• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN 5.1 Penjelasan Pos Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

4. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah

Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah merupakan pendapatan asli daerah dari berbagai sumber yang bersifat tidak tetap/rutin. Realisasi penerimaan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah adalah sebesar Rp84.769.512.413,00 (delapan puluh empat milyar tujuh ratus enam puluh sembilan juta lima ratus dua belas ribu empat ratus tiga belas rupiah) atau 89,19% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp95.042.792.000,00 (sembilan puluh lima milyar empat puluh dua juta tujuh ratus sembilan puluh dua ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini mengalami kenaikan sebesar 1,87% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 yaitu sebesar Rp83.211.266.462,00 (delapan puluh tiga milyar dua ratus sebelas juta dua ratus enam puluh enam ribu empat ratus enam puluh dua rupiah). Rincian lain-lain pendapatan asli daerah yang sah dapat disajikan sebagai berikut :

1-Jan-15

Anggaran Realisasi % Realisasi

9,000,000 6,540,000 72.67 6,770,000

Penerimaan Jasa Giro 900,000,000 1,186,051,628 131.78 996,751,601

Penerimaan bunga deposito 7,830,000,000 9,863,957,268 125.98 8,460,104,220

Tuntutan Ganti Kerugian Daerah 22,737,000 101,194,000 445.06 18,706,800

Pendapatan denda pajak 0 474,461,652 100.00 0

Pendapatan denda retribusi 78,500,000 45,725,000 58.25 72,650,000

Pendapatan dari pengembalian 0 316,621,255 100.00 0

Penerimaan lain-lain 2,590,000,000 3,162,321,251 122.10 1,859,547,944

Pendapatan BLUD 83,500,000,000 69,441,874,771 83.16 71,524,092,250

87,555,000 160,765,588 183.62 232,821,013

Hasil Pengelolaan dana bergulir 14,822,634

25,000,000 10,000,000 40.00 25,000,000

Jumlah 95,042,792,000 84,769,512,413 89.19 83,211,266,462

31-Dec-15 Lain-lain PAD Yang Sah :

Hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan

Penerimaan bunga pinjaman dana bergulir

Pendapatan sewa konstruksi reklame

Realisasi penerimaan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan

Realisasi penerimaan hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan merupakan hasil penjualan drum bekas. Penerimaan ini terealisasi sebesar Rp6.540.000,00 (enam juta lima ratus empat puluh ribu rupiah) atau 72,67% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp9.000.000,00 (sembilan juta rupiah). Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 3,40% jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp6.770.000,00 (enam juta tujuh ratus tujuh puluh ribu rupiah). Penerimaan ini tidak tercapai dikarenakan berkurangnya penjualan bahan bekas bangunan.

b. Penerimaan Jasa Giro

Realisasi penerimaan jasa giro merupakan penerimaan jasa giro atas rekening giro kas umum daerah dan bunga atas rekening bendahara pengeluaran se Kota Pekalongan yang dikelola oleh PT. Bank Jateng Cabang Pekalongan. Penerimaan jasa giro ini terealisasi sebesar Rp1.186.051.628,00 (satu milyar seratus delapan puluh enam juta lima puluh satu ribu enam ratus dua puluh delapan rupiah) atau 131,78% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp900.000.000,00 (sembilan ratus juta rupiah). Penerimaan ini mengalami kenaikan sebesar 18,99% jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp996.751.601,00 (sembilan ratus sembilan puluh enam juta tujuh ratus lima puluh satu ribu enam ratus satu rupiah).

c. Penerimaan Bunga Deposito

Penerimaan bunga deposito merupakan hasil penempatan kas daerah yang belum dimanfaatkan untuk belanja daerah (idle cash) pada bank umum yang sehat dengan kisaran bunga antara 7,25% sampai dengan 8,5% perbulan. Realisasi penerimaan bunga deposito tahun 2015 adalah sebesar Rp9.863.957.268,00 (sembilan milyar delapan ratus enam puluh tiga juta sembilan ratus lima puluh tujuh ribu dua ratus enam puluh delapan rupiah) atau 125,98% dari anggaran perubahan sebesar Rp7.830.000.000,00 (tujuh milyar delapan ratus tiga puluh juta rupiah). Realisasi penerimaan bunga deposito mengalami kenaikan sebesar 16,59% jika dibandingan dengan realisasi penerimaan 1 Januari 2015

sebesar Rp8.460.104.220,00 (delapan milyar empat ratus enam puluh juta seratus empat ribu dua ratus dua puluh rupiah).

d. Tuntutan Ganti Kerugian Daerah (TGR)

Realisasi penerimaan tuntutan ganti kerugian daerah sebesar Rp101.194.000,00 (seratus satu juta seratus sembilan puluh empat ribu rupiah) atau 445,06% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp22.737.000,00 (dua puluh dua juta tujuh ratus tiga puluh tujuh ribu rupiah). Realisasi penerimaan tuntuktan ganti kerugian daerah berasal dari penerimaan kerugian uang daerah, yang merupakan pengembalian atau penyetoran dana BPO/TKI anggota DPRD masa bakti 2004-2009, karena adanya upaya penagihan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekalongan. Realisasi penerimaan ini mengalami kenaikan sebesar 440,95% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp18.706.800,00 (delapan belas juta tujuh ratus enam ribu delapan ratus rupiah).

e. Pendapatan Denda Pajak

Realisasi pendapatan denda pajak sebesar Rp474.461.652,00 (empat ratus tujuh puluh empat juta empat ratus enam puluh satu ribu enam ratus lima puluh dua rupiah). Kenaikan pendapatan denda pajak dikarenakan adanya upaya penagihan denda pajak bumi dan bangunan.

f. Pendapatan Denda Retribusi

Pendapatan denda retribusi berasal dari penerimaan denda retribusi keterlambatan pengurusan akte catatan sipil sebesar Rp45.725.000,00 (empat puluh lima juta tujuh ratus dua puluh lima ribu rupiah) atau 58,25% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp78.500.000,00 (tujuh puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah). Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 37,06% jika dibandingkan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp72.650.000,00 (tujuh puluh dua juta enam ratus lima puluh ribu rupiah).

g. Pendapatan dari Pengembalian

Realisasi pendapatan dari pengembalian merupakan pengembalian kelebihan pembayaran pajak penghasilan PNS akibat terbitnya

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 122/PMK.010/2015 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak, dan kelebihan pembayaran iuran BPJS kesehatan. Realisasi penerimaan ini sebesar Rp316.621.255,00 (tiga ratus enam belas juta enam ratus dua puluh satu ribu dua ratus lima puluh lima rupiah).

h. Penerimaan Lain-lain

Realisasi penerimaan lain-lain adalah sebesar Rp3.162.321.251,00 (tiga milyar seratus enam puluh dua juta tiga ratus dua puluh satu ribu dua ratus lima puluh satu rupiah) atau 122,10% dari anggaran perubahan sebesar Rp2.590.000.000,00 (dua milyar lima ratus sembilan puluh juta rupiah). Penerimaan lain-lain ini mengalami kenaikan sebesar 70,06% jika dibandingkan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp1.859.547.944,00 (satu milyar delapan ratus lima puluh sembilan juta lima ratus empat puluh tujuh ribu sembilan ratus empat puluh empat rupiah). Penerimaan lain-lain dapat dirinci sebagai berikut :

1-Jan-15 Anggaran Realisasi % Realisasi Penghapusan Barang 250,000,000 305,655,000 122.26 182,670,000 Percetakan Daerah 7,500,000 0 - 15,000,000 Sewa Hand Tractor 10,000,000 10,504,550 105.05 20,671,000 Penerimaan Kebon Bibit 2,500,000 2,500,000 100.00 2,500,000 Penerimaan RSPD 140,000,000 170,194,414 121.57 155,243,870 Penerimaan TV Batik 80,000,000 100,186,000 125.23 52,020,000

Penerimaan Sapi Gaduhan - 0

dan lain-lain 0 6,948,042 100.00 17,509,500 0 0 - 1,500,000 Penerimaan Lainnya 2,100,000,000 2,566,333,245 122.21 1,412,433,574 Jumlah 2,590,000,000 3,162,321,251 122.10 1,859,547,944 31-Dec-15 Penerimaa Lain-Lain : Pengembalian Kompensasi Tenaga Harian i. Pendapatan BLUD

Pendapatan BLUD terealisasi sebesar Rp69.441.874.771,00 (enam puluh sembilan milyar empat ratus empat puluh satu juta delapan ratus tujuh puluh empat ribu tujuh ratus tujuh puluh satu rupiah) atau 83,16% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp83.500.000.000,00 (delapan puluh tiga milyar lima ratus juta rupiah). Realisasi penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 2,91% jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 yaitu sebesar Rp71.524.092.250,00

(tujuh puluh satu milyar lima ratus dua puluh empat juta sembilan puluh dua ribu dua ratus lima puluh rupiah). Pendapatan BLUD dapat dirinci sebagai berikut :

1-Jan-15 Anggaran Realisasi % Realisasi BLUD RSUD Bendan 72,000,000,000 57,180,105,084 79.42 60,915,145,847 BLUD Puskesmas 11,500,000,000 12,261,769,687 106.62 10,608,946,403

Jumlah 83,500,000,000 69,441,874,771 83.16 71,524,092,250

31-Dec-15 Pendapatan BLUD :

Berdasarkan tabel diatas, pendapatan BLUD RSUD Bendan hanya terealisasi 79,42%. Hal ini dikarenakan karena dalam target pendapatan tahun 2015 direncanakan ada penambahan pendapatan yang berasal dari Jasa Layanan Rawat Inap Kelas 3 dan 5 Unit pelayanan Hemodialisa yang akan dilayani dengan pembangunan gedung baru yang sudah direncanakan sejak tahun 2014 dengan dana APBN. Pada tahun 2015 pembangunan gedung baru tidak dapat terealisasi karena RSUD Bendan Kota Pekalongan tidak mendapatkan dana APBN yang direncanakan untuk membangun gedung baru, sehingga tidak ada tambahan pelayanan sesuai yang telah direncanakan.

j. Penerimaan bunga pinjaman dana bergulir

Realisasi penerimaan bunga pinjaman dana bergulir sebesar Rp160.765.588,00 (seratus enam puluh juta tujuh ratus enam puluh lima ribu lima ratus delapan puluh delapan rupiah) atau 183,62% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp87.555.000,00 (delapan puluh tujuh juta lima ratus lima puluh lima ribu rupiah). Penerimaan ini bisa tercapai dikarenakan adanya upaya penagihan yang intensif dengan bekerjasama dengan KPKNL Kota Pekalongan kepada para debitur. Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 30,95% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp232.821.013,00 (dua ratus tiga puluh dua juta delapan ratus dua puluh satu ribu tiga belas rupiah).

k. Pendapatan Sewa Konstruksi Reklame

Realisasi pendapatan sewa kontruksi reklame adalah sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) atau 40% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp25.000.000,00.

5.1.1.2 Pendapatan Transfer

Pendapatan transfer merupakan pendapatan daerah yang berasal dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah. Realisasi pendapatan transfer tahun 2015 sebesar Rp627.460.716.352,00 (enam ratus dua puluh tujuh milyar empat ratus enam puluh juta tujuh ratus enam belas ribu tiga ratus lima puluh dua rupiah) atau 99,26% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp632.150.196.000,00 (enam ratus tiga puluh dua milyar seratus lima puluh juta seratus sembilan puluh enam ribu rupiah). Realisasi penerimaan tansfer ini mengalami peningkatan sebesar 7,42% jika dibandingkan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp584.131.875.764,00 (lima ratus delapan puluh empat milyar seratus tiga puluh satu juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu tujuh ratus enam puluh empat rupiah).

Realisasi pendapatan transfer dapat dirinci sebagai berikut :

1-Jan-15

Anggaran Realisasi % Realisasi

498,056,908,000 491,178,295,665 98.62 475,269,482,764 81,314,598,000 81,502,635,500 100.23 67,070,237,000 Transfer Pemerintah Provinsi 52,778,690,000 54,779,785,187 103.79 41,792,156,000 Jumlah 632,150,196,000 627,460,716,352 99.26 584,131,875,764 31-Dec-15 Pendapatan Transfer :

Transfer Pemerintah Pusat - Dana Perimbangan

Transfer Pemerintah Pusat - Lainnya

Pendapatan transfer dari pemerintah pusat memberikan kontribusi sebesar 77,49% terhadap total pendapatan Kota Pekalongan. Pendapatan transfer dapat dirinci sebagai berikut :