Direktur umum & CSR dan komite CSR, Lingkungan & Pasca Tambang (CSR-LPT) terus bekerjasama
untuk meningkatkan kinerja tanggung jawab sosial Perseroan. Konsep tanggung jawab sosial Antam diwujudkan dengan adanya komitmen internal
untuk mencapai kepercayaan (trust building) antara
pemangku kepentingan dan perusahaan, membentuk citra perusahaan yang lebih baik, menciptakan investasi bagi kesinambungan bisnis, dan sarana perusahaan dalam berkontribusi terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar. Ukuran kinerja tanggung jawab sosial Antam tahun 2009 diantaranya terciptanya
hubungan yang baik dengan stakeholder, kemudahan
memperoleh dan memperpanjang Ijin Usaha
Pertambangan (IUP), dan terjaminnya keamanan daerah operasi perusahaan.
www.antam.com ANTAM 2009 Annual Report
191
sosial Antam mengarah pada kontribusi penyelesaian masalah kemiskinan, pengangguran, dan manajemen lingkungan. Kesemuanya ini dirangkum dalam Visi dan Misi Antam. Antam memiliki Visi dan Misi tanggung jawab sosial sebagai salah satu perangkat pencapaian Key Performance Indicator (KPI) yang tertuang dalam Grand Strategy Tanggung Jawab Sosial 2013. Salah satu perangkat KPI yang ada di setiap unit bisnis adalah penerapan Balanced Scorecard and Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence.
Visi dan misi tanggung jawab sosial atau CSR Antam dirumuskan sebagai berikut:
Visi CSR Antam
Menjadi perusahaan dengan tanggung jawab
sosial yang terkemuka dan terpercaya di industri pertambangan Indonesia.
Misi CSR Antam
• Mewujudkan CSR excellent yang mengacu pada standar internasional.
• Mewujudkan CSR yang terbaik diantara perusahaan
tambang nasional.
• Mewujudkan CSR yang terpercaya dengan
kemanfaatan tinggi bagi stakeholder lain.
Pada tahun 2009 biaya tanggung jawab sosial Antam tercatat Rp160 miliar yang terdiri dari biaya Program Kemitraan (kinerja ekonomi) sebesar Rp23 miliar, Pengembangan Masyarakat dan Bina Lingkungan (kinerja sosial) masing-masing sebesar Rp66 miliar dan Rp17 miliar serta biaya Lingkungan (kinerja lingkungan hidup) sebesar Rp54 miliar.
hubungan Dengan Para Pemangku kepentingan
Pada tahun 2009, melalui Komite CSR-LPT,
Antam melakukan pemetaan and analisa
pemangku kepentingan.
Secara umum, Antam memiliki tujuh pemangku
kepentingan utama yang secara langsung
berpengaruh pada keberadaan bisnis Antam:
welfare and environmental management programs. These initiatives are summarised within the company’s vision and mission as well as Antam’s CSR vision and mission as one of the Key Performance Indicators (KPI) as stipulated in the 2013 CSR Grand Strategy. Antam has Balanced Scorecard and Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence as part of its business units’ KPI.
Antam’s CSR vision and mission is described as:
Antam’s CSR Vision
To become a company with leading and trusted CSR initiatives in the Indonesian mining industry.
Antam’s CSR Mission
• Realising excellent CSR initiatives which are based
on international standards.
• Realising the best CSR initiatives among other
national mining companies.
• Realising trusted CSR initiatives which have strong
impacts for other stakeholders.
Total CSR expenditure in 2009 amounted to Rp160 billion, which was comprised of partnership expenditure (economic performance) of Rp23 billion, community development and environmental development (social performance) of Rp66 billion and Rp17 billion, respectively, and environmental expenditure (environmental performance) of Rp54 billion.
relationships with Stakeholders
In 2009, Antam’s CSR, Environment and Post Mining Committee conducted stakeholders’ mapping and analysis.
In general, there are seven stakeholders that affect Antam’s business sustainability:
www.antam.com
Laporan Tahunan ANTAM 2009 www.antam.com
192
Antam membantu kendari utama Football Club dalam bentuk sponsorship. Antam sponsors Kendari Utama Football Club.
1. Pemegang saham
Antam mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) minimal satu kali dalam setahun untuk membahas kinerja perusahaan secara keseluruhan, termasuk kinerja tanggung jawab sosial perusahaan.
2. Pegawai
Sumber daya manusia merupakan aset utama Antam dalam menjalankan bisnisnya. Secara rutin, Antam mengadakan pertemuan antara manajemen dengan serikat pekerja melalui forum bipartit untuk membahas semua hal yang terkait dengan kepegawaian.
3. mitra kerja
Antam mempunyai pedoman kerja dan etika dalam melaksanakan kerjasama dengan semua mitra kerja untuk kepentingan bersama. Pertemuan konsultatif dan kesepakatan kontraktual selalu dijalankan untuk mengatur hubungan operasional yang baik. 4. Pemerintah
Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Antam bertemu dengan pemerintah dan masyarakat untuk perencanaan pembangunan daerah dan kegiatan tanggung jawab sosial Perseroan di sekitar wilayah operasi yang dapat dilakukan bersama.
1. Shareholders
Antam conducts annual shareholders’ meeting to vote on the company’s annual performance, including the company’s CSR performance.
2. human resources
Antam’s human resources are one of the company’s main assets. Management meets the labour union regularly through the bipartite forum to discuss employees related issues.
3. business partners
Antam’s work guidelines and code of conduct regulates the company’s relationships with its business partners. Antam conducts consultative meetings and contractual agreements to maintain good relationships with its partners.
4. government
Antam regularly meets the local government and communities through the Development and Planning Forum to discuss local development issues and planning of the development of joint CSR initiatives.
www.antam.com ANTAM 2009 Annual Report
193
EVALuASIEvaluation
VISI DAN mISI CSr CSR Vision and
Mission
DAmPAk
Impact hASILResult
PENCAPAIAN
Achievement AkTIVITASActivity TuJuANGoal
mASukAN ProSES hASIL
Feedback
PENgAwASAN
Supervision
Antam secara aktif melakukan program
pengembangan masyarakat (Community
Development, Comdev) sesuai dengan karakteristik wilayah operasi. Program Comdev dicanangkan dalam setiap tahun anggaran. Antam juga
membina hubungan baik dengan Lembaga
Swadaya Masyarakat (LSM) yang berperan
sebagai fungsi kontrol serta penghubung antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat. Antam juga bekerjasama dengan para akademisi sebagai tenaga ahli yang dapat memberikan saran untuk program tanggung jawab sosial yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
6. konsumen
Kepercayaan konsumen dijaga melalui berbagai pertemuan untuk mengetahui masukan dari konsumen. Setiap tahun Antam juga melakukan evaluasi kepuasan konsumen terhadap kualitas dan pelayanan perusahaan melalui survei.
7. media
Hubungan yang baik dengan media merupakan kunci kepercayaan publik kepada Antam. Antam mengadakan jumpa pers pada saat-saat tertentu untuk mengkomunikasikan kinerja perusahaan kepada publik.