STUDI LAPANGAN
C. Masjid Kampus ITB
Masjid Salman merupakan masjid kampus yang menjadi laboratorium ruhani bagi masyarakat kampus ITB, wadah pembinaan insan, pengembangan masyarakat, dan pembangunan peradaban yang Islami. Berbagai rangkaian program dan kegiatan telah diselenggarakan dan ditujukan untuk setiap kelompok usia, pendidikan, profesi, maupun kegiatan sosial masyarakat pada umumnya, dengan fokus pembinaan pada penciptaan
commit to user
kader-kader yang tangguh dan unggul dari mahasiswa ITB khususnya, maupun masyarakat kota Bandung umumnya hingga kepada Bangsa Indonesia pada akhirnya.
1. Arsitektur
Masjid Salman ITB yang dibangun pada dekade 1960an menerapkan konsep pemikiran dua orang dosen ITB, yakni dosen jurusan Seni Rupa Prof .Sadali dan dosen Arsitektur Numan, sebagai penghormatan terhadap konsep pemikiran mereka berdua maka nama mereka diabadikan menjadi nama masjid – Salman yang merupakan singkatan dari nama Sadali dan Numan. Keunikan wujud arsitektur Masjid Salman adalah pada atap yang terbuat dari beton berbentuk cekung. Bentuk atap nampak menyiratkan makna tangan seorang manusia yang sedang berdoa. Bentuk atap cekung ini diimbangi dengan bentuk menara yang sederhana, seakan tangan manusia yang menadah ke atas.
Dasar pemikiran masjid ini adalah menerapkan konsep “Vertikal” Dan “Horisontalisme”. Konsep vertikal merupakan konsekuensi hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan konsep “Horisontal” merupakan hakikat hubungan antarsesama manusia. Konsep “Vertikal
-Horisontal” ini merupakan hakikat hubungan antarsesama manusia sesuai dengan ajaran agama. Dasar pemikiran inilah yang menyebabkan wujud arsitektural Masjid Salman ITB tidak menggunakan kubah, lengkung–
lengkungan dan ornamen. Tetapi pola-pola garis vertikal–horisontal pada wujud arsitektural masjid. Melalui kesederhanaan wujud arsitektural,
commit to user
masjid Salman diungkapkan sebagai makna universal dari tempat ibadah umat muslim, fungsional dan tidak mengesampingkan kaidah–kaidah Islam.
Dasar pemikiran “Vertikal-Horisontal” pada masjid Salman
ditampilkan secara tegas melalui kolom-kolom beton yang memikul atap, serta diimbangi dengan penerapan unsur dekoratif dinding kerawang yang sekaligus berfungsi untuk meredam sinar matahari secara horisontal. Di depan serambi atau teras masjid terdapat pelataran yang cukup luas yang berhubungan dengan undak-undakan teras Masjid. Di ruang utamanya untuk salat, terdapat mihrab yang dilengkapi mimbar sederhana tanpa hiasan. Di atas serambi terdapat ruang khusus bagi wanita yang hadir di masjid tersebut. Masjid ini ditunjang beberapa ruang, seperti ruang perpustakaan, ruang kuliah dan tempat pendidikan agama. Masjid Salman juga menyediakan ruang untuk kegiatan jasa, seperti kantin dan toko buku, untuk kesajahteraan. Menara masjidnya agak terpisah dari bangunan utama, tetapi tetap menjadi bagian dari kesatuan bangunan masjidnya.
2. Fasilitas
Fisik
a. Perpustakaan
Perpustakaan terletak di Gedung Kayu bagian Timur. Memiliki lebih dari 5000 buku dan koleksi umum, layanan dibuka dari Senin sampai Sabtu, dari jam 08.00 sampai 15.00 WIB. Perpustakaan
commit to user
Salman ITB juga menyediakan digital content berupa ceramah Salman dari tahun 1970-2005.
b. Pertokoan / kios
Sisi Barat Gedung Sayap Selatan diperuntukkan bagi pertokoan, yang saat ini disewa oleh toko kerajinan/craft, optikal, konsultan pendidikan/ training, penerbit, counter es krim, dan counter pulsa.
c. Perkantoran
Gedung Sayap Selatan Salman ITB bagian Selatan diperuntukkan sebagai area perkantoran, yang saat ini disewa oleh konsultan arsitektur dan teknik elektro. Gedung perkantoran berlantai empat ini juga dilengkapi dengan parkir basement dan lift.
d. Kantin
Menyediakan masakan harian biasanya kurang lebih 30 macam dengan model prasmanan (mengambil sendiri).
e. Minimarket
Mini market Istek salman ITB dikelola oleh Koperasi Istek Salman ITB. Istek Salman ITB menyediakan berbagai makanan dan minuman, buku-buku, majalah Islami dan beraneka jenis alat tulis, kaset dan VCD Islami, serta busana muslim. Mini market buka setiap hari dari jam 08.00 sampai jam 16.00 WIB dan istirahat ketika masuk waktu shalat.
commit to user
YPM Salman ITB mengelola ruang serba guna dengan kapasitas 500 orang yang dapat digunakan untuk seminar, tabligh, dan acara walimahan. Selain itu terdapat 5 (lima) ruang kelas dengan kapasitas 30 hingga 50 orang yang dapat disewa oleh pihak-pihak di luar masjid.
g. Asrama Mahasiswa
Terdapat asrama mahasiswa putra dan putri. Selan sebagai mahasiswa ITB mereka juga dibina menjadi generasi-generasi terbaik (kuntum khoiru ummah) para pemimpin rahmatan lil
„alamin yang akan menjadi nafas baru untuk perbaikan Bangsa dan Negara Indonesia.
Non Fisik
a. Pembinaan Putra Putri Salman
Proses pembinaannya meliputi:
coaching, pembergaulan dengan kalangan dosen ITB yang duduk dalam kepengurusan YPM Salman ITB dan guna membentuk mental para penghuni asrama Salman ITB.
Training bahasa Arab dan kuliah tafsir operasional, sebagai bagian dari proses pembinaan untuk memperluas tsaqofah
commit to user
Physical exercise (pembinaan jasadiyah), untuk membentuk mental, menjaga kesehatan dan stamina.
Pembinaan keputrian (keakhwatan) b. KARISMA
Keluarga Remaja Islam Salman (KARISMA) ITB merupakan lembaga pembinaan remaja dan mahasiswa muslim serta lembaga pendidikan nonformal, dengan tujuan membentuk generasi Rabbani yang seimbang Iman, Ilmu, dan Amal serta mampu menjadi rahmat bagi sekalian alam.
c. Pembinaan anak salman
Pembinaan Anak-anak Salman (PAS) ITB adalah lembaga pendidikan non formal yang aktivitasnya sangat memperhatikan perkembangan dunia pendidikan baik kurikulum maupun metode. Tujuan mendasar dari berdirinya PAS ITB adalah sebagai wadah bagi mahasiswa muslim untuk dapat beraktivitas dan berdakwah, memperbaiki dan meningkatkan kualitas ruhiyah, serta tampil sebagai laboratorium pembinaan anak-anak Islam.
Program Rutin
Memberikan mentoring kepada adik-adik TK dan SD. Pesantren Kilat tematis yang memiliki kekhasan setiap tahunnya
commit to user
Jambore Anak Islam
d. PUSTENA
PUSTENA adalah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang teknologi tepat guna. Teknologi tepat guna yang dimaksud adalah teknologi yang mampu berkontribusi dalam memberi solusi bagi masalah yang ada di masyarakat.
e. Salman films
Salman Films bergerak dalam bidang pendidikan dan produksi film atau audio visual. Berdiri sejak 24 Maret 2001 sebagai unit kemahasiswaan di bawah naungan Yayasan Pembina Masjid Salman Institut Teknologi Bandung.
f. Majelis ta’lim
Majelis Ta’lim Salman ITB adalah sebuah unit mahasiswa yang berada di lingkungan Masjid Salman ITB. Mata’ didirikan pertama pada tahun 19 November 1994. Visi Mata’ adalah Menyebarkan
Fikrah islam yang shahih kepada jamaah salman khusunya dan masyarakat umum khususnya.
3. Tata Kondisi
commit to user
Masjid Salman ITB ini menggunakan pencahayaan alami dan buatan. Pencahayaan alami yaiu berasal dari sinar matahari yang masuk melalui bukaan-bukaan yang sengaja dibuat. Sedangkan pencahayaan buatan menggunakan lampu sebagai penerangnya.
b. Penghawaan
Penghawaan alami berasal dari pintu, jendela serta dari bukaan-bukaan yang sengaja dibuat. Penghawaan buatan menggunakan bantuan Air Condition (AC).
c. Akustik
Masjid Salman ini menggunakan Bahan-bahan yang sebagai penyerap bunyi seperti kayu dan karpet.
Gbr.3.8. Masjid Salman ITB Sumber: doc.pribadi
Dari data yang berhasil didapat oleh penulis, maka dapat disimpulkan bahwa wujud arsitektur Masjid Salman ini merupakan gambaran dari perwujudan fungsi masjid yang memiliki kegunaan untuk segala kegiatan, baik berupaya kegiatan keagamaan maupun kegiatan umat secara umum, yang tercemin dari pengorganisasian ruangnya.
commit to user
100