BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
D. Analisis Instrumen
7. Lembar Observasi Keterlaksanaan oleh Guru
Menganalisis lembar observasi untuk memperoleh deskripsi keterlaksanaan pembelajaran CTL. Tahapan yang terdiri atas beberapa kegiatan, maka persentase ketercapaiannya ditentukan dari rata-rata persentase tiap kegiatan. Nilai ini menunjukkan nilai keterlaksanaan kegiatan yang ada dalam pembelajaran CTL. Tingkat keterlaksanaan pembelajaran dapat dihitung dengan persamaan berikut (Sugiono, 2012) :
Untuk mengetahui kategori keterlaksanaan pembelajaran CTL, dapat diinterpretasikan pada Tabel 3.7.
Tabel 3.7.
Kriteria Keterlaksanaan Model
KM (%) Kriteria KM = 0 0<KM<25 25≤KM<50 KM=50 50<KM<75 75≤KM<100 KM=100
Tak satu kegiatan pun Sebagian kecil kegiatan Hampir setengah kegiataan
Setengah kegiatan Sebagian besar kegiatan Hampir seluruh kegiatan
Seluruh kegiatan
8. Membuat kesimpulan dan menyusun laporan. Berdasarkan analisis data hasil penelitian maka diperoleh hasil penelitian yang terdiri atas nilai keterlaksanaan program pembelajaran, N-gain kemampuan kognitif, keterampilan proses sains serta hasil penelitian yang bermanfaat pada penggunaan model pembelajaran tersebut. Hasil penelitian ini menjadi dasar pertimbangan untuk menarik kesimpulan hasil penelitian dan selanjutnya membuat laporan yang disusun dalam bentuk tesis.
Ika Wulandari Utamining Tias, 2014
Penerapan Model Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar
BAB V KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang disajikan sebelumnya, maka pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan keterampilan proses sains diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
1. Peningkatan kemampuan kognitif kelompok siswa yang mendapat pembelajaran CTL lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional.
2. Peningkatan keterampilan proses sains kelompok siswa yang mendapat pembelajaran CTL lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang penerapan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) ditemukan kendala dalam pelaksanaannya. Pembelajaran CTL berjalan kurang optimal, sehingga diharapkan merencanakan pembelajaran dengan lebih baik sesuai dengan tahapan- tahapan dengan membuat rencana pelaksanaan pembelajaran yang menghubungkan antara materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari dan sebelum instrumen soal digunakan perlu ada analisis indikator soal utuk melihat kesesuaian soal dengan konteks dalam kehidupan sehari-hari siswa, selain itu guru diharapkan dapat merancang metode dan media dalam pembelajaran konvensional untuk dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan keterampilan proses sains.
Ika Wulandari Utamining Tias, 2014
Penerapan Model Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar
DAFTAR PUSTAKA
Ali, M. (2007). Modul: Teori dan Praktek Pembelajaran Pendidikan Dasar. Bandung : UPI Press.
Amin, A. (2010). Pentingnya Strategi Bertanya. [online]. Tersedia:
http://astutiamin.wordpress.com/2010/08/26/pentingnya-strategi-bertanya- dalam-pembelajaran/ [18 Oktober 2013]
Anderson, O. W. dan Krathwohl, D. R. (2010). Kerangka Landasan Untuk: Pembelajaran, Pengajaran, Dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Anwarholil (2008). Keterampilan Proses Sains. [online]. Tersedia: (http://anwarholil.blogspot.com/2008/04/keterampilan-proses.html) [18 Oktober 2013]
Arifin, Z. (2010). Evaluasi Pembelajaran: Prinsip, Teknik, Prosedur. Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Arikunto, S. (2005). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bandung: Bumi Aksara
Asy’ari, (2006). Penerapan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat Dalam
Pembelajaran Sains di Sekolah Dasar Jakarta : Depdiknas. BSNP. (2006). Panduan Penyusunan KTSP. Jakarta: Depdiknas. Dahar, R.W. (1989). Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga
Depdiknas.(2006). Kurikulum 2006 Sains SD dan MI. Jakarta: Depdiknas. Depdiknas (2007). Kemampuan Kognitif. [online]. Tersedia: http://education-
vionet.blogspot.com/2012/04/pengertian-kemampuan-kognitif.html. [5 Agustus 2012]
Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Firman dan Widodo (2008). Panduan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam SD/MI. Pusat Perbukuan : Depdiknas
Fraenkel, JR (1993). How To Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill
74
Ika Wulandari Utamining Tias, 2014
Penerapan Model Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar
Hake, R. (1999). “ Analyzing Change/Gain Score”. Indiana University 24245 Hatteras Street, Woodland Hills, CA, 91367 USA.
Hayati, MN., Supardi, KI. Miswadi, SS. (2013). Pengembangan IPA SMK dengan Model Kontekstual Berbasis Proyek. Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology 2 (1). [online]. Tersedia: http:// journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujet/article/.../1287
Jacobsen, Eggen, Kauchak. (2009). Methods for Teaching. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Johnson, Elaine B (2011). Contextual Teaching and Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikan dan Bermakna. Bandung: Kaifa Learning
Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) [online]. Tersedia: http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php [26 Oktober 2013] Komalasari, K. (2011). Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Aplikasi.
Bandung: PT Refika Aditama
Oka, A.A (2011). Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA di SMP melalui Pembelajaran Kontekstual. Bioedukasi Vol 2 No. 1. [online]. Tersedia: http://www.ummetro.ac.id/file_jurnal/9%20agung.pdf [5 Agustus 2012]
Ratnasari, D. (2011). Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Penguasaan Konsep Pencemaran Lingkungan dan Kemampuan Komunikasi Siswa. Bandung: UPI Press Rezba, R. J, Sprague. C, Field (1995). Learning and Assesing Process Skills.
Virginia: Kendal/Hunt Publisihing Company
Rusman. (2011). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada
Rusmana, A. (2009). Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Sikap Ilmiah Siswa SD. Bandung: UPI Press
Rustaman, N. (2011). Materi dan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
75
Ika Wulandari Utamining Tias, 2014
Penerapan Model Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar
Sagala, S. (2003). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabet Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran: Berorirntasi Standar Proses
Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Samatowa, U. (2006). Bagaimana Membelajarkan IPA di SD. Jakarta: Depdikbud
Semiawan, C. (1986). Pendekatan Keterampilan Proses. Jakarta: Gramedia Slavin, Robert E. (2010). Cooperative Learning. Bandung : Nusa Media Sriyono. (1992). Teknik Belajar Mengajar dalam CBSA. Jakarta : PT. Rineka
Cipta.
Sudjana, N. 2006. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : Remaja Roesdakarya.
Sulistyorini, S. (2007). Model Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar dan Penerapannya dalam KTSP. Yogyakarta : UNNES dan Tirta Kencana Suryanti, Widodo, Rokhim (2006). Pembelajaran Kontekstual sebagai Upaya
Mengatasi Kesulitan Siswa Kelas V SD Laboratorium UNESA dalam memahami Materi Panas. Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 7, No. 1 hlm: 50—60
Sugiono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Tresnawati, T. (2012). Penerapan Pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA tentang Perubahan Kenampakan Bumi dan Benda Langit. Bandung: UPI Press
Widodo, Wuryastuti, Margaretha (2010). Pendidikan IPA di Sekolah Dasar. Bandung: UPI Press
Wirtha dan Rapi (2008). Pengaruh Model Pembelajaran dan Penalaran Formal terhadap Penguasaan Konsep Fisika dan Sikap Ilmiah Siswa
SMAN 4 Singaraja. [online]. Tersedia:
http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/2181529.pdf [10 Juli 2012] Y. Subagyo, Wiryanto, P. Marwoto. (2009) Pembelajaran Sains dengan
Pendekatan Ketrampilan Proses untu Meningkatkan Hasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 [online]. Tersedia http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/51096066.pdf [10 Juli 2012]
76
Ika Wulandari Utamining Tias, 2014
Penerapan Model Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar
Yamin, Martinis. (2011). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press