• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM LATIHAN KADER SENSITIVE GENDER (LKSG) (Peserta Seluruh Kader HMI)

Materi : Filsafat Manusia Alokasi Waktu : 2 jam

Tujuan : Untuk memahami hakikat manusia serta memahami diri sendiri sehingga

kader mampu meningkatkan kualitas pemahaman dan kesadaran akan sisi kemanusiaan dalam diri individu dan sosial.

Pokok Pembahasan / Sub Pokok Bahasan:

1. Filsafat manusia (sebuah pendahuluan)

2. Esensi manusia menurut sejumlah aliran dalam filsafat

3. Kedudukan manusia dalam filsafat Humanistik dan ilmu-ilmu sosial humanistik 4. Pertarungan jiwa dan tubuh: Filsafat Rene Descartes

5. Kehendak buta: Filsafat Arthur Schopenhouer

6. Kehendak untuk berkuasa dan manusia unggul: filsafat Friedrich Nietzsche 7. Perkembangan akal budi manusia dan zaman positif: filsafat Auguste Comte 8. Eksistensi manusia sebagai individu: Edmund Husseri

9. Struktur Kesadaran manusia dalam cahaya fenomenologi Edmund Husseri 10. Eksistensi yang otentik menurut Martin Heidegger

11. Konflik eksistensi manusia menurut Jean Paul Sartre

12. Manusia dalam kungkungan struktur: pemahaman awal soal strukturalisme 13. Rasio manusia dalam narasi postmodernisme

14. Teori kosmologi gender menurut Sachiko Murata (buku The Tao of Islam) Metode: Ceramah, Diskusi, Dialog.

Evaluasi: Test objektif/subjektif dan analisa kasus

Materi : Relavansi Keadilan Gender dalam Perspektif Islam Alokasi Waktu : 2 jam

Tujuan : Memberikan Pemahaman dasar soal seks dan gender, dan relevansinya

didalam al-Quran dan Hadits.

Pokok Bahasan / Sub Pokok Bahasan:

1. Teori dasar Seks dan Gender

2. Aliran feminisme (pemahaman dasar)

3. Al-Quran dan Hadits yang berkaitan dengan keadilan gender

4. Jenis-jenis ketidakadilan gender (pemahaman secara mendetail, diharapkan dari peserta mampu menganalisa kasus dari beberapa jenis ketidakadilan gender)

5. Perempuan dalam perspektif Islam (wacana umum dari beberapa persoalan agama dan perempuan)

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 111

6. Rekonstruksi metodologi wacana gender dalam Islam. Metode: Ceramah, Diskusi, Dialog, studi kasus

Evaluasi: Test objektif/subjektif dan analisa kasus

Materi : Sejarah Gerakan Perempuan Alokasi Waktu : 2 jam

Tujuan : Mampu memahami secara Historis tentang pergerakan perempuan baik

di Indonesia maupun di dunia Internasional serta hal-hal yang menjadi tujuan perjuangan gerakan perempuan.

Pokok Bahasan / Sub Pokok Bahasan:

1. Gender sebagai konsep yang diperjuangkan

2. Gerakan dan organisasi perempuan pra dan pasca kemerdekaan 3. Kohati sebagai bagian dari sejarah gerakan perempuan

Metode: Ceramah, Diskusi, Dialog.

Evaluasi: Test objektif/subjektif dan analisa kasus

Materi : Sejarah Perjuangan Ummahatul Mu’minin Sebagai Teladan Alokasi Waktu : 2 jam

Tujuan : Mengetahui sejarah perjuangan Ummahatul Mu’minin dan mampu di

implementasikan pada nilai-nilai kehidupan.

Pokok Bahasan / Sub Pokok Bahasan:

1. Definisi Ummahatul Mu’minin

2. Biografi singkat Ummahatul Mu’minin

3. Kemuliaan dan keutamaan dari masing-masing Ummahatul Mu’minin Metode: Ceramah, Diskusi, Dialog.

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 112

Materi : KOHATI Sebagai Organisasi Perempuan Alokasi Waktu : 2 jam

Tujuan : meningkatkan kualitas pemahaman landasan gera dan arah perjuangan

KOHATI sebagai organisasi perempuan.

Pokok Bahasan / Sub Pokok Bahasan:

1. Pengantar manajemen organisasi

2. Struktur kekuasaan di lembaga KOHATI 3. Sifat KOHATI dan kaitannya dengan HMI

4. Strategi perencanaan, meliputi: analisis SWOT, Public Relation, Networking. 5. Platform gerakan

6. Tafsir tujuan KOHATI

7. Pedoman Pembinaan KOHATI.

Metode: Ceramah, Diskusi, Dialog, mind mapping, peragaan dan Studi Kasus. Evaluasi: Test objektif/subjektif dan analisa kasus

Materi : Analisis Gender Sebagai Alat Transformasi Sosial Alokasi Waktu : 2 jam

Tujuan : meningkatkan kualitas pemahaman dan kemampuan teknis dalam

menganalisis kondisi sosial dengan menggunakan metode analisis gender.

Pokok Bahasan / Sub Pokok Bahasan:

1. Definisi dan konsep analisis gender 2. Model teknik analisis gender

3. Negara, media dan eksploitasi tubuh terhadap perempuan

Metode: Ceramah, Diskusi, Dialog, mind mapping, peragaan dan Studi Kasus. Evaluasi: Test objektif/subjektif dan analisa kasus

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 113

Materi : Strategi Advokasi dan Kebijakan Hukum Persoalan Perempuan Alokasi Waktu : 2 jam

Tujuan :

Pokok Bahasan / Sub Pokok Bahasan:

1. Pemahaman dasar soal advokasi

2. Isu perempuan dan anak dengan framing dan reframing 3. Advokasi dan bantuan hukum

4. Advokasi media 5. Strategi hearing 6. Strategi healing

Metode: Ceramah, Diskusi, Dialog, mind mapping, peragaan dan Studi Kasus. Evaluasi: Test objektif/subjektif dan analisa kasus

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 114

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII Nomor : 01/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang AGENDA ACARA

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati ke-XXII, setelah:

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di: Gedung Juang 45 Pekanbaru Pada Tanggal : 13 Shafar 1437 H

25 November 2015 M

Waktu : 15.15 WIB PIMPINAN SIDANG MUSYAWARAH NASIONAL

KORPS HMI-WATI KE-XXII

Tyas Wulansih Damrah Noer Hayati Yeni Patrizia

Koordinator SC SC SC

Isyana Kurniasari Lilik Mutafida Rusyanti Naila Fitria

SC SC SC SC

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran pelaksanaan Musyawarah Nasional Korps

HMI-Wati ke-XXII, maka dipandang perlu untuk mengesahkan Agenda Acara Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati ke-XXII.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno I MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 13

Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 25 November 2015 M di Gedung Juang 45, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada MUNAS KOHATI ke-XXII. MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Agenda Acara Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati ke-XXII sebagaimana

terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 115

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATIKE-XXII Nomor : 02/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang TATA TERTIB

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran pelaksanaan Musyawarah Nasional Korps

HMI-Wati ke-XXII, maka dipandang perlu untuk mengesahkan Tata Tertib Musyawarah Nasional ke-Korps HMI-Wati Ke-XXII Himpunan Mahasiswa Islam.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno I MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal ...Muharram 1437 H bertepatan dengan tanggal ... November 2015 M di Gedung Juang 45, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada MUNAS KOHATI ke-XXII. MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Tata Tertib Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII sebagaimana

terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di: Gedung Juang 45, Pekanbaru Pada Tanggal : ...Muharram 1437 H

...November 2015 M Waktu : …………. WIB PIMPINAN SIDANG MUSYAWARAH NASIONAL

KORPS HMI-WATI KE-XXII

Tyas Wulansih Damrah Noer Hayati Yeni Patrizia

Koordinator SC SC SC

Isyana Kurniasari Lilik Mutafida Rusyanti Naila Fitria Maghfirah Rafiah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 116

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 03/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

TATA TERTIB PEMILAHAN PRESIDIUM SIDANG MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran pelaksanaan Musyawarah Nasional Korps

HMI-Wati Ke-XXII, maka dipandang perlu untuk mengesahkan tata tertib pemilihan presídium sidang Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno I MUNAS KOHATI ke-XXII pada ……Muharram 1437 H bertepatan dengan tanggal ……November 2015 M di Gedung Juang 45, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Tata tertib pemilihan presídium sidang Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati

Ke-XXII.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Gedung Juang 45, Pekanbaru Pada Tanggal : …Muharram 1437 H

…November 2015 M

Waktu : …………. WIB PIMPINAN SIDANG MUSYAWARAH NASIONAL

KORPS HMI-WATI KE-XXII

Tyas Wulansih Damrah Noer Hayati Yeni Patrizia

Koordinator SC SC SC

Isyana Kurniasari Lilik Mutafida Rusyanti Naila Fitria Maghfirah Rafiah SC SC SC SC SC

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 117

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 04/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran pelaksanaan Musyawarah Nasional Korps

HMI-Wati Ke-XXI, maka dipandang perlu untuk mengesahkan presídium sidang Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno I MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 15 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 27 November 2015 M di Gedung Juang 45, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Mengesahkan Presídium sidang Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati

Ke-XXII sebagai berikut: - MUSYAROFAH

- RIYANTI PULUHULAWA - IMANAH

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Gedung Juang 45, Pekanbaru Pada Tanggal : 15 Shafar 1437 H

27 November 2015 M

Waktu : …………. WIB PIMPINAN SIDANG MUSYAWARAH NASIONAL

KORPS HMI-WATI KE-XXII

Tyas Wulansih Damrah Noer Hayati Yeni Patrizia

Koordinator SC SC SC

Isyana Kurniasari Lilik Mutafida Rusyanti Naila Fitria Maghfirah Rafiah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 118

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 05/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran pelaksanaan Musyawarah Nasional Korps

HMI-Wati Ke-XXII, maka dipandang perlu untuk mengesahkan Laporan Pertanggung Jawaban Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 3. Hasil pembahasan Sidang Pleno II MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 15 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 27 November 2015 M di Gelanggang Takraw Pekanbaru.

4. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Mengesahkan Laporan Pertanggung Jawaban Musyawarah Nasional Korps

HMI-Wati Ke-XXII.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Gedung Juang 45, Pekanbaru Pada Tanggal : 15 Shafar 1437 H

27 November 2015 M

Waktu : WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 119

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 06/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

PERNYATAAN DEMISIONER PENGURUS KOHATI PB HMI MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran pelaksanaan Musyawarah Nasional Korps

HMI-Wati Ke-XXII, maka dipandang perlu untuk mengesahkan pernyataan demisioner pengurus KOHATI PB HMI Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno II MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal ……Muharram 1437 H bertepatan dengan tanggal ….. November 2015 M di Gelanggang Takraw Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : Mengesahkan Pernyataan Demisioner Pengurus KOHATI PB HMI Musyawarah

Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Museum Nila Utama, Pekanbaru Pada Tanggal : 18 Shafar 1437 H

30 November 2015 M Waktu : 00.42 WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 120

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 07/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

PDK, Platform dan Pedoman Pembinaan Kohati MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran mekanisme organisasi, maka dipandang perlu

untuk mengesahkan Pedoman Dasar KOHATI.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno III MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 19 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 01 Desember 2015 M di Museum Nila Utama, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Pedoman Dasar Kohati sebagaimana terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Museum Nila Utama, Pekanbaru Pada Tanggal : 19 Shafar 1437 H

01 Desember 2015 M Waktu : 05.23 WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 121

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 09/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang REKOMENDASI

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran mekanisme organisasi, maka dipandang perlu

untuk mengesahkan Rekomendasi Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno III MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 19 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 01 Desember 2015 M di Museum Nila Utama, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Rekomendasi Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII sebagaimana

terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di: Museum Nila Utama, Pekanbaru Pada Tanggal : 19 Shafar 1437 H

01 Desember 2015 M

Waktu : 05.28 WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 122

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 08/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

PROGRAM KERJA NASIONAL

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran mekanisme organisasi, maka dipandang

perlu untuk mengesahkan Program Kerja Nasional KOHATI Periode 2015-2017.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno III MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 19 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 01 Desember 2015 M di Museum Nila Utama, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Program Kerja Nasional KOHATI PB periode 2015-2017 sebagaimana

terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di: Museum Nila Utama, Pekanbaru Pada Tanggal : 19 Shafar 1437 H

01 Desember 2015 M

Waktu : 05.26 WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 123

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 10/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

KURIKULUM TRAINING FORMAL KOHATI MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menyeragamkankan materi dan metodologi training Formal

Kohati, maka dipandang perlu untuk mengesahkan Kurikulum Training Formal Kohati sebagai acuan dalam proses perkaderan Kohati.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK 4. Pedoman Perkaderan HMI

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno III MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 19 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 01 Desember 2015 M di Museum, Nila Utama, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Kurikulum Training Formal Kohati sebagaimana terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Museum Nila Utama, Pekanbaru Pada Tanggal : 19 Shafar 1437 H

01 Desember 2015 M Waktu : 05.31WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 124

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 11/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

KURIKULUM TRAINING NON FORMAL KOHATI MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menyeragamkankan materi dan metodologi training Non

Formal Kohati, maka dipandang perlu untuk mengesahkan Kurikulum Training Non Formal Kohati sebagai acuan dalam proses perkaderan Kohati.

MENGINGAT : 5. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

6. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

7. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK 8. Pedoman Perkaderan HMI

MEMPERHATIKAN : 3. Hasil pembahasan Sidang Pleno III MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 19 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 01 Desember 2015 M di Museum Nila Utama Pekanbaru.

4. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 3. Kurikulum Training Non Formal Kohati sebagaimana terlampir.

4. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Museum Nila Utama, Pekanbaru Pada Tanggal : 19 Shafar 1437 H

01 Desember 2015 M Waktu : 05.34 WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 125

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 12/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

KRITERIA FORMATEUR/KETUA UMUM KOHATI PB HMI MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran mekanisme organisasi, maka dipandang

perlu untuk mengesahkan Kriteria Formateur/Ketua Umum KOHATI PB periode 2015-2017.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno IV MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 19 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 01 Desember 2015 M di Museum, Nila Utama, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Kriteria Formateur/Ketua Umum KOHATI PB Periode 2015-2016

sebagaimana terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Gelanggang Takraw Pekanbaru Pada Tanggal : ……Muharram 1437 H ……November 2015 M Waktu : ……WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 126

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 13/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

TATA TERTIB PEMILIHAN FORMATEUR/KETUA UMUM KOHATI PB HMI MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran pemilihan Formateur pada Musyawarah

Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXI, maka dipandang perlu untuk mengesahkan Tata Tertib Pemilihan Formateur/KOHATI PB periode 2015-2017.

MENGINGAT : 1. Pasal 3, 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno IV MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 20 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 20 Desember 2015 M di Museum Nila Utama, Pekanbaru.

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Tata Tertib Pemilihan Formateur/Ketua Umum KOHATI PB Periode

2015-2017 sebagaimana terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di: Museum Nila Utama, Pekanbaru Pada Tanggal : 19 Shafar 1437 H

01 Desember 2015 M

Waktu : …………. WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 127

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 11/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

KRITERIA MIDE FORMATEUR

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI KE-XXII

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridha Allah SWT Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII, setelah:

MENIMBANG : Bahwa untuk menjaga kelancaran mekanisme organisasi, maka dipandang

perlu untuk mengesahkan Kriteria Mide Formateur pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5, 8, 9, dan 15 AD HMI

2. Pasal 6, 7, 10, 45, 46, dan 47 ART HMI

3. Pasal 3, 4, 5, 6, 7, 9,10, 11, 12, 13, 15, dan 17 PDK

MEMPERHATIKAN : 1. Hasil pembahasan Sidang Pleno IV MUNAS KOHATI ke-XXII pada tanggal 19 Shafar 1437 H bertepatan dengan tanggal 01 Desember 2015 M di Museum Nila Utama, Pekanbaru

2. Saran dan pendapat yang berkembang pada Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati Ke-XXII.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Kriteria Mide Formateur Periode 2015-2017 sebagaimana terlampir.

2. Ketetapan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali bila terdapat kekeliruan dalam penetapannya.

Billahitaufiq Wal Hidayah.

Ditetapkan di : Museum Nila Utama, Pekanbaru Pada Tanggal : 19 Shafar 1437 H

01 Desember 2015 M Waktu : …………. WIB

PRESIDIUM SIDANG

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII

Musyarofah Riyanti Imanah

Pedoman Dasar KOHATI 2016-2018 | 128

KETETAPAN

MUSYAWARAH NASIONAL KORPS HMI-WATI XXII Nomor : 15/MUNAS XXII/1/1437 H

Tentang

Dokumen terkait