• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Kemampuan Pelajaran 3

A. Membaca Teks Perangkat Upacara

Setiap senin pagi, di sekolah selalu diadakan upacara bendera. Dalam upacara, ada petugas upacara. Di antaranya, pemimpin upa-cara, pembaca teks Undang-Undang Dasar 1945, pembaca doa, penaik bendera, konduktor (dirigen) paduan suara, sampai pembaca janji siswa.

Dalam membacakan teks perangkat upacara, kamu harus mem-bacakannya dengan intonasi dan lafal yang jelas. Kamu sudah belajar mengenai lafal, intonasi, dan jeda. Hal tersebut dapat dilakukan pada pembacaan teks perangkat upacara. Bedanya hanya pada suasana yang dibangun pada teks. Jadi, kamu harus mampu membedakan pem bacaan teks perangkat upacara tersebut. Pembacaan UUD ‘45 tentu berbeda dengan pembacaan doa.

Suara saat pem bacaan teks perangkat upacara harus ter dengar jelas oleh seluruh peserta upacara. Dengan demikian, suara harus ter-dengar seluruh lapangan.

Bagi petugas pembaca UUD ‘45, intonasi dan jeda tidak boleh datar dan harus diucapkan lantang. Akan halnya dengan pembaca janji siswa, pembaca harus jelas mengucapkan butir per butir janji siswa tersebut. Nah, untuk pembaca doa, walau pun suasana nantinya harus dikondisikan untuk syahdu, tetaplah dalam pembacaan harus terdengar oleh seluruh peserta. Pembaca doa ini diharapkan mampu membawa peserta dalam kesyahduan yang dalam dan benar-benar diresapi oleh pem baca.

Bacalah teks Undang-Undang Dasar 1945 berikut sesuai de-ngan tanda jeda.

Undang-Undang Dasar/ Negara Republik Indonesia/ Tahun// 1945

(Pembukaan)

Bahwa/ sesungguhnya kemerdekaan itu/ ialah hak segala bangsa// dan oleh sebab itu/ maka/ penjajahan di atas dunia/ ha rus diha pus kan// karena tidak sesuai/ dengan perikema nu-siaan/ dan perikeadilan//

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia/ te lah sampailah pada saat yang berbahagia/ dengan selamat sentausa/ me ngantar kan rakyat Indonesia/ ke depan pintu ger-bang kemerdekaan Negara Indonesia//yang merdeka/ bersatu/ berdaulat/ adil dan makmur/

Atas berkat rahmat Allah/ yang maha kuasa/ dengan di-dorongkan oleh keinginan yang luhur/ supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas/ maka/ rakyat Indonesia/ menyatakan dengan ini/ kemerdekaannya//

Pada pelajaran ini, kamu diharapkan dapat memberi tanda jeda pada teks dan membacakan teks dengan intonasi tepat.

Catatan:

/ = tanda jeda pendek (setingkat koma) // = tanda jeda

pan-jang (setingkat titik)

Kemudian daripada itu/ untuk membentuk suatu Pe me-rintahan Negara Indonesia/ yang melin dungi segenap Bangsa Indonesia/ dan selu ruh tumpah darah Indonesia/ dan untuk me majukan kesejahteraan umum/ mencerdaskan kehidupan bangsa/ dan ikut melaksanakan ke tertiban dunia/ yang ber-dasarkan ke merdekaan/ perdamaian abadi/ dan ke adilan sosial/ maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu/ dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia/ yang berkedaulatan rakyat/ dengan berdasar ke-pada// Ketuhanan yang maha Esa/ Kemanusiaan yang adil dan beradab/ Persatuan Indonesia/ dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan/ dalam per mu syawarat-an perwakilsyawarat-an/ serta dengsyawarat-an mewu judkan suatu Ke adilan sosial/ bagi seluruh rakyat Indonesia//

Setelah itu, bacalah teks janji siswa berikut. Janji Siswa/SMP Tunas Bangsa//

1/ Kami/ siswa SMP Tunas Bangsa/ bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa//

2/ Kami/ siswa SMP Tunas Bangsa/ akan selalu menegakkan disiplin/ dan mematuhi tata tertib sekolah//

3/ Kami/ siswa SMP Tunas Bangsa/ akan menjaga nama baik diri sendiri/ almamater/ dan keluarga//

4/ Kami/ siswa SMP Tunas Bangsa/ akan selalu mengikuti ke giatan sekolah/ dengan penuh rasa tanggung jawab// 5/ Kami/ siswa SMP Tunas Bangsa/ akan selalu giat

be-lajar//

6/ Kami/ siswa SMP Tunas Bangsa/ akan selalu patuh kepada guru/ dan orangtua//

Kemudian, bacakanlah teks doa berikut dengan tenang, syah-du, dan jelas.

Teks Doa

Ya Tuhan/ Yang Maha Pemurah/ dan Maha Penyayang//

Pada hari ini/ kami berkumpul/ dalam upacara penaikan bende ra// Kami memohon /semoga kehadiran kami di tempat ini/ mendapat karunia-Mu//

Ya Tuhan/ Yang Maha Mengetahui/ hati setiap hamba-Nya// Jadikanlah kami/ manusia yang berguna/ bagi kemajuan bangsa dan negara ini// Karuniakanlah segala nikmat-Mu/ ke pada kami// Semoga/ kami dijadikan insan yang mampu

mengangkat harkat derajat diri/ keluarga/ serta bangsa/ dan negara//

Ya Tuhan/ Yang menguasai seluruh ilmu//

Berikanlah kelapangan kepada hati/ dan pikiran kami/ dalam menuntut ilmu// Semoga/ dalam pencarian ilmu ini/ kami se-lalu berada dalam petunjuk/ dan lindungan-Mu//

Ya Tuhan/ Yang Maha Menguasai/ seluruh jagat raya//

Semoga/ kami dapat mengamalkan ilmu kami/ di kemudian hari// Berikan juga rahmat-Mu kepada kami/ untuk tetap bisa memelihara persatuan/ kesatuan/ serta rasa persaudaraan//

Sekarang, cobalah kamu bacakan lagi teks perangkat upacara tersebut di depan kelas secara bergantian. Jangan lupa perhatikan lafal, intonasi, dan jedanya.

1. Bentuklah kelompok dengan jumlah setiap anggota tiga orang.

2. Bagilah siapa saja anggota yang akan membacakan teks Pembukaan UUD ‘45, janji siswa, serta teks doa.

3. Bacakanlah teks Pembukaan UUD ‘45, janji siswa di sekolahmu, serta doa di depan kelas secara bergiliran per kelompok.

4. Ingat, bedakanlah cara membacakan berbagai teks perangkat upa cara tersebut. 5. Sementara setiap kelompok membacakan teks perangkat upacara, kelompok lain

memberi penilaian terhadap pembacaan kelompok yang tampil. 6. Untuk penilaian, ikutilah format

Pembacaan Teks

Nilai (6–10)

Intonasi Jeda Lafal

a. UUD '45 b. Janji Siswa c. Doa

Total

Berlatih Menguji Kemampuan

Teman-teman, tentu banyak pengalaman yang pernah ter ja-di dalam kehidupan sehari-harimu. Misalnya, pengalaman ketika liburan atau yang lainnya. Nah, sekarang kamu coba untuk men-ceritakan pengalaman yang pernah dialami. Terutama pe nga-laman yang mengesankan. Penganga-laman yang mempunyai arti dan selalu terkenang sepanjang perjalanan hidupmu. Apakah pengalaman yang menyenangkan, menyedihkan, atau lucu.

Kamu harus mampu menceritakan pengalaman yang menge-sankan dengan menggunakan pilihan kata-kata yang menarik. Dengan demikian, pendengar bisa membayangkan suasana yang diceritakan.

Bacalah pengalaman temanmu berikut ini dengan saksama.