• Tidak ada hasil yang ditemukan

KUNCI JAWABAN

Dalam dokumen GRA. PUR.009. Menjilid secara Manual (Halaman 72-80)

1. Sistem kaye dengan jahit benang dan jahit kawat. 2. Langkah-langkah penjilidan buku tulis:

a. Menyiapkan alat dan bahan.

b. Mengomplit lebaran isi buku tulis dan cover.

c. Melakukan penjahitan dengan jahit benang atau jahit kawat. d. Melakukan pemotongan bersih hasil jahitan buku.

3. Fungsi pita kapital:

a. Untuk memperkuat hubungan kuras buku satu dengan yang lain. b. Untuk menutup sisi-sisi potongan buku yang rusak akibat pemotongan. c. Menambah rasa keindahan pada buku.

d. Memperkuat daya melonjak pada buku jahitan kantor.

e. Menambah kuatnya hubungan sampul buku dan isi atau blok buku.

4. Fungsi tulang pelipat adalah untuk melipat dan menekan lipatan kertas yang tebal, menggosok (menghaluskan) kertas, linen dan kulit yang baru ditempelkan.

a. Macam-macam gunting dalam penjilidan:

a. Gunting biasa; yang setiap hari dipegunakan untuk memotong kain, linen, kulit, kertas dan sebagainya.

b. Gunting abjad; dipergunakan untuk memotong huruf abjad (index) bagi pekerjaan buku kantor, kamus dan pekerjaan perkantoran.

c. Gunting zigzag; dipergunakan untuk membuat potongan berombak pada kertas, linen, karton, sutera dan beludru.

d. Gunting seng; dipergunakan untuk memotong plat seng, pelat aluminium. Bagi pekerjaan packaging gunting ini berguna dalam membantu membuat acuan pekerjaan peckaging.

6. Pusut digunakan untuk membantu pada waktu membuat lubang pada sampul bor bagi pekerjaan penjilidan Perancis atau untuk membuat lubang-lubang jahitan lembar-lembar lepas.

7. Penggabungan adalah menyatukan dan memadukan secara erat dan utuh setiap lembaran atau jilidan yang telah dihimpun.

8. Ciri-ciri benang dari kapas:

a. Mempunyai sifat lemah, kelemahan disini berarti bahan kapas yang dipintal tipis dan tidak banyak diberi bahan pengisi seperti kanji, lilin dan sebagainya.

b. Sifat keras, karena banyak bahan-bahan pengisi dan pelindungnya.

c. Memiliki penampang yang kecil, karena kapas yang dipintal sifat benang itu menjadi besar, berarti beberapa benang kecil dipintal jadi satu atau bahan pemintalnya dibuat besar, maka benang itu disebut benang besar. 9. Macam-macam linen:

a. Linen natuur; bersifat lemah, sedang warnanya tidak begitu menyolok. b. Linen Buchram; bersifat halus dan termasuk jenis yang kuat.

c. Linen Kaliko; dasarnya memakai kain tenun, setelah dilapisi lalu dicetak buta (embosing).

d. Linen Gecacheerd; pada sisi linen yang kasar dilapisi kertas. e. Linen plain.

10. Macam-macam sampul pualam:

a. Pualam cetak (fancy paper); kertas yang dicetak dan diberi motif yang sesuai dengan sampul buku.

b. Pualam terpentin; pualam yang dibuat dari sisa-sisa tinta cetak yang dicampur dengan minyak tanah, dan ditaburkan diatas permukaan air dengan pertolongan sapu lidi.

c. Pualam kanji; dibuat dari bubur kanji yang diberi bahan-bahan berwarna (serbuk tinta tulis atau cat aniline). Kedua bahan itu dicampur menjadi satu, disaring dengan kain supaya memperoleh bahan yang lembut. Berikutnya sehelai kertas disapu dengan kanji berwarna yang rata lalu dibuat hiasan sesukanya.

11. Fungsi dari batu marmer adalah:

a. Sebagai dasar atau alat untuk pekerjaan mengelim etiket. b. Landasan pada waktu menipiskan kulit.

c. Landasan atau dasar untuk membuat pualam kanji. d. Landasan untuk mencampur tinta cetak.

12. Fungsi dari papan pengepres:

Papan pengepres dipergunakan untuk mengepres pekerjaan buku, agar supaya bahan yang baru ditempelkan dapat melekat dengan rata dan baik. 13. Faktor keselamatan kerja yang perlu diperhatikan:

a. Hati-hati terhadap penggunaan peralatan jilid yang tajam .

b. Lindungi tubuh dengan peralatan keselamatan kerja, seperti penggunaan masker dan sarung tangan.

c. Tidak meletakkan peralatan dan bahan disembarang tempat.

14. Pembrosuran adalah suatu cara sederhana untuk menggabungkan kuras satu sama lain dan disekelilingnya diberi sampul. Buku yang dijilid mempunyai tujuan yang sama; menggabungkan kuras dan melindunginya dengan sampul buku.

15. Langkah dalam jahitan brosir 3 kuras: a. Kuras pertama dijahit seluruhnya.

c. Kuras ketiga dijahit separo juga; ditusuk ke dalam di tengah-tengah dan tusuknya ke luar tepat di atas tusukan permulaan lembaran pertama. 16. Fungsi pres horisontal:

a. Meratakan atau meluruskan kembali kertas-kertas yang berombak. b. Mengepres buku dan gambar yang baru ditempelkan atau dilekatkan. 18. Fungsi pres vertikal:

a. Menggergaji punggung buku bagi pekerjaan menjilid buku Perancis (France joint)

b. Memasang rusuk-rusuk punggung buku c. Menempelkan lajur kulit punggung buku d. Menempelkan lajur punggung buku

e. Meratakan atau menghaluskan sisi potongan f. Untuk menghias sisi potongan

19. Alat ini berguna sekali untuk membulatkan lajur karton atau bor punggung buku. Lajur ini ditempatkan di dalam aluran yang bulat setengah lingkaran itu lalu dengan pertolongan tulang pelipat (bone holder) digosok-gosok sampai lengkung.

20. Pesyaratan papan pengepres yang baik:

a. Permukaan papan itu harus diketam halus dan kuat (kayu jati). b. Papan tidak boleh melengkung, jadi harus benar-benar rata.

c. Tidak boleh ada gumpalan lem yang kering dan tinggal di atasnya, jadi benar-benar harus bersih.

B. Lembar Penilaian Tes Praktik

Nama Peserta :

No. Induk :

Program Keahlian : Nama Jenis Pekerjaan :

PEDOMAN PENILAIAN

No. Aspek Penilaian Skor

1 2 3 4 5 Perencanaan 1.1. Persiapan alat 1.2. Persiapan bahan 3 4 I Sub total 7 Proses (Sistematika & Cara Kerja)

2.1. Cara menggabungkan kuras-kuras 2.2. Cara menjahit kuras-kuras

2.3. Cara memasang lembar pelindung 2.4. Cara memasang lembar cover 2.5. Cara memotong bersih

5 10 10 5 5 II Sub total 35 Kualitas Hasil Penjahitan

3.1. Posisi kuras sesuai dengan urutan 3.2. Helai pelindung terpasang dengan kuat 3.3. Cover terpasang dengan kuat

3.4. Pekerjaan diselesaikan dengan waktu yang telah ditentukan

10 5 10 10 III Sub total 35 Sikap/Etos Kerja 4.1. Tanggung jawab 4.2. Ketelitian 4.3. Inisiatif 4.4. Kemandirian 2 3 3 2 IV Sub total 10 Laporan

5.1. Sistimatika penyusunan laporan

5.2. Kelengkapan tugas yang diberikan 4 6 Sub total 10 V

Total 100

KRITERIA PENILAIAN

No. Aspek Penilaian Kriteria Penilaian Skor

I Perencanaan

1.1. Persiapan alat

?

Peralatan penyetelan disiapkan sesuai kebutuhan

?

Peralatan penyetelan disiapkan tidak sesuai kebutuhan

3 1

1.2. Persiapan bahan

?

Bahan disiapkan sesuai kebutuhan

?

Bahan disiapkan tidak sesuai kebutuhan

4 1 II Proses (Sistematika & Cara

Kerja)

2.1. Cara menggabungkan kuras-kuras

2.2. Cara menjahit kuras-kuras

2.3. Cara memasang lembar pelindung

2.4. Cara memasang lembar cover

2.5. Cara memotong bersih

?

Posisi urutan kuras digabung dengan rapi dan benar

?

Posisi kuras tidak rapi dan salah

?

Kuras-kuras dijahit dengan sistem jahit brosir

?

Kuras-kuras tidak dijahit dengan sistem brosir

?

Lembar pelindung dipasang pada posisi yang benar

?

Pemasangan lembar pelindung tidak benar

?

Cover dipasang pada posisi yang benar

?

Cover dipasang pada posisi yang kurang benar

?

Blok buku dipotong dengan ukuran yang tepat

?

Blok buku dipotong dengan ukuran yang salah

5 1 10 1 10 2 5 2 5 1 III Kualitas Hasil Penjahitan

3.1. Posisi kuras sesuai dengan urutan

3.2. Helai pelindung terpasang dengan kuat

3.3. Cover terpasang dengan kuat 3.4. Pekerjaan diselesaikan

?

Penggabungan urutan kuras benar

?

Urutan penggabungan kuras salah

?

Helai pelindung dipasang kuat pada bagian depan dan belakang

?

Pemasangan helai pelindung tidak kuat

?

Cover terpasang dengan kokoh

?

Pemasangan cover tidak kokoh

?

Menyelesaikan pekerjan lebih cepat 10 2 5 2 3

dengan waktu yang telah

ditentukan

?

Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu

?

Menyelesaikan pekerjaan melebihi waktu yang ditentukan

8 10 2 IV Sikap/Etos Kerja 4.1. Tanggung jawab 4.2. Ketelitian 4.3. Inisiatif 4.4. Kemandirian

?

Membereskan kembali alat dan bahan yang dipergunakan

?

Tidak membereskan alat dan bahan yang dipergunakan

?

Tidak banyak melakukan kesalahan kerja

?

Banyak melakukan kesalahan kerja

?

Memiliki inisiatif bekerja

?

Kurang/tidak memiliki inisiatif kerja

?

Bekerja tanpa banyak diperintah

?

Bekerja dengan banyak diperintah 2 1 3 1 3 1 2 1 VI Laporan 5.1. Sistimatika penyusunan laporan

5.2. Kelengkapan tugas yang diberikan

?

Laporan disusun sesuai sistimatika yang telah ditentukan

?

Laporan disusun tanpa sistimatika

?

Melampirkan hasil tugas dengan benar

?

Tidak melampirkan tugas

4 1 6 1

BAB.IV

Dalam dokumen GRA. PUR.009. Menjilid secara Manual (Halaman 72-80)

Dokumen terkait