• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

Dalam dokumen BUKU 3B BORANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (Halaman 50-62)

5.1 Kurikulum

Jelaskan peran Fakultas/ Sekolah Tinggi dalam penyusunan dan

pengembangan kurikulum untuk program studi yang dikelola.

Penyusunan dan pengembangan kurikulum merupakan keniscayaan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sebuah prodi. Kurikulum yang tersusun dengan baik akan memberikan arah pada prodi dalam penyelenggaraan prosen belajar mengajar. Demikian halnya dengan pengembangan kurikulum, merupakan hal yang penting untuk dilakukan guna mengantarkan mahasiswa yang memiliki daya saing dan kualifikasi sesuai dengan tujuan masing-masing prodi. Tujuan penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran dalam sebuah prodi adalah menghasilkan lulusan yang handal dan mampu bersaing di masyarakat dan dunia kerja. Karena itu, prodi harus diberi keleluasaan dan kebebasan berkreasi untuk mengembangkan kurikulum

sesuai dengan minat dan potensi masing-masing, dan dengan

mempertimbangkan dinamika yang terjadi di masyarakat.

Peran Fakultas dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum adalah memberikan dukungan penuh pada setiap prodi. Dukungan yang diberikan oleh Fakultas kepada prodi-prodi berupa dukungan fasilitas yang antara lain menyediakan buku referensi mutakir, jaringan internet, jurnal online, mengikut sertakan ketua prodi dan dosen dalam seminar atau lokakarya tentang kurikulum, dan penyediaan fasilitas lain yang diperlukan setiap prodi.

Beberapa workshop yang diikuti pengelola prodi dan dosen antara lain;

Workshop Kurikulum Berbasis KKNI-SNPT, Pelatihan Penyusunan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) Bagi Dosen Perguruan Tinggi Swasta, Pelatihan paradigma baru Pengelolaan Perguruan Tinggi Dengan Sistim Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPMPT), Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Berbasis Multimedia Tingkat Dasar (P3BMTD), Pelatihan Peningkatan Ketrampilan Dasar

Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Appleed Approach (AA).

Dukungan lainnya berupa dukungan dana dan memfasilitasi prodi untuk menyelenggarakan lokakarya peninjauan dan pengembangan kurikulum.

Penyerapan dana secara rata-rata untuk melaksanakan lokakarya kurikulum dalam 3 (tiga) tahun terakhir sekitar Rp. 70.000.000,- per prodi. Hasil dari lokakarya kurikulum tersebut akan dilaporkan ke Dekan, dan selanjutnya Dekan menerbitkan surat keputusan tentang susunan, isi, dan rancangan implementasi, serta waktu pemberlakuan kurikulum untuk setiap prodi.

Sebelum surat keputusan diterbitkan, Dekan Fakultas melakukan evaluasi dan memastikan bahwa ketentuan dan peraturan yang berlaku yang berhubungan dengan prodi telah dipenuhi. Fakultas juga selalu memonitor dan mengevaluasi proses penyusunan dan pengembangan kurikulum agar benar- benar menghasilkan kurikulum yang mengarah pada tercapainya visi, misi, dan tujuan prodi.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan stakeholders yang lebih bermanfaat,

Fakultas merancang dan menetapkan kurikulum dengan mempertimbangkan amanat UU No. 12 tahun 2012 tentang kurikulum Pendidikan Tinggi yang kemudian dikembangkan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Riset Teknologi dan dan Pendidikan Tinggi No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tiggi (SN Dikti). Penyusunan struktur kurikulum Program Studi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sampai dengan tahun akademik 2016/2017 dilakukan dengan mengikuti struktur kurikulum

yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor No.

018/SK/UNIGA/I/2016 tentang Persiapan Pelaksanaan Rekonstruksi

Kurikulum. Prodi diharuskan melakukan rekonstruksi kurikulum

menyesuaikan dengan Pedoman Pengembangan Kurikulum baru yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Pedoman baru ini dimaksudkan untuk mempersiapkan Prodi dalam merekonstruksi kurikulum berbasis kompetensi (KBK) menjadi kurikulum yang mengacu pada KKNI. Upaya Fakultas untuk melakukan konstruksi dan format baru serta evaluasi dari kurikulum yang ada di prodi dengan menyelenggarakan pertemuan yang melibatkan sejumlah pihak yang relevan dan memiliki kapabilitas. Pihak-pihak yang dimaksud antara lain Dekan, para Ketua Program Studi, para dosen senior serta pihak stakeholders lain yang

relevan. Perubahan kurikulum yang dibuat diterapkan mulai tahun akademik 2017/2018 berdasarkan Surat Keputusan Dekan No. 124.c/SK/FEB/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017, tentang pemberlakuan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Penyusunan dan penyempurnaan kurikulum dilakukan secara menyeluruh dengan menyempurnakan muatan, silabus atau garis-garis pokok pengajaran sehingga tujuan program studi dapat dicapai.

Fakultas juga mendukung upaya prodi agar implementasi kurikulum secara keseluruhan dapat berjalan dengan baik. Fakultas mendorong prodi dan dosen- dosen terkait untuk menerapkan secara konsisten silabus, SAP/RPS, dan materi ajar yang telah direncanakan. Hal ini akan memudahkan monitoring pelaksanaan kurikulum dalam proses belajar mengajar.

Kurikulum yang disusun dan dijalankan di Fakultas juga mengacu pada kebijakan dan standar mutu akademik yang telah digariskan oleh Universitas melalui Buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan UNIGA Tahun

2014/2015–2017/2018 serta Buku Pedoman Pengembangan Kurikulum Tahun

2012. Berbagai kegiatan dilakukan oleh Fakultas dalam meninjau kurikulum, misalnya dengan mengadakan rapat dosen atau lokakarya untuk merumuskan kurikulum yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter dan

berkompeten dalam bidangnya. Struktur matakuliah yang ditawarkan

merupakan matakuliah yang diharapkan dapat berperan dalam pengembangan kepribadian, keilmuan dan keterampilan, keahlian berkarya dan berkehidupan bermasyarakat.

Sebaran matakuliah di masing-masing prodi di lingkungan Fakultas disajikan dalam Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

5.2 Pembelajaran

Jelaskan peran Fakultas/ Sekolah Tinggi dalam memonitor dan mengevaluasi pembelajaran

Proses pembelajaran yang baik harus diselenggarakan dalam sebuah prodi untuk dapat menghasilkan lulusan yang memenuhi karakteristik sebagaimana dirumuskan dalam tujuan masing-masing prodi. Proses belajar mengajar di FEB mengacu pada standar yang ditetapkan oleh BP3M sesuai dengan dokumen mutu nomor QP/UNIGA.09-01, yang diberlakukan dengan surat keputusan rektor nomor 014.1/SK/UNIGA/II/2008. Dokumen tersebut antara lain mengatur tentang standar pembelajaran yang harus diikuti di setiap fakultas di lingkungan UNIGA seperti tatap muka, beban kredit semester yang dapat ditempuh mahasiswa, evaluasi keberhasilan mahasiswa dan kriteria penilaian.

Fakultas memiliki peran untuk mengkoordinir perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi/memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. sehingga terselenggaranya proses pembelajaran yang baik bisa benar-benar dicapai.

Fakultas bersama dengan program studi menyusun dan menetapkan pedoman penyelenggaraan pendidikan (Domdik) yang harus dipatuhi bersama. Domdik tersebut memuat antara lain proses pembelajaran dan proses evaluasi studi mahasiswa. Selain Domdik, fakultas juga menerbitkan pedoman penilaian dan monitoring proses belajar mengajar yang digunakan oleh prodi untuk melaksanakan penilaian dan monitoring dalam pelaksanaan proses belajar mengajar.

Perencanaan pembelajaran meliputi penyiapan mata kuliah yang ditawarkan oleh setiap prodi. Fakultas bersama dengan prodi menugaskan dosen untuk mengajar mata kuliah sesuai beban kerja dosen yang wajar dengan memperhatikan ketiga aspek Tri Dharma. Pimpinan Fakultas, selanjutnya, menerbitkan Surat Keputusan tentang Beban Mengajar bagi dosen.

Dalam penyelenggaraan pembelajaran, fakultas mengacu pada peraturan yang berlaku dan menetapkan standar mutu yang harus diikuti oleh setiap prodi. Berbagai standar penyelenggaraan pembelajaran, seperti jumlah kuliah tatap muka, dan matakuliah yang dapat ditempuh mahasiswa telah ditentukan fakultas. Untuk meyakinkan bahwa tujuan pembelajaran tercapai, maka fakultas melalui prodi melakukan monitoring terhadap pelaksanaan perkuliahan untuk setiap matakuliah yang ditawarkan.

Beberapa ketatapan lainnya yang dirumuskan dalam buku Domdik Fakultas antara lain:

- Jumlah tatap muka dalam perkuliahan satu mata kuliah sebanyak 15 (lima belas) kali pertemuan dengan durasi 50 (lima puluh) menit per sks diikuti dengan 1 (satu) kali ujian tengah semester dan 1 (satu) kali ujian akhir semester. Di samping kuliah tatap muka, mahasiswa juga melakukan tugas- tugas terstruktur dan tugas mandiri.

- Beban kredit semester yang harus ditempuh mahasiswa untuk lulus sebagai

sarjana minimal sebanyak 144 sks yang tersusun dalam struktur kurikulum sebagaimana yang dikembangkan dan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing prodi. Jumlah beban kredit semester untuk mahasiswa baru berdasarkan paket yang diberikan, dan untuk semester berikutnya berdasarkan IP yang diperoleh pada semester sebelumnya, dll.

Beban kredit semester yang ditetapkan dalam buku Pedoman Penyelenggaraan Universitas dan dijabarkan dalam Buku Pedoman Pendidikan Fakultas seperti yang ditampilkan dalam tabel 5.1.

Tabel 5.1 : Beban Kredit Semester IP semester Beban sks (1) (2) 2,75 – 4,00 24 2,00 – 2,74 21 0,00 – 1,99 18

Fakultas bersama-sama dengan program studi menetapkan bahwa penilaian hasil belajar mahasiswa ditentukan oleh beberapa komponen penilaian, seperti tugas- tugas, kuis, partisipasi diskusi, UTS, UAS, dengan bobot yang ditetapkan dalam silabus sesuai dengan jenis matakuliah. Hal ini dimaksudkan agar diperoleh gambaran yang lengkap tentang kemampuan mahasiswa untuk penetapan nilai.

Program Studi melaksanakan proses penilaian dan fakultas melaksanakan pemantauan terhadap proses penilaian ini. Fakultas memilki wewenang untuk memonitor pelaksanaan ini dengan menggunakan Sistem Informasi Akademik

(SIAKAD) dan Sistim Informasi Akademik Universitas Gajayana

(SISKAVEGA) yang bisa diakses secara langsung oleh Fakultas.

Penetapan nilai akhir hasil belajar mahasiswa yang dirumuskan dalam buku Pedoman Penyelengaraan Pendidikan tersaji dalam tabel 5.2.

Untuk menjaga dan meningkatkan mutu proses belajar mengajar, fakultas didukung oleh prodi dan dibantu tenaga kependidikan, termasuk bagian pengajaran, melakukan monitoring proses belajar mengajar setiap akhir bulan selama satu semester. Fakultas berperan dalam mengevaluasi sekaligus menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh prodi, yaitu tentang jumlah kehadiran dosen dan mahasiswa, serta kesesuaian materi yang disampaikan dengan SAP dan Silabinya.

Evaluasi kinerja dosen dilakukan pada akhir semester melalui rekapitulasi kehadiran dosen serta hasil evaluasi dosen yang dilakukan oleh mahasiswa melalui angket yang disebarkan kepada mahasiswa. Hasil evaluasi ini akan digunakan oleh fakultas sebagai dasar untuk mengambil kebijakan di semester berikutnya.

Tabel 5.2 : Penetapan nilai akhir hasil belajar mahasiswa

Nilai Angka Huruf

Mutu

Angka

Mutu Golongan Kemampuan

(1) (2) (3) (4)

> 80 – 100 A 4,0 Sangat Baik

> 75 – 80 B+ 3,5 Antara Sangat Baik dan Baik

> 70 – 75 B 3,0 Baik

> 65 – 70 C+ 2,5 Antara Baik dan Cukup

> 55 – 65 C 2,0 Cukup

> 45 – 55 D 1,0 Kurang

0 – 45 E 0,0 Gagal

5.3 Suasana Akademik

Jelaskan peran Fakultas/ Sekolah Tinggi dalam mendorong suasana akademik yang kondusif, terutama dalam: (1) Kebijakan tentang suasana akademik, (2) penyediaan prasarana dan sarana, (3) dukungan dana, dan (4) kegiatan akademik di dalam dan di luar kelas.

Suasana akademis yang kondusif dan lingkungan yang harmonis senantiasa diciptakan oleh Fakultas dan prodi, agar mahasiswa mempunyai kepribadian yang baik berbudi luhur dan mempunyai kompetensi yang mumpuni dalam bidang ilmu ekonomi dan bisnis, sehingga para lulusan mampu bersaing secara sehat dalam memasuki dunia kerja. Untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif, FEB mengacu pada kebijakan akademik Universitas sebagaimana tertuang dalam dokumen mutu Nomor: QP/UNIGA/09-01.B. Kebijakan tersebut memuat antara lain:

1. Fakultas melalui Prodi memantau keberhasilan program bimbingan

penyelesaian skripsi setiap semester yang dilakukan oleh dosen terhadap mahasiswa bimbingannya;

menampung aspirasi/ keluhan dan penyelesaiannya terhadap keluhan mahasiswa;

3. Fakultas dan/ atau Prodi menyediakan sarana komputer dan internet bagi dosen dan mahasiswa;

4. Fakultas memfasilitasi seminar nasional dan/ atau internasional untuk dosen dan mahasiswa setidaknya setahun sekali;

5. Setiap mahasiswa harus melaksanakan seminar proposal Skripsi

(pemberlakuan berdasarkan Keputusan Rektor Nomor: 25.1/SK/UNIGA/IV/2008);

6. Persyaratan sertifikat TOEFL bagi mahasiswa yang akan menempuh ujian

skripsi (Keputusan Rektor Nomor:127/SK/UNIGA/X/2012)

7. Pelaksanaan studi pengenalan almamater/ STUPA (Keputusan Rektor

Nomor: 76/SK/UNIGA/X/2007)

8. Pembentukan team teaching kelompok bidang ilmu/ kajian oleh Fakultas.

9. Pembentukan Tim Penilai Angka Kredit berdasarkan Keputusan Rektor

Nomor: 34/SK/UNIGA/IV/2008. Tim ini memiliki kewenangan dalam memberikan penilaian kelayakan pengajuan kenaikan jabatan fungsional bagi dosen. Di samping itu tim ini juga memberikan pelatihan kepada dosen tentang jabatan fungsional;

Kebijakan pemberian insentif secara berkala melalui Keputusan Rektor Nomor: 084.7/SK/UNIGA/V/2017 kepada: a) dosen yang berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal internasional maupun nasional terakreditasi, b) dosen yang berhasil mempresentasikan karya ilmiahnya pada forum international conference, c) dosen yang melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang memenangkan hibah penelitian internal UNIGA serta dosen yang memperoleh HAKI. Pemberian insentif ini di bawah koordinasi dan monitoring LPPM.

1. Kebijakan tentang suasana akademik

Berbagai kebijakan untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif dan harmonis juga telah dibuat oleh fakultas, yang diatur melalui berbagai Surat Keputusan Dekan, diantaranya menjelaskan bahwa fakultas mewajibkan setiap

dosen untuk melakukan penelitian minimal 1 (satu) kali setiap tahunnya, dan disarankan untuk melibatkan mahasiswa dalam penelitian yang dilakukannya.

Penciptaan suasana akademik juga dilakukan melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pengajaran dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seperti: seminar, pertemuan ilmiah atau kuliah tamu, workshop, maupun pelatihan yang diikuti oleh, dan/ atau melibatkan mahasiswa serta sivitas akademika lainnya. Untuk kegiatan seminar, fakultas memfasilitasi dosen dan mahasiswa setiap bulan untuk mempresentasikan hasil penelitian, proposal penelitian dan kajian konseptual di hadapan dosen dan mahasiswa.

Selanjutnya Mahasiswa didorong untuk mampu belajar mandiri dengan tugas- tugas yang diberikan oleh dosen pengampu, sehingga animo mahasiswa untuk membaca atau mengakses informasi di perpustakaan maupun melalui perangkat multimedia meningkat. Fakultas juga mendorong dosen untuk membuat suasana belajar mengajar menjadi lebih menarik melalui diskusi- diskusi hasil pengamatan atau studi kasus yang dibuat mahasiswa atau tugas- tugas lainnya, sehingga menumbuhkan rasa percaya diri mahasiswa untuk mengemukakan pendapat.

Fakultas juga telah memfasilitasi dosen untuk melakukan diseminasi hasil penelitian dan pemikirannya untuk dituangkan dalam berbagai media, seperti jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah yang dikelola di lingkungan FEB meliputi Jurnal Akuntansi Indonesia (JAI) serta Jurnal Manajemen Gajayana (JMG). Dan saat ini sedang dipersiapkan penerbitan Jurnal Perbankan dan Ekonomi (JUPE). Fakultas juga menyediakan berbagai fasilitas untuk mengembangkan topik- topik penelitian dengan berbagai literatur dan jurnal, termasuk jurnal online.

Pembentukan pusat-pusat kajian di lingkungan FEB, seperti Pusat Pengembangan Akuntansi dan Perpajakan (P2AP) juga telah dilakukan untuk memfasilitasi dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan berbagai kegiatan kajian dan/ atau pelatihan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

2. Penyediaan sarana dan prasarana

keberadaan prasarana dan sarana yang memadai. Pimpinan Fakultas telah berupaya mengajukan berbagai permohonan ke Universitas/ Yayasan dalam penyediaan prasarana dan sarana yang diperlukannya. Berbagai prasarana dan sarana yang mendorong terciptanya suasana akademik yang kondusif meliputi:

a. Tersedianya perpustakaan dan ruang baca yang lengkap dan luas, dengan

jadwal pelayanan mulai pukul 08.00 – 13.00 setiap harinya dengan buku- buku yang selalu di-update;

b. Penyediaan sarana berbasis teknologi berupa jaringan internet dan hot spot yang dapat diakses oleh semua sivitas akademika serta media untuk

mempublikasikan dan mengunggah artikel/hasil penelitian;

c. Tersedianya koleksi bahan pustaka berupa jurnal on-line internasional, jurnal nasional terakreditasi dan bacaan ilmiah lainnya;

d. Tersedianya unit penerbitan jurnal ilmiah;

e. Terpenuhinya prasarana dan sarana lain yang dibutuhkan dalam kegiatan

akademik yang meIiputi ruang kuliah, laboratorium, ruang seminar, ruang dosen, ruang rapat, ruang kantor, LCD, serta sarana penunjang lainnya seperti tempat parkir, mobil operasional termasuk juga kesiapan tenaga administrasi/teknisi terkait dengan sarana dan prasarana yang digunakan.

Fasilitas-fasilitas lain yang dimiliki fakultas yang sangat menunjang terciptanya suasana akademik yang kondusif dimana mahasiswa dapat

meningkatkan kemampuannya baik secara berkelompok maupun mandiri adalah sarana olah raga, kesenian, sarana ibadah, dan sarana lainnya yang juga sangat mendukung kegiatan mahasiswa dan merupakan wadah untuk menjalin kerjasama antar mahasiswa, antara dosen dan mahasiswa maupun antar dosen.

3. Dukungan Dana

Untuk mendukung terciptanya suasana akademik yang kondusif, Fakultas juga telah mempersiapkan sejumlah dana yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dana yang telah disiapkan oleh Fakultas diperoleh dari masyarakat (mahasiswa), selain itu Fakultas juga

mengadakan jalinan kerjasama dengan pihak eksternal baik dalam bidang penelitian, pengabdian serta kerjasama lainnya. Di samping itu, tentu saja, dalam pelaksanaan program-program yang direncanakan, Fakultas memperoleh pendanaan dari Universitas yang berasal dari donasi Yayasan.

Selama 3 (tiga) tahun terakhir, penyerapan dana rata-rata per tahun untuk bidang pendidikan sekitar Rp. 6,766,000,-, untuk bidang penelitian sebesar Rp. 358,000,000-, dan untuk kegiatan pengabdian masyarakat sebesar Rp. 280.000.000,-. Dukungan dana lainnya adalah untuk keperluan investasi sarana dan prasarana serta pengembangan SDM dalam 3 tahun terakhir sekitar Rp. 2,764,000,000.

Untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif, Pimpinan Fakultas senantiasa berupaya untuk selalu melaksanakan peningkatan mutu di segala aspek dan sebagai konsekuensinya tentu saja juga harus selalu meningkatkan ketersediaan dana yang cukup untuk langkah perbaikan dan pengembangan.

4. Kegiatan akademik di dalam dan di luar kelas

Dalam rangka peningkatan kualitas SDM, maka fakultas mendukung dan mendorong kepada para dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika dalam mengikuti kegiatan akademik seperti seminar, simposium, workshop,

pelatihan, sosialisasi, dan sebagainya, baik yang dilaksanakan di dalam maupun di luar kelas atau kampus.

Kegiatan akademik yang dilaksanakan di dalam kelas adalah kegiatan yang terkait dengan proses pendidikan dan pengajaran, di antaranya adalah kegiatan tatap muka di kelas, diskusi, seminar matakuliah, serta pelaksanaan ujian. Sedangkan kegiatan akademik yang dilaksanakan di luar kelas adalah kegiatan yang dilaksanakan dengan melakukan kerjasama dengan pihak eksternal serta kegiatan-kegiatan akademik lainnya seperti seminar, workshop, lokakarya, mengikuti kompetisi yang terkait dengan peningkatan kompetensi akademik.

Interaksi antara dosen dengan mahasiswa tidak saja terjadi dalam suasana formal di kelas atau ruang kerja, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler atau kegiatan lain yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Di

samping kegiatan yang bersifat ekstra kurikuler, interaksi dosen dengan mahasiswa juga tercipta pada kegiatan-kegiatan kuliah kerja nyata/ profesi, penulisan karya ilmiah dalam program kreativitas mahasiswa dan lain-lain. Pengenalan kehidupan kampus untuk mahasiswa baru dalam kegiatan STUPA, juga merupakan salah satu kegiatan non akademik yang dapat menumbuhkembangkan suasana akademik yang harmonis dan kondusif.

Untuk meningkatkan nilai kebersamaan dan saling pengertian antar mahasiswa, maka fakultas mendorong prodi untuk meningkatkan kegiatan pengajaran yang bersifat kelompok. Fakultas juga senantiasa mendorong dan memfasilitasi mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan-kegiatan di luar kampus untuk memperkaya wawasan dan pengalaman mahasiswa. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain penulisan karya ilmiah, pelatihan kepemimpinan, diklat fotografi. Penulisan karya ilmiah dalam program kreativitas mahasiswa yang diadakan oleh DIKTI dilakukan dengan bimbingan dosen sehingga lebih terarah dan orisinalitas karya mahasiswa terjaga. Mahasiswa didorong untuk dapat mendesain dan mewujudkan suatu kegiatan yang bersifat praktis, teratur dan terarah. Di samping itu, kegiatan ini juga mengharuskan mahasiswa untuk dapat memanajemen dirinya dan orang lain dalam suatu kegiatan yang nyata.

STANDAR 6. PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA SERTA SISTEM

Dalam dokumen BUKU 3B BORANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (Halaman 50-62)

Dokumen terkait