Kesimpulan menggambarkan hasil umum yang didapatkan dari penelitian.
Analisis hasil penelitian menunjukkan proses literasi kuantitatif siswa SMP dalam proses matematisasi. Pertama, proses literasi kuantitatif siswa field independence dalam proses matematisaasi aspek interpretasi mengenali ide utama, memahami
32 hubungan antar ide, bernalar dengan data, membaca dan memahami bentuk matematis pola gambar, dan mengenali sumber kesalahan. Pada aspek representasi siswa mengubah informasi ke bentuk matematis lain dan menggambarkan kembali gagasan. Pada aspek kalkulasi siswa melakukan perhitungan bentuk kuadrat, perkalian dan pembagian. Pada aspek aplikasi siswa FI menerangkan hubungan yang ada dan mengkombinasikan unsur menjadi satu kesatuan serta mengurai dan membuat hubungan informasi yang relevan. Pada aspek asumsi siswa membuat asumsi dengan bukti dan alasan yang kuat. Sedangkan pada aspek komunikasi siswa FI menjelaskan idenya dan menyampaikan secara tertulis maupun lisan menggunakan kalimatnya sendiri.
Selanjutnya, proses literasi kuantitatif siswa field dependence dalam proses matematisaasi aspek interpretasi mengenali ide utama dan membaca pola gambar.
Pada aspek representasi siswa FD mengubah informasi ke bentuk matematis. Pada aspek kalkulasi siswa FD melakukan perhitungan dalam bentuk kuadrat dan penjumlahan. Pada aspek aplikasi/analisis siswa FD mengkombinasikan unsur-unsur menjadi satu kesatuan. Siswa FD pada aspek asumsi membuat asumsi namun tidak disertai dengan bukti atau alasan yang kuat. Sedangkan pada aspek komunikasi siswa FD menjelaskan ide dan menyampaikan idenya secara tertulis dan lisan meskipun penjelasan yang diberikan kurang konsisten.
7. SARAN
Berdasarkan hasil penelitian proses literasi kuantitatif siswa SMP dalam proses matematisasi, peneliti membagikan saran kepada pihak yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut untuk meninjau kemampuan literasi kuantitatif siswa. Selain untuk mengukur seberapa tingkat kemampuan siswa, hal tersebut juga dapat menunjukkan indikator mana yang perlu ditingkatkan. Selain itu soal yang digunakan juga dapat ditambah dan lebih divariasi misalnya grafik, diagram, dan sebagainya.
33 DAFTAR RUJUKAN
AAC&U. (2016). Quantitative Literacy Value Rubric. Retrieved from https://www.aacu.org/value/rubrics/quantitative-literacy
Alamolhodaei, H. (2002). Students’ cognitive style and mathematical word problem solving. Journal of the Korea Society of Mathematical Education, 6(2), 171–
182.
Alvani. (2016). Profil Kreativitas Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal tentang Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau dari Gaya Kognitif. Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 7(2), 171–178.
Amala, muhammad A., & Ekawati, R. (2016). Profil Matematisasi Horizontal dan Vertikal Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Pecahan Ditinjau dari Kemampuan Matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 3(5), 46–52.
Anwar, N. T. (2018). Peran Kemampuan Literasi Matematis pada Pembelajaran Abad 21. Jurnal Prisma, 1, 364–370.
Appulembang, O. D. (2017). Profil Pemecahan Masalah Aljabar Berpandu pada Taksonomi Solo Ditinjau dari Gaya Kognitif Konseptual Tempo Siswa SMA Negeri 1. A Journal of Language, Literature, Culture, and Eduacation, 13(2), 133–149.
Argarini, D. F., Budiyono, B., & Sujadi, I. (2014). Karakteristik Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII SMP N 1 Kragan dalam Memecahkan dan Mengajukan
Masalah Matematika Materi Perbandingan Ditinjau dari Gaya Kognitif. Journal on Mathematics and Mathematics Education, 4(2), 1–12. Retrieved from
http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/jmme/article/view/5301
Arifin, Z. (2009). Evaluasi Pembelajaran (1st ed.). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ayuningtyas, N. (2017). Profil Literasi Matematis Konten Change and Relationship Siswa Kelas X Ditinjau Dari Gaya Kognitif Visualizer dan Verbalizer. Jurnal Edukasi, 3(1), 99–110.
Baiduri. (2015). Gaya Kognitif Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Field Dependence-Independence. Aksioma Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 5(1), 1–9.
34 https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26877/aks.v6i1/Maret.863
Blum, W., & Ferri, R. B. (2009). Mathematical Modelling: Can It Be Taught and Learnt? Journal of Mathematical Modelling and Application, 1(1), 45–58.
https://doi.org/10.1016/j.matcom.2007.04.001
Blum, W., Galbraith, P. L., Henn, H.-W., & Niss, M. (2007). Modelling and Applications in Mathematics Education (Vol. 10). https://doi.org/10.1007/978-0-387-29822-1
Choridah, D. T. (2013). Peran Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Berpikir Kreatif serta Disposisi Matematis Siswa SMA. Jurnal Ilmiah Infinity, 2(2), 194–202.
De Lange, J. (2006). Mathematical literacy for living from OECD-PISA perspective.
Tsukuba Journal of Educational Study in Mathematics, 25, 13–35.
https://doi.org/10.1.1.500.5073
Fathani, A. H. (2016). Pengembangan Literasi Matematika Sekolah dalam Persepektif Multiple Intelligences. Jurnal Edusains, 4(2), 136–150.
Firmansyah, E. (2017). Efektivitas Pembelajaran Generatif terhadap Kemampuan Matematisasi Siswa di SMP. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 1(1), 43–
65.
Hauser, R. M., Edley, C. F., & Anderson Koenig, J. (2005). Measuring Literacy:
Performance Level for Adults. (S. W. Elliott, Ed.). Washington: The National Academies Press.
Irawan, E., Riyadi, R., & Triyanto, T. (2012). Analisis Miskonsepsi Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan pada Mata Kuliah Pengantar Dasar Matematika Pokok Bahasan Logika Ditinjau dari Gaya Kognitif Mahasiswa. JMEE, II(1), 1–18.
Retrieved from
http://www.jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/jmme/article/view/9078/6749 Junita, R. (2016). Kemampuan Representasi dan Komunikasi Matematis Peserta
Didik SMA Ditinjau dari Prestasi Belajar dan Gaya Kognitif. Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 193–206.
https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21831/pg.v11i2.10655
Kothari, C. R. (2004). Research Methodology: Methods and Techniques (2nd ed.).
New Delhi: New Age International Publisher.
35 Kozhevnikov, M., Evans, C., & Kosslyn, S. M. (2015). Cognitive Style as
Environmentally Sensitive Individual Differences in Cognition : A Modern Synthesis and Applications in Education , Business , and Management. Journals Permissions, 15(1), 3–33. https://doi.org/10.1177/1529100614525555
Liu, M., & Reed, W. M. (1994). The relationship between the learning strategies and learning styles in a hypermedia environment. Computers in Human Behavior, 10(4), 419–434. https://doi.org/10.1016/0747-5632(94)90038-8
Martin, A. J., Liem, G. A. D., Mok, M. M. C., & Xu, J. (2012). Problem Solving and Immigrant Student Mathematics and Science Achievement : Multination
Findings from the Programme for International Student Assessment ( PISA ), 104(4), 1054–1073. https://doi.org/10.1037/a0029152
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saidana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Third Edit). Arizona: Sage Publications Inc.
NCTM. (2014). Six Principles for School Mathematics. National Council of Teachers of Mathematics, 1–6. Retrieved from
http://www.nctm.org/uploadedFiles/Math_Standards/12752_exec_pssm.pdf Nurdianasari, H., Rochmad, & Hartono. (2015a). Kemampuan Literasi Matematika
Siswa Kelas VIII Berdasarkan Gaya Kognitif. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 4(2), 76–83.
Nurdianasari, H., Rochmad, & Hartono. (2015b). Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII Berdasarkan Gaya KOgnitif. Journal of Mathematics
Education Research, 4(2), 76–83.
OECD. (2015). PISA 2015 Assessment and Analytical Framework: Science Reading, Mathematic and Financial Literacy. Paris: OECD Publishing. Retrieved from http://dx.doi.org/10.1787/9789264255425-en
OECD. (2016). Country Note : Result from PISA 2015, 1–8.
OECD. (2017). How does PISA for Development measure mathematical literacy?
PISA for Development Brief, I(February 2014), 0–1.
https://doi.org/10.1787/9789264208780-en
Ojose, B. (2011). Mathematics literacy : are we able to put the mathematics we learn into everyday use? Journal of Mathematics Education, 4(1), 89–100.
Permendikbud. Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah (2016). Indonesia.
36 PISA. (2003). The PISA 2003 Assessment Framework: Mathematics, Reading,
Science and Problem Solving Knowledge and Skills.
Rafianti, I., & Setiani, Y. (2018). Profil Kemampuan Literasi Kuantitatif Calon Guru Matematika. JPPM, 11(1), 63–74. Retrieved from
http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JPPM/article/download/2985/2316 Rahardjo, D. I. (2015). Pengaruh Strategi Pembelajaran (Tematik Versus
Konvensional) dan Gaya Kognitif terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Humaniora, 3(2), 85–92.
Rahmawati, R., & Ekawati, R. (2016). Profil Matematisasi Siswa SMA dalam Menyelesaikan Masalah Ditinjau dari Gaya Kognitif Visualizer dan Verbalizer.
Jurnal Imiah Pendidikan Matematika, 3(5), 447–454.
Rayner, S. G. (2015). Cognitive Styles and Learning Styles. International
Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences: Second Edition (Second Edi, Vol. 4). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-097086-8.92008-7
Sari, R. H. N. (2015). Literasi Matematika : Apa , Mengapa dan Bagaimana ? In Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika (pp. 713–720).
Singh, A. (2018). Research Methods in Psychology.
Subandi, H. (2015). Pembelajaran Literasi dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia.
Jurnal Paramasastra, 2(1), 111–123.
Syahlan. (2015). Literasi Matematika Dalam Kurikulum 2013. Penelitian, Pemikiran Dan Pengabdian, 3(1), 36–43.
Tandililing, E. (2010). Implementasi Realistic Mathematics Education (RME) Di Sekolah. Guru Membangun, 25(3), 521–525. https://doi.org/10.1007/978-94-007-4978-8_170
Wilkins, J. L. M. (2016). An Assessment of the Quantitative Literacy of
Undergraduate Students. Journal of Experimental Education, 84(4), 639–665.
https://doi.org/10.1080/00220973.2015.1111854
Witkin, H. A., Moore, C. A., Goodenough, D., & Cox, P. W. (1977). Field-Dependent and Field-Independent Cognitive Styles and Their Educational Implications. Review of Educational Research, 47(1), 1–64.
https://doi.org/10.3102/00346543047001001
Yekti, S. M. P., Kusmayadi, T. A., & Riyadi. (2016). Penalaran Matematis Siswa
37 dalam Pemecahan Masalah Aljabar Ditinjau dari Gaya Kognitif Field
Dependent -Field Independent. JMEE, 6(2), 178–192.
https://doi.org/10.1016/S1010-7940(03)00465-2
Yunika Putra, Y., & Hartono, Y. (2016). Pengembangan Soal Matematika Model Pisa Konten Bilangan Untuk Mengetahui Kemampuan Literasi Matematika Siswa. Jurnal Elemen, 2(1), 14–26.