Bab 5. Hasil Penelitian dan Pembahasan
1.2. Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani
Hasil penelitian dari 33 orang pasien menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUP H. Adam Malik diperoleh kualitas hidup baik sebesar 42,4% dengan jumlah responden 14 orang dan kualitas hidup cukup sebesar 57,6% dengan jumlah responden 19 orang.
Tabel 5.2. Distribusi Frekuensi Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi (n=33)
Kategori Frekuensi Persentase (%)
Kualitas Hidup
Baik 14 42,4
Cukup 19 57,6
Kurang 0 0
Tabel 5.3. Distribusi Frekuensi Subvariabel Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi (n=33)
Subvariabel Baik Cukup Kurang
F P(%) F P(%) F P(%) Fungsi Fisik 22 66,7 8 24,2 3 9,1 Fungsi Peran 19 57,6 12 36,4 2 6,1 Fungsi Kognitif 33 100 - - - - Fungsi Emosi 26 78,8 7 21,2 - - Fungsi Sosial 21 63,3 12 36,4 - -
Kesehatan secara Keseluruhan 24 72,7 8 24,2 1 3,0 Gejala atau Simtom 5 15,2 27 81,8 1 3,0
2. Pembahasan
Data yang didapat dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUP H. Adam Malik medan berada pada kelompok usia madya (41-60 tahun) sebanyak 24 orang (72.7%). Hal ini didukung oleh data dari WHO (World Health Organization)
menunjukkan bahwa 78% kanker payudara terjadi pada wanita usia 50 tahun ke atas sedangkan 6% diantaranya kurang dari 40 tahun. Usia merupakan salah satu faktor resiko yang dapat meningkatkan terjadinya kanker payudara, dimana menopause setelah usia 50 tahun ke atas dapat meningkatkan resiko mengalami kanker payudara (Smeltzer & Bare, 2001).
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa mayoritas responden menikah (87.9%) dengan jumlah responden sebanyak 29 orang dan mayoritas ibu rumah tangga (90,0%) dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Safaee (2008) mengatakan bahwa mayoritas pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi menikah (73,9%) dan mayoritas ibu rumah tangga (82,4%).
Distribusi responden pada tabel 5.1 terlihat bahwa jumlah kemoterapi responden terbanyak berada pada 3-5 kali kemoterapi (63,6%) sebanyak 21 orang responden. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Dehkordi, dkk (2011) mengatakan bahwa mayoritas pasien kanker payudara menjalani kemoterapi 3-5 kali sebanyak 13 orang (54,1%), dimana kanker dapat mendorong penderita untuk menyelesaikan kemoterapi.
Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUP H. Adam
Malik Medan termasuk kategori kualitas hidup cukup (57,6%) dengan jumlah responden 19 orang. Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dehkordi, dkk (2011) mengatakan bahwa pasien kanker yang menjalani kemoterapi memiliki kualitas hidup cukup (66%).
Kualitas hidup pasien kanker payudara berada pada kategori cukup karena hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya jawaban yang diberikan pasien pada subvariabel gejala atau simtom, dimana diperoleh bahwa pasien kanker payudara mengalami kelelahan, mual muntah dan nyeri setelah menjalani kemoterapi dengan kata lain bahwa efek kemoterapi masih dirasakan pasien setelah pemberian kemoterapi sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien. Menurut penelitian yang dilakukan Perwitasari (2009) mengatakan bahwa pasien kanker setelah menjalani kemoterapi akan mengalami penurunan pada domain gejala atau simtom (23%), dimana pasien mengalami penurunan nafsu makan sehingga merasakan kelelahan dan juga merasakan nyeri. Sedangkan subvariabel lain seperti fungsi fisik, fungsi peran, fungsi kognitif, fungsi emosi, fungsi sosial dan kesehatan secara keseluruhan memiliki jawaban yang tinggi. Tingginya jawaban pada subvariabel tersebut, sesuai dengan data demografi yang didapat pada penelitian bahwa mayoritas pasien kanker payudara sudah menikah (87,9%) dan mayoritas berpenghasilan Rp.1.000.000-Rp.2.000.000 (51,5%). Pemberian dukungan psikologis dan keuangan terhadap wanita yang mengalami kanker payudara mungkin meningkatkan kualitas hidup (Safaee, 2008). Demikian juga dengan pemberian pelayanan pendukung pada pasien kanker misalnya dengan pembinaan spiritual
atau pemberian obat-obatan yang bersifat simtomatis dapat meningkatkan kualitas hidup pasien (Perwitasari, 2009).
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan dari hasil analisa dan pembahasan serta rekomendasi mengenai kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di uraikan pada bab ini.
1. Kesimpulan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik demografi responden yang diperoleh adalah usia mayoritas responden berada pada rentang dewasa madya, mayorita suku bangsa Batak, status pernikahan mayoritas responden sudah menikah, agama/kepercayaan mayoritas responden beragama Islam, tingkat pendidikan mayoritas responden SMA, mayoritas pekerjaan responden sebagai ibu rumah tangga, penghasilan per bulan mayoritas Rp.1.000.000-Rp.2.000.000, mayoritas menjalani kemoterapi 3-5 kali dan lama menderita kanker payudara didapatkan mayoritas 1-2 tahun dan mayoritas responden hanya menjalani kemoterapi saja.
Data yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 7 subvariabel dengan jumlah pertanyaan 30 pertanyaan dengan kategori baik, cukup dan kurang didapatkan bahwa jumlah responden kategori baik sebanyak 14 orang (42,4%) dan jumlah responden kategori cukup sebanyak 19 orang (57,6%). Secara keseluruhan kualitas hidup pasien kanker payuadara yang menjalani kemoterapi cukup karena terdapat satu subvariabel yaitu domain gejala atau simtom dari tujuh subvariabel mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena pasien kanker
payudara mengalami penurunan nafsu makan setelah kemoterapi sehingga kelelahan, mual muntah dan mengalami nyeri.
2. Saran
2.1. Bagi Praktik Keperawatan
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi perawat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi dan memperhatikan simtom atau gejala yang muncul dari kemoterapi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.
2.2. Bagi Pelayanan Kesehatan
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi tim pelayanan kesehatan dalam memberikan intervensi yang tepat kepada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara selama menajalani kemoterapi.
2.3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi tambahan bagi penelitian selanjutnya mengenai kualitas hidup. Peneliti mengharapkan penelitian selanjutnya untuk mengumpulkan sampel dalam jumlah yang banyak dengan waktu yang lama dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto. (2005). Prosedur Penelitian. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta . ( 2010). Prosedur Penelitian. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta Baughman & Hackley. (2000). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC Breast Cancer Organization. (2012). What are the Side Effects of Chemotherapy?.
Diunduh di pada tanggal 15 Oktober 2012.
Dehkordi, Heydarnejad, Fatehi. (2009). Quality of Life in Cancer Patients
undergoing Chemotherapy. Diunduh di
pada tanggal 10
Oktober 2012.
Handayani & Dewi. (2009). Analisis Kualitas Hidup Penderita dan Keluarga
Pasca Serangan Stroke (dengan gejala sisa). Diunduh di
pada
tanggal 25 November 2012.
Jong, W. (2004). Kanker, Apakah itu? Jakarta: Arcan
Junaidi, I. (2007). Kanker. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer
Kayl AE & Mayers CA. (2006). Side Effects of Chemotherapy and Quality of Life in Ovarian and Breast Cancer Patient Current Opinion in Obstetric and Ginecology.
Lase. (2011). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa di Rsup Haji Adam Malik
Medan. Diunduh di
pada tanggal 20 Oktober 2012.
Mardiana. (2004). Kanker pada Wanita. Depok: Penebar Swadaya.
Magee, E. (2000). Cegah Dini Kanker Payudra. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer Notoatmodjo . (2002). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta . (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta Nofitri. (2009). Gambaran Kualitas Hidup Penduduk Dewasa pada Lima Wilayah
di Jakarta. Diunduh di
tanggal 20 Oktober 2012.
Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Otto, Shirley E. (2003). Keperawatan Onkologi. Jakarta: ECG
Perwitasari, Jarir, Iwan, Mohammad, Hans, Hein, Johan, Henk-Jan, dkk. (2011).
Translation and Validation of EORTC QLQ-C30 into Indonesian Version
for Cancer Patients in Indonesia. Diunduh di
pada
tanggal 22 November 2012.
Perwitasari. (2009). Pengukuran kualitas hidup pasien kanker sebelum dan sesudah kemoterapi dengan EORTC QLQ-C30 di RSUP Dr. Sardjito
Yogyakarta. Diunduh di
Juni 2013.
Potter & Perry. (2009). Fundamental Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika Polit & Hungler. (1999). Nursing Research Principles and Methods. Library of
Congress Cataloging in apublications Data
Rasjidi, I. (2007). Kemoterapi Kanker Ginekologi. Jakarta: CV. Sagung Seto Safaee, Dehkordi, Zeighami, Tabatabaee, Pourhoseingholi. (2008). Predictors of
quality of life in breast cancer patients under chemotherapy. Diunduh di Setiadi. (2007). Konsep & Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu Silitonga, R. (2007). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup
Penderita Penyakit Parkinson di Poliklinik Saraf RS dr Kariadi. Diunduh di 7 Oktober 2012.
Smeltzer & Bare. (2001). Keperawatan Medikal Bedah. Volume Dua. Jakarta: ECG
Sutrisno. (2010). Gambaran Kualitas Hidup Pasien Kanker Limfoma Non Hodgkin yang dirawat di RSUP Sanglah Denpasar. Diunduh di
pada
tanggal 16 November 2012.
Skevington, Lotfy & O’Connell. (2004). The World Health Organization’s WHOQOL-BREF quality of life assessment: Psychometric properties and results of the international field trial A Report from the WHOQOL Group.
Diunduh di
WHOQOL BREF%20quality%20of%20life%20.pdf pada tanggal 22 November 2012. WHO. (2003). Diunduh di 2013
Yudissanta & Ratna. (2012). Analisis Pemakaian Kemoterapi pada Kasus Kanker Payudara dengan Menggunakan Metode Regresi Logistik Multinomial (Studi Kasus Pasien di Rumah Sakit “X” Surabaya). Diunduh di tanggal 14 Oktober 2012.
Lampiran 1
Lembar Persetujuan Menjadi Responden Penelitian Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUP Haji Adam Malik
Medan.
Saya yang bernama Suryani Zega/091101065 adalah mahasiswi Program S-1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yang sedang melakukan penelitian tentang “Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUP Haji Adam Malik Medan”. Penelitian ini merupakan salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas akhir di Fakultas Ilmu Keperawatan USU.
Untuk keperluan tersebut saya mohon kesediaan Ibu untuk menjadi responden dalam penelitian ini. Selanjutnya saya mohon kesediaannya untuk mengisi kuesioner ini dengan jujur. Jika bersedia, silahkan menandatangani lembar persetujuan ini sebagai bukti kesukarelaan Ibu.
Partisipasi Ibu dalam penelitian ini bersifat sukarela, sehingga Ibu bebas untuk mengundurkan diri setiap saat tanpa sanksi apapun. Semua informasi yang Ibu berikan akan dirahasiakan dan hanya akan dipergunakan dalam penelitian ini. Terima kasih atas partisipasi Ibu dalam penelitian ini.
Medan,…..
Peneliti Responden
Lampiran 2
KUESIONER PENELITIAN
I. Data Demografi
1. Usia saat ini : ...Tahun
2. Status perkawinan : 1. Tidak/Belum menikah 2. Menikah 3. Janda/Duda
3. Agama/kepercayaan : 1. Islam 2. Kristen 3. Hindu 4. Budha 5. Lain-lain (sebutkan) 4. Suku Bangsa : 1. Batak 2. Melayu 3. Jawa
4. Lain-lain (sebutkan)
5. Pendidikan : 1. SD 2. SMP 3.SMA 4. DIII 5. Sarjana 6. Pekerjaan : 1. PNS 2. Peg. Swasta
3. peg. BUMN 4.Wiraswsta 5. Lain-lain (sebutkan)
Petunjuk pengisian : Semua pertanyaan harus dijawab, berilah tanda (√) pada tempat yang telah disediakan dan isilah titik- titk jika ada pertanyaan yang harus dijawab selain jawaban yang telah tersedia, setiap pertanyaan yang kurang dimengerti dapat ditanyakan pada peneliti.
7. Penghasilan Perbulan : 1. < Rp. 500.000
2.Rp.500.000-Rp.1.000.000 3. Rp. 1.000.000-Rp. 2.000.000 4. Rp. >Rp.2.000.000
8. Kemoterapi ke : kali 9. Lama Menderita : tahun 10. Jenis Terapi yang telah
II. Kuesioner Kualitas Hidup
Petunjuk pengisian : Berilah tanda (√) pada setiap kolom jawaban yang tersedia di bawah ini sesuai dengan kondisi dan situasi yang Anda alami.
No Pertanyaan Tidak Sedikit Sering Sangat sering
1. Apakah Anda mengalami kesulitan saat melakukan kegiatan yang berat, seperti membawa
barang belanjaan atau koper yang berat?
2. Apakah Anda mengalami kesulitan jika berjalan kaki dalam jarak yang jauh?
3. Apakah Anda mengalami kesulitan saat berjalan kaki meskipun dalam jarak yang pendek,
misalnya di sekitar rumah Anda?
4. Apakah setiap hari Anda harus berbaring di tempat tidur atau duduk di kursi ?
5. Apakah Anda memerlukan bantuan orang lain saat makan, berpakaian, mandi atau buang air?
Dalam seminggu terakhir:
6. Apakah Anda mengalami keterbatasan saat bekerja atau melakukan kegiatan sehari-hari
lainnya?
7. Apakah Anda mengalami keterbatasan saat melakukan kegiatan santai atau kegiatan yang
merupakan hobi Anda?
8. Apakah Anda merasa sesak nafas?
9. Apakah Anda merasa nyeri?
11. Apakah Anda sulit tidur?
12. Apakah Anda merasakan badan Anda lemah?
13. Apakah Anda kehilangan nafsu makan?
14. Apakah Anda merasa mual?
15. Apakah Anda muntah?
16. Apakah Anda sulit buang air besar?
Dalam seminggu terakhir
17. Apakah Anda diare?
18. Apakah Anda kelelahan?
19. Apakah nyeri yang dirasakan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari?
20. Apakah Anda sulit berkonsentrasi pada sesuatu hal, seperti membaca koran atau menonton
televisi?
21. Apakah Anda merasa tegang?
22. Apakah Anda merasa khawatir?
23. Apakah Anda merasa mudah tersinggung?
24. Apakah Anda merasa depresi?
25. Apakah Anda mengalami kesulitan untuk mengingat sesuatu?
jalani?
27. Apakah aktivitas sosial Anda terganggu oleh kondisi fisik atauterapi medis yang Anda jalani?
28. Apakah Anda mengalami kesulitan keuangan akibat kondisi fisik atau terapi medis yang
dialami?
Untuk pertanyaan-pertanyaan berikut ini, lingkari angka yang paling sesuai.
29. Bagaimanakah Anda menilai kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan selama seminggu yang
lalu?
1 2 3 4
Sangat buruk Buruk Baik Sangat baik
30. Bagaimanakah Anda menilai kualitas hidup Anda selama seminggu yang lalu?
1 2 3 4
Lampiran 4
Taksasi Dana Penelitian
1. Persiapan Proposal
- Biaya print proposal Rp. 100.000, - Biaya untuk pengadaan tinjauan pustaka Rp. 50.000, - Perbanyak Proposal Rp. 40.000, - Sidang Proposal Rp. 100.000,-
2. Pengumpulan Data
- Biaya survei awal Rp 42.000,-- Biaya Cendera Mata Rp. 100.000,- - Biaya transport Rp. 50.000,-
- Penggandaan Kuesioner Rp. 50.000,-
3. Analisa Data dan Penyusunan Laporan Perbaikan
- Biaya kertas dan tinta print skripsi Rp. 100.000,- - Penjilidan Rp. 150.000,- - Penggandaan laporan penelitian Rp. 150.000,-
+ Total: Rp
932.000,-Lampiran 5
Daftar Riwayat Hidup
Nama : Suryani Zega
Tempat Tanggal Lahir : Aramo, 7 Oktober 1991
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Kristen Protestan
Alamat : Jl. Vanili I No. 56 Perumnas Simalingkar Medan
Riwayat Pendidikan :
1. 1997-2003 : SD Negri Silima Omo Nias 2. 2003-2006 : SMP Negri 2 Tuhemberua
Statistik Data Demografi
USIA
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid 21-40 9 27.3 27.3 27.3
41-60 24 72.7 72.7 100.0 Total 33 100.0 100.0
STATUSPERKAWINAN
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid BELUM MENIKAH 3 9.1 9.1 9.1
MENIKAH 29 87.9 87.9 97.0 JANDA 1 3.0 3.0 100.0 Total 33 100.0 100.0
AGAMA
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid ISLAM 18 54.5 54.5 54.5 KRISTEN 15 45.5 45.5 100.0 Total 33 100.0 100.0
SUKU
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid BATAK 18 54.5 54.5 54.5 MELAYU 5 15.2 15.2 69.7 JAWA 9 27.3 27.3 97.0 LAIN-LAIN 1 3.0 3.0 100.0 Total 33 100.0 100.0
PENDIDIKAN
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid SD 8 24.2 24.2 24.2 SMP 5 15.2 15.2 39.4 SMA 19 57.6 57.6 97.0 SARJANA 1 3.0 3.0 100.0 Total 33 100.0 100.0 PEKERJAAN
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid PNS 1 3.0 3.0 3.0
PEGAWAI SWASTA 2 6.1 6.1 9.1 IBU RUMAH TANGGA 30 90.9 90.9 100.0 Total 33 100.0 100.0
PENGHASILAN
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid <Rp. 500.000 6 18.2 18.2 18.2 Rp 500.000-1.000.000 7 21.2 21.2 39.4 Rp 1.000.000-2.000.000 17 51.5 51.5 90.9 >Rp 2.000.000 3 9.1 9.1 100.0 Total 33 100.0 100.0 JUMLAHKEMOTERAPI
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid 1- 2 KALI 4 12.1 12.1 12.1 3-5 KALI 21 63.6 63.6 75.8 > 6 KALI 8 24.2 24.2 100.0 Total 33 100.0 100.0
LAMAMENDERITA
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 1-2 TAHUN 26 78.8 78.8 78.8 3-4 TAHUN 7 21.2 21.2 100.0 Total 33 100.0 100.0 JENISTERAPI
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid KEMOTERAPI 18 54.5 54.5 54.5 KEMOTERAPI + PEMBEDAHAN 15 45.5 45.5 100.0 Total 33 100.0 100.0
Statistik Kualitas Hidup
KUALITAS HIDUP
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid BAIK 14 42.4 42.4 42.4 CUKUP 19 57.6 57.6 100.0 Total 33 100.0 100.0
FUNGSI FISIK
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid BAIK 22 66.7 66.7 66.7
CUKUP 8 24.2 24.2 90.9
KURANG 3 9.1 9.1 100.0
Total 33 100.0 100.0
FUNGSI PERAN
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid BAIK 19 57.6 57.6 57.6
CUKUP 12 36.4 36.4 93.9
KURANG 2 6.1 6.1 100.0
Total 33 100.0 100.0
FUNGSI KOGNITIF
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid BAIK 33 100.0 100.0 100.0
FUNGSI EMOSI
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid BAIK 26 78.8 78.8 78.8
CUKUP 7 21.2 21.2 100.0
FUNGSI SOSIAL
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid BAIK 21 63.6 63.6 63.6
CUKUP 12 36.4 36.4 100.0
Total 33 100.0 100.0
STATUS KESEHATAN SECARA KESELURUHAN
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid BAIK 24 72.7 72.7 72.7
CUKUP 8 24.2 24.2 97.0
KURANG 1 3.0 3.0 100.0
Total 33 100.0 100.0
GEJALA ATAU SIMTOM
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid BAIK 5 15.2 15.2 15.2
CUKUP 27 81.8 81.8 97.0
KURANG 1 3.0 3.0 100.0
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto. (2005). Prosedur Penelitian. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta . ( 2010). Prosedur Penelitian. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta Baughman & Hackley. (2000). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC Breast Cancer Organization. (2012). What are the Side Effects of Chemotherapy?.
Diunduh di pada tanggal 15 Oktober 2012.
Dehkordi, Heydarnejad, Fatehi. (2009). Quality of Life in Cancer Patients
undergoing Chemotherapy. Diunduh di
pada tanggal 10
Oktober 2012.
Handayani & Dewi. (2009). Analisis Kualitas Hidup Penderita dan Keluarga
Pasca Serangan Stroke (dengan gejala sisa). Diunduh di
pada
tanggal 25 November 2012.
Jong, W. (2004). Kanker, Apakah itu? Jakarta: Arcan
Junaidi, I. (2007). Kanker. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer
Kayl AE & Mayers CA. (2006). Side Effects of Chemotherapy and Quality of Life in Ovarian and Breast Cancer Patient Current Opinion in Obstetric and Ginecology.
Lase. (2011). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa di Rsup Haji Adam Malik
Medan. Diunduh di
pada tanggal 20 Oktober 2012.
Mardiana. (2004). Kanker pada Wanita. Depok: Penebar Swadaya.
Magee, E. (2000). Cegah Dini Kanker Payudra. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer Notoatmodjo . (2002). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta . (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta Nofitri. (2009). Gambaran Kualitas Hidup Penduduk Dewasa pada Lima Wilayah
di Jakarta. Diunduh di
tanggal 20 Oktober 2012.
Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Otto, Shirley E. (2003). Keperawatan Onkologi. Jakarta: ECG
Perwitasari, Jarir, Iwan, Mohammad, Hans, Hein, Johan, Henk-Jan, dkk. (2011).
Translation and Validation of EORTC QLQ-C30 into Indonesian Version
for Cancer Patients in Indonesia. Diunduh di
pada
tanggal 22 November 2012.
Perwitasari. (2009). Pengukuran kualitas hidup pasien kanker sebelum dan sesudah kemoterapi dengan EORTC QLQ-C30 di RSUP Dr. Sardjito
Yogyakarta. Diunduh di
Juni 2013.
Potter & Perry. (2009). Fundamental Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika Polit & Hungler. (1999). Nursing Research Principles and Methods. Library of
Congress Cataloging in apublications Data
Rasjidi, I. (2007). Kemoterapi Kanker Ginekologi. Jakarta: CV. Sagung Seto Safaee, Dehkordi, Zeighami, Tabatabaee, Pourhoseingholi. (2008). Predictors of
quality of life in breast cancer patients under chemotherapy. Diunduh di Setiadi. (2007). Konsep & Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu Silitonga, R. (2007). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup
Penderita Penyakit Parkinson di Poliklinik Saraf RS dr Kariadi. Diunduh di 7 Oktober 2012.
Smeltzer & Bare. (2001). Keperawatan Medikal Bedah. Volume Dua. Jakarta: ECG
Sutrisno. (2010). Gambaran Kualitas Hidup Pasien Kanker Limfoma Non Hodgkin yang dirawat di RSUP Sanglah Denpasar. Diunduh di
pada
tanggal 16 November 2012.
Skevington, Lotfy & O’Connell. (2004). The World Health Organization’s WHOQOL-BREF quality of life assessment: Psychometric properties and results of the international field trial A Report from the WHOQOL Group.
Diunduh di
WHOQOL BREF%20quality%20of%20life%20.pdf pada tanggal 22 November 2012. WHO. (2003). Diunduh di 2013
Yudissanta & Ratna. (2012). Analisis Pemakaian Kemoterapi pada Kasus Kanker Payudara dengan Menggunakan Metode Regresi Logistik Multinomial (Studi Kasus Pasien di Rumah Sakit “X” Surabaya). Diunduh di tanggal 14 Oktober 2012.
Lampiran 1
Lembar Persetujuan Menjadi Responden Penelitian Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUP Haji Adam Malik
Medan.
Saya yang bernama Suryani Zega/091101065 adalah mahasiswi Program S-1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yang sedang melakukan penelitian tentang “Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUP Haji Adam Malik Medan”. Penelitian ini merupakan salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas akhir di Fakultas Ilmu Keperawatan USU.
Untuk keperluan tersebut saya mohon kesediaan Ibu untuk menjadi responden dalam penelitian ini. Selanjutnya saya mohon kesediaannya untuk mengisi kuesioner ini dengan jujur. Jika bersedia, silahkan menandatangani lembar persetujuan ini sebagai bukti kesukarelaan Ibu.
Partisipasi Ibu dalam penelitian ini bersifat sukarela, sehingga Ibu bebas untuk mengundurkan diri setiap saat tanpa sanksi apapun. Semua informasi yang Ibu berikan akan dirahasiakan dan hanya akan dipergunakan dalam penelitian ini. Terima kasih atas partisipasi Ibu dalam penelitian ini.
Medan,…..
Peneliti Responden
Lampiran 2
KUESIONER PENELITIAN
I. Data Demografi
1. Usia saat ini : ...Tahun
2. Status perkawinan : 1. Tidak/Belum menikah 2. Menikah 3. Janda/Duda
3. Agama/kepercayaan : 1. Islam 2. Kristen 3. Hindu 4. Budha 5. Lain-lain (sebutkan) 4. Suku Bangsa : 1. Batak 2. Melayu 3. Jawa
4. Lain-lain (sebutkan)
5. Pendidikan : 1. SD 2. SMP 3.SMA 4. DIII 5. Sarjana 6. Pekerjaan : 1. PNS 2. Peg. Swasta
3. peg. BUMN 4.Wiraswsta 5. Lain-lain (sebutkan)
Petunjuk pengisian : Semua pertanyaan harus dijawab, berilah tanda (√) pada tempat yang telah disediakan dan isilah titik- titk jika ada pertanyaan yang harus dijawab selain jawaban yang telah tersedia, setiap pertanyaan yang kurang dimengerti dapat ditanyakan pada peneliti.
7. Penghasilan Perbulan : 1. < Rp. 500.000
2.Rp.500.000-Rp.1.000.000 3. Rp. 1.000.000-Rp. 2.000.000 4. Rp. >Rp.2.000.000
8. Kemoterapi ke : kali 9. Lama Menderita : tahun 10. Jenis Terapi yang telah
II. Kuesioner Kualitas Hidup
Petunjuk pengisian : Berilah tanda (√) pada setiap kolom jawaban yang tersedia di bawah ini sesuai dengan kondisi dan situasi yang Anda alami.
No Pertanyaan Tidak Sedikit Sering Sangat sering
1. Apakah Anda mengalami kesulitan saat melakukan kegiatan yang berat, seperti membawa
barang belanjaan atau koper yang berat?
2. Apakah Anda mengalami kesulitan jika berjalan kaki dalam jarak yang jauh?
3. Apakah Anda mengalami kesulitan saat berjalan kaki meskipun dalam jarak yang pendek,
misalnya di sekitar rumah Anda?
4. Apakah setiap hari Anda harus berbaring di tempat tidur atau duduk di kursi ?
5. Apakah Anda memerlukan bantuan orang lain saat makan, berpakaian, mandi atau buang air?
Dalam seminggu terakhir:
6. Apakah Anda mengalami keterbatasan saat bekerja atau melakukan kegiatan sehari-hari
lainnya?
7. Apakah Anda mengalami keterbatasan saat melakukan kegiatan santai atau kegiatan yang
merupakan hobi Anda?
8. Apakah Anda merasa sesak nafas?
9. Apakah Anda merasa nyeri?
11. Apakah Anda sulit tidur?
12. Apakah Anda merasakan badan Anda lemah?
13. Apakah Anda kehilangan nafsu makan?
14. Apakah Anda merasa mual?
15. Apakah Anda muntah?
16. Apakah Anda sulit buang air besar?
Dalam seminggu terakhir
17. Apakah Anda diare?
18. Apakah Anda kelelahan?
19. Apakah nyeri yang dirasakan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari?
20. Apakah Anda sulit berkonsentrasi pada sesuatu hal, seperti membaca koran atau menonton
televisi?
21. Apakah Anda merasa tegang?
22. Apakah Anda merasa khawatir?