Aspek yang diobservasi
Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik Antusias siswa. √ Respon siswa √ Pertisipasi Siswa √ Kelancaran Layanan √ Suasana Layanan √ Catatan khusus
SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK MODELING SMK N 2 SALATIGA
A. Topik :” Mengatasi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas–tugas akademik sekolah”
B. Bidang Bimbingan : Pribadi
C. Jenis Layanan : Bimbingan kelompok
D. Fungsi Bimbingan : Pengentasan dan Pemahaman E. Tujuan layanan :
1) Siswa dapat memberikan contoh permasalahan yang timbul akibat ketidakmampuan menghadapi kesulitan kegagalan dalam mengerjakan tugas–tugas akademik sekolah.(Kognitif)
2) Siswa dapat menunjukkan cara-cara menghadapai kesulitan dan kegagalan mengerjakan tugas–tugas akademik sekolah melaui belajar dari model. (Afektif)
3) Siswa dapat menggunakan cara-cara untuk menghadapi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas–tugas akademik sekolah melaui belajar dari model.(Psikomotorik)
F. Sasaran Layanan : 10 Siswa kelas XI TEI B (yang berkarakteristik memiliki keyakinana diri rendah dan sedang)
G. Uraian Kegiatan : 1. Tahap Pembukaan (±7’’)
b. Menerima secara terbuka dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kesediaan anggota kelompok melaksanakan kegiatan. b. Berdoa secara bersama, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-
masing.
c. Siswa melaporkan hasil skala peningkatan yang dibuat dari sesi keempat sampai sesi kelima dari topik mengatasi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas – tugas akademik sekolah.
d. Menjelaskan topik dan tujuan
f. Melakukan permainan “Topi saya bundar”.
g. Menyiapkan bimbingan kelompok teknik modeling. 2. Tahap peralihan (±3’)
a. Menjelaskan kembali prosedur kegiatan bimbingan kelompok teknik modeling yang akan dilakukan siswa.
b. Menanyakan kesiapan siswa untuk melanjutkan kegiatan bimbingan kelompok teknik modeling serta konselor mendorong dan memotivasi anggota kelompok untuk mengikuti kegiatan bimbingan kelompok tersebut dengan baik, berupaya mengkondisikan situasi pelaksanaan layanan supaya kondusif.
3. Tahap kegiatan (±30’)
a. Memberi kesempatan siswa untuk menjelaskan pentingnya topik yang akan dibahas.
b. Menyiapkan model
c. Memberi kesempatan kepada kelompok untuk bertanya jawab dengan model mengenai hambatan dan kesulitan dalam proses pembentukan tingkah laku baru hasil meniru dari model.
d. Memberi kesempatan kepada kelompok untuk mengutarakan informasi–informasi apa yang diperoleh dari model.(proses rettention) e. Memberi kesempatan kepada siswa untuk mengutarakan informasi
yang dipilih hasil belajar dari model dalam kaitannya mengatasi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas – tugas akademik sekolah.(proses motorik reducton)
f. Meminta kelompok untuk membuat skala Peningkatan kinerja hasil belajar dari model dalam kaitannya mengatasi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas – tugas akademik sekolah untuk dilaporkan pada pertemuan selanjutnya.
g. Memberikan kesimpulan tentang topik yang sudah dibahas bersama 4. Tahap pengakhiran(±5’)
b. Menanyakan kepada anggota kelompok tentang kesan – kesan dan harapan setelah mengikuti kegiatan bimbingan kelompok teknik modeling.
c. Mengajak siswa berdiskusi untuk mengevaluasi kegiatan bimbingan kelompok teknik modeling yang sudah dilakukan
d. Pemberi layanan memberi motivasi dan menghimbau agar kelompok tetap belajar secara observasional dengan model diluar kegiatan kelompok.
e. Menjelaskan rencana kegiatan bimbingan kelompok teknik modeling selanjutnya
f. Doa penutup
H. Metode : Modeling
I. Model : Nurrohman dan Bambang (teman sekelas
kelompok)
J. Tempat : Ruang kelas
K. Waktu : 1 X 45 menit
L. Tanggal : Sabtu 9 Maret 2013.
M. Penyelenggara : Faizun
N. Alat dan perlengkapan : Alat tulis, kamera O. Rencana penilaian :
1. Penilaian proses : menilai kesungguhan anggota kelompok saat mengikuti bimbingan kelompok.(Lembar observasi penilaian proses terlampir)
2. Penilaian hasil : a. Laiseg
Memberikan pertanyaan kepada siswa :
1) Apa saja contoh masalah yang diakibatkan dari ketidakyakinan dapat mengatasi kesultitan dan kegagalan tugas – tugas akademik sekolah?
2) Apa saja cara-cara yang sesui untuk ditiru dari model guna meningkatkan keyakinan dalam mengatasi kesulitan dan kegagalan tugas – tugas akademik sekolah?
c. Laijapen
1) Meminta kelompok untuk membuat skala peningkatan kinerja tingkah laku baru hasil belajar dari model dari topik mengatasi kesulitan dan kegagalan tugas – tugas akademik sekolah yang akan dilaporkan pada pertemuan selanjutnya.
Topik Skor 0 - 10 Mampu untuk menghadapi kesulitan dan kegagalan dalam tugas – tugas akademik sekolah
Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
d. Laijapang
Setelah layanan bimbingan kelompok teknik modeling yang ke-9, menyiapkan dan menyebarkan skala self efficacy untuk mengetahui berhasil tidaknya layanan diberikan untuk meningkatkan self efficacy. Q. Tindak Lanjut : Mengevaluasi kegiatan dan memberikan layanan
bimbingan kelompok teknik modeling pada pertemuan selanjutnya dengan topik yang berbeda.
Mengetahui Salatiga, 5 Maret 2013
Koordinator BK Penulis
Nur Lathifah S.Psi Faizun
LAPORAN PELAKSANAAN, EVALUASI, ANALISIS, DAN TINDAK LANJUT SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING SESI 5
1) Topik Permasalahan : ”Mengatasi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas – tugas akademik sekolah”
2) Spesifikasi kegiatan
1) Bidang bimbingan : Pribadi
2) Jenis layanan : Bimbingan Kelompok
3) Fungsi layanan : Pemahaman dan Pengentasan
4) Sasaran layanan : 10 siswa kelas XI TEI B SMKN 2 Salatiga 3) Pelaksanaan Layanan
1) Waktu : Sabtu, 9 maret 2013 (12.00- 12.55) 2) Tempat : Ruang kelas
4)Deskripsi dan Komentar tentang pelaksanaan kegiatan
Peneliti mengawali kegiatan dengan doa. Selanjutnya peneliti menjelaskan topik, tujuan dan prosesur bimbingan kelompok teknik modeling. Topik yang dibahas di sesi kelima ini adalah “mengatasi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas–tugas akademik sekolah” dengan tujuan Siswa dapat menggunakan cara-cara agar memiliki keyakinan dalam mengerjakan tugas melaui belajar dari model. Kemudian peneliti mengajak kelompok untuk melakukan permainan “Topi saya bundar”. Setelah siswa melakukan permainan, siswa terlihat kemgira dan bersemangat dari sebelumnya, sehingga akan besemangat pula saat mengikuti layanan. Pada tahap kegiatan awalnya penulis memberi kesempatan kepada kelompok untuk menjelaskan pentingnya topik yang akan dibahas. Selanjutnya kelompok diberi kesempatan untuk bertanya jawab dengan model mengenai hambatan dan kesulitan dalam mengkinerjakan hasil proses belajar dari model dalam kaitannya meningkatkan keyakinan dapat mengerjakan tugas. Model yang digunakan sama dengan sesi sebelumnya yaitu Nurrohman dan bambang. Setelah kelompok selesai proses attention dengan mendengarkan informasi – informasi yang diutarakan model, kelompok mengutarakan informasi apa saja yang di dapat dari model (proses rettetntion).
Selanjutnya kelompok mengutarakan informasi apa yang sesuai dengan apa yang ingin dilakukan dalam kaitannya mengatasi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas akademik sekolah (proses motorik reduction) .
Penulis tetap meminta kelompok untuk membuat skala peningkatan atas kinerja yang dilakukan kaitannya untuk mengatasi kesulitan dan kegagalan dalam mengerjakan tugas – tugas akademik sekolah hasil belajar observasional dari model. Skala peningkatan dibuat setelah layanan berlangsung dan dilaporkan pada pertemuan selanjutnya. Pada akhir kegiatan siswa diajak untuk mengevaluasi proses layanan. Kegiatan ditutup setelah penulis menyimpulkan kegiatan, menyampaikan hasil evaluasinya, dan menghimbau kepada kelompok untuk tetap belajar secara observasional dengan model diluar situasi kelompok dari topik keyakinan mengerjakan tugas, diakhiri doa penutup.
5) Evaluasi
a. Cara penilaian
Mengamati perhatian, respon dan aktivitas siswa dan rasa ingin tahu saat kegiatan layanan diberikan. (Lembar observasi terlampir)
b. Deskripsi dan evaluasi tentang hasil kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan rancangan yang ditetapkan penulis dan siswa memberikan respon yang baik saat Layanan. Kegiatan ini dikatakan berhasil, karena siswa mampu mengutarakan cara – cara dalam menumbuhkan keyakinan dalam mengatasi kesulitan dan kegagalan tugas-tugas akademik sekolah pada kehidupan sehari - hari.
F. Tindak Lanjut : Memberikan layanan bimbingan kelompok teknik modeling sesi kedua dengan topik yang berbeda sebagai upaya meningkatkan self efficacy.
Mengetahui Salatiga, 9 maret 2013
Koordinator BK Penulis
Nur Lathifah S.Psi Faizun
LEMBAR OBSERVASI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK