Penelitian mengenai penerapan manajemen pembelajaran PAI di SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo merupakan penelitian lapangan atau kancah (field research), yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan di lapangan, seperti di lingkungan masyarakat, lembaga-lembaga dan organisasi kemasyarakatan dan lembaga-lembaga pendidikan baik formal maupun non formal.43
Jenis penelitian lapangan ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain, secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah.44
Penelitian ini menggunakan pendekatan yang digunakan Van Dallen yaitu pendekatan survei. Survei merupakan bagian dari studi deskriptif yang bertujuan untuk mencari kedudukan (status) fenomena (gejala) dan menentukan kesamaan status dengan cara membandingkannya dengan standar yang sudah ditentukan.45
43
Suwadi, dkk., Panduan Penulisan Skripsi, (Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam,Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga, 2012), hal. 26.
44
Lexy J.Moeloeng, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011), hal. 6.
45
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus observasi. Studi kasus adalah merupakan pengujian secara rinci terhadap satu latar atau satu orang obyek atau satu tempat penyimpanan dokumen atau satu peristiwa tertentu.46
Studi kasus observasi adalah penelitian studi kasus yang mengutamakan teknik pengumpulan datanya melalui peran serta atau pelibatan (participant observation), sedangkan fokus studinya pada suatu organisasi tertentu. Bagian-bagian yang menjadi fokus studinya antara lain: suatu tempat tertentu di dalam sekolah, satu kelompok siswa dan kegiatan sekolah.47
Penelitian studi kasus adalah sebuah metode penelitian yang secara khusus menyelidiki fenomena kontemporer yang terdapat dalam konteks kehidupan nyata, yang dilaksanakan ketika batasan-batasan antara fenomena dan konteksnya belum jelas dengan menggunakan berbagai sumber. Salah satu kekhususan penelitian studi kasus adalah pada tujuannya. Penelitian studi kasus sangat tepat digunakan pada penelitian yang bertujuan menjawab pertanyaan bagaimana dan mengapa terhadap sesuatu yang diteliti.48
Penelitian tentang manajemen pembelajaran di SD Negeri Somogede adalah merupakan penelitian studi kasus observasi pada pengelolaan pembelajaran PAI di Sekolah yang terpencil, tertinggal dan
46
http://fadliyanur.blogspot.com/2012/12/metode-penelitian-studi-kasus.html yang diunduh pada tanggal 19 September 2014 pukul 20.00
47 Ibid., 48
terluar. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini selain untuk mengetahui pelaksanaan manajemen pembelajaran di kelas akan tetapi penelitian lebih mendalam dilakukan dengan studi kasus pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Somogede. Serta untuk mengetahui masalah yang ada dan bagaimana penyelesaiannya.
2. Subjek dan Objek Penelitian
Yang dimaksud subjek penelitian adalah subjek yang dituju untuk diteliti oleh peneliti.49 Dalam penelitian ini, yang menjadi subjek penelitian adalah:
a. Kepala Sekolah SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo
b. Guru-guru SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo,baik guru kelas maupun guru mata pelajaran
c. Guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri Somogede d. Siswa-siswa SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo e. Masyarakat sekitar SD Negeri Somogede dan komite sekolah
Adapun objek penelitiannya adalah manajemen pembelajaran PAI di Sekolah Dasar Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo
3. Metode Penentuan Subjek
Untuk menentukan subjek yang akan digunakan dalam penelitian kualitatif dapat menggunakan teknik sampling. Teknik sampling dalam penelitian kualitatif jelas berbeda dengan penelitian nonkualitatif. Dalam
49
penelitian kualitatif sangat erat kaitannya dengan faktor-faktor kontekstual.50
Pada penelitian kualitatif tidak ada sampel acak, tetapi sampel bertujuan (purposive sampling) yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.51 Karena peneliti akan melakukan penelitian mengenai manajemen pembelajaran PAI di SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo, maka sampel sumber datanya adalah orang yang melaksanakan pembelajaran di kelas yaitu guru kelas dan juga guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang ada.
4. Metode Pengumpulan Data
Sesuai dengan jenis penelitian ini, yaitu penelitian lapangan, maka metode pengumpulan data yang digunakan adalah:
a. Metode Observasi
Metode observasi adalah alat pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mendengar dalam rangka memahami, mencari jawab, mencari bukti terhadap suatu fenomena dalam beberapa waktu tanpa mempengaruhi fenomena. Observasi dilakukan dengan cara mencatat, merekam, memotret fenomena tersebut guna penemuan data analisis.52
Observasi yang digunakan adalah obsevasi partisipasi aktif (active participation) yaitu dalam hal ini peneliti datang di tempat
50
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, hal. 224. 51
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: CV Alfabeta, 2009), hal. 85.
52
Imam Suprayogo & Tobrani, Metodologi Penelitian, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2003), hal. 167.
orang yang diamati dan sekaligus ikut terlibat dalam kegiatan tersebut karena peneliti juga merupakan guru mata pelajaran di sekolah tersebut.
Dalam penelitian ini metode observasi dilakukan untuk mengumpulkan data tentang keadaan SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo untuk mendapatkan data tentang gambaran umum keadaan lokasi penelitian dan proses penyampaian/pelaksanaan pembelajaran di kelas.
Dalam menggunakan metode ini cara yang paling efektif adalah melengkapinya dengan format atau blangko pengamatan sebagai instrumen. Format yang disusun berisi item-item tentang kejadian atau tingkah laku yang digambarkan akan terjadi.53
b. Metode Wawancara/interview
Wawancara merupakan suatu proses percakapan antara dua orang atau lebih di mana pertanyaannya diajukan oleh peneliti kepada subjek atau sekelompok subjek penelitian untuk dijawab.54
Penelitian ini menggunakan wawancara tidak terstruktur (instructured interview), yaitu wawancara yang bebas di mana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya. Pedoman
53
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian, hal. 72. 54
wawancara yang digunakan hanya berupa garis-garis besar permasalahan yang akan ditanyakan.55
Dengan metode ini peneliti akan mengetahui hal-hal yang lebih mendalam tentang pelaksanaan manajemen pembelajaran di SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo. Dalam hal ini penulis akan melakukan wawancara langsung dengan Kepala Sekolah, para guru kelas, guru mapel yang ada, serta siswa di SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo.
c. Metode Dokumentasi
Dokumentasi dari asal katanya dokumen, yang artinya barang-barang tertulis. Di dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen rapat, catatan harian, dan sebagainya.56
Pengumpulan data melalui metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen dari SD Negeri Somogede antara lain profil sekolah, organisasi sekolah, data guru dan karyawan, data siswa, komponen pembelajaran dan arsip-arsip lainnya.
Data yang diperoleh dari ketiga metode tersebut akan saling dipadukan sehingga akan didapat data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.
55
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, hal. 233. 56
5. Pemeriksaan Keabsahan Data
Sebelum menganalisis data, diperlukan adanya teknik pemeriksaan terhadap keabsahan data yang diperoleh. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah triangulasi. Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu.57
Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Triangulasi sumber adalah membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan sesuatu informasi yang diperoleh melalui alat dan waktu yang berbeda.
Sedangkan triangulasi metode, adalah menggunakan berbagai metode pengumpulan data untuk menggali data yang sejenis. Terdapat dua strategi dalam triangulasi metode, yaitu: pengecekan derajat kepercayaan, penemuan hasil penelitian, beberapa teknik pengumpulan data dan pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode yang sama.
6. Metode Analisis Data
Analisis data dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan. Aktivitas dalam analisis data kualitatif ini dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus-menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh.
Konsep analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah-langkah yang dicetuskan oleh Miles dan Huberman, yaitu sebagai berikut:
a. Reduksi Data (Data Reduction)
Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan.58 Data yang direduksi dalam penelitian ini adalah yang berkaitan dengan manajemen pembelajaran SD Negeri Somogede, Pituruh, Purworejo dan data-data yang dianggap tidak penting dibuang.
b. Penyajian Data (Data Display)
Setelah data direduksi maka langkah selanjutnya adalah menyajikan data. Yang digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian ini adalah teks yang bersifat naratif, juga dapat berupa grafik, dan chart.
Display data yaitu mensistematiskan data secara jelas dalam bentuk yang jelas untuk mengungkap manajemen pembelajaran di SD N Somogede, Pituruh, Purworejo. Hal ini
58
dilakukan dengan cara mengkaji data yang diperoleh kemudian mensistematisir dokumen aktual tentang topik yang bersangkutan. c. Pengambilan Kesimpulan (Conclusion Drawing/Verification)
Langkah ketiga dalam analisis data ini adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, kemudian diverifikasikan dengan cara mencari data yang lebih mendalam, valid, dan konsisten dengan mempelajari kembali data yang telah terkumpul sampai kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.