keuangan yang dilakukan oleh KAP dengan melakukan rapat dan komunikasi dengan KAP Tanudiredja, Wibisana & Rekan (PwC) yang telah ditunjuk untuk melakukan audit atas laporan keuangan tahun 2013 mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap pelaporan. Dari hasil evaluasi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan audit keuangan tahun 2013 telah direncanakan serta dilaksanakan dengan baik, dan KAP juga telah menunjukkan independensinya dalam pelaksanaan tugasnya.
7. Melakukan review dan evaluasi terhadap usulan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2013 dan menyampaikan hasilnya kepada Dewan Komisaris sebagai bahan bagi Dewan Komisaris untuk membahas usulan RKAP bersama-sama dengan Direksi sebelum diajukan kepada RUPS.
8. Melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris antara lain melakukan review atas pelaksanaan tugas dari fungsi pengelolaan dana dan fungsi pengadaan, serta review atas kerjasama antara PT PII dengan Pemprov Kalimantan Tengah dalam Proyek Rel Kereta Api Kalimantan Tengah.
AUDIT INTERNAL
Unit Audit Internal bertanggung jawab membantu Direktur Utama mewujudkan sistem pengendalian internal yang dapat menjamin pelaksanaan tugas Perseroan sesuai mandat yang diterima dan peraturan yang berlaku, dengan mengacu kepada prinsip efisiensi dan efektivitas serta prinsip-prinsip dasar GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian dan kewajaran. Sebagai dasar dari pelaksanaan tugas-tugasnya tersebut, unit Audit Internal telah dilengkapi dengan Piagam Audit Internal dan Prosedur Audit Internal.
6. Ensure the effective implementation of financial audit conducted by the KAP by organizing meetings and communications with KAP Tanudiredja, Wibisana & Partners (PwC) who has been appointed to audit the Company’s financial statements in 2013 from the planning phase to the reporting phase. Results from the evaluation shows that the financial audit activities in 2013 were well planned and executed, and the KAP also has demonstrated its independence in the performance of their duties.
7. Review and evaluate the proposal of Work and Budget Plan (RKAP) in 2013 and submit the results to the Board of Commissioners, to be used by the Board of Commissioners in discussion with the Board of Directors prior to submission to the GMS.
8. Perform other tasks given by the Board of Commissioners, among others, to review the implementation of the duties of the fund management function and procurement functions, as well as to review of the cooperation between IIGF and the Provincial Government of Central Kalimantan in the Central Kalimantan Railway Project.
INTERNAL AUDIT
The Internal Audit unit assists President Director in establishing internal control systems within the Company to ensure the fulfilment of corporate missions according to the mandate and prevailing regulations, with due regards to efficiency and effectiveness as well as the principles of GCG, namely transparency, accountability, responsibility, independence and fairness. The Internal Audit unit has been equipped with an Internal Audit Manual and Internal Audit Procedures as the basis for the implementation of its duties and function.
Laporan Tahunan 2013 • PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
78
Unit Audit Internal bersifat independen terhadap unit kerja dan unit fungsional lainnya di Perseroan, dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, unit Audit Internal mendapatkan masukan dan petunjuk dari Komite Audit.
Program kerja unit Audit Internal ditetapkan setiap awal tahun dalam Rencana Pekerjaan Audit Tahunan yang disusun dengan mempertimbangkan masukan dari Komite Audit dan Direktur Utama.
Pada tahun 2013, unit Audit Internal telah melaksanakan penugasan audit sebagai berikut: • Audit atas Proses Bisnis
• Audit atas Pengelolaan Sumber Daya Manisia • Audit atas Pengelolaan Kas
• Audit atas Bagian Umum
Pemimpin unit Audit Internal diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama.
Selama periode tahun 2013, pemimpin unit Audit Internal adalah I Gede Susila Aryana, CISA, yang diangkat berdasarkan SK Karyawan Tetap SK-012/ DIR/HR/KT/08/2011 tertanggal 5 November 2011.
PENGENDALIAN INTERNAL
Perseroan telah membangun proses, struktur dan sistem pengendalian internal yang dapat memberikan kepastian yang memadai bahwa (i) operasional Perseroan telah dilakukan dengan efektif dan efisien; (ii) peraturan dan perundang- undangan yang berlaku telah dipenuhi; dan (iii) sistem pelaporan keuangan dapat diandalkan. Sistem pengendalian internal Perseroan dibangun dengan mengadopsi kerangka pengendalian internal yang dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway
Internal Audit is independent of other work and functional units within the Company, and reports directly to the President Director. In discharging its duties and functions, Internal Audit get input and guidance from the Audit Committee.
The Internal Audit unit implements the audit work as set out at the beginning of each year in the Annual Audit Work Plan developed together with input from Audit Committee and the President Director.
In 2013, the Internal Audit unit engaged in audit work on a number of functions or activities within the Company, comprising:
• Audit on Business Process
• Audit on Human Resources Management • Audit on Cash Management
• Audit on General Affairs
The Head of Internal Audit is appointed and dismissed by the President Director.
Up to 2013, Internal Audit is chaired by I Gede Susila Aryana, CISA, who was appointed based on Decision Letter SK-012/DIR/HR/KT/08/2011, dated 5 November 2011.
INTERNAL CONTROL
The Company has established the process, structure and internal control system that provide certainty that (i) the Company’s operation has conducted effectively and efficiently; (ii) complied with the prevailing rules and regulation; and iii) has a reliable system of financial reporting.
The Company’s internal control systems were established by adopting the framework of internal control developed by the Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway