• Tidak ada hasil yang ditemukan

KUNJUNGAN KEDUA (SKRT2001-WH2)

Dalam dokumen STUDI TINDAK LANJUT IBU HAMIL (Halaman 39-43)

Daftar kunjungan kedua (SKRT2001-WH2) digunakan untuk mendapatkan informasi dari semua ibu hamil yang kehamilannya sudah berakhir, yang meliputi lahir hidup, lahir mati atau keguguran. Bila pada saat kunjungan ibu hamil sudah meninggal, maka responden adalah anggota keluarga yang pernah merawat almarhumah, yang dianggap mengetahui riwayat kehamilan dan persalinannya.

Daftar ini terdiri dari:

I. Pengenalan Tempat

II. Keterangan Responden (Ibu) III. Kunjungan Petugas

IV. Rencana Tindak Lanjut (Kutip dari WH1) Bagian V. Riwayat kehamilan dan persalinan terakhir

a. Pengalaman ibu waktu hamil b. Pengalaman ibu waktu melahirkan

c. Pengalaman ibu dalam waktu 42 hari setelah melahirkan/keguguran d. Pemeriksaan fisik ibu dan laboratorium

Bagian VI. Keadaan bayi.

Bagian VII. Gejala Penyakit Pada Ibu (Maternal)

Bagian VIII. Gejala Penyakit Pada Janin atau Bayi (Perinatal) I. PENGENALAN TEMPAT

Rahasia

Semua data dan informasi ini adalah rahasia dalam rangka untuk survei ini dan semua data ini merupakan rahasia yang datanya tidak bisa diketahui oleh orang lain selain responden/yang bersangkutan.

I. Pengenalan Tempat

Untuk pertanyaan no urut 1 s/d 9 datanya dikutip oleh pewawancara dari SKRT2001.WH1, namun jika data ini tidak ada sebaiknya pewawancara menanyakan kepada supervisor tim agar supaya datanya segera diisi sebelum turun ke lapangan atau mengunjungi responden. Semua data mengenai pengenalan tempat ini harus diisi secara lengkap sesuai dengan data yang terdapat dalam SKRT2001.WH1. Jangan sampai berbeda atau kurang karena semua data yang dikumpulkan akan dicocokkan untuk nantinya akan di"merge" dalam analisa lanjut.

II. KETERANGAN RESPONDEN (IBU) Nomor 1 s/d 4 dikutip dari WH1

1. Nama responden (ibu) yaitu ibu hamil yang tercatat dalam WH1, yaitu yang berada dalam 1 blok sensus untuk 16 rumah tangga, yang telah diidentifikasi oleh bidan apakah dengan pemeriksaan urine (test kehamilan yang positif hamil) atau ibu yang benar-benar lagi hamil, sebaiknya dituliskan secara lengkap.

2. Nomor urut ART (anggota rumah tangga) nomor urut ini harus sama dengan nomor yang terdapat dalam WH1.

3. Umur responden yaitu usia ibu yang diketahui. Umur sejak dia lahir sampai saat dikunjungi pewawancara atau dapat dilihat dari KTP atau kartu keluarga bila ada.

4. Nama suami responden yaitu suami dari ibu hamil yang menjadi responden, sebaiknya

ditulis jelas dan lengkap.

5. Tanggal melahirkan/keguguran yaitu tanggal dimana ibu mengakhiri kelahiran atau keguguran.

III. KUNJUNGAN PETUGAS

4. Tanggal wawancara yaitu tanggal kunjungan pewawancara/bidan; Tuliskan tanggal, bulan dan tahun wawancara dilakukan saat pewawancara melakukan wawancara pada responden;

5. Nama pewawancara yaitu bidan yang sudah dilatih dan merupakan anggota tim yang harus melakukan wawancara, isilah pada setiap kunjungan;

6. Hasil kunjungan ***) adalah merupakan hasil dari pewawancara melakukan wawancara pada responden, hal ini dapat dipilih pada salah satu yang sudah dicantumkan dalam kuesioner dan pewawancara tinggal mengisi kode dari hasil kunjungan tersebut. Setelah selesai mengisi kuesioner, pewawancara harus mencatat hasil kunjungan. Ruang dikolom kedua dan seterusnya digunakan untuk mencatat hasil kunjungan ulang yang mungkin perlu pewawancara lakukan jika tidak berhasil memenuhi/mewawancarai rumah tangga sample pada kunjungan pertama. Harus diingat bahwa pewawancara harus mengunjungi rumah tangga yang ditugaskan, paling sedikit tiga kali untuk mewawancarai rumah tangga tersebut.

Dibawah ini ada beberapa contoh pengisian kode hasil kunjungan pada blok kunjungan petugas dan rekapitulasi.

8) Selesai, artinya wawancara telah selesai dengan hasil lengkap (semua pertanyaan terisi dengan tepat, sesuai dengan aturan pengisian). Tuliskan Kode 1 sebagai hasil wawancara.

9) Responden tidak ada dirumah, artinya pada saat dikunjungi oleh pewawancara ternyata responden tidak berada dirumah dan hari itu tidak dapat diwawancarai, namun harus dilakukan kunjungan ulang sampai 3 kali. Ibu tidak ada dirumah bisa karena ibu pindah sementara bila akan kembali sementara pewawancara masih berada di daerah yang sama, maka dapat dibuat perjanjian untuk dikunjungi ulang atau ibu sedang keluar rumah berarti ia akan kembali pada hari yang sama, maka dapat ditanyakan jam berapa akan ada di rumah. Jika responden tidak ada dirumah pada beberapa kali kunjungan maka tuliskan Kode 2.

10) Ditangguhkan, artinya karena sesuatu halangan yang sementara maka responden menangguhkan wawancara. Responden telah didatangi dan direncanakan untuk dikunjungi lagi, tuliskan Kode 3. Bila dalam keadaan tertentu ternyata wawancara tidak pernah dilaksanakan maka tuliskan Kode 3.

11) Ditolak, artinya responden tidak bersedia atau menolak untuk diwawancarai, walaupun telah diberikan penjelasan-penjelasan tentang survei ini. Artinya penampilan petugas pada waktu pertama kali bertemu dengan responden sangat berpengaruh terhadap penerimaannya. Mulailah dengan memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan survei.

Tekankan bahwa wawancara tidak mengambil waktu yang lama, dan bahwa semua keterangan yang diberikan akan dirahasiakan. Jika orang yang pertama kali ditemui menolak untuk bekerja sama dan menunjuk anggota RT lain yang memenuhi syarat untuk diwawancarai, temuilah orang tersebut. Jika orang tersebut tidak menunjuk orang lain, tanyakan apakah bisa kembali pada waktu lain. Jika orang tersebut masih juga menolak bekerja sama, tuliskan Kode 4, tulislah usaha apa yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini, dibagian kosong halaman sampul kemudian laporkan kepada ketua tim;

12) Selesai sebagian, artinya wawancara telah dilakukan namun karena alasan tertentu sehingga wawancara belum selesai dan hanya sebagian, sehingga perlu dilakukan wawancara lagi. Berikan catatan pada kolom Catatan bagian belakang kuesioner, semua

hal sehingga wawancara hanya selesai sebagian. Bila wawancara hanya selesai sebagian, tuliskan Kode 5.

13) Responden tidak/kurang mampu menjawab, artinya wawancara dapat dilakukan namun dengan tingkat pendidikan responden yang rendah atau karena sakit sehingga wawancara tidak dapat berjalan dengan baik atau karena faktor bahasa sehingga responden tidak/kurang mampu menjawab dengan baik, Jika demikian maka tuliskan Kode 6.

14) Lainnya, tuliskan, artinya jika ada hal-hal yang lain, misalnya seluruh daerah tidak dapat dikunjungi karena banjir, kebakaran, kerusuhan atau sebab lain. Atau juga selain alasan diatas pada kode 1 s/d 6 maka pewawancara harus menulis pada kolom lainnya. Tuliskan Kode 9.

5. Kunjungan berikut : artinya rencana akan dikunjungi lagi bila belum ketemu dengan responden bisa nanti besok hari pada hari kedua atau sore/malam hari, dan dicantumkan tanggal kunjungan berikutnya juga jam berapa rencana akan dikunjungi. Ini perlu diketahui oleh ketua tim agar dapat dipersiapkan ibu responden sehingga semua responden dalam 1 blok sensus dapat dikunjungi semua dan tidak terlewatkan. Agar supaya pada saat perpindahan blok sensus tidak ada lagi responden yang belum dikunjungi.

Kunjungan Akhir

Setelah anda mengadakan kunjungan terakhir pada RT terpilih, anda harus mengisi kotak-kotak kode dibawah Kunjungan Akhir. Tanggal kunjungan akhir dicatat dalam kotak TANGGAL – BULAN – TAHUN. Tuliskan TANGGAL, jika kurang dari angka 10, tuliskan kode 0 dikotak pertama. Untuk BULAN, konversikan menjadi angka, misalnya Januari menjadi 01, Februari menjadi 02, dan seterusnya. Kotak TAHUN diambil 2 angka paling belakang misalnya tahun 2001 maka dicatat dalam kotak kode 01. Contoh akhir melakukan wawancara pada tanggal-bulan-tahun: 7 Nopember 2001, jadi ditulis 07 – 11 – 01.

Tuliskan nama pewawancara dikotak PEWAWANCARA, yang terakhir menyelesaikan wawancara dengan responden.

Isikan kode 1 bila wawancara selesai dilakukan, atau alasan lain.

Catatlah semua jumlah kunjungan di kotak yang disediakan.

IV. RENCANA TINDAK LANJUT (Kutip dari WH1)

1. Hari pertama haid terakhir(HPHT) untuk kehamilan sekarang adalah kita mencatat hari pertama (tanggal, bulan dan tahun) dari haid yang terakhir untuk kehamilan sekarang.

Apabila ibu mengatakan tanggal haid berakhir maka tolong ditanyakan lagi bulan sebelumnya apakah bulan yang lalu masih mendapat haid atau tidak, bila mendapat haid berarti tanggal bulan tersebutlah yang dikatakan haid terakhirnya dan sekarang tanyakan tanggal mulainya ibu mendapat haid, bisa dibantu dengan menanyakan berapa lama mendapat haid apakah 3 hari atau 1 minggu. Bila tidak tahu atau lupa catatlah alasannya (misalnya karena pakai KB, tidak pernah haid, ibu menyusui sehingga tidak haid.) Jika beberapa bulan sebelum hamil ibu tidak pernah mendapat haid sehingga dia tidak tahu mulai kehamilannya maka ditulis kode 98-98-98.

2.Perkiraan ibu melahirkan dihitung sebagai berikut: (tanggal + 7), (bulan -3) dan (tahun + 1).

Contoh 1: hari pertama haid terakhir tanggal 1-5-2001

Perkiraan ibu melahirkan : Tanggal = (1 + 7) = 8 Bulan = (5 - 3) = 2

Tahun = (2001 + 1) = 2002

Contoh 2: hari pertama haid terakhir tanggal 25 -1 - 2001

Perkiraan ibu melahirkan : Tanggal = (25 + 7) = 32 Bulan = (13 -3) = 10

Karena bulan 10 ada 31 hari, maka sisa 1 hari dimasukkan dalam bulan berikutnya menjadi tanggal 1 - 11.

Karena bulan 1 dijadikan bulan ke 13 dari tahun 2000 , maka tahun (2000+1)=2001 Untuk yang tidak diketahui HPHT, perkiraan dihitung setelah selesai pemeriksaan kehamilan.

3. Rencana Kunjungan kedua (perkiraan melahirkan + 60 hari) dilakukan untuk mengevaluasi hasil kehamilan yang mencakup kurun waktu sampai dengan 42 hari setelah kehamilan berakhir (bersalin atau keguguran), tetapi tanggal perkiraan ibu melahirkan dapat bergeser, maka diperhitungkan sebagai berikut : Perkiraan kunjungan kedua ialah 60 hari atau 2 bulan setelah melahirkan.

Petunjuk Pengisian :

1. Lingkari kode jawaban jika kode jawaban berupa angka dan pindahkan kotak yang disediakan;

2. Jika satu pertanyaan terdiri dari beberapa bagian maka lingkari kode jawaban dari tiap bagian tersebut dan isikan pada kotak yang disediakan;

3. Tuliskan jawaban yang diminta jika terdapat perintah sebutkan atau catatlah;

4. Jika jawaban bukan berupa pilihan maka isilah kotak atau (________) yang disediakan;

5. Jika kode jawaban berupa abjad, lingkari kode “abjad” tersebut dan jawaban boleh lebih dari satu.

Petunjuk Pengisian :

1. Lingkari kode jawaban jika kode jawaban berupa angka dan pindahkan kotak yang disediakan;

Contoh ; angka 1 yang dilingkari dipindahkan ke dalam kotak yang tersedia.

Apakah ibu pernah hamil yang berakhir dengan kelahiran atau keguguran sebelum kehamilan yang sekarang ? 1. Ya 2. Tidak  P.103 menjadi 1

2. Jika satu pertanyaan terdiri dari beberapa bagian maka lingkari kode jawaban dari tiap bagian tersebut dan isikan pada kotak yang disediakan;

Contohnya pada pertanyaan dibawah ini :

Apakah Ibu mendapatkan pelayanan kesehatan berikut ini paling sedikit satu kali waktu Ibu memeriksakan kehamilan pada dokter,bidan atau perawat ? (Bacakan setiap jenis pemeriksaan dan lingkari jawaban responden yang sesuai)

Ya Tidak TT Tinggi badan 1 2 8 Tek.darah 1 2 8 Periksa perut 1 2 8 Pemb.tab.Fe 1 2 8 Pemb.TT 1 2 8 Berat badan 1 2 8 Pem. Darah 1 2 8 Pem. Urine 1 2 8

3. Tuliskan jawaban yang diminta jika terdapat perintah sebutkan atau catatlah;

Contohnya:

Jika Ya, upaya apa saja yang ibu lakukan ? (Jawaban dapat lebih dari 1)

Kerja fisik berat…………A Minum jamu/ramuan…… B Minum pil/tab/kapsul…… C Pijat pada perut…………. D Memasukkan benda…….. E Disuntik……….… F Disedot (MR)……… G Lain(sebutkan)__________

4. Jika jawaban bukan berupa pilihan maka isilah kotak atau (________) yang disediakan;

Contohnya sbb:

a. Apakah Ibu pernah mendapat imunisasi TT untuk kehamilan Pertama ini ? Ya _________ kali

(Jika Tidak, isikan kode “0” dan jika Tidak tahu, isikan kode “8”)

5. Jika kode jawaban berupa abjad, lingkari kode “abjad” tersebut dan jawaban boleh lebih dari satu. Contohnya sbb:

Jika Ya, upaya apa saja yang ibu lakukan ? (Jawaban dapat lebih dari 1)

Kerja fisik berat…………A Minum jamu/ramuan…… B Minum pil/tab/kapsul…… C Pijat pada perut…………. D Memasukkan benda…….. E Disuntik……….… F Disedot (MR)……… G Lain(sebutkan)__________

Dalam dokumen STUDI TINDAK LANJUT IBU HAMIL (Halaman 39-43)

Dokumen terkait