• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAJIAN PUSTAKA

A. Prespektif Teoritik Masalah Penelitian

1. Manajemen Strategis di Lembaga Pendidikan Islam

Manajemen secara etimologi berasal dari bahasa Inggris yaitu dari kata kerja “to manage” yang artinya mengurus, mengatur, menggerakkan, dan mengelola.23 Dengan demikian, manajemen secara sederhana adalah pengelolaan.

Adapun pengertian manajemen menurut Miller, sebagaimana yang dikutip oleh Sufyarma.M, mengemukakan tentang manajemen sebagai berikut: “Management is the process of directing and facilitating thework of people organized in formal group to achieve a desired goal”. Berdasarkan definisi tersebut di atas, dapat dirumuskan bahwa manajemen pendidikan sebagai seluruh proses kegiatan bersama dan dalam bidang pendidikan dengan memanfaatkan semua fasilitas yang ada, baik personal, material, maupun spiritual untuk mencapai tujuan pendidikan.24

Manajemen adalah proses tertentu yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pergerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang ditetapkan dengan menggunakan sumber daya personal maupun material. Dalam redaksi lain juga menyebutkan bahwa manajemen adalah satu segi yang perlu menjadi perhatian dalam upaya peningkatan mutu pendidikan

23 John M.Echol dan Hasan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, (Jakarta: PT Gramedia, 1996), cet. XXIII, hlm. 372.

tinggi, karena manajemen merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan merupakan komponen integral dan tidak dapat dipisahkan dari proses pendidikan secara keseluruhan. Manajemen merupakan suatu rangkaian kegiatan kepengurusan, ketatalaksanaan penggunaan sumber daya untuk mencapa sasaran atau tujuan pokok yang telah ditentukan dengan menggunakan orang-orang pelaksana dalam suatu hubungan kerjasama. Manajemen adalah pencapaian sesuatu melalui dan bersama dengan orang-orang. Manajemen adalah suatu rangkaian tindakan dengan maksud untuk mencapai hubungan kerjasama yang rasional dalam suatu sistem administrasi.25

Berdasarkan pengertian tentang manajemen di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa manajemen adalah proses pengelolaan atau pengaturan yang dilaksanakan oleh sekelompok orang yang terbentuk dalam sebuah organisasi, dan mempunyai suatu tujuan tertentu, dipimpin oleh seorang manajer dan mempunyai tugas atau tujuan tertentu.

Pada kajian teori ini akan diuraikan tentang makna Manajemen Strategis di suatu Lembaga Pendidikan Islam. Sebelum membahas kajian Manajemen Strategis ada pentingnya untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan strategi. Yosial Iriantara didalam bukunya memaparkan beberapa istilah strategi menurut para ahli, diantaranya adalah:26

25 Fathul Jannah, Manajemen Akademik Lembaga Pendidikan Tinggi Islam, (Yogyakarta: Safiria Insania Press, 2009) hlm. 35.

Tabel. 2.1. Definisi strategi menurut ahli.

Menurut Definisi

1. Jamed Brian Quinn “Pola atau rencana yang mengintregasikan tujuan pokok, kebijakan, dan serangkaian tindakan sebuah organisasi kedalam satu kesatuan yang kohesif”

2. Steiner dan Miner dalam Robson,

“Formulasi misi, tujuan, dan objektif dasar organisasi. Strategi-strategi program dan kebijakan untuk mencapainya, dan metode yang diperlukan untuk memastikan bahwa strategi diimplementasikan untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi

3. Porter, dalam Robson “formula berbasis luas mengenai cara bisnis bersaing; tujuan apa yang ingin dicapai; dan kebijakan apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut”

Hakikat yang dapat diambil dari beberapa istilah yang dipaparkan oleh para ahli tersebut akan strategi adalah, suatu cara atau metode atau formulasi dari visi, misi, dan tujuan organisasi untuk mencapai sesuatu yang diharapkan.

Selanjutnya mengenai istilah dari Manajemen Strategis, istilah strategic Management sering disebut pula rencana strategis atau rencana jangka panjang lembaga untuk mencapai tujuan dengan melakukan langkah-langkah teknis dan langkah komunikasi yang akan dijalankan sehari-hari.27 Yosial Iriantara dalam bukunya menyebutkan bahwa definisi dari Manajemen Strategis adalah Upaya

27 Kasali Rhenald, Manajemen Public Relations:Konsep dan Aplikasinya di Indonesia,

Organisasi untuk bisa menyelaraskan dirinya dengan lingkunganya.28 Dalam mengelola suatu organisasi, manajemen tidak mungkin lagi hanya mengandalkan intiusi, karena zaman yang sudah berbeda. Karena faktor-faktor yang mempengaruhi eksitensi lembaga di lingkungan sekitar pun akan berpengaruh besar dalam perjalanan masa depan lembaga. Selain itu Rowe, et.al. dalam Robson yang dikutip oleh Yosial Iriantara mendefinisikan bahwa Manajemen Strategis adalah proses untuk menyelaraskan kemampuan internal organisasi dengan peluang dan ancaman yang dihadapinya dalam lingkungan.29

Sejalan dengan hal diatas, Rhenald Kasali juga menjelaskan akan peran manajemen strategis dalam lembaga, yaitu manajemen dalam konteks strategi mempunyai peran untuk membantu lembaga menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan dalam lingkungan usaha,30 tetunya lingkungan usaha yang dimaksud adalah lingkungan secara internal dan eksternal dan biasanya disebut sebagai stakeholder.

Dalam upaya meyelaraskan tujuan orgaisasi dengan lingkunganya tersebut, maka diperlukan langkah-langkah dalam manajemen strategis seperti yang telah ditulis oleh Hari Lubis, sebagai berikut,:31

1. Menetapkan misi organisasi

2. Menformulasikan falsafah organisasi

28 Iriantara, Yosal, Manajemen Strategis, 11

29 Iriantara, Yosal, Manajemen Strategis, 12.

30 Kasali Rhenald, Manajemen Public Relations, 35.

3. Menetapkan kebijakan/policy

4. Menetapkan tujuan/objektif organisasi 5. Mengembangkan strategi

6. Merancang struktur organisasi 7. Menyediakan sumber daya manusia 8. Menetapkan prosedur kerja

9. Meyediakan fasilitas 10. Menyediakan modal kerja 11. Menetapkan standar

12. Menentukan rencana dan program operasional

13. Menyediakan informasi untuk keperluan pengendalian 14. Mengaktifkan sumber daya manusia

Dengan manajemen organisasi yang seperti itu maka ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari penerapan manajemen strategis. Salah satu dari manfaat itu pada lembaga pendidikan islam adalah untuk membuat organisasinya bisa bertahan ditengah derasnya arus perubahan. Hari Lubis menyebutkan beberapa manfaat dari penerapan manajemen strategis apabila diterapkan dalam lembaga pendidikan adalah: (1) mendeteksi masalah sebelum terjadi, (2) membuat para manajer menjadi lebih berminat terhadap organisasi (3) membuat organisasi lebih responsif dan waspada terhadap perubahan (4) mengarahkan segala upaya untuk

menuju objektif organisasi, dan (5) merangsang munculnya kerjasama dalam menjawab permasalahan dan dalam memanfaatkan peluang.32

Dengan demikian, dalam manajemen strategis akan terlihat upaya organisasi untuk memahami lingkungan atau situasi strategis dengan melakukan analisis strategis. Kemudian, akan tiba pada pilihan-pilihan strategi yang akan dipergunakan oleh organisasi yang kemudian akan diimplementasikan serta dievaluasi. Proses tersebut berjalan siklikal. Ini bisa dilihat dalam model yang menggambarkan unsur-unsur manajemen strategis yang dibuat oleh Robson berikut ini:

Gambar.2.1. Model Unsur-Unsur Manajemen Strategis.33