• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan ex post facto dengan jenis penelitian yaitu korelasional penelitian yang mengungkap Hubungan variable disiplin Belajar Dengan Prestasi Belajar murid kelas V MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional yang merupakan suatu alat statistik yang digunakan untuk membandingkan hasil pengukuran dua variable yang berbeda agar dapat menentukan tingkat hubungan antara variable-variabel ini. Metode korelasi ini bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan antara dua variable atau lebih.

B. Variabel Penelitian

Penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu disiplin belajar sebagai variabel bebas yang diberi simbol (X) dan prestasi belajar sebagai variabel terikat yang diberi simbol (Y).

C. Waktu dan Tempat Penelitian

Adapun waktu pelaksanaan penelitian ini adalah dimulai sejak bulan April sampai dengan Agustus 2019. Sedangkan sekolah yang digunakan dalam penelitian ini adalah MI. Muhammadiyah Jauhpandang, yang beralamatkan Dusun Jauhpandang Desa Jauhpandang, Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.

D. Desain Penelitian

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Desain Korelasional, suatu alat statistik yang dapat digunakan pengukuran dua variabel yang berbeda agar dapat menentukan tingkat Hubungan Antara Dua variabel. Kedua variabel tersebut di atas diteliti melalui metode survei dngan prosedur melakukan penyebaran angket kepada murid untuk memperoleh data tentang kedisiplinan dan melakukan studi dokumentasi terhadap prestasi murid, hal ini dilakukan kepada murid kelas V MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo. Semakin tinggi skor yang yang diperoleh pada dua variabel di atas maka tinggi pula hubungan disiplin dan prestasi belajar murid kelas V MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo. Adapun desain dalam penelitian ini digambarkan keterhubunganya pada gambar di bawah ini :

Gambar 3.1 Paradigma Sederhana Dimana :

X = Disiplin belajar Y = Pestasi belajar E. Definisi Operasional

1. Variabel Independen (Variabel Bebas)

Variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahan atau timbulnya variable terikat. Variabel independen pada penelitian ini adalah

disiplin belajar (X) yaitu kerajinan, keaktifan dalam proses pembelajaran, motivasi atau kemauan perhatian.

2. Variabel Dependen (Variabel Terikat)

Variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas. Dalam hal ini yang menjadi variabel terikat adalah prestasi belajar murid kelas V (Y) yaitu kemampan nyata seseorang dalam belajar sebagai dari hasil melakukan atau sebagai usaha dari kegiatan tertentu dan dapat diukur hasilnya. Untuk mengukur prestasi belajar ini diambil dari nilai ulangan harian siswa.

F. Populasi dan Sampel 1. Populasi

Populasi adalah sekelompok subjek yang akan dikenai generalisasi hasil penelitian (Saifuddin Azwar, 2007: 77). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo yang berjumlah 114 murid. Untuk lebih jelasnya, keadaaan populasi dapat dilihat pada tabel 3.1 berikut ini :

Tabel 3.1 Keadaan Populasi Penelitian

No Kelas Jenis Kelamin Jumlah

Lk Pr 1 I 15 14 29 2 II 8 4 12 3 III 4 11 15 4 IV 6 10 16 5 V 10 12 22 6 VI 5 15 20 Total 48 66 114

Sumber : Data Murid MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo Tahun Ajaran 2018/ 2019.

2. Sampel

Sampel dalam bahasa sehari-hari berarti contoh benda yang diambil dari sejumlah benda atau yang mewakilinya. Sugiyono (2015: 118) menyatakan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sampel adalah sebagian dari populasi yang dapat mencerminkan seluruh populasi itu sendiri.

Pada penelitian ini menggunakan salah satu jenis teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Sugiyono (2016:300) menyatakan bahwa Purposive Sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Teknik ini merupakan teknik penentuan sampel yang dilakukan secara sengaja dengan jumlah yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan analisis. Sampel diambil dengan maksud dan tujuan yang diinginkan peneliti atau sesuatu diambil sebagai sampel karena peneliti menganggap bahwa seseorang atau sesuatu tersebut memiliki atau mengetahui informasi yang diperlukan bagi peneliti yang dia buat. Jadi, sampel dalam penelitian ini adalah murid Kelas V MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo yang berjumlah 22 murid. G. Teknik Pengumpulan Data

1. Angket

Angket adalah suatu alat pengumpulan informasi dengan cara menyampaikan sejumlah pertanyaan tertulis untuk menjawab secara

tetulis pula oleh responden (S.Margono, 2004). Intruksi angket yang digunakan dapat dijabarkan sebagai berikut:

a. Jumlah angket yang d i gunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data tentang disiplin belajar adalah 12 soal b. Bentuk angket, setiap pertanyaan item angket terdiri Atas 4 alternatif jawaban yaitu selalu (SL) dengan skor: 3, kadang- kadang (KK) dengan skor: 2, jarang (JR) Dengan skor :1, Tidak pernah (TP) dengan Skor : 0.

2. Dokumentasi

Digunakan untuk mengumpulkan data mengenai kedisiplinan murid kelas V MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo dan nilai/Rapor prestasi belajar murid kelas V MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo dilihat dari rata-rata hasil belajar satu semester dalam tahun ajaran 2017- 2018.

G. Teknik Analisis Data 1. Analisis Data

Analisis data merupakan suatu langkah penting dalam penelitian. Data yang sudah diperoleh dari responden dianalisis untuk menguji hipotesis yang diajukan peneliti. Dalam penelitian ini, yang berperan sebagai alat analisis data penelitian adalah statistik. Statistik merupakan cara-cara ilmiah yang dipersiapkan untuk mengumpulkan, mengajukan, dan menganalisis data yang berwujud angka. Data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah data variabel bebas (disiplin belajar), dan data variabel terikat (prestasi belajar).

Sehingga dengan menggunakan statistik sebagai alat bantu dapat diketahui hubungan antara disiplin belajar (X) dan prestasi belajar (Y).

Adapun rumus statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis ialah rumus korelasi product moment, dikarenakan data- data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif yang didapat dari angket dan nilai siswa. Berikut adalah rumus korelasi product moment

𝑟xy =√{𝑁∑𝑋2−(∑𝑋)2}{𝑁∑𝑌2−(∑𝑌)2}𝑁∑𝑥𝑦−(∑𝑥)(∑𝑦)

Keterangan :

rxy = Koefisien kerelasi antara variabel X dan Y N = Jumlah Sampel

X = Skor variabel X Y = Skor Variabel Y ∑X2

= Jumlah kuadrat skor variabel X ∑Y2

= Jumlah kuadrat skor variabel Y 2. Pengujian Hipotesis

Pengujian selanjutnya yaitu uji hipotesis yang berfungsi mencari makna hubungan antara variabel X terhadap variabel Y. Hipotesis yang akan diuji adalah: Ha : Ada hubungan yang positif antara disiplin belajar dengan prestasi belajar murid kelas V MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo. Ho : Tidak ada hubungan yang positif antara disiplin belajar dengan prestasi belajar murid kelas V MI. Muhammadiyah Jauhpandang Kabupaten Wajo. Dengan kriteria pengujian jika r hitung > r tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima dan jika r hitung < r tabel Ho diterima dan Ha ditolak. Nilai r tabel diperoleh dengan mengkonsultasikan jumlah sampel pada tabel Pearson Product Moment dengan Îą = 0,05.

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Dokumen terkait