• Tidak ada hasil yang ditemukan

a. Analisis Kadar Air dengan Metode Oven Biasa (Fardiaz et al1984)

Cawan alumunium dikeringkan dalam oven pada suhu 100-1050C ± 30 menit sampai bobot tetap

Didinginkan dalam desikator ± 30 menit sampai sesuai dengan suhu ruangan

Bahan ditimbang bersama cawan seberat 2 gram

Dikeringkan dalam oven pada suhu 100-1050C 3-5 jam, sampai bobot tetap

Didinginkan dalam desikator ± 30 menit sampai sesuai dengan suhu ruangan

Gambar 20 Diagram alir analisis kadar air

Perhitungan:

% kadar air (basis basah) = {(B1-B2)/B} x 100%

Keterangan : B = Berat contoh (g)

B1 = Berat (sampel+cawan) sebelum dikeringkan B2 = Berat (sampel+cawan) setelah dikeringkan

b. Analisis Kadar Abu dengan Metode Pembakaran (Fardiaz et al1984)

Bahan ditimbang sebanyak 3 gram dalam cawan

Dibakar di atas api bunsen sampai tidak berasap

Dimasukkan dalam tanur dengan dua tahap pengabuan selama 2-3 jam

Pengabuan suhu 4500C

Suhu dinaikan menjadi 5500C

Didinginkan dalam desikator dan ditimbang sampai diperoleh berat tetap

Gambar 21 Diagram alir analisis kadar abu Perhitungan :

c. Analisis Kadar Lemak dengan Metode Ekstraksi Soxhlet

(Fardiaz et al1984)

Labu lemak dikeringkan dalam oven pada suhu 1050C selama 3 jam

Didinginkan dalam desikator (15 menit) dan ditimbang (A)

Sampel (S) sebanyak 5 gram ditimbang dalam saringan timbel dan ditutup dengan kertas saring

Pelarut lemak dimasukkan ke dalam labu lemak

Timbel dimasukkan ke dalam tabung ekstraksi Soxhlet

Labu disulingkan kembali dan labu lemak diangkat

Dikeringkan dalam oven pada suhu 1050C selama 30 menit

Ditimbang

Gambar 22 Diagram alir analisis kadar lemak

Perhitungan :

d. Analisis Kadar Protein dengan Metode Kjedhal (Fardiaz et al1984)

Sampel ditimbang dalam labu kjedahl sebanyak 5 gram

Ditambahkan 0.5 gram selenium mix dan 7 mL asam sulfat pekat

Sampel didestruksi sampai larutan berwarna jernih kehijauan dan uap SO2hilang

Ditambahkan aquades dan dimasukkan dalam labu destilasi

Destilasi ditampung dalam 20 mL larutan asam borat 3%

Dititrasi dengan HCl standar (indikator metil merah)

Gambar 23 Diagram alir analisis kadar protein

Perhitungan :

% Kadar protein = (mL titrasi x 14 x NHCl x 6.25)/mg contoh

e. Analisis Kadar Karbohidrat dengan Metode carbohydrate by difference

(Winarno 2008)

2. Analisis Kadar Serat dengan Metode Enzimatik (Fardiaz et al1984) a. Analisis Kadar Serat Pangan Total

Gambar 24 Diagram alir analisis kadar serat pangan total Blanko :

Blanko untuk serat yang tidak larut dan serat yang larut diperoleh seperti prosedur untuk sampel tetapi tanpa sampel (B1 dan B2), Perhitungan :

Kadar serat pangan larut =( ) ( ) x 100

Kadar serat pangan larut=( ) ( ) x 100

Kadar serat pangan = serat pangan larut – serat pangan larut ± 1 gr sampel (A) Ditambahkan 0.1 ml enzym thermamyl Dipanaskan 80oC 15 menit Didinginkan Ditambahkan 25 ml buffer phospat pH 6.0 Ditambahkan 1 ml suspensi pepsin pH diatur menjadi 1.5 dengan HCl 4N pH diatur menjadi 6.8 dengan NaOH 4N

Diinkubasi pada suhu 37OC

selama 1 jam

Dinkubasi pada suhu 37 OC

selama 1 jam Ditambahkan 1 ml suspensi pankreatin pH diatur menjadi 4.5 dengan HCl 10.47 gr NaH2PO4 anhydrat + 1.80 gr NaH2PO4 anhydrat diencerkan menjadi 1000 ml dg akuades atau 13.27 gr NaH2PO42H2O + 2.21 gr NaH2PO42H2O diencerkan menjadi 1000 ml dg akuades 334.4 ml HCl 37% atau 494.9 ml HCl 25% diencerkan menjadi 1000 ml dengan akuades 1 gr Pepsin + 10 ml akuades pH 1.5 (0.1 gr pepsin / ml) 160 gr NaOH dilarutkan menjadi 1000 ml dg akuades 1 gr pankreatin + 10 ml akuades (0.1 gr pankreatin/ml) Ekstraksi lemak Dihomogenkan dan diliofilisasi

Sampel dihaluskan

Karena sampel ditimbang dalam keadaan tanpa lemak

dan air maka bentuk konversi untuk mencari

berat sampel semula (sbg A) adalah : (Berat sampel x 100) /

(100-(kadar lemak+kadar Air))

b. Analisis Kadar Serat Pangan Larut

Gambar 25 Diagram alir analisis kadar serat pangan larut Filtrat

Didinginkan Dipanaskan dalam oven 105OC selama 1 – 3 jam

K. Saring Whatman 40

Disaring dengan bantuan

vakum Ditimbang (F)

Dicuci dengan 50 ml ethanol 78 % Residu dalam kertas saring dibilas dengan

akuades

Didinginkan Dipanaskan dalam Oven

105OC

Dicuci dengan aceton

Diarangkan

Ditimbang (G) Didinginkan

Dipanaskan dalam Oven 105OC selama 1 – 3 jam Cawan Porselen Ditimbang (H) Didinginkan Diabukan dalamTanur 550OC Ditimbang (I)

Serat Makanan Larut (%)

(( G - F) - ( I - H ))-Blanko =--- x 100 A

A= Berat sampel

F= Berat kertas saring kosong

G= Berat Kertas saring + residu setelah di oven H= Berat cawan porselen kosong

I= Cawan porselen + abu setelah ditanur 821 ml Ethanol teknis 95% diencerkan

sampai 1000 ml dg akuades + 400-500 ml Ethanol

95% (teknis) lalu panaskan sampai 60oC

dlm waterbath Didiamkan selama 1 jam

c. Analisis Kadar Serat pangan tidak larut

Gambar 26 Diagram alir analisis kadar serat pangan larut Larutan sampel pH 4.5

Didinginkan Dipanaskan dalam oven

105OC selama 1 – 3 jam

K. Saring Whatman 40

Disaring dengan bantuan

vakum Ditimbang (B)

Dicuci dengan 50 ml ethanol 78 %

Didinginkan Dipanaskan dalam oven

105OC selama 3 jam

Dicuci dengan aceton

Diarangkan

Ditimbang (C) Didinginkan

Dipanaskan dalam oven

105OC selama 1 – 3 jam Cawan Porselen Ditimbang (D) Didinginkan Diabukan dlmTanur 550OC Ditimbang (E) Filtrat Dilanjutkan ke kadar Serat Makanan Larut

821 ml Ethanol teknis 95% diencerkan sampai 1000 ml dg akuades Residu dalam kertas

saring dibilas dengan akuades

3. Analisis Derajat Gelatinisasi

Ditimbang masing-masing sampel sebanyak 1 gram

Ditambahkan aquades 100 mL

Dikocok dengan labu mixer 5 menit & dipipet 10 mL

Gambar 27 Diagram alir analisis derajat gelatinisasi Keterangan :

A : blanko pembacaan untuk B C : blanko pembacaan untuk D Derajat gelatinisasi (%) = (D/B) x 100

Ditambahkan aquades 95 mL

Diblender selama 1 menit & pipet 10 mL

Diblender 1 menit & tambahkan 5 mL NaOH 10 M

Masing-masing perlakuan disentrifuse selama 15 menit pada

3500 rpm

Masing-masing perlakuan disentrifuse selama 15 menit pada

3500 rpm

Dipipet 0.5 mL Dipipet 0.5 mL Dipipet 0.5 mL Dipipet 0.5 mL

Ditambahkan 0,5 mL HCl 0,5 M Ditambahkan 0,5 mL HCl 0,5 M Ditambahkan 0,5 mL HCl 0,5 M Ditambahkan 0,5 mL HCl 0,5 M 0,1 mL larutan iod 0,1 N 0,1 mL larutan iod 0,1 N Ditambah

aquades 9 mL aquades 9 mLDitambah aquades 9 mLDitambah aquades 8.9 mLDitambah

Dikocok & dibaca pada λ 625 nm Dikocok & dibaca pada λ 625 nm Dikocok & dibaca pada λ 625 nm Dikocok & dibaca pada λ 625 nm A B C D

4. Kadar Total Pati Metode Luff Schorl

Sampel ditimbang sebanyak 3 gram dan dimasukkan dalam erlenmeyer

Ditambahkan larutan HCl 3%

Didihkan dalam kondensor selama 3 jam dan dinetralkan dengan NaOH 0.4 N

Ditambahkan 1 ml asetat pekat dalam labu ukur 250 ml atau 500 ml sampai tanda tera

Disaring dengan penyaring berlipat kering

Residu dipipet sebanyak 10 ml dan ditambahkan 25 ml larutan luff

Ditambahkan 15 ml air destilata dan didihkan dalam kondensor selama 10 menit

Ditambahkan 10 ml KI 30% dan 25 ml H2SO44 N

Dititrasi dengan larutan Tio 0.1 N dan kanji sebagai indikator

Gambar 28 Diagram alir analisis total pati Perhitungan :

a. Pengubahan menjadi jumlah ml tio 0.1 N

Z ml = ( ) .

b. Z ml tio 0.1 N pada daftar ekuivalen dengan y mg glukosa

5. Analisis Kadar Amilosa Metode Spektrofotometer

Gambar 29 Diagram alir analisis kadar amilosa Sampel dihaluskan Ditimbang ± 0.1 gr dalam tabung reaksi + 1 ml ethanol 95 % + 9 ml NaOH 1 N Persamaan Regresi Y = a + bx X = (Y-a)/b X x faktor pengencer % Amillosa =---x100 berat sampel (mg)

Dipanaskan dlm air mendidih selama 10 menit 0 ml + 2 ml CH3COOH 1N + 3ml Lar. Iod 1.5 ml+2ml CH3COOH 1N + 3ml Lar. Iod 1 ml + 2 ml CH3COOH 1N + 3ml Lar. Iod 0.5ml+2ml CH3COOH 1N +3ml Lar. Iod 0.25ml+2ml CH3COOH 1N +3ml Lar. Iod Ditimbang 100 mg Amilosa Dimasukkan dalam tabung

reaksi

Dipanaskan dalam air O

+ 1 ml Ethanol + 9 ml NaOH 1 N

Dipindahkan ke labu 100 ml

Dibilas dan diencerkan sampai tera Kurva standar Dipindahkan ke labu ukur 100

ml & tera dengan akuades

Dikocok

Dipipet 25 ml dalam labu 50 ml

Diencerkan sampai tera , dikocok & diamkan 20 menit

+ 2 ml CH3COOH 1 N

+ 3 ml larutan Iod

Diukur pada λ 625 nm

Ditera sampai 100 ml dg akuades Dikocok dan dibiarkan selama 20 menit

Dokumen terkait