tingkir Lor)

HP : 0899 5623 568 / 085.800.675.933

E-mail : [email protected]

Pendidikan >>Formal

- TK Tunas Rimba II Telawa (Lulus Tahun 1999)

- SD N 1 Ngaren, Juwangi (Lulus Tahun 2005)

94

- MA Negeri Suruh, Kab. Semarang (Jurusan IPA) (Lulus Tahun 2011)

- IAIN Salatiga (Lulus Tahun 2016)

>>Non Formal

- Madrasah Diniyyah Awaliyyah Desa Ngaren - Madrasah Diniyyah Darul Ulum Suruh

- Pon. Pes Tarbiyatul Muballighin Reksosari, Suruh - Pon. Pes Al-Ishlah Tingkir Lor, Salatiga

- Kursus Bahasa Inggris di Pare, Kediri Prestasi Yang Pernah Diraih

- Juara Harapan II Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Perguruan Tinggi Negeri (PTAIN) Se-Indonesia

- Penerima Beasiswa Bidik Misi Kemampuan

1. Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS Power Point) 2. Kemampuan Internet

Organisasi

- Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Salatiga

- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) DinamikA IAIN Salatiga - Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Darul Amal IAIAN Salatiga

- Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kab. Boyolali

Dokumen terkait