• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mediafreaks PTE LTD

BAB VII. GAMBAR HASIL PERANCANGAN

NAMA STUDIO

3.2. Mediafreaks PTE LTD

Mediafreaks merupakan salah satu industri animasi penting di Singapura, Mediafreaks adalah perusahaan produksi animasi yang fokus sebagai produser, distributor, broadcasters dan menjadi rekan kerja perusahaan-perusahaan dunia untuk memproduksi acara animasi pertelevisian yang original dan animasi untuk ditayangkan maupun tujuan marketing.

Dibentuk tahun 2003, Mediafreaks telah memproduksi ratusan animasi dari serial animasi kartun, iklan televisi, CGI (Computer Graphics Image) untuk dokumenter medis hingga visualisasi karya arsitektural.

Fokus utama Mediafreaks adalah menyediakan layanan dan anak perusahaannya Mediafreaks Cartoon dan Character Farm menciptakan animasi originalnya untuk di export ke pasar internasional untuk ditayangkan dan dilisensi.

Hingga saat ini, Character Farm telah memproduksi Katakune- sebuah animasi 3 dimensi untuk anak prasekolah berdurasi total 520 menit yang sudah terjual ke Amerika serikat, Cina, Taiwan, Timur tengah dan Thailand. Saat ini sedang didistribusikan ke Amerika bagian Utara, Eropa dan Asia Tenggara dengan lisensi program yang digilirkan dari daratan Cina, Jepang dan Korea.

Mediafreaks Cartoon telah memproduksi – Sedo Dog and The Gogo Squad, keduanya animasi dengan konsep original yang dibuat oleh Mediafreaks Cartoon.

3.2.1. Visi dan Misi Perusahaan Mediafreaks

Visi dari perusahaan ini adalah untuk menciptakan sebuah hiburan besar yang tidak anya menyediakan kualitas layanan animasi untuk ditayangkan dan diproduksi di seluruh dunia, tetapi juga menciptakan arus tujuan beragam melalui penciptaan dan peningkatan dari alat-alat intelektualitas yang asli. Alat-alat intelektualitas ini dapat

menjadi sebuah pendidikan, hiburan dan menarik penonton di seluruh dunia dan dapat diaplikasikan di seluruh media platform seperti merchandise untuk memaksimalkan pendapatan dan meningkatkan kestabilan bisnis ini.

Misi dari perusahaan ini adalah untuk menjadi pemimpin penyedia untuk character-branded content dan merchandise yang tersedia untuk segala golongan umur.

Nilai yang dipegang perusahaan ini adalah keaslian, kreatifitas, responsiv, tanggung jawab, kualitas dan kepercayaan.

Nama Perusahaan : Mediafreaks PTE LTD Tahun Berdiri : 2003

Lokasi : 206A SYED ALWI ROAD SINGAPORE 207739

Profil Perusahaan : Studio animasi bergerak sebagai produser, distributor, broadcasters dan menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain di dunia untuk memproduksi acara animasi pertelevisian yang original dan animasi untuk ditayangkan maupun untuk tujuan marketing.

Executive Producer and Cartoon Creator : Mike Wiluan

General Manager : Adrian Chye

Project and Accounts Director : Aric Lim

Creative Director : Xavier Feng Yaning Special Project Manager : Ngo Chee Yong Klien :

• Broadcasters Such As Discovery Channel

• National Geographic Channel (ngc)

• Off The Fence

• Nhk

• Medstar Tv

• Voom Hd

• Disney Channel Asia

• Mtv Asia And Mediacorp Studio.

• Production Houses Such As Darlow Smithson Productions

• Nhnz

• Southern Star Group

• Beach House Pictures

• Oak3 Production

• Ochre Pictures

• Mega Media And Bang Singapore.

• Companies Such As Schering Plough

• Wyeth

• Pilot Pen

• Hewlett Packard (hp)

• Intel

• Tan Chong Holdings

• Air Pork Asia

• Kumon

• Sino-america Tours (satours) Field Catering

• Ove Arup • Img Models • Motorola • Neoasia • Nestle • Pico Creative

• Susan Lim Surgery

• The Wine Company.

• Local Government Bodies Such As The The Media Development Authority (mda)

• The Urban Redevelopment Authority (ura)

• The Public Utilities Board (pub)

• Singapore Armed Forces (saf) And The Infocomm Development Authority (ida).

Fungsi Bangunan : R. pameran/exhibition

Studio animasi yang terdiri dari beberapa ruang, yaitu: • R. Pra Produksi

Ruang Producer, Ruang Director, Ruang Scriptwriter, Ruang Research, Ruang Artistic Design, Ruang Storyboard, Ruang Dubbing and Sound Studio Ruang Music Studio, Ruang Pemodelan (Live Action).

• R. Produksi

Ruang Desain, Ruang Layout, Ruang Animation, Ruang Inking and Painting, Ruang Scanning, Ruang Compositing, dan Ruang Visual Effect

• R. Pasca Produksi

Sound Transfer, Video Mixing, Telecine, Editorial, Imaging, dan Projection / Audio Visual (AU)

3.2.2. Lingkup Produksi Animasi

Lingkup jenis animasi yang diproduksi sebagian besar adalah animasi 3 dimensi, seperti:

• • • • • • • • 3.2.3. Lingkup kegiatan

Kegiatan yang dilakukan di dalam bangunan yang sudah ada saat ini adalah :

• Kegiatan produksi animasi yang bersifat komersial, yaitu melayani jasa pembuatan animasi juga membuat film animasi sendiri.

• Kegiatan pameran dan promosi hasil karya studio tersebut (biasa disebut dengan showreel) yang diadakan berkala, kegiatan ini dikelompokka berdasarkan linkup animasi yang dihasilkan.

3.2.4. Pelaku Kegiatan

3.2.4.1. Deskripsi pelaku

Berdasarkan aktifitas pemakainya, pelaku yang ada di dalam bangunan ini terbagi 2, yaitu:

a. Pelaku produksi, adalah orang-orang yang terlibat di dalam proses produksi animasi. Pelaku ini bersifat tetap, selalu ada dalam jumlah tetap.

b. Pengunjung, adalah orang-orang yang datang melihat pameran. Pelaku ini bersifat tidak tetap (dinamis), jumlahnya berubah-ubah.

3.2.4.2. Pelaku produksi

Klasifikasi pelaku dalam pembuatan animasi adalah sebagai berikut:

1. Art Director

Art Director haruslah seorang yang memiliki daya imajinasi tinggi sehingga dapat mentransformasikan keinginan klien ke dalam media visual berupa sketsa-sketsa ide desain, baik untuk karakter maupun seting.

Sketsa-sketsa tersebut kemudian akan diaplikasikan ke dalam sebuah urutan cerita berupa gambar-gambar visual yang disebut storyboard. Dengan membuat storyboard dapat dilihat komposisi visual dari cerita, bagaimana membawa emosi penonton, dimanakah pusat pandangan visual dalam sebuah cerita. Storyboard merupakan acuan utama animator dan bahkan pembuat film untuk melakukan shoot dan

animasinya. Selanjutnya, secara sederhana storyboard dibuat dalam bentuk serial animasi sederhana yang digabung dengan dialog dan musik yang juga masih kasar ke dalam betuk animatrix/leica reel.

2. Tim Modelling

Character + properties modelling

Bertugas mendigitalkan sketsa-sketsa karakter dan properti yang telah dibuat menjadi model 3D, baik secara langsung maupun melalui proses studi model tanah liat terlebih dahulu.

Setelah dibuat model 3D dengan komputer, para modeller bisa memasukkan tekstur ke dalam karakter yang dibuat.

Setting / background modelling

Melihat acuan imaji yang diberikan oleh art director, tugas background modeller adalah mewujudkannya dalam imaji digital tiga dimensional dalam komputer. Setting dan background dibuat secara 3D dengan menggunakan komputer, dilengkapi dengan warna, tekstur, suasana yang diinginkan bahkan pencahayaan virtual dalam komputer. 3. Tim Animator

Animasi gerak karakter + lip sync

Bertugas memberi ‘gerak’ pada karakter yang telah dibuat oleh tim modelling sehingga karakter menjadi ‘hidup’. Untuk menghasilkan gerakan yang hidup pada sebuah karakter, diperlukan banyak studi yang didasarkan pada pola gerak makhluk hidup. Studi gerak ini pernah dilakukan oleh Eadweard Jamer Muybridge (1830-1904) dan Etienne-Jules Marey (1830-1904), dua orang fotografer awal abad 19 adalah dengan melakukan pemotretan beruntun (belum ditemukan kamera video). Penelitian yang mereka buat masih dipakai oleh para animator karakter sampai sekarang.

tapi dengan perkembangan teknologi yang ada, hanya diperlukan sebuah alat ‘motion capture’ yang dipasangkan pada sudut-sudut tertentu (terutama persendian) di tubuh aktor pemain gerak, untuk nantinya ditransformasikan menjadi informasi digital berupa rekaman gerak yang akan dimasukkan ke dalam model digital karakter 3D, sehingga model 3D dapat bergerak natural persis seperti gerakan yang dilakukan oleh aktor gerak.

Salah satu bagian tersulit dalam proses animasi yaitu lipsync. Sehingga dibutuhkan animator khusus yang menangani bagian lipsync dan ekspresi wajah agar terlihat lebih hidup dan natural. Proses lipsync dapat dilakukan secara manual yaitu dengan membuat beberapa acuan gerak dasar bibir dalam berucap, dan beberapa acuan dasar ekspresi wajah, dalam animasi digital, kemudian diubah-ubah menurut keinginan untuk mendapatkan ekspresi wajah dan bibir yang diinginkan. Ataupun dapat dilakukan dengan menggunakan program sinkronasi, sehingga pekerjaan lipsync menjadi jauh lebih mudah.

Animasi Background

Bertugas membuat animasi pada setting, baik foreground maupun background. Dengan acuan storyboad yang telah dibuat, tim ini menentukan seting kamera virtual menata suasana dengan warna, tekstur dan pencahayaan bahkan efek-efek alam seperti kabut, angin, percikan hujan dan lain sebagainya.

Animasi Special Effect

Bertugas untuk membuat spesial efek yang diperlukan dalam scene, seperti misalnya : semburan laser dari mata cyclops pada film the X-Men.

4. Tim Olah Suara Dialog Recording

Setelah diperoleh naskah dan didapatkan dialog serta penokohan, dilakukan casting pengisi suara. Para artis pengisi suara merekam dialog mereka dalam studio rekaman sambil melihat animasi 3D yang masih bisu, untuk dapat memperoleh tingkat sinkronisasi yang lebih tinggi. Rekaman tersebut nantinya akan digunakan sebagai pengisi suara tokoh animasi.

Music Composer + Recording

Musik adalah bagian penting juga dalam sebuah animasi, terutama sebagai pendukung dan pembentuk suasana. Pnciptaan musik, pengisi dan perekaman musik dilakukan dalam studio rekam suara.

Sound Effect

Tim sound effect mengisikan suara-suara khusus yang sudah direkam atau dicipta sebelumnya ke dalam animasi, dari suara yang sepele seperti suara tapak kaki sampai suara monster yang menyeramkan. Dilakukan juga yang disebut folley sound editing, yaitu membuat suara-suara seolah-olah mendekat atau menjauh, mengeras atau melembut, berada di kiri penonton atau di kanan penonton.

5. Tim Pasca Produksi

Image Compositing + Scene Editing + Post Effects

Melakukan penggabungan antara layer karakter, layer background dan layer spesial efek sehingga menghasilkan sebuah scene yang utuh.

Final Image Compositng

Memadukan beberapa scene, menentukan efek transisi antar scene apakah fade in fade out, zoom in zoom out dan sebagainya, sehingga tercipta satu animasi yang utuh.

Foley Studio & Final Audio Editing

Membuat efek suara mendekat/menjauh, menguat/melemah sehingga sesuai dengan imaji visual yang

ada. Memadukan antara imaji animasi dengan rekaman suara yang telah ada, dari dialog, musik sampai dengan spesial efek suara.

Credits and Title

Memberikan tambahan berup teks seperti judul dan teks akhir cerita berupa daftar nama-nama yang terlibat dalam proses.

Mekanisme kerja studio animasi, dalam proses kerjanya menggunakan sistem tim, dimana masing-masing tim memiliki peranan sendiri sesuai dengan keahlian khususnya. Dalam setiap proyek, diawali oleh art director yang menterjemahkan dari naskah ke dalam bentuk visual, mulai dari karakter, lingkungannya sampai dengan properti tokoh, diterjemahkan ke dalam bahasa serial gambar dalam storyboard. Dalam prosesnya dibentuk beberapa tim : tim modelling, tim animator, tim olah suara, dan tim pasca produksi. Tim ini beranggotakan orang yang sama atau berbeda, tergantung dari keahlian masing-masing orang, semuanya itu masih tetap diarahkan oleh seorang ataupun bisa beberapa orang art director.

3.2.4.3. Pengunjung

Klasifikasi pengunjung yang datang ke gedung ini, yaitu

 Pengunjung yang datang secara individu atau berdua (dengan menggunakan kendaraan umum atau pribadi)

 Pengunjung yang datang secara berkelompok/kapasitas kecil (menggunakan kendaraan umum atau pribadi)

 Pengunjung yang datang dengan kelompok kapasitas sedang

 Pengunjung yang datang dengan kelompok kapasitas besar

3.2.5. Fasilitas Ruang Kegiatan

Fasilitas ruang yang dibutuhkan pada studio animasi didasarkan pada jenis kegiatan yang diwadahi meliputi ruang-ruang :

1. Kegiatan Administrasi

Ruang pimpinan : ruang pimpinan, ruang sekretaris, ruang tamu, ruang rapat

Ruang tata usaha, administrasi dan keuangan : ruang kepala bidang, ruang sekretaris, ruang staff, ruang perlengkapan/arsip.

Ruang produksi dan operasional studio : ruang kepala bidang, ruang sekretaris, ruang staff bagian operasional, ruang staff bagian fasilitas produksi, ruang arsip audio visual.

2. Layanan Klien

Ruang hall dan resepsionis, ruang promosi visual, galeri pamer, ruang eksibisi.

3. Kreatif dan Produktif

Berupa studio pembuatan animasi, dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 3.1 Proses dan kebutuhan ruang studio animasi

PROSES RUANG P R E - P R O D U C T I O N Persiapan naskah Art Directing Brain Storming Idea Artistic Design Skema Syuting Skript Rapat Perencanaan Casting Suara

Ruang kreatif diskusi bersama Ruang penulisan naskah Bengkel studi model Ruang storyboard P R O D U Modelling (manual/digital) Sets Producing Dialog Recording

Ruang kreatif diskusi bersama Ruang modelling komputer Ruang animasi komputer

C T I O N Music Recording Effects Developing Animation Outdoor Shoots Indoor Shoots

Bengkel modelling, gudang modelling

Bengkel produksi set, gudang set

Studio rekam audio, ruang master kontrol, ruang sub kontrol (lighting), ruang simpan data, gudang peralatan audio

Studio rekam visual (indoor), ruang master kontrol, gudang lighting, gudang peralatan

Ruang rias/ganti pemain, ruang diskusi pemain, toilet Ruang istirahat

Gudang properti dan setting

P O S T - P R O D U C T I O N Visual Compositing Scene Editing

Final Audio Compositing Titles and Credits

Digital Video Compressor

Ruang kreatif diskusi bersama Ruang modelling komputer editing visual (compositing, scene editing, titling & credits, video compressing)

Ruang komputer editing audio ( foley studio, audio compositing & editing, final audio compositing)

Ruang simpan media

4. Kegiatan Penunjang

Kegiatan penunjang dalam bangunan, yaitu: Musholla, Cafetaria, retail, perpustakaan dan parkir.

3.2.6. Alat-alat Produksi

3.2.6.1. Piranti Rekam Imaji

Beberapa peralatan yang digunakan dalam proses produksi animasi yaitu :

• Kamera Elektronik

Diperlukan 3-4 buah kamera untuk mendapatkan gambar dengan sudut pandang yang bervariasi. Untuk pengolahan imaji digital, dapat dilakukan dengan kamera video

Dokumen terkait