RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Bentuk-Bentuk Kegiatan Ekonomi
XVII. Media Dan Sumber Ajar - Buku paket IPS kelas IV
- Gambar bentuk-bentuk kegiatan ekonomi
XVIII.Penilaian
Penilaiandilaksanakanselama proses dansesudahpembelajaran Tekniktes
Teslisan Testulisan
KriteriaPenilaian 1. Produk( hasildiskusi )
No. Aspek Kriteria Skor
1. Konsep * semua benar
* sebagian besar benar * sebagian kecil benar * semuasalah 4 3 2 1 2. Performansi
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
No. Aspek Kriteria Skor
1. 2. Kerjasama Partisipasi * bekerjasama * kadang-kadangkerjasama * tidakbekerjasama * aktifberpartisipasi * kadang-kadangaktif * tidakaktif 4 2 1 4 2 1 3. LembarPenilaian No Namakelompok Performan
Produk JumlahSkor Nilai Kerjasama Partisipasi 1. 2. 3. 4. 5. CATATAN :
Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
Rangkuman Materi
B. Bentuk-Bentuk Kegiatan Ekonomi
Dalam kehidupan dan kegiatan ekonomi sehari-hari, kita tidak dapat lepas dari kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Ketiganya saling berkaitan dan berkesinambungan.
Untuk memenuhi segala kebutuhannya, manusia harus bekerja. Manusia bekerja sesuai dengan kondisi wilayah tempat tinggalnya, pendidikan maupun sesuai dengan bakat keterampilannya. Kegiatan bekerja tersebut membentuk suatu usaha perekonomian yang berjalan di masyarakat.
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 3. Jenis-jenis Usaha Bidang Ekonomi
Jenis-jenis usaha perekonomian yang ada di masyarakat Indonesia beraneka ragam, di antaranya adalah :
g. Pertanian h. Perdagangan i. Perikanan j. Peternakan k. Industri kerajinan l. Jasa
4. Bentuk usaha menurut pemiliknya
Bentuk usaha dalam bidang masyarakat ada yang dikelola sendiri (milik perorangan) dan ada pula yang dikelola secara kelompok (milik bersama). Menurut pengelolaan dan kepemilikan usaha, bentuk usaha dibedakan menjadi dua, yaitu milik perorangan (perusahaan perorangan) dan milik bersama (perusahaan persekutuan).
Perusahaan perorangan adalah usaha yang modalnya dimiliki satu orang dan kegiatan usahanya dijalankan sendiri oleh pemiliknya. Sedangkan perusahaan milik bersama dinamakan perusahaan persekutuan. Anggotanya terdiri atas beberapa orang yang bekerja sama untuk mendapatkan keuntungan.
Usaha persekutuan terdiri atas sebagai berikut: 1. Persekutuan Firma (Fa)
Persekutuan firma adalah persekutuan antara dua orang atau lebih untuk menjalankan usaha bersama dengan satu nama dan semua anggota bertanggung jawab penuh atas usaha yang dijalankan.
2. Persekutuan Komanditer (CV)
Persekutuan komanditer (CV) adalah persekutuan antara dua orang atau lebih untuk menjalankan usaha bersama. Seorang di antaranya sebagai sekutu aktif, sedangkan yang lainnya sebagai sekutu pasif komanditer (sekutu diam). Sekutu aktif bertanggung jawab penuh atas kelancaran usaha, sedangkan sekutu diam mempercayakan jalannya usaha pada sekutu aktif.
3. Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan terbatas (PT) adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang modalnya diperoleh dari penjualan saham yang nilai nominalnya sama besar.
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BUMN adalah usaha yang modalnya berasal dari negara yang bertujuan membangun ekonomi nasional. Pimpinan perusahaan adalah sebagai penentu kebijakan yang juga mengurus kekayaan perusahaan.
5. Badan Usaha Swasta
Badan usaha swasta adalah badan usaha yang didirikan, dimiliki, dimodali, dan dikelola oleh satu atau beberapa orang, biasanya bergerak di bidang perdagangan industri, pertanian, ataupun jasa.
6. Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang berdasarkan usaha bersama dan berasaskan kekeluargaan. Koperasi berasal dari kata cooperation yang artinya bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan berbersama-sama. Menurut usahanya, koperasi dibedakan menjadi koperasi konsumsi, koperasi simpan pinjam, koperasi produksi, dan koperasi serba usaha. Kisi-kisi Soal Siklus II KD Ind TK C1 C2 C3 C4 C5 C6 Jumlah PG MI US PG MI US PG MI US PG MI US PG MI US PG MI US A MD 2 5 2 SD 6 7 2 SK 9 1 B MD 4 1 SD 10 1 3 3 SK 8 1 Jumlah 2 2 2 1 1 2 10 Keterangan : Indikator
C. Menjelaskan bentuk-bentuk kegiatan ekonomi di daerah tempat tinggalnya D. Menyebutkan tempat kegiatan ekonomi yang ada di daerahnya
C1 (Hafalan) = Pilihan Ganda 2 Soal C2 (Pemahaman) = Pilihan Ganda 2 Soal C3 (Aplikasi) = Pilihan Ganda 2 Soal C4 (Analisis) = Pilihan Ganda 1 Soal C5 (Sintesis) = Pilihan Ganda 1 Soal
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu C6 (Evaluasi) = Pilihan Ganda 2 Soal
Tingkat Kesukaran = Mudah 2 Soal Sedang 5 Soal Sukar 3 Soal Total Pilihan Ganda = 10 Soal
SOAL SIKLUS II
II.Pilihlah jawaban yang paling tepat!
11. Kegiatan ekonomi yang berperan dalam proses mengeluarkan hasil disebut...
c. Distribusi c. Konsumsi
d. Produksi d. Rehabilitas
12. Setiap kegiatan ekonomi pada dasarnya bertujuan untuk...
c. Memperoleh pujian c. Menggunakan kemampuan
d. Memenuhi kebutuhan d. Memanfaatkan kekayaan alam
13. Ani memakai sepatu yang dibelikan oleh ibunya. Ani melakukan bentuk kegiatan ekonomi...
c. Distribusi c. Konsumsi
d. Produksi d. Prevensif
14. Kebutuhan yang harus dipenuhi pertama kali adalah kebutuhan...
c. Primer c. Tersier
d. Sekunder d. Kuarter
15. Kegiatan ekonomi yang membagikan barang produksi ke tangan konsumen disebut...
c. Distribusi c. Konsumsi
d. Produksi d. Konsumen
16. Dibawah ini merupakan bentuk-bentuk kegiatan ekonomi, kecuali...
c. Rehabilitas c. Distribusi
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 17. Berikut ini yang tergolong kegiatan konsumsi adalah...
c. Penjahit memotong pola pakaian c. Tukang bakso menjajakan dagangan d. Nisa memakai baju lebaran d. Tukang las membuat pagar rumah
18. Pak Herman hendak menjual motornya, Pak Herman meminta bantuan Pak Andi untuk membantu menjualkan motornya, Pak Andi adalah...
c. Pedagang grosir c. Biro
d. Pedagang eceran d. Makelar
19. Jika kebutuhan hidupnya terpenuhi manusia menjadi...
c. Sejahtera c. Miskin
d. Kekurangan d. Tidak puas
20. Pada zaman dahulu untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka saling tukar-menukar barang, cara ini disebut dengan...
c. Jual beli c. Barter
d. Bercocok tanam d. Berburu
KUNCI JAWABAN 6. B 6. A 7. B 7. B 8. C 8. D 9. A 9. A 10.A 10. C
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu MEDIA GAMBAR
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Lampiran 6
CATATAN LAPANGAN 1. Tanggal Observasi : Senin, 09 Maret 2015
2. Tempat : SD Negeri Kenari
3. Hal yang diobservasi :
a. Meminta izin kepada Kepala Sekolah b. Mengamati aktivitas guru didalam kelas
c. Mengamati aktivitas peserta didik didalam kelas 4. Catatan Deskriptif
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Dalam observasi yang peneliti lakukan pada pra siklus adalah melakukan observasi terhadap aktivitas guru dan peserta didik selama proses belajar mengajar didalam kelas. Observasi dilaksanakan pada hari senin tanggal 09 Maret 2015, dari kegiatan tersebut ditemukan pembelajaran yang kurang aktif dan hasil belajar siswanya pun rata-rata 50,36. Mengenai nilai yang diperoleh pada saat ulangan harian yaitu sebagai berikut: peserta didik yang mendapatkan nilai kurang dari KKM (68) sebanyak 19 peserta didik. Berikut rinciannya: peserta didik yang mendapatakan nilai 20 sebanyak 3 orang, nilai 30 sebanyak 3 orang, nilai 40 sebanyak 4 orang, nilai 50 sebanyak 7 orang, nilai 60 2 orang. Peserta didik yang mendapatkan nilai lebih dari KKM (68) sebanyak 9 orang. Dari hasil nilai tersebut membuktikan bahwa peserta didik yang sudah mencapai KKM sebanyak 9 orang dan yang belum mencapai KKM sebanyak 19 orang dari jumlah peserta didik kelas IV sebanyak 28 peserta didik. Berdasarkan observasi tersebut dianalisis dan dibicarakan bersama guru kelas untuk melakukan tindakan selanjutnya.
Pedoman Observasi Aktivitas Kegiatan Belajar Peserta Didik dengan Menggunakan Model Pembelajaran Examples Non Examples
Siklus I
No Indikator Skor Ket
1 2 3 4 5
1 Antusiasme peserta didik dalam mengikuti pelajaran
√ B
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu yang sedang disampaikan oleh guru
3 Kerapihan peserta didik dalam membentuk kelompok
√ B
4 Ketepatan waktu dalam pembentukan kelompok √ B
5 Peserta didik dapat melakukan diskusi aktif dengan kelompoknya
√ B
6 Peserta didik dapat mengemukakan pendapat sendiri mengenai apa yang dipikirkannya dan mencatatnya dalam kertas
√ B
7 Kelompok mampu bersikap kritis dalam menyimak gambar
√ B
8 Kelompok mampu menganalisis gambar sesuai dengan materi yang akan disampaikan
√ B
9 Peserta didik mengikuti tes dalam kegiatan akhir √ A
10 Ketepatan waktu dalam mengumpulkan jawaban √ A
11 Peserta didik dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru sebelum menutup pelajaran
√ B
12 Peserta didik dapat menyimpulkan materi sesuai dengan hasil pembelajaran
√ B
Jumlah Skor 51
Persentase 85%
Keterangan: Memberi tanda (√) pada kolom skala nilai Keterangan bobot nilai
Baik sekali (A) = 5
Baik (B) = 4
Cukup (C) = 3
Kurang (D) = 2
Kurang Sekali (E) = 1 Nilai = bobot maksimal Jumlah skor
keseluruhan aspek yang diamati
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Nilai = 51 x 100
60
= 85%
Pedoman Observasi Aktivitas Kegiatan Belajar Peserta Didik dengan Menggunakan Model Pembelajaran Examples Non Examples
Siklus II
No Indikator Skor Ket
1 2 3 4 5
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu pelajaran
2 Peserta didik mampu mengikuti segala sesuatu yang sedang disampaikan oleh guru
√ A
3 Kerapihan peserta didik dalam membentuk kelompok
√ A
4 Ketepatan waktu dalam pembentukan kelompok √ A
5 Peserta didik dapat melakukan diskusi aktif dengan kelompoknya
√ A
6 Peserta didik dapat mengemukakan pendapat sendiri mengenai apa yang dipikirkannya dan mencatatnya dalam kertas
√ A
7 Kelompok mampu bersikap kritis dalam menyimak gambar
√ A
8 Kelompok mampu menganalisis gambar sesuai dengan materi yang akan disampaikan
√ A
9 Peserta didik mengikuti tes dalam kegiatan akhir √ A
10 Ketepatan waktu dalam mengumpulkan jawaban √ A
11 Peserta didik dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru sebelum menutup pelajaran
√ A
12 Peserta didik dapat menyimpulkan materi sesuai dengan hasil pembelajaran
√ A
Jumlah Skor 60
Persentase 100%
Keterangan: Memberi tanda (√) pada kolom skala nilai Keterangan bobot nilai
Baik sekali (A) = 5
Baik (B) = 4
Cukup (C) = 3
Kurang (D) = 2
Kurang Sekali (E) = 1 Nilai = bobot maksimal Jumlah skor
keseluruhan aspek yang diamati
OOT KHOTIMAH, 2015
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI BENTUK-BENTUK KEGIATAN EKONOMI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Nilai = 60 x 100
60 = 100%
Lampiran 8