• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makna Ciuman Keelembutan dan Kasih Sayang

Dalam dokumen PANDUAN KULIAH BK PRA SEKOLAH (Halaman 77-79)

Ciuman memiliki pengaruh yang cukup besar dalam menggerakan perasaan dan emosi anak, selain juga berdampak dalam meredakan kemarahan dan kemurkaanya. Selain itu, juga menimbulkan perasaan ikatanm yang kuat dalam hubungan cinta antara orang dewasa dengan sia anak. Ciuman adalah bukti kasih sayang dlam hati kepada si anak yang sedang tumbuh. Ciuman adalah bukti kerendahan hati orang dewasa kepada anak kecil. Ciuman adalah cahaya gemerlap yang menerangi hati anak, melapangkan jwannya dan menambah gairah akativitasnya dengan oarang-orang disekitarnya. Kemudian, yang pertama dan terakhir, cinta adlah sunnah Rosullulah shalllallahua’alayhi wa salllam bersama anak-anak

Diriwayatkan oleh bukhari dan muslim dari aisyah radhiyallahu’anha: Berapa orang dari dusun dtang menghadapp rosulullah shalllallahua’alayhi wa sallam. Mereka bertanya, ‘’apakah kalian mencium anak-

anak kalian?’’ beliau menjawab., ‘’ya’’ mereka berkata ‘’demia alalah kami tidak mencium. ‘’ rosullullah

shalllallahua’alayhi wa salllambersabda, ‘’tidak ada yang bisaq akau lakukan apabila allah mencabut kasih sayang dari hati kalian.’’425

Diriwayatkan oleh bukhari dan muslim dari abu harairah radhiyallahu’anhu: Rasullulah

shalllallahua’alayhi wa salllammencium al-hasan bian ali radhiyallahu’anhuma. Al-Aqra’ bin habis

berkata,, ‘akau memiliki sepuluh orang anak. Tidak ada satupun yang pernah aku cium.’’ Rosulullah

shalllallahua’alayhi wa salllam bersabda: ‘’ barang suiapa yang tidak menyayangi, tidak akan disayangi.Diriwayatkan oleh ibnu asakir dari anas bin malik radhiyallahu’anhu”Rosulullah

shalllallahua’alayhi wa sallam bersabda adala orang ayang paling penyayang kepada anak-anaknya dan keluarga.426 Menyayangi anak-anak adalah salah satu saifat kenabiaan. Hala itu merupakan jalan untu masuka durga dan mendapatkan keridhoaan Allah subhanahuwa ta’alla.

Diriwayatkan oleh bukhari dari anas bin malik radhiyallahu’anhu:Seorang wanita datang kepada

Aisyah radhiyallahu’anha. Dia memberi wanita itu tiga butir kurma . maka wanita itu memberikan kepada

kedua anaknya masing-masing satu butir , dia sendiri memegang satu butir. Kedua anak itu memakan kurma mereka, kemudian melihat ke arah ibu merekan. Si ibu membelah kurma miliknya menjadi dua bagian dan memberiakn kepada masing-masing anaknya satu bagian. Nabi shalllallahua’alayhi wa

takjub dengan kejadian itu. Allah merahmatinya karena kasih sayang kepada dua anaknya. Bentuk lain dari kasih sayang rosulullah shalllallahua’alayhi wa salllam kepada anak-anak bisa dilihat dalam hadis yang

diriwayatkan oleh bukhari dari anas bin malik radhiyallahu’anhu:Bawasanya Nabi shalllallahua’alayhi wa

salllambersabda, ‘’sesungguhnya aku masuk dalam shalat dan akau ingin memanjangkannya. Tetapi, aku

mendengar tangisan bayi. Maka, akau pendekan shalatku karena aku tahu besarnya rasa cinta ibunya dari tangisannya itu.’’

Diriwayatkan oleh bukhari, muslim, at tirmidzi dan an-Nasa’i. Abu qatadah radhiyallahu’anhu berkata: Bahwasanya Rasulullah shalllallahua’alayhi wa sallammenjadi imam shalat sambil menggendong umamah binti zainab, putri rasulullah shalllallahua’alayhi wa sallam. Sewaktu beliau meletakannya. Dan apabila bangun, beliau kembali menggendongnnya.Diriwayatkan oleh bukhari, muslim, abu dawud, an-An-

Nasa’i dan ibnu majah.427 Hati akan merasa takjub ketika melihat atau mendengar anak-anak kecil mengajari bapak-bapak mereka tentang kasih sayang terhadap binatang dan mengingat tentang kasih sayang Allah kepada mereka. Al-Fakhrurrazi nenyebutkan tafsir dalam kitab 428. Bahwa ada seorang nelayan yang menjala ikan. Dia berhasil memperoleh seekor ikan. Dia meiliki seorang anak perempuan.

Gadis cilik itu mengambil ikan tersebut dan melemparkannya kembali ke laut sambil mengatakan, ‘’ikan ini tidak akan tersangkut ke dalam jala selain karena kelalaiannya. ‘’

Al-fakhurrazi mengomentari kisah ini dnegan mengatakan : “”ya rabb kami, gadis cilik itu mengasihi kelalaian si ikan. Dia mengembalikan ikan tersebut kedalam laut. Akami sendiri saat ini sedang di tangkap oleh goadaan iblis yang telah mengeluarkan kami dari lautan kasih sayangmu. Sayangilah kami dengan karuniamu dan lepaskan kami dari belenggu iblis. Lemparkan kami kembali ke lautan rahmat-mu.’’Bentuk lain dari aksih sayang ibu kepada anaknya adalah seperti di ceritakan rosulullah shalllallahua’alayhi wa

sallam. Sauatu bentuk kasih sayang tersebut terpancarm secara langsung dari hati seorang ibu kepada anaknya. Anadaikata setiapa ibu memiliki kasih sayang seperti ini kepada ankanya.

Diriwayatkan oleh imam ahmad, bukhari, muslim dalam kitab shahih merekan berdua, dan an-nasa’i

dari abau hurairah radhiyallahu’anhu:Rosulullah shalllallahua’alayhi wa sallam bersabda: ada dua orang wanita bersama dua orang bayai mereka. Kemudian datanglah serigala mengambil salah satu bayi tersebut. Kedua wanita ini mengangkat msalah ini kepada Dawud yang lalu memutuskan bayi itu adalah bayi wanita

yang lebih tua. Kedua wanita itu pun keluar. Sulaiman memanggil mereka berdua dan berkata, ’’ambilakan pisau supaya aku bisa belah dan aku bagiakan kepada kalian. ‘’wanit yang lebih muda berkata,’’ semogga

Allah merahmatimu. Bayi ini adalah bayinya. Jangan engkau belah. Maka, dia (sulaiman) pun memutuskan

bayi iyu adalah bayi wanita yang lebih muda.Maha benar Allah yang berfirman tentang sulaiman,‘’Dan kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan’’ (Q.s. Shad [83]:

Kita perhatiakan kejamnya si ibu yang lebih yua dalam kisah ini. Serigala telah mengambil bayinya. Tetapi, dia sama sekali tidak lihatkan kesediahan. Bahkan, justru dia memperlihatkan kekejaman yang tidak dapat digambarkan oleh akal laki-laki, terlebih lagi hati wanita. Diapun segera menculik bayi temannya. Sebab, tidak mungkin bayi dua orang bisa mirip secara sempurna. Disamping itu, juga tidak mungkin seorang ibu tidak bisa membedakan bayinya diantara dua bayi. Jadi hadis ini menunjukan atas kekejaman hati ibu yang lebih tua dan kasih sayang dalam hati ibu yang lebih muda.

Dalam dokumen PANDUAN KULIAH BK PRA SEKOLAH (Halaman 77-79)