BAB IV GAMBARAN PERUSAHAAN
C. Metode Pembayaran Shopee
ShopeePay adalah suatu layanan yang diberikan Shopee berupa uang elektronik yang dapat digunakan pada saat melakukan pembayaran di Shopee sehingga bisa lebih praktis.
Berikut ini adalah beberapa layanan yang bisa digunakan di dalam ShopeePay, yaitu :
a. Isi saldo, merupakan kegiatan penambahan saldo yang dilakukan oleh pengguna untuk dapat melakukan pembayaran online di platform, untuk menampung pengembalian dana, dan juga untuk melakukan pembayaran secara offline di merchant ShopeePay.
Untuk pengisian saldo ini maksimal yaitu Rp 2.000.000 untuk akun yang belum terverifikasi, dan Rp 10.000.000 untuk akun yang sudah diverifikasi.
b. Pembayaran transaksi online di platform Shopee (Bayar) c. Pembayaran transaksi offline di merchant ShopeePay d. Transfer saldo ShopeePay ke teman
e. Penarikan dana dari ShopeePay
Berikut adalah cara penggunaan ShopeePay :
1. Mengaktifkan ShopeePay, untuk dapat menggunakan ShopeePay, pengguna terlebih dahulu harus mengaktifkan ShopeePay tersebut dengan cara membuka aplikasi Shopee lalu masuk ke halaman
“Saya” dan pilih “ShopeePay”. Selanjutnya klik
“Atur ShopeePay” lalu masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke nomor HP sebelumnya, kemudian klik “Lanjut” dan buatlah PIN ShopeePay sebanyak 6 digit. Pin ini nantinya kan digunakan untuk melakukan pembayaran serta transaksi lainnya di Shopee.
2. Pengisian saldo (Top Up), untuk mengisi saldo ShopeePay ini bisa dilakukan dengan cara “Transfer Bank” yang nantinya akan dicek secara otomatis serta diverifikasi oleh Shopee.
3. Melakukan pembayaran dengan ShopeePay, pembayaran dengan ShopeePay ini cukup mudah untuk dilakukan, yaitu dengan cara melakukan
“Checkout” dikeranjang Shopee, lalu mengklik
“ShopeePay” di halaman metode pembayaran lalu memasukkan PIN ShopeePay yang sebelumnya telah dibuat. Selanjutnya akan masuk ke halaman
konfirmasi lalu klik “Buat Pesanan”, kemudian klik
“Bayar” dan masukan PIN ShopeePay lalu klik
“Konfirmasi”.
Selanjutnya berbicara tentang proses pengembalian dana di ShopeePay, pengguna terlebih dahulu melakukan proses verifikasi identitas dengan cara mengunjungi halaman “Saya” di aplikasi Shopee dan kemudian klik “Shopeepay”. Selanjutnya pengguna bisa mengklik gambar pengaturan yang terdapat di sudut kanan atas lalu klik “Verifikasi KTP/KITAS”. Setelah melakukan verifikasi tersebut, pengguna bisa kembali ke menu ShopeePay lalu pilih menu “Penarikan”, kemudian pilih rekening bank yang akan dituju, masukkan jumlah dana yang ingin ditarik dan klik “Konfirmasi”, lalu masukkan PIN ShopeePay untuk dapat menyelesaikan transaksi tersebut.
Selain pengembalian dana, ada juga proses yang sebut dengan pengembalian dana/barang. Pengembalian dana/barang ini hanya bisa dilakukan dengan syarat dan ketentuan dalam kebijakan pengembalian dana dan barang serta syarat layanan.
Proses ini bisa dilakukan jika barang yang dipesan belum diterima oleh pembeli, barang cacat/rusak saat diterima, barang tidak sesuai dengan pesanan pembeli, dan barang yang dikirim secara material berbeda dengan deskripsi yang diberikan oleh penjual. Jika salah satu syarat tersebut dialami oleh pembeli,
maka pembeli berhak untuk mengajukan permohonan pengembalian dana/barang yang kemudian dikirimkan kepada Shopee. Setelah itu Shopee akan meninjau lebih jauh tentang kasus tersebut dan menentukan apakah permohonan tersebut diterima atau tidak. Untuk mencegah kasus tersebut, maka Shopee pun menyediakan layanan “Garansi Shopee”, di mana layanan ini dapat membantu pembeli untuk konflik tertentu yang mungkin terjadi selama proses transaksi. Di sini pembeli dapat melakukan percakapan secara pribadi untuk menyelesaikan konflik atau bisa juga dengan cara menghubungi pihak berwenang untuk mengatasi masalah tersebut selama atau setelah masa garansi Shopee. Untuk mengetahui masa garansi masih berlangsung atau sudah selesai, pembeli bisa melakukan perhitungan garansi Shopee yang dimulai dari tanggal konfirmasi pembayaran pesanan, dengan cara PERIODE GARANSI SHOPEE = MASA PENGEMASAN + ESTIMASI MASA PENGIRIMAN. Masa pengemasan bisa dilihat pada halaman “Rincian Pesanan” di menu “Dikemas”, kemudian masa pengiriman khusus untuk jasa pengiriman yang bekerja sama dengan Shopee, jika penjual sudah memasukkan nomor resi pengiriman yang valid di Shopee, maka Garansi Shopee akan berakhir 1 hari setelah system jasa kirim menyatakan paket telah sampai. Masa pengiriman pesanan dari DKI Jakarta ke DKI
Jakarta itu = 5 hari + (dikemas), sedangkan masa pengiriman pesanan daerah lainnya seperti bukan sesama DKI Jakarta atau antar daerah lainnya = 8 hari + (dikemas).
Penggunaan ShopeePay juga bisa mendapatkan beberapa keuntungan bagi pengguna. Keuntungan tersebut diantaranya ialah bisa mendapatkan Cashback sebanyak 1% hingga 50.000 koin Shopee, tidak ribet, aman, pelayanannya cepat, bisa juga mendapatkan voucher, dan Cashback yang didapatkan bisa digunakan untuk keperluan lainnya.
2. ShopeePayLater
ShopeePayLater merupakan salah satu metode pembayaran Shopee yang berbentuk pinjaman instan dengan bunga yang sangat minim kepada pengguna yang ingin melakukan pembelian disalah satu toko yang ada di Shopee.
Fitur ini dibuat agar pengguna dapat dengan mudah melakukan pembayaran serta menjadi solusi bagi pengguna yang belum memiliki cukup uang untuk tetap bisa berbelanja karena pembayaran bisa dilakukan dilain waktu. Adapun keuntungan yang bisa didapatkan melalui ShopeePayLater ini adalah pengguna dapat membeli barang-barang yang diinginkan secara langsung meskipun belum memiliki cukup dana, bunga yang diberikan juga sangat ringan, dan limit pinjaman yang diberikan itu disesuaikan dengan kemampuan penggunanya.
Pengguna Shopee nantinya akan diberikan limit pinjaman untuk berbelanja serta bunga yang juga harus dibayar setiap kali menggunakan ShopeePayLater ini. Penggunaan ShopeePayLater ini akan dikenakan bunga sebesar 2.95% dan Shopee memberikan waktu selama 1 bulan untuk membayar dengan cicilan yang bisa dipilih sesuai keiinginan yaitu dalam waktu 2 kali perbulan, 3 kali perbulan, dan 6 bulan. Untuk masalah keterlambatan pembayaran, Shopee akan memberikan denda kepada pengguna yaitu sebesar 5%. Selain itu ShopeePayLater juga menetapkan biaya penanganan yaitu sebesar 1% setiap kali transaksi.
Untuk dapat menggunakan ShopeePayLater, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pengguna agar dapat menggunakannya yaitu harus menjadi pengguna aktif Shopee, akun Shopee harus terdaftar dan terverifikasi, akun Shopee harus sudah berusia minimal 3 bulan, sering digunakan untuk bertransaksi, serta harus update aplikasi Shopee terbaru. Jika persyaratan tersebut sudah terpenuhi maka pengguna akan diberikan limit kredit yang disesuaikan dengan seberapa banyak transaksi pembelian yang dilakukan, semakin banyak transaksi maka limit yang diberikan juga semakin tinggi jumlahnya.
Untuk pengguna baru, limit yang diberikan yaitu sebesar Rp
750.00 sampai dengan Rp 1.800.000 dan nantinya bisa meningkat seiring dengan banyaknya transaksi yang dilakukan.
Sistem pembayaran ShopeePayLater itu mirip dengan kartu kredit. Jadi setelah transaksi melalui ShopeePayLater, pengguna akan membayar tagihan sesuai dengan periode cicilan yang sudah dipilih saat transaki. Untuk membayar tagihan ShopeePayLater dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut, yaitu buka aplikasi Shopee, lalu klik “Saya”. Setelah itu pilih SPayLater lalu klik “Jumlah yang perlu dibayar bulan ini”, terus klik “Bayar sekarang”. Selanjutnya pilih metode pembayaran yang ingin digunakan dan pembayaran ShopeePayLater pun selesai. Selain itu, pengguna juga bisa melakukan pembayaran lebih awal dari tanggal jatuh tempo.
Berikut ini adalah cara membayar pesanan dengan ShopeePayLater :
1. Buka aplikasi Shopee, pilih barang yang diinginkan, lalu masukan keranjang dan checkout
2. Setelah itu klik “metode pembayaran”
3. Pilih SPayLater, lalu disitu ditawarkan beberapa cicilan yang bisa dipilih atau bisa juga pilih “Beli sekarang, Bayar nanti”
4. Selanjutnya buat pesanan 5. Masukkan PIN ShopeePay
6. Pembayaran akan secara otomatis terkonfirmasi serta penjual akan mendapatkan notifikasi pesanan dan akan mengirimkan pesanan tersebut.
3. Transfer Bank
Untuk melakukan pembayaran di Shopee, pengguna juga bisa membayar pesanan melalui transfer bank, maka dari itu Shopee pun bekerja sama dengan beberapa bank yang ada di Indonesia, yaitu seperti bank BCA, Mandiri, BNI, BRI, Bank Syariah Mandiri, Bank Permata dan bank lainnya. Selain bisa memilih salah satu bank yang ada, pengguna juga bisa memilih apakah pembayaran dicek secara otomatis atau dicek secara manual. Pembayaran dicek secara otomatis adalah suatu proses verifikasi pembayaran tanpa harus ada bukti pendukung contohnya seperti bukti transfer, karena pembayaran yang masuk nantinya akan dicek secara langsung oleh sistem Shopee sendiri secara otomatis. Sedangkan pembayaran dicek secara manual adalah suatu proses pembayaran yang perlu bukti pendukung seperti bukti transfer.
4. Kartu Kredit / Debit Online
Sistem pembayaran selanjutnya ialah dengan menggunakan kartu kredit atau debit online. Pengguna bisa menggunakan sistem pembayaran ini untuk membeli produk-
sebesar Rp 30.000.000 setiap kali akan checkout. Namun kartu kredit yang bisa digunakan dalam pembayaran di Shopee itu hanya kartu dengan 3DSecure saja. Sistem pembayaran ini nantinya akan diproses oleh pihak ketiga. Berikut ini adalah langkah-langkah pembayaran di Shopee menggunakan kartu kredit yaitu pertama pengguna bisa menambahkan produk ke dalam keranjang belanja di Shopee. Jika produk yang diinginkan sudah sesuai maka pengguna bisa langsung melakukan checkout, lalu pengguna bisa memilih metode pembayaran melalui kartu kredit/debit online. Jika pengguna sebelumnya sudah pernah menggunakan atau menyimpan kartu debit di Shopee, pengguna bisa langsung menggunakannya kartu tersebut, namun jika pengguna belum pernah menggunakan kartu kredit untuk pembayaran, maka langkah yang disebutkan di atas tidak akan muncul, sehingga pengguna disarankan terlebih dahulu untuk mengisi detail kartu kredit yang akan digunakan, setelah itu maka proses pembayaran akan berlangsung dan pesanan akan dibuat. Namun pengguna tidak perlu khawatir informasi tentang kartu kredit akan tersebar, karena Shopee tidak akan mengakses seluruh informasi kartu kredit sehingga informasi tersebut akan aman dan terlindungi. Selain itu setiap pengguna yang menggunakan metode pembayaran dengan kartu kredit akan dikenakan biaya penanganan.
5. COD (Cash On Delivery)
COD atau bayar di tempat merupakan sebuah metode pembayaran yang akan dilakukan pada saat barang sampai ke konsumen (pesanan dari kurir sampai ke pembeli) dan pembayaran akan dilakukan secara tunai. Untuk menggunakan COD dalam melakukan pembayaran, pengguna bisa mengikuti Langkah berikut ini yaitu, pertama pengguna bisa memilih jasa pengiriman yang diinginkan, di sini Shopee bekerja sama dengan beberapa jasa kirim yaitu diantaranya ada J&T Express, Shopee Express, dan pengiriman dari luar negeri. Setelah memilih jasa pengiriman, pengguna bisa memilih COD sebagai metode pembayaran, kemudian pesanan pun dapat dibuat. Selanjutnya setelah pesanan dari kurir sampai ke pembeli, maka pembeli tersebut bisa langsung membayar secara tunai kepada kurir tersebut sesuai dengan total biaya pada saat checkout. Metode pembayaran dengan COD ini hanya bisa digunakan pada toko yang sudah menerapkan COD pada metode pembayarannya, jadi tidak semua toko ada COD.
6. Cicilan Kartu Kredit
Untuk cicilan kartu kredit, pengguna bisa mengangsurnya untuk melunasi total pembelian yang dilakukan. Angsuran bisa dilakukan per 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 18 bulan sampai 24 bulan.
cara yaitu, pengguna bisa memilih “Cicilan Kartu Kredit” sebagai metode pembayaran, lalu memilih bank yang diinginkan, setelah itu ke “Tipe Cicilan”, lalu “Konfirmasi”. Jika pengguna belum pernah menggunakan metode pembayaran ini, maka pengguna bisa mengisi rincian kartu kreditnya lalu “kirimkan”. Setelah dikirimkan pengguna akan diarahkan ke halaman bank untuk memverifikasi kartu kreditnya, lalu pengguna bisa memasukan kode verifikasi (OTP) yang sebelumnya sudah dikirimkan oleh bank melalui ponsel pengguna. Jika proses tersebut berhasil, maka kartu kredit akan tersimpan. Setelah terdaftar, maka pengguna bisa menyelesaikan pembayaran tersebut dengan cara yang telah disebutkan di awal.
7. Alfamart
Metode pembayaran melalui Alfamart itu berlaku disemua gerai Alfamart yang ada di Indonesia. Pengguna bisa melakukan pembayaran di Alfamart dengan total transaksi di atas Rp 10.000 dan di bawah Rp 5.000.000 disetiap transaksinya.
Untuk dapat melakukan pembayaran melalui Alfamart, bisa dilakukan dengan cara berikut yaitu, pada saat checkout pengguna bisa memilih metode pembayaran melalui “Alfamart”, konfirmasi, lalu buat pesanan. Kemudian pengguna akan mendapatkan kode pembayaran Alfamart. Setelah itu pengguna bisa langsung pergi ke Alfamart terdekat, lalu memberikan kode pembayaran tadi kepada kasir dan selanjutnya melakukan
pembayaran sesuai dengan total pembayaran. Setelah selesai, maka kasir akan memberikan bukti pembayaran yang nantinya akan digunakan sebagai jaminan untuk verifikasi jika diperlukan verifikasi lebih lanjut.
8. Indomaret/ i-Saku
Pembayaran Shopee ini bisa dilakukan disemua Indomaret yang ada di Indonesia. Pengguna bisa melakukan pembayaran di Indomaret dengan total transaksi di atas Rp 20.000 dan di bawah Rp 5.000.000 setiap checkout. Cara untuk melakukan pembayaran di Indomaret itu mirip dengan pembayaran melalui Alfamart, yaitu dengan cara menambahkan produk yang diinginkan ke dalam keranjang Shopee, lalu
“checkout”, pilih metode pembayaran melalui “Indomaret”, lalu
“konfirmasi” dan “Buat Pesanan”. Setelah itu pengguna akan menerima kode pembayaran. Kode pembayaran ini nantinya diberikan kepada kasir lalu pengguna membayar sejumlah yang tertera dan kasir memproses pembayaran tersebut, lalu memberikan bukti pembayaran kepada pengguna dan proses pembayaran pun selesai. Namun jika pengguna tidak melakukan pembayaran dalam 1 hari maka otomatis pesanan yang telah dibuat akan dibatalkan. Pembayaran offline ini bisa dilakukan selain di Indomaret, bisa juga di Ceriamart dan Lion Super Indo
yang ada diseluruh Indonesia dan untuk Online nya pengguna bisa menggunakan aplikasi Mitra Indogrosir dan i.Saku.
9. OneKlik
Sistem pembayaran menggunakan OneKlik ini merupakan solusi terbaru dalam berbelanja online, karena hanya cukup dengan satu klik saja pembayaran pun selesai. Untuk menggunakan metode pembayaran ini, pengguna harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Untuk mendaftar ke OneKlik, pengguna sebelumnya harus memiliki kartu Debit BCA serta sudah memiliki nomor ponsel m-BCA yang sudah aktif status finansial. Pendaftaran OneKlik di Shopee tersebut bisa dilakukan dengan cara klik “Akun Saya” pada aplikasi Shopee, lalu pilih “Rekening Bank” dan tambahkan kartu debit BCA baru. Setelah itu pada metode pembayaran tambahkan kartu debut BCA baru saat checkout, kemudian pengguna akan diarahkan ke halaman OneKlik. Setelah masuk ke OneKlik, pengguna harus memasukkan nomor Kartu Debit BCA dan menentukan limit harian, maksimal Rp 1.000.000, lalu klik
“Lanjut”. Kemudian pengguna bisa memilih nomor ponsel m- BCA untuk mendapatkan kode verifikasi (OTP) dan kirim OTP.
Selanjutnya masukkan kode verifikasi (OTP) yang telah didapat dan centang “Saya telah membaca dan menyetujui syarat &
ketentuan yang berlaku “ lalu klik “Tambah Kartu” dan kartu
debit BCA pun terdaftar di Shopee. Untuk pembayaran Shopee menggunakan OneKlik pun mudah dilakukan, hanya dengan cara memilih OneKlik & kartu Debit BCA di halaman metode pembayaran lalu “Konfirmasi” setelah itu buat pesanan dan pembayaran berhasil.
10. Kredivo
Metode pembayaran Shopee selanjutnya adalah Kredivo.
Kredivo ini adalah kredit instan yang diberikan kepada pengguna yang dapat memberikan kemudahan untuk beli sekarang dan bayar nanti. Pembayaran ini bisa dilakukan dengan cara pertama-tama pengguna harus memiliki akun Kredivo terlebih dahulu. Setelah itu di halaman metode pembayaran pengguna bisa memilih Kredivo (bayar dalam 30 hari atau cicilan) lalu klik “Konfirmasi”. Selanjutnya pengguna bisa langsung membuat pesanan dan klik “Bayar” untuk dapat melanjutkan checkout dengan Kredivo. Kemudian pengguna akan diarahkan ke halaman Kredivo dengan rincian pesanan lalu pilih “Login” untuk melanjutkan, masukkan nomor handphone serta PIN Kredivo. Masukkan kode verifikasi dan klik
“Konfirmasi OTP”, lalu status pembayaran akan muncul. Untuk membayar tagihan Shopee itu sendiri melalui Kredivo, pengguna bisa menerapkan langkah berikut, yaitu membuka aplikasi Kredivo, pilih “transaksi”, klik “bayar”, pilih transaksi
yang ingin dibayar, lalu ikuti instruksi bayar virtual account yang tertera dan pembayaran pun selesai.
11. Akulaku
Akulaku merupakan salah satu kartu kredit online yang bisa digunakan untuk kredit apa saja dan di mana saja. Sistem pembayaran Shopee menggunakan Akulaku ini bisa dilakukan dengan cara berikut yaitu, pertama pengguna harus memiliki akun Akulaku dan kredit Akulaku. Setelah checkout di Shopee, pengguna bisa memilih Akulaku sebagai metode pembayaran, lalu pilih “tenor cicilan” dan klik “Konfirmasi”. Selanjutnya periksa kembali pesanan dan “buat pesanan”, kemudian pengguna akan diarahkan ke halaman Akulaku beserta dengan rincian pesanan. Pilih kembali tenor cicilan yang sebelumnya dipilih saat checkout di halaman Shopee, lalu masukkan nomor handphone dan password akun Akulaku, kemudian klik
“Konfirmasi” untuk melanjutkan dan pembayaran pun berhasil.
BAB V
ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini, peneliti akan memaparkan karakteristik responden, analisis data penelitian, dan pembahasan hasil pengujian data. Analisis data ini diperoleh berdasarkan jawaban dari responden yang telah mengisi kuesioner secara online melalui Google Form yang telah disebarkan melalui media sosial sebelumnya.
A. Uji Validitas dan Reliabilitas 1. Uji Validitas
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan program SPSS versi 26.0 untuk menguji data kuesioner yang sebelumnya telah dibagikan. Uji validitas dilakukan untuk mengetahui apakah suatu instrumen tersebut dapat dikatakan layak untuk digunakan. Suatu instrumen dapat dinyatakan valid jika nilai r hitung lebih besar dari r tabel dengan signifikansi sebesar 5%.
Pengujian validitas dilakukan dengan kriteria bahwa jika r positif dan r hitung ≥ r tabel, maka item dapat dinyatakan valid. Jika r hitung < r tabel maka item dinyatakan tidak valid. Dalam penelitian ini r tabelnya adalah sebesar 0,1593. Di bawah ini adalah tabel hasil dari data yang diolah:
Tabel V.1
Hasil Uji Validitas Kemudahan Transaksi
Variabel Item r hitung r tabel Hasil KT 1 0,797 0,1593 VALID Kemudahan Transaksi KT 2 0,781 0,1593 VALID KT 3 0,756 0,1593 VALID KT 4 0,606 0,1593 VALID (Sumber : Data Primer yang Diolah, 2021)
Berdasarkan tabel V.1 di atas menunjukkan bahwa semua item tersebut memiliki hasil r hitung ≥ r tabel dengan tingkat signifikansi 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua indikator kemudahan transaksi tersebut valid.
Tabel V.2
Hasil Uji Validitas Promosi
Variabel Item r hitung r tabel Hasil
P 1 0,594 0,1593 VALID
Promosi P 2 0,682 0,1593 VALID
P 3 0,622 0,1593 VALID
(Sumber : Data Primer yang Diolah, 2021)
Berdasarkan tabel V.2 di atas menunjukkan bahwa semua item tersebut memiliki hasil r hitung ≥ r tabel dengan tingkat signifikansi 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua indikator promosi tersebut valid.
Tabel V.3
Hasil Uji Validitas Kepuasan Konsumen
Variabel Item r hitung r tabel Hasil KK 1 0,597 0,1593 VALID Kepuasan Konsumen KK 2 0,527 0,1593 VALID KK 3 0,433 0,1593 VALID (Sumber : Data Primer yang Diolah, 2021)
Berdasarkan tabel V.3 di atas menunjukkan bahwa semua item tersebut memiliki hasil r hitung ≥ r tabel dengan tingkat signifikansi 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua indikator kepuasan konsumen tersebut valid.
Tabel V.4
Hasil Uji Validitas Minat Beli Ulang
Variabel Item r hitung r tabel Hasil MBU 1 0,488 0,1593 VALID MBU 2 0,637 0,1593 VALID Minat Beli Ulang MBU 3 0,694 0,1593 VALID MBU 4 0,525 0,1593 VALID MBU 5 0,687 0,1593 VALID (Sumber : Data Primer yang Diolah, 2021)
Berdasarkan tabel V.4 di atas menunjukkan bahwa semua item tersebut memiliki hasil r hitung ≥ r tabel dengan tingkat signifikansi 5%,
sehingga dapat disimpulkan bahwa semua indikator minat beli ulang tersebut valid.
2. Uji Reliabilitas
Reliabilitas digunakan untuk mengetahui sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten. Untuk penelitian ini, uji reliabilitas yang digunakan adalah dengan teknik Cronbach Alpha di mana satu kuesioner dianggap reliabel apabila Cronbach Alpha > 0,6. Berikut ini adalah hasil dari uji reliabilitas :
Tabel V.5 Hasil Uji Reliabilitas
No Variabel Cronbach Alpha Hasil
1 Kemudahan Transaksi 0,869 Reliabel
2 Promosi 0,780 Reliabel
3 Kepuasan Konsumen 0,689 Reliabel
4 Minat Beli Ulang 0,804 Reliabel
(Sumber : Data Primer yang Diolah, 2021)
Berdasarkan Tabel V.5 di atas, menunjukkan semua Cronbach Alpha memiliki hasil ≥ 0,6 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua indikator variabel tersebut reliabel.
B. Analisis Data
Dalam penelitian ini, responden yang digunakan adalah pengguna aplikasi Shopee. Pengambilan data menggunakan kuesioner (google form) yang telah dibagikan kepada responden. Kuesioner yang didapatkan adalah
sebanyak 172 kuesioner dan sampel yang dibutuhkan adalah sebanyak 150 kuesioner. Adapun karakteristik yang diamati di dalam penelitian ini adalah usia, frekuensi penggunaan Shopee, pengeluaran responden dalam satu bulan, produk yang dibeli, pengeluaran responden setiap berbelanja, dan frekuensi pembelian dalam satu bulan. Berikut adalah deskripsi responden penelitian :
1. Analisis Deskriptif Karakteristik Responden a. Usia
Pada bagian ini tabel deskripsi responden dibedakan menjadi lima kelas, yaitu usia <18 tahun, 18-25 tahun, 26-30 tahun, 31-35 tahun, dan >30 tahun. Berikut adalah tabelnya :
Tabel V.6
Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Usia Jumlah Presentase
<18 tahun 0 0%
18-25 tahun 100 66,67%
26-30 tahun 19 12,67%
31-35 tahun 31 20,67%
>35 tahun 0 0%
Jumlah 150 100%
(Sumber : Data Primer yang Diolah, 2021)
Berdasarkan tabel V.6 di atas, menunjukkan bahwa responden yang berusia 18-25 tahun sebanyak 66,67%, usia 26-30 tahun sebanyak 12,67%, dan usia 31-35 tahun sebanyak 20,67%,
sebesar 0%. Dari data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Shopee lebih banyak digunakan oleh responden yang berusia 18-25 tahun.
b. Frekuensi Penggunaan Shopee
Berikut ini adalah tabel deskripsi responden berdasaran frekuensi penggunaan Shopee oleh konsumen :
Tabel V.7
Karaktersistik Responden Berdasarkan Penggunaan Shopee Penggunaan Shopee Jumlah Presentase
Tidak pernah 0 0%
1 kali 0 0%
Lebih dari 1 kali 150 100%
Jumlah 150 100%
(Sumber : Data Primer yang Diolah, 2021)
Berdasarkan tabel V.7 di atas, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 150 responden menggunakan Shopee lebih dari 1 kali.
c. Pengeluaran Responden Dalam 1 Bulan
Bagian ini menjelaskan tentang pengeluaran responden saat berbelanja di Shopee dalam waktu satu bulan. Berikut adalah tabelnya :
Tabel V.8
Karakteristik Responden Berdasarkan Pengeluaran Dalam 1 Bulan
Pengeluaran Jumlah Presentase
<Rp 1.000.000 44 29,33%
Rp 1.000.000 – Rp 1.999.999 46 30,67%
Rp 2.000.000 – Rp 2.999.999 26 17,33%
Rp 3.000.000 – Rp 3.999.999 13 8,67%
Rp 4.000.000 – Rp 4.999.999 1 0,67%
>Rp 5.000.000 20 13,33%
Jumlah 150 100%
(Sumber : Data Primer yang Diolah, 2021)
Berdasarkan tabel V.8 di atas, menunjukkan bahwa pengeluaran responden yang kurang dari Rp 1.000.000 adalah sebanyak 44 responden (29,33%), Rp 1.000.000 – Rp 1.999.999 sebanyak 46 responden (30,67%), Rp 2.000.000 – Rp 2.999.999 sebanyak 26 responden (17,33%), Rp 3.000.000 – Rp 3.999.999 sebanyak 13 responden (8,67%), Rp 4.000.000 – Rp 4.999.999
Berdasarkan tabel V.8 di atas, menunjukkan bahwa pengeluaran responden yang kurang dari Rp 1.000.000 adalah sebanyak 44 responden (29,33%), Rp 1.000.000 – Rp 1.999.999 sebanyak 46 responden (30,67%), Rp 2.000.000 – Rp 2.999.999 sebanyak 26 responden (17,33%), Rp 3.000.000 – Rp 3.999.999 sebanyak 13 responden (8,67%), Rp 4.000.000 – Rp 4.999.999