• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hypno-Entertainment

C. Langkah-langkah Hypno-Entertainment

Mengawali pembahasan mengenai langkah-langkah dalam melakukan Hypno-Entertainment, bagi Anda yang ingin melakukannya dibutuhkan pemahaman dan penguasaan tentang rumus dasar untuk menghipnotis. Rumus dasar ini harus ada dan dikuasai oleh hypnotis sebagaimana yang sering ditunjukkan oleh Romy Raffael, Deni Darko dan yang lainnya. Apa rumus dasar itu:

1. Percaya diri

Percaya diri merupakan modal awal bagi Anda yang ingin melakukan hypnosis. Kepercayaan diri akan memberikan kekuatan dalam diri serta keyakinan dalam melakukan hypnosis yang kemudian akan menimbulkan pengaruh terhadap keberhasilan hypnosis Anda. Jika kita lihat dan perhatikan,

Arief Wicaksono, CI, CT

139

seluruh hypnotis yang ada di TV, mereka semua memiliki keyakinan dan kepercayaan yang kuat saat melakukan hypnosis sehingga mereka berhasil melakukannya.

2. Anda dikenal dan dipercaya bisa menghipnotis oleh si suyet.

Maka bagi Anda yang belum dikenal oleh orang lain tentang kemampuan yang Anda miliki dalam menghypnosis, dianjurkan untuk tidak langsung mempraktikkan melakukan hypnosis. Sebaiknya Anda membangun kedekatan dengan orang yang ingin Anda hypnosis agar orang yang ingin Anda hypnosis memiliki kepercayaan terhadap Anda bahwa Anda bisa melakukan hypnosis.

Caranya Anda bisa mengajaknya mengobrol tentang apa itu hypnosis dan seputar fenomena hypnosis. Dengan adanya kedekatan perlahan-lahan orang akan memiliki kecenderungan mempercayai apa yang Anda katakan.

Arief Wicaksono, CI, CT

140

Selain itu, cara lainnya adalah Anda bisa membawa teman Anda atau siapa pun untuk memperkenalkan Anda kepada teman-temannya bahwa Anda sebagai seorang yg memiliki kemampuan hypnosis. Jika dalam suatu acara pertunjukkan maka minta pembawa acara untuk memperkenalkan Anda kepada hadirin tentang siapa dan apa kemampuan Anda. Untuk hal ini pastinya Anda sebagai hypnotis yang memiliki kemampuan hypnosis. Ini sangat penting.

Maka dari itu, di pertunjukan-pertunjukan hipnosis di mall-mall atau di stasiun TV, sering kali MC memperkenalkan seorang penghipnosis terlebih dahulu sebelum tampil di panggung, bahkan membawa suyet palsu agar proses menjadi lebih sugestif kepada suyet-suyet asli, kecuali Anda sudah dikenal sebagai seorang penghipnotis,maka sesi perkenalan bisa dihilangkan.

Arief Wicaksono, CI, CT

141

Banyak praktisi hypnosis yang baru saja belajar/ mengikuti pelatihan hypnosis terobsesi melakukan hypnosis kepada siapa pun. Itu hal yang wajar, namun permasalahannya yaitu jika ia melakukannya untuk suatu event yang besar maka dianjurkan ia harus memahami dan menguasai proses Entertainment. Berikut proses sederhana dalam Hypno-Entertainment :

1). Memilih suyet yang tepat

Dalam Hypno-Entertainment, panitia menginginkan apa yang ditunjukkan oleh hypnotis harus berhasil dan memberikan hiburan, sehingga semua penonton terhibur dengan aksinya. Maka dalam Hypno-Entertainment, hypnotis harus mempersiapkan segalanya dan yang terpenting adalah mempersiapkan suyet yang benar-benar mendukung. Dalam hal ini hypnotist mempersiapkan suyet yang benar-benar sangat sugestif. Ada tiga cara dalam memilih suyet dalam hypno-entertainment:

Arief Wicaksono, CI, CT

142

Pertama, suyet dipilih di belakang panggung sebelum pertunjukkan. Pemilihan dilakukan dengan proses tes sugestivitas yaitu tes untuk mengetahui tingkat sugestivitas suyet. Dipilihlah suyet yang memiliki sugestivitas tinggi sebagai suyet pertunjukkan.

Kedua, hypnotis melakukan tes sugestivitas di atas panggung. Cara yang ke dua ini dilakukan jika hypnotis memiliki kepercayaan diri dan teknik yang tinggi. Biasanya yang melakukan cara ini yaitu hypnotis yang sudah memiliki jam terbang tinggi atau pengalaman yang banyak. Untuk pemula lebih baik pakai cara pertama untuk mendukung pertunjukkan.

Ketiga, hypnotis melakukan test sugestifitas dan meningkatkan intensitas sugestifitas calon suyet sebelum pertunjukkan. Cara ini sangat dianjurkan bagi pelaku hypno-entertainment karena suyet benar-benar sudah disiapkan. Pengertian disiapkan di sini maksudnya keadaan si suyet

Arief Wicaksono, CI, CT

143

benar-benar sudah sangat sugestif sekali sehingga hypnotis akan dengan mudah menghypnosis si suyet saat pertunjukkan.

Dalam meningkatkan intensitas sugestifitas suyet, hypnotis bahkan dianjurkan untuk memberikan anchor kepada suyet agar lebih memberikan efek sugesti yang kuat kepada suyet saat dihypnosis oleh hypnotis. Contoh, suyet diberikan anchor berupa kata-kata bahwa “apa pun yang dikatakan oleh hypnotis nanti, suyet selalu melakukannya dan mematuhinya”. Anchor yang diberikan oleh hypnotis beragam (bisa anchor berupa suara/ bunyi, kata-kata, sentuhan, aroma, cahaya, dsb) tergantung kreatifitas hypnotis.

2). Hafal dan menguasai teknik hypnosis.

Minimal ada 3 (tiga) teknik hypnosis yang harus dikuasai yaitu;

Arief Wicaksono, CI, CT

144

- Pertama, teknik induksi atau teknik membawa suyet ke kondisi hypnos/ trance. Untuk teknik induksi ini sudah dijelaskan secara detail pada bab sebelumnya. Maka teknik induksi harus dikuasai dengan baik karena inti dari proses hypnosis.

- Kedua, sugesti atau rangkaian kata-kata yang memiliki kekuatan mempengaruhi dan menggiring suyet ke kondisi hypnos/ trance. Dalam sugesti, kata-kata, suara, intonasi dan kepercayaan diri hypnotis sangat berperan. Maka perlu kepercayaan diri yang tinggi, suara yang jelas dan kata-kata yang tepat dan ditunjang dengan kejelasan dan kelancaran artikulasi hypnotis.

- Ketiga, terminasi yaitu proses mengembalikan suyet dari kondisi hypnos ke kondisi normal. Dalam proses terminasi sangat dianjurkan agar suyet diberikan sugesti agar merasakan tubuhnya perlahan-lahan kembali kepada kondisi normal yang lebih segar dari sebelumnya. Hal tersebut agar suyet tidak merasakan pusing di saat

Arief Wicaksono, CI, CT

145

terbangun dari kondisi hypnos. Karena banyak suyet yang merasa pusing saat terbangun dari kondisi hypnos disebabkan proses terminasi yang terburu-buru tanpa memperhatikan kesegaran tubuh suyet pasca hypnosis. Sering pula dan sangat dianjurkan agar hypnosis memberikan post hypnotic suggestion (pemberian sugesti setelah suyet tersadar dari kondisi hypnosis) setelah terminasi.

Dokumen terkait