BAB II PROFIL PERUSAHAAN
H. Persyaratan Dalam Melakukan Pelayanan
I. Kualitas Pelayanan
Kualitas dapat didefenisikan sebagai tingkat mutu yang diharapkan dan pengendalian keragaman dalam mencapai mutu tersebut untuk memenuhi
kebutuhan stakeholders. Untuk dapat dapat memberikan kualitas pelayanan yang baik maka perlu dibina hubungan yang erat antara organisasi. Dengan demikian kualitas merupakan totalitas dari suatu karakteristik pelayanan yang sesuai dengan persyaratan atau standart.
Pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), Humas bekerja cukup baik karena Humas dapat menghadapi suatu krisis yang terjadi pada masyarakat ataupun kepada instansi dengan cara membentuk suatu tim/anggota yang memiliki keahlian khusus untuk membantu perusahaan dan pegawai yang tengah menghadapi permasalahan, baik antara stakeholders dengan Perusahaan ataupun antara Perusahaan terhadapa stakeholders.
PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) menjadi tempat peneliti untuk melakukan penelitian. Sebagaimana diketahui, bahwa departemen PR merupakan sumber informasi bagi perusahaan untuk mengakomodir atau mengatur arus komunikasi dengan para stakeholders-nya. Departemen PR juga bertanggungjawab terhadap penyampaian informasi berupa kebijakan yang dibuat oleh perusahaan kepada karyawan. Setiap informasi yang di berikan kepada stakeholders tidak pernah masyarakat menjadi ragu terhadap informasi tersebut.
PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai BUMN menjalankan program Kemitraan dan Bina Lingkungan tidak semata untuk menjalankan amanah yang telah diberikan, tapi juga karena PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) sangat peduli dengan pembangunan dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas terhadap perusahaan. Pihak perusahaan selalu melakukan penghijauan terhadap lingkungan sekitar.
46
Kepedulian terhadap masyarakat sekitar tidak hanya diwujudkan melalui bantuan korban bencana alam, pendidikan dan latihan (beasiswa, pembangunan sarana pendidikan, bantuan mobiler), peningkatan kesehatan, sarana dan prasarana umum, serta sarana ibadah, tetapi juga melalui program ketahanan pangan (peningkatan produksi padi seluas 1000 Ha dan jagung seluas 200 Ha) dengan member bantuan sarana produksi dan sarana produksi pertanian kepada 1661 petani di berbagai kabupaten di Sumut. PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) juga telah melaukan program Hutan Tanaman Lestari dengan menanam pohon Jabon sebanyak 160.000 pohon di areal PT. Perkebunan Nusantara III.
Dalam kesehariannya PR PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) lebih banyak berkecimpung pada media relations dan publikasinya. Hal ini dapat dilihat dari struktur Departemen PR, juga dapat dilihat dari pekerjaan yang dilaksanakan seperti pembuatan press release yang dimuat di berbagai surat kabar yang ada di Medan. Khususnya surat kabar langganan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), di antaranya Surat Kabar Harian Analisa, Sumut Pos, Medan Pos, Batak Pos, Kompas, Sinar Indonesia Baru, Realitas, Harian Perjuangan, Surat Kabar Pembaruan, Harian Global, Surat Kabar Metro 24 Jam, Pos Metro, dan surat kabar lainnya.
Komunikasi merupakan hal utama yang di perlukan oleh Humas di dalam menjalankan peran dan Fungsinya dalam suatu perusahaan. Komunikasi yang di lakukan haruslah dapat menciptakan suasana kerja yang menyenangkan dalam perusahaan tersebut. Pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) ini pelayanan mereka terhadap stakeholders sangat memuaskan, ini dapat di buktikan dengan
tanggapan para stakeholders yang datang ke bagian Humas PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).
Di dalam menjalankan tugasnya Humas selalu melaksanakan kegiatan Eksternal. Kegiatan Eksternal ini bertujuan untuk memperlancar dan membina hubungan baik dengan stakeholders, agar tercipta hubungan yang harmonis dan menciptakan citra yang baik pada perusahaan. Dengan adanya kerja sama antara bagian Humas dengan stakeholders.
Menanamkan kesadaran diri bahwa melayani adalah tugasnya dan melaksanakannya dengan menjaga martabat diri dan pihak lain yang di layani. Pelayanan juga mengetengahkan empati dan melayani masyarakat dengan penuh kegairahan. Pelayanan juga di lakukan untuk menunjukan perhatian kepada stakeholders dan membina hubungan baik.
Dalam pelayanan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) terhadap stakeholders harus dipenuhi dengan kesadaran, empati kepada masyarakat, selalu memperbaiki pelayanan kepada kepada pihak luar, menunjukan perhatian kepada pegawai dan melakukan evaluasi. Dan ini di buktikan setiap stakeholders yang datang selalu di sambut dengan ramah.
Seperti hal-hal yang telah di tuliskan di atas, bahwa setiap perusahaan pasti memiliki tolak ukur untuk mengetahui tingkat kepuasan stakeholders yang telah terpenuhi. Sama halnya dengan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) yang mengetahui apakah stakeholders merasa puas atau tidak atas pelayanan yang di berikan instansi terhadap stakeholders.
PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) juga selalu berusaha untuk mengembangkan standar kinerja pelayanan terhadap masyarakat. Dengan cara
48
lebih mendekatkan diri kepada stakeholders sehingga mereka merasa nyaman atas pelayanan yang di lakukan.
Dalam melaksanakan fungsi Humas terhadap instansi pada umumnya memeberikan masukan kepada instansi, mempengaruhi sikap dan sifat pegawai dengan menumbuhkan pengertian kepada pegawai. Pada dasarnya orang yang menyangka bahwa kegiatan Humas itu hanya sebagian kegiatan yang mudah saja. Padahal sesungguhnya kegiatan Humas yang tampak itu merupakan tanggung jawab yang besar bagi kepala Humas.
Sebagai bagian dari Peran Humas dalam Menjaga Citra Perusahaan, salah satu tugas Humas adalah harus mendukung pelayanan terhadap stakeholders. Hasil yang di capai dari kegiatan Humas ini adalah timbulnya loyalitas yang tinggi dari pegawai untuk melayani stakeholders dan rasa saling percaya serta mau bekerja sama antara pegawai dengan stakeholders.
Humas dari PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) berusaha untuk membina hubungan yang baik dan harmonis dengan stakeholders. Sehingga pegawai dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk tercapainya tujuan dari PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).
Dalam hal ini peningkatan pelayanan terhadap stakeholders terus menerus di lakukan oleh bagian Humas di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero). Hal ini terlihat dengan adanya mutu pelayanan yang di berikian oleh Humas PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) terhadap stakeholders dengan menanyakan langsung kepada stakeholders tentang tanggapan mereka terhadap pelayanan yang diberikan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).
Dengan ini humas pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) dapat disebut sebagai penasehat ahli atau sebagai perantara, yang bertujuan agar terciptanya suasana yang baik, komunikasi yang nyaman pada instansi.
Dari keterangan di atas terlihat bahwasanya Humas pada PT. Perkebuanan Nusantara III (Persero) memiliki fungsi penting dalam meningkatkan pelayanan terhadap stakeholders. Menjalin hubungan baik kepada pihak eksternal di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) khususnya untuk menciptakan opini yang baik bagi stakeholders. Salah satu hal yang menunjang membuat Citra Perusahaan baik adalah dengan membuat stakeholders merasa puas dengan memberikan pelayanan yang baik. Hal ini bukan hanya tugas dari Humas saja melainkan dari semua pihak yang terkait di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).
Menurut pendapat peneliti peran dan fungsi Humas dalam meningkatkan pelayanan terhadap stakeholders sudah cukup baik. Tetapi sebaiknya Humas memiliki bidangnya sendiri dan tidak bergantung dengan bagian lain, sehingga bagian Humas dapat lebih mengeluarkan kreativitas kerja yang lebih baik.
50 BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa :
1. Peran dan fungsi Humas di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) sudah tepat dalam menjaga citra baik perusahaan. Di buktikan dengan memperdulikan korban-korban bencana alam dengan memberikan bantuan baik berupa pangan dan finansial, selain itu memberikan juga bantuan beasiswa bagi siswa yang berprestasi dan kurang mampu di sekolah SMP Negeri 1 Sei Mangkei, dan juga memberi bantuan dana dalam Pembangunan-pembangunan jalan yang mengalami kerusakan, PTPN III juga menyalurkan pinjaman modal bergulir melalui dana kemitraan untuk 98 orang mitra binaan yang tersebar di berbagai kabupaten di Sumatera Utara diantaranya pada pengusaha kecil menengah dari Medan, Deli Serdang, Sergai, Tebing Tinggi, Labuhanbatu, Tapanuli Selatan, Karo dan Dairi
2. PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) bagian Humas telah membina dan kemudian memelihara sikap yang menyenangkan antara kedua belah pihak, yaitu pihak organisasi dan pihak stakeholders. Dengan cara memberikan pelayanan yang baik, dan memberikan rasa keakraban dan rasa empati terhadap stakeholders seperti, Badan usaha yang menjadi Mitra Bisnis, Masyarakat atau lingkungan yang di anggap mewakili aspirasi masyarakat, lembaga (Aparat) pemerintah
dalam suatu wilayah tetapi tidak memiliki tanggung jawab langsung, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Perguruan Tinggi kelompok akademis ini memiliki pengaruh penting dalam pengambilan keputusan pemerintah, dan Media masa (wartawan) agar timbul rasa kenyamanan sesama kedua belah pihak.