Lampiran III : kumpulan transkrip wawancara
KUMPULAN TRANSKRIP WAWANCARA Transkrip Wawancara
(01) Nama : Muhammad Idrus S.Pd.I
Jabatan : Guru Qur’an Hadits MIN Kota Jambi Hari, tanggal, jam : Senin, 7 November 2016, pukul 10.25 WIB Tempat : Ruangan perpustakaan
Tema Wawancara : Proses pembelajaran Mata pelajaran Qur’an Hadits Peneliti I : Erirafik Nurmadi
Peneliti II : Arif Ilmi
Peneliti III : Ahmad Khairizom Peneliti IV : Leni Yurdi
Peneliti V : Rizka Febriyana
Peneliti I : Assalamualaikum, selamat pagi pak.
Informan : Iya Wa’alaikumsalam.
Peneliti I : Maaf mengganggu waktunya sebentar pak. Kami dari IAIN STS Jambi Jurusan PGMI mau mengobservasi di sekolah ini dengan tugas kami mata kuliah problematika pembelajaran, yang dimana kami akan mencari informasi tentang apa saja yang menjadi kendala-
ini. Ini tentang perencanaan pembelajaran pak, itu kan ada namanya prota dan prosem, nah itu prota dan prosem bapak buat sendirikah atau sudah ada dari pihak sekolahnya?
Informan : Progam tahunan dan program semester ya.
Peneliti I : Iya pak.
Informan : Iya bapak buat sendiri. Memang sebelum awal-awal ajaran baru sudah di siapkan dibuat prota dan prosemnya.
Peneliti I : Setelah itu pak, bapak membuat program semester itu sudah ada penyuluhan belum, atau bapak membuatnya sendiri secara otodidak?
Informan : Emm itu sebelumya memang sudah ada contoh berkas yang sebelumnya, jadi tinggal bapak teruskan saja.
Peneliti I : Jadi sebelumnya sudah ada penyuluhan ya pak ya?
Informan : Iya sudah ada.
Peneliti I : Itu diadakannya di sekolah atau di tempat lain pak?
Informan : Itu pelatihannya setiap sekali sebulan ada KKG, Kerja Kelompok Guru.
Peneliti I : Selama bapak membuat prosem itu ada kendala gak pak?
Informan : Iya, kendala sekarang ini ya menyesuaikan dengan kurikulum itu antara KTSP dengan K13 itu.
Peneliti I : Nah ini khusus untuk mata pelajaran Qur’an Hadits pak, ini masuk dalam K13 atau masih KTSP?
Informan : Untuk sekarang sudah masuk K13 ini.
Informan : Kalau kendala tidak ada, Cuma terkadang sering lambat pihak dinas memberi kalender pendidikan, jadi ya lambat juga kita menganalisis hari efektif.
Peneliti II : jadi pak pihak dinas ini sering terlambat ya memberikan kalender pendidikannya?
Informan : iya sering mengalami keterlambatan.
Peneliti I : Oh sudah pak ya. Setelah itu ada namanya silabus. Bapak, silabus membuat sendiri ya?
Informan : Iya, buat sendiri.
Peneliti I : Nah itu bapak ada bahannya sekarang?
Informan : Iya ada (sambil membuka tasnya mengambil silabus Quran hadits). Untuk kelas 3 ya?
Peneliti I : Iya pak.
Informan : Nah ini yang silabus yang kelas 3 (sambil di perlihatkannya kepada kami).
Peneliti I : Ini sama RPPnya ya pak?
Informan : Iya.
Peneliti I : Untuk pembuatan silabus dan RPP bapak ada kendala tidak?
Informan : Untuk pembuatan silabus dan RPP bapak rasa tidak ada masalah lah ya.
Peneliti I : Setelah itu, saya mau menanyakan yang khususnya ke bapaknya ya.
Bapak dulunya memang dikhususkan untuk mengajari Qur’an Hadits
Informan : Untuk kemaren sertifikasinya memang pada mata pelajaran Qur’an Hadits. Maka dari itu selama 3 tahun ini sudah memegang mata
pelajaran Qur’an Hadits.
Peneliti I : Lalu bapaknya dulu kuliahnya dimana gitu?
Informan : Samalah ya. IAIN juga. IAIN STS Jambi.
Peneliti III : Tahun berapo tu pak?
Informan : Selesainya tahun 2003 wisuda. MAN Model juga lah ya.
Peneliti III : Saya alumni MAN Model jugo lah pak.
Informan : Oh, iya iya.
Peneliti I :Lalu jurusan bapak dulu apa pak?
Informan : Di IAIN Jurusan PAI ya, Tarbiyah.
Peneliti II : Dengar-dengar pak guru di Sekolah ini sudah pegawai negeri semua?
Informan : Iya, sudah semua.
Peneliti I : Yang sertifikasi guru itu pak?
Informan : Yang sertifikasi iya sudah, hampir keseluruhan 99% sudah.
Peneliti II : Di dalam proses belajar mengajar apakah bapak mengalami kendala terhadap tingkah laku siswa ?
Informan : oohh..tentu saja, banyak sekali kendala yang saya alami dalam pola tingkah laku siswa, seperti siswa yang ribut, yang asyik dengan mainanannya dan berjalan ke kursi temannya.
Informan : biasanya saya merubah tempat duduk anak suka ribut terbut, memindahkan anak tersebut ke depan yang mulanya duduk di belakang.
Peneliti II : kalau anak yang asyik dengan mainannya pak bagaimana strategi bapak, apakah sama dengan strategi yang tadi ?
Informan : kalau menghadapi anak yang asyik dengan mainnya saya beda lagi strateginya, biasanya saya menyita mainan anak tersebut selama proses pembelajaran, setelah selesai saya kembali lagi mainan anak tersebut.
Peneliti II : kalau anak yang suka jalan bagaimana pak?
Informan : kalau anak yang suka jalan, saya menggunakan strategi yang sama dengan strategi anak yang ribut tadi, memindah tempat duduknya ke depan.
Peneliti II : oh iya pak, apakah bapak di dalam pembelajaran menemukan materi yang sulit ?
Informan : kalau materi yang sulit itu saya rasa tidak ada, karna materi Al-Qur’an Hadis ini materinya tentang surah pendek. Mungkin kalau materi yang sulit itu di alami oleh siswa. Karna setiap siswa berbeda-beda daya tangkapnya.
Peneliti I : Ini saya mau tanya-tanya soal media pak. Media yang bapak pakai itu media apa aja yang di dalam kelas untuk mengajar?
Informan : Untuk saat ini ya masih papan tulis, spidol, buku. Itu saja.
Peneliti I : Masih memakai sarana kelas itu ya pak?
Informan : Iya sarana kelas. Untuk infokus belum terpakai.
Informan : Iya, sudah-sudah. Sebenarnya sudah mulai di pakai, cuma belum sempat.
Peneliti I : Lalu apa tidak ada media lain yang bapak pakai selain yang bapak sebutkan tadi?
Informan : Ya kurang lebih hanya itu saja.
Peneliti I : Lanjut pak saya mau menanyakan tentang metode. Metode yang selalu bapak pakai di kelas itu apa aja pak?
Informan : Kalau untuk mata pelajaran Qur’an Hadits ya metodenya itu ya kalau ada ayat-ayat dan hadits-hadits ya di bacakan, nanti baru anak-anak bisa ngikutin. Kalau metodenya kan bisa demonstrasi, tanya jawab, ceramah, dan yang lain.
Peneliti I : Contohnya yang bapak praktekkan tadi dikelas nyuruh anak-anak untuk maju kedepan hafalin hadits-hadits tadi pak ya?
Informan : Nah iya, seperti itu.
Peneliti I : Selanjutnya tentang pengevaluasian, penilaian bapak terhadap siswa, kan ada kognitif, afektif, dan psikomotornya. Nah itu bapak bagaimana cara penilaiannya?
Informan : Penilaian ya sekali sebulan nanti ada latihannya juga, atau ambil nilai bulanan gitu kan atau PR. Tengah-tengah semester juga nanti ada MID kan, kalau sudah enam bulan nanti baru ujian semester.
Peneliti I : Setiap bapak mengajar, apakah bapak selalu memberikan PR terhadap murid?
Informan : Tidak juga, kalau tidak ada latihan di sekolah ya baru dikasih PR di rumah.
Informan : Ya hafalan itu memang setiap minggunya harus disetor gitu kan. Setiap minggu dihapal, minggu depannya lagi baru ditanya gitu.
Peneliti I : Lalu kalau ujiannya pak, secara lisan atau tulisan?
Informan : Iya itu ujian secara lisan dan tulisan tetap dipakai.
Peneliti I : Ini kalau penilaian afektifnya pak, bagaimana?
Informan : Oh iya betul. Itu akhlaknya juga dinilai.
Peneliti I : Kalau dari keterampilan anak murid itu, bagaimana cara bapak untuk menilainya?
Informan : Keterampilan tadi ya melihat kemampuan bakat anak tadikan, biar bisa baca ayat-ayat, surah-surah pendek tadi kan, hadits-hadits juga dilihat dari cara ia menghafalkannya.
Peneliti I : Setelah itu, cara bapak untuk menanggulangi misalnya ada siswa yang proses penangkapan belajarnya agak sulit gitu, cara bapak bagaimana?
Informan : Bagi anak yang lambat nangkapnya ya kita harus sering membantunya kan, cara belajarnya harus sering kita perhatikan, kalau dia belum lancar kita bantu baca, sering disuruh membaca, harus sering membaca-baca di rumah gitukan agar pembelajarannya bisa ditingkatkan.
Peneliti I : Ini misalkan anak murid masih benar-benar lamban dalam pembelajarannya, apakah setiap hari harus di ulang-ualng setiap minggu?
Informan : Iya. Harus di ulangi, yang kurang-kurang tadi kan, harus terus dibacakan.
Peneliti I : Ini pak, mengingat guru Qur’an Hadits di MIN ini, apakah hanya bapak sendiri yang mengajar atau ada guru yang lain juga?
Informan : Untuk saat ini bapak sendirian, karena yang sertifikasinya bapak sendiri. bapak mengajar dari kelas 3 sampai kelas 6.
Peneliti I : Ini pak ada teman yang nanyain untuk strategi bapak belajar itu bagaimana pak?
Informan : Strategi pembelajaran ya. Untuk Qur’an Hadits ya selain anak-anak itu bisa membaca mengaji kan, strategi pembelajarannya juga harus kita bantu untuk baca ayat-ayat tadi, kita ulang-ulangi kan sampai anak itu lancar membacanya.
Peneliti I : Oh, seperti itu. Lalu pak tadi saya melihat di kelas ada kipas angin sama lampu. Itu apakah bisa dipergunakan semua?
Informan : Kipas dan lampu kalau di lokal bisa lah ya.
Peneliti I : Tadi di dalam kelas itu pak, ada berapa siswa?
Informan : Iya tadi ada 31 siswa.
Peneliti I : Untuk kelas 3.1, 3.2, 3.3, dan 3.4 rata-rata ada berapa siswa pak?
Informan : Ada yang 31, ada yang 32 siswa. 32 lah yang paling banyak.
Peneliti I : Dengan jumlah murid yang segitu pak, kira-kira efektif tidak proses KBMnya?
Informan : 30 siswa itu ya standarlah ya. Kalau sudah sampai 40an itu baru susah lah ya.
Peneliti I : Untuk kelas 3, di hari apa aja bapak mengajarnya?
Informan : Kalau untuk kelas 3 di hari Senin sama Selasa. Kalau hari Senin ini mulai dari kelas 3.1 sampai kelas 3.3. kalau Selasanya 3.4.
Peneliti I : Terhadap materi yang bapak berikan terhadap siswa, itu ada kesulitan tidak terhadap materi yang bapak ajarkan itu?
Informan : Materi ya. Alhamdulillah kalau untuk materi ini tidak ada kesulitan ya karena sudah bisa membaca dan memahami ayat-ayat dan hadits dari materi ini.
Peneliti I : Terkait dengan sumber yang bapak ajarkan ini, sumber buku yang bapak pakai ini dari buku paketkah, dari LKS atau dari sumber lain gitu pak?
Informan : Kalau buku, buku paket ini ya (sambil memperlihatkan 2 buah buku yang menjadi sumber ajar guru tersebut).
Peneliti III : Dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis pernah tidak, mengikuti perlombaan, seperti lomba hapalan ayat pendek?
Informan : Iya pernah.
Peneliti III : Apakah pernah dapat juara?
Informan : Malahan setiap perlombaan MIN ini mendapat juara, dan rata-rata piala yang yang ada di dalam lemari di kantor itu adalah juara hapalan ayat pendek.
Peneliti II : Kan tadi kami sudah lihat pak ada anak-anak yang main-main dengan kawannya. Trik atau strategi bapak dalam menghadapi anak yang seperti itu bagaimana ?
Informan : Nah kalau itu, biasanya saya memindahkan anak yang main-main tersebut.
Peneliti I : Yah, hanya itu yang kami tanyakan pak. Terima kasih atas waktu bapak sudah mau membagi waktunya untuk dapat kami wawancarai pada hari ini. Terima kasih banyak pak ya.
Informan : Ah iyalah iya sama-sama. Mudah-mudahan sukses lah ya.
Transkrip Wawancara (02)
Nama : Haikal
Jabatan : Siswa kelas III MIN MODEL Kota Jambi Hari, Tanggal, Jam : Senin, 7 November 2016, Pukul 09.30 WIB Tempat : Ruangan kelas III MIN MODEL Kota Jambi
Tema Wawancara : Tanggapan siswa dalam proses Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Peneliti I : Erirafik Nurmadi