• Tidak ada hasil yang ditemukan

MGR PS WITEL

F. Lingkungan dan kondisi fisik

Penataan lingkungan kantor dan kondisi fisik membawa pengaruh terhadap pelaksanaan pekerjaan kantor. Kondisi fisik kantor merupakan hal yang dapat kita lihat secara langsung. Kondisi ini dipengaruhi beberapa faktor, yaitu :

a. Faktor Intern 1. Manusia

Manusia adalah salah satu aspek penting yang memiliki peran yang sangat besar dalam mempengaruhi letak dan tata ruang kantor yang dapat

37

mendukung efisiensi dan efektivitas kerja. Manusia merupakan individu yang melakukan pekerjaan di kantor sesuai dengan bidang tugas dan kewajiban masing-masing.

2. Waktu

Waktu adalah salah satu indikator penting dalam melakukan pekerjaan dimana dari aspek ini dapat diketahui sejauh mana efisiensi dan efektivitas dapat tercapai.

3. Biaya

Biaya adalah seberapa banyak jumlah pengorbanan yang telah dikeluarkan baik materil maupun materil yang ada.

b. Faktor Ekstern 1. Cahaya

Penerangan sangat besar manfaatnya untuk keselamatan bekerja dan kelancaran kerja bagi para pegawai. Pencahayaan di lingkungan kerja dikatakan efektif apabila pegawai merasa nyaman secara visual akibat pencahayaan yang seimbang. Para pegawai menerima informasi menggunakan indera penglihatan ( mata ) seperti membaca surat, menulis, dan lainnya. Cahaya yang kurang jelas (kurang cukup) mengakibatkan penglihatan kurang jelas, sehingga pekerjaan akan terhambat dan banyak kesalahan terjadi. Hal ini akan mempengaruhi produktivitas kerja pegawai.

Kelelahan pada mata pegawai akibat cahaya yang tidak sesuai ditempat kerja akan mengakibatkan ketegangan pada matanya, hal ini akan mengakibatkan kinerja pegawai menurun dan tujuan organisasi tersebut

38

tidak dapat dicapai secara efektif. Menurut McShane, ada empat jenis pencahayaan yang digunakan di kantor antara lain:

a) Ambient Lighting, yang digunakan untuk memberikan pencahayaan ke seluruh ruangan yang biasanya dipasang pada langit-langit luar kantor.

b) Task lighting, yang digunakan untuk menerangi area kerja seorang pegawai, misalnya meja kerja.

c) Accent lighting, yang digunakan untuk memberikan cahaya pada area yang akan dituju. Biasanya jenis lampu ini dirancang pada lorong sebuah kantor atau area lain yang dibutuhkan.

d) Natural lighting, biasanya berasal dari jendela, kaca, dinding, serta cahaya lainnya. Jenis cahaya ini akan memberikan dampak positif bagi pegawai. Namun cahaya ini tidak selalu tersedia apabila langit dalam keadaan mendung atau gelap. Untuk itu perusahaan sebaiknya menggunakan sistem penyimpanan cahaya matahari (solar energy saving system) sehingga jenis cahaya ini tetap dapat digunakan.

Menurut Sukoco (2007:210) menjelaskan bahwa ada empat jenis cahaya yang dapat digunakan di kantor yaitu :

a. Cahaya alami

Yaitu cahaya yang berasal dari cahaya matahari.

b. Cahaya Fluorescent

Yaitu pencahayaan melalui lampu yang dipasang di langit – langit kantor. Keuntungan penggunaan jenis cahaya ini adalah mengurangi bayangan dan silau pada area kerja.

c. Cahaya Incandescent

39

Dengan menggunakan tabung filamen, cahaya ini paling sering digunakan di rumah.

d. High Intensity Discharge Lamps

Penggunaan cahaya ini pada perkantoran adalah sesuatu yang baru.

Lampu ini biasanya digunakan pada jalan raya dan stadion olahraga, yang memberikan sistem pencahayaan yang kurang efisien.

2. Warna

Warna adalah salah satu elemen dalam lingkungan perkantoran yang mempunyai dampak penting bagi pegawai. Warna mempunyai pengaruh besar pada perasaan, pengertian, dan fikiran. Sifat dan pengaruh warna dapat menimbulkan rasa senang, sedih, dan lainnya. Warna tidak hanya mempercantik kantor. Warna mempunyai pengaruh yang penting terhadap tekanan darah dan ketegangan syaraf. Warna tertentu akan mempengaruhi fikiran beberapa orang dengan perasaan atau fikiran yang baik. Warna lain mempunyai pengaruh yang sebaliknya.

Keuntungan penggunaan warna yang baik :

a. Memungkinkan kantor menjadi tampak menyenangkan dan menarik pemandangan.

b. Mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap produktivitas pegawai.

40

Tabel 3.1 Warna Yang Mempengaruhi Perasaan Manusia

Sumber: (Sedarmayati,2001 :131)

3. Udara

Faktor lingkungan kantor lainnya yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis pegawai adalah kondisi udara di dalam kantor. Beberapa faktor kualitas udara yang perlu diperhatikan adalah temperatur, kelembaban, ventilasi serta kebersihan udara. Mengenai udara ini, pada bagian Personal Servie PT Telkom Witel Sumut Medan juga sudah memenuhi lingkungan fisik yang baik, karena seluruh ruangan sudah menggunakan Air Conditioner (AC) sehingga akan meningkatkan produktivitas kerja para pegawai dan juga pimpinan. Hal ini disebabkan karena udara pada ruangan kerja tidak panas dan terasa sejuk,

Warna Sifat Pengaruh Untuk Ruangan

1. Merah Dinamis, merangsang

41

sehingga tidak mengganggu pekerjaan. Udara yang panas akan membuat orang kurang bersemangat dan juga dapat membuat orang yang berada dalam tuangan itu tidak betah berada di dalamnya.

4. Musik

Musik dipergunakan untuk membantu kelancaran pekerjaan. Lagu-lagu yang tenang dan lembut dapat mengurangi ketegangan syaraf dan kejemuan serta menambah kegembiraan kerja. Mempergunakan musik saat bekerja dapat memperbaiki kondisi-kondisi yang kurang baik saat bekerja.

Musik dapat membantu meningkatkan kepuasan kerja dan produktivitas pegawai dengan menghilangkan rasa bosan dan monoton dalam melakukan pekerjaan kantor. Musik memberikan efek menenangkan kelelahan mental dan fisik serta mengurangi ketegangan.

5. Suara

Tingkat kebisingan pada kantor merupakan faktor lingkungan yang harus dipertimbangkan untuk mengelola tingkat produktivitas pegawai yang diinginkan.

Apabila tingkat kebisingan melampaui batas yang tidak diinginkan, beberapa gangguan fisik dan psikologis terhadap mereka akan terjadi. Misalnya, tingkat kebisingan yang terus-menerus berlangsung dapat mengakibatkan kehilangan pendengaran sementara atau permanen bagi pegawai, di samping mengakibatkan kelelahan fisik dan mental sehinga mengurangi produktivitas mereka, serta dapat pula menimbulkan keresahan, gangguan, dan ketegangan dengan meningkatnya tekanan darah serta metabolisme tubuh, dan dalam waktu lama dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius.

42

Masalah dekorasi berhubungan dengan tata warna yang baik. Karena itu dekorasi tidak hanya mempermasalahkan hiasan ruangan saja, tetapi harus diperhatikan cara mengatur letaknya, susunannya, dan tata warna perlengkapan yang akan dipasang atau diatur.

7. Keamanan

Dalam merencanakan tata ruang kantor hendaknya selalu diperhatikan adanya keamanan dalam bekerja, oleh karena itu faktor keamanan perlu dipertimbangkan secara hati – hati dan teliti. Keamanan yang perlu diperhatikan ialah mencegah kecelakaan kerja, kemalingan (kriminalitas), pengamanan rahasia, dan tangga darurat.

G. Analisis Tata Ruang Kantor Pada Bagian Personal Service PT.Telkom

Dokumen terkait