• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Analisis Data

4.2.2.3 Maksud Meminta

Berikut beberapa contoh tuturan yang mengandung maksud meminta yang digunakan para dosen kepada mahasiswa PBSI dalam proses pembelajaran.

(44) Do :Tolong bacakan mba Tutut! (186/P11/TMB/04-03/III)

Ma :(Mahasiswa yang disebutkan namanya segera

membaca materi yang tertera pada slide.)

Konteks :Dosen meminta salah satu mahasiswa untuk membacakan materi yang ada pada slide, setelah mempersilakan mahasiswa yang baru datang untuk mengambil posisi duduk pada kursi yang kosong.

(45) Do :Ya, minta bantuan mas Dias, seperti layaknya kemarin! (22/P2/TMB/25-02/IV)

Ma : (Mahasiswa yang telah disebutkan namanya di

atas, maju dan membetulkan kabel LCD yang rusak.)

Konteks: Dosen meminta bantuan kepada salah satu mahasiswa untuk memperbaiki kabel LCD.

(46) Do :Coba ditampilkan! (200/P12/TMB/04-03/IV)

Ma :(Mahasiswa menampilkan contoh teks eksemplum

yang diminta oleh dosen)

Konteks: Dosen meminta kelompok yang bertugas presentasi untuk menampilkan contoh-contoh dari teks Eksemplum. (47) Do :Tolong sampaikan salam dari bu Atik, bilang kalau

ibu ingin bertemu dia! (272/P19/IBM/15-03/I) Ma : Baik ibu, akan saya sampaikan pada dia.

Konteks: Dosen meminta bantuan pada seorang mahasiswa untuk menyampaikan pesannya pada mahasiswa yang tidak pernah masuk kelas.

(48) Do :Tolong ambil spidol di meja bu Atik! (277/P19/IBM/15-03/I)

Ma :Mejanya yang mana ya bu?

Do :Ada yang tau ga meja bu Atik yang mana? (Bertanya pada mahasiswa yang mengetahui meja dari dosen yang disebutkan namanya.)

Konteks : Dosen menyuruh seorang mahasiswa untuk mengambil spidol di ruangan dosen, karena spidol di kelas tintanya sudah habis.

(49) Do :Saya pingin ada yang mau menyampaikan apa yang ditulis tadi, ayo siapa yang mau maju! (128/P8/IBM/01-03/I) Ma : Saya bu! (Salah satu mahasiswa mengacungkan

tangan)

Konteks: Ada mahasiswa yang maju, lalu dilanjutkan beberapa mahasiswa lain.

Tuturan (44) di atas dituturkan oleh dosen yang mengampuh mata kuliah Terampil Membaca. Tuturan (44) dituturkan saat dosen sedang menjelaskan materi terampil membaca dengan menggunakan LCD sebagai media

65

pembelajaran. Dalam meningkatkan terampil membaca, dosen selaku penutur membiasakan mahasiswa selaku mitra tutur dengan menyuruh untuk membaca materi yang ditampilkan pada LCD. Selain meningkatkan terampil membaca, hal ini juga dapat menjaga konsetrasi mahasiswa terhadap perkuliahan yang sedang berlangsung. Tuturan “Tolong bacakan mba Tutut!” memiliki maksud meminta salah satu mahasiswa yang bernama Tutut untuk membaca materi yang tertera pada LCD. Dosen menuturkan tuturan tersebut karena melihat konsetrasi mba Tutut sudah mulai menurun.

Pada tuturan “Ya, minta bantuan mas Dias, seperti layaknya kemarin!” Dosen selaku penutur meminta kepada salah satu mahasiswa yang namanya telah disebutkan untuk memperbaiki kabel LCD. Dalam satu minggu terakhir kabel LCD pada ruangan tersebut memang rusak dan belum diganti. Pada pertemuan sebelumnya penutur juga meminta bantuan pada mitra tutur yang namanya telah disebutkan di atas untuk memperbaiki kabel yang rusak, sehingga bisa dipakai untuk sementara waktu. Tuturan (45) memiliki maksud meminta mahasiswa yang telah disebutkan namanya untuk bantu memperbaiki kabel LCD yang sedang rusak. Tuturan (46) dituturan oleh dosen yang mengampuh mata kuliah Terampil Membaca. Dosen selaku penutur membagi kelas menjadi sepuluh kelompok, setiap kelompok diberi topik yang berbeda-beda. Setiap pertemuan, penutur mempersiapkan waktu bagi kelompok yang bertugas untuk maju sesuai topik dan mempresentasikan hasil kerja kelompoknya dihadapan kelompok lain. Saat melakukan presentasi, kelompok yang bertugas tidak menampilakn contoh dari teks yang mereka bahas. Tuturan “Coba ditampilkan!” memiliki maksud meminta

kelompok yang bertugas presentasi untuk menampilkan contoh-contoh dari topik yang mereka bahas.

Pada tuturan “Tolong sampaikan salam dari bu Atik, bilang kalau ibu ingin bertemu dia!” Dosen selaku penutur menyampaikan pesan kepada mitra tutur untuk disampaikan kepada temannya yang tidak masuk kelas. Penutur meminta mitra tutur untuk menyuruh temannya yang sudah beberapa kali tidak masuk kelas menemui penutur. Tuturan (47) memiliki maksud meminta mitra tutur menyampaikan pesan penutur kepada teman dari mitra tutur. Pada tuturan “Tolong ambil spidol di meja bu Atik!” dosen selaku penutur ingin menulis pada papan tulis, namun spidol yang dibawa tintanya sudah habis. Dengan itu penutur meminta tolong kepada salah seorang mahasiswa selaku mitra tutur untuk mengambil spidol di meja penutur yang ada di ruang dosen. Tuturan (48) memiliki maksud meminta mitra tutur mengambil spidol untuk penutur yang berada di ruang dosen.

Pada tuturan “Saya pingin ada yang mau menyampaikan apa yang ditulis tadi, ayo siapa yang mau maju!” dosen selaku penutur menyuruh mahasiswa untuk menulis metode apa yang akan digunakan jika kelak menjadi seorang guru. Penutur meminta mahasiswa untuk memberi nama pada lipatan kertas yang ditulis, dan mengumpulkannya kepada penutur. Pada akhir semester setelah mempelajari materi tentang bahan ajar, mahasiswa boleh membuka kembali lipatan kertas yang ditulis. Sebelum penutur menyuruh untuk mengumpulkan lipatan kertasnya, penutur meminta beberapa dari mahasiswa untuk membacakan apa yang telah ditulisnya pada lipatan kertas. Tuturan (49) memiliki maksud

67

meminta beberapa mahasiswa untuk menyampaikan apa yaang ditulis dalam lipatan kertas di hadapan teman-teman.

Berdasarkan paparan di atas, tuturan (44), (45), (46), (47), (48) dan (49) dapat dikatakan sejalan dengan pendapat Yule (2014) yang mengatakan bahwa, maksud adalah analisis tentang apa yang dimaksudkan orang dengan tuturan-tuturannya daripada dengan makna terpisah dari kata atau frasa yang digunakan dalam tuturan itu sendiri. Dalam menafsirkan maksud suatu tuturan diperlukan pemahaman terhadap konteks dan bagaimana konteks itu berpengaruh terhadap apa yang dikatakan. Keselarasan teori Yule (2014) dengan maksud meminta yang dituturkan oleh dosen kepada mahasiswa PBSI Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa dapat dilihat dari tuturan berikut: (44) Tolong bacakan mba Tutut!

(45) Ya, minta bantuan mas Dias, seperti layaknya kemarin! (46) Coba ditampilkan! (47) Tolong sampaikan salam dari bu Atik, bilang kalau ibu ingin bertemu dia! (48) Tolong ambil spidol di meja bu Atik! (49) Saya pingin ada yang mau menyampaikan apa yang ditulis tadi, ayo siapa yang mau maju!

Dokumen terkait