• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

Dalam dokumen EFFICIENCY AND VALuE CrEATIoN (Halaman 196-199)

Direktur umum & CSR dan komite CSR, Lingkungan & Pasca Tambang (CSR-LPT) terus bekerjasama

untuk meningkatkan kinerja tanggung jawab sosial Perseroan. Konsep tanggung jawab sosial Antam diwujudkan dengan adanya komitmen internal

untuk mencapai kepercayaan (trust building) antara

pemangku kepentingan dan perusahaan, membentuk citra perusahaan yang lebih baik, menciptakan investasi bagi kesinambungan bisnis, dan sarana perusahaan dalam berkontribusi terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar. Ukuran kinerja tanggung jawab sosial Antam tahun 2009 diantaranya terciptanya

hubungan yang baik dengan stakeholder, kemudahan

memperoleh dan memperpanjang Ijin Usaha

Pertambangan (IUP), dan terjaminnya keamanan daerah operasi perusahaan.

www.antam.com ANTAM 2009 Annual Report

191

sosial Antam mengarah pada kontribusi penyelesaian masalah kemiskinan, pengangguran, dan manajemen lingkungan. Kesemuanya ini dirangkum dalam Visi dan Misi Antam. Antam memiliki Visi dan Misi tanggung jawab sosial sebagai salah satu perangkat pencapaian Key Performance Indicator (KPI) yang tertuang dalam Grand Strategy Tanggung Jawab Sosial 2013. Salah satu perangkat KPI yang ada di setiap unit bisnis adalah penerapan Balanced Scorecard and Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence.

Visi dan misi tanggung jawab sosial atau CSR Antam dirumuskan sebagai berikut:

Visi CSR Antam

Menjadi perusahaan dengan tanggung jawab

sosial yang terkemuka dan terpercaya di industri pertambangan Indonesia.

Misi CSR Antam

• Mewujudkan CSR excellent yang mengacu pada standar internasional.

• Mewujudkan CSR yang terbaik diantara perusahaan

tambang nasional.

• Mewujudkan CSR yang terpercaya dengan

kemanfaatan tinggi bagi stakeholder lain.

Pada tahun 2009 biaya tanggung jawab sosial Antam tercatat Rp160 miliar yang terdiri dari biaya Program Kemitraan (kinerja ekonomi) sebesar Rp23 miliar, Pengembangan Masyarakat dan Bina Lingkungan (kinerja sosial) masing-masing sebesar Rp66 miliar dan Rp17 miliar serta biaya Lingkungan (kinerja lingkungan hidup) sebesar Rp54 miliar.

hubungan Dengan Para Pemangku kepentingan

Pada tahun 2009, melalui Komite CSR-LPT,

Antam melakukan pemetaan and analisa

pemangku kepentingan.

Secara umum, Antam memiliki tujuh pemangku

kepentingan utama yang secara langsung

berpengaruh pada keberadaan bisnis Antam:

welfare and environmental management programs. These initiatives are summarised within the company’s vision and mission as well as Antam’s CSR vision and mission as one of the Key Performance Indicators (KPI) as stipulated in the 2013 CSR Grand Strategy. Antam has Balanced Scorecard and Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence as part of its business units’ KPI.

Antam’s CSR vision and mission is described as:

Antam’s CSR Vision

To become a company with leading and trusted CSR initiatives in the Indonesian mining industry.

Antam’s CSR Mission

• Realising excellent CSR initiatives which are based

on international standards.

• Realising the best CSR initiatives among other

national mining companies.

• Realising trusted CSR initiatives which have strong

impacts for other stakeholders.

Total CSR expenditure in 2009 amounted to Rp160 billion, which was comprised of partnership expenditure (economic performance) of Rp23 billion, community development and environmental development (social performance) of Rp66 billion and Rp17 billion, respectively, and environmental expenditure (environmental performance) of Rp54 billion.

relationships with Stakeholders

In 2009, Antam’s CSR, Environment and Post Mining Committee conducted stakeholders’ mapping and analysis.

In general, there are seven stakeholders that affect Antam’s business sustainability:

www.antam.com

Laporan Tahunan ANTAM 2009 www.antam.com

192

Antam membantu kendari utama Football Club dalam bentuk sponsorship. Antam sponsors Kendari Utama Football Club.

1. Pemegang saham

Antam mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) minimal satu kali dalam setahun untuk membahas kinerja perusahaan secara keseluruhan, termasuk kinerja tanggung jawab sosial perusahaan.

2. Pegawai

Sumber daya manusia merupakan aset utama Antam dalam menjalankan bisnisnya. Secara rutin, Antam mengadakan pertemuan antara manajemen dengan serikat pekerja melalui forum bipartit untuk membahas semua hal yang terkait dengan kepegawaian.

3. mitra kerja

Antam mempunyai pedoman kerja dan etika dalam melaksanakan kerjasama dengan semua mitra kerja untuk kepentingan bersama. Pertemuan konsultatif dan kesepakatan kontraktual selalu dijalankan untuk mengatur hubungan operasional yang baik. 4. Pemerintah

Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Antam bertemu dengan pemerintah dan masyarakat untuk perencanaan pembangunan daerah dan kegiatan tanggung jawab sosial Perseroan di sekitar wilayah operasi yang dapat dilakukan bersama.

1. Shareholders

Antam conducts annual shareholders’ meeting to vote on the company’s annual performance, including the company’s CSR performance.

2. human resources

Antam’s human resources are one of the company’s main assets. Management meets the labour union regularly through the bipartite forum to discuss employees related issues.

3. business partners

Antam’s work guidelines and code of conduct regulates the company’s relationships with its business partners. Antam conducts consultative meetings and contractual agreements to maintain good relationships with its partners.

4. government

Antam regularly meets the local government and communities through the Development and Planning Forum to discuss local development issues and planning of the development of joint CSR initiatives.

www.antam.com ANTAM 2009 Annual Report

193

EVALuASI

Evaluation

VISI DAN mISI CSr CSR Vision and

Mission

DAmPAk

Impact hASILResult

PENCAPAIAN

Achievement AkTIVITASActivity TuJuANGoal

mASukAN ProSES hASIL

Feedback

PENgAwASAN

Supervision

Antam secara aktif melakukan program

pengembangan masyarakat (Community

Development, Comdev) sesuai dengan karakteristik wilayah operasi. Program Comdev dicanangkan dalam setiap tahun anggaran. Antam juga

membina hubungan baik dengan Lembaga

Swadaya Masyarakat (LSM) yang berperan

sebagai fungsi kontrol serta penghubung antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat. Antam juga bekerjasama dengan para akademisi sebagai tenaga ahli yang dapat memberikan saran untuk program tanggung jawab sosial yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

6. konsumen

Kepercayaan konsumen dijaga melalui berbagai pertemuan untuk mengetahui masukan dari konsumen. Setiap tahun Antam juga melakukan evaluasi kepuasan konsumen terhadap kualitas dan pelayanan perusahaan melalui survei.

7. media

Hubungan yang baik dengan media merupakan kunci kepercayaan publik kepada Antam. Antam mengadakan jumpa pers pada saat-saat tertentu untuk mengkomunikasikan kinerja perusahaan kepada publik.

TANGGUNG JAWAB BIDANG

Dalam dokumen EFFICIENCY AND VALuE CrEATIoN (Halaman 196-199)

Dokumen terkait