• Tidak ada hasil yang ditemukan

H. Metode dan Alasan Menggunakan Metode

Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif. Menurut Kirk dan Miller dalam Lexy J. Moleong (2002: 3), penelitian kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan terhadap manusia dalam lingkungannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut serta masih dalam peristilahannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif.

I. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan selama 2 (dua) bulan, sesuai surat izin yang dikeluarkan oleh Dekan FTIK IAIN Palangka Raya. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 25 Juni 2019 – 25 Agustus 2019.

2. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Bumitama Cempaga Hulu, Desa Pantai Harapan, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur. Tempat penelitian ini dipilih karena guru Pendidikan Agama Islam disana sering mengajar secara monoton. J. Instrumen Penelitian

34

Instrumen penelitian merupakan alat bantu yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan agar kegiatan tersebut sistematis dan dipermudah olehnya (Wina Sanjaya: 2014: 247).

Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Peneliti dalam penelitian kualitatif adalah orang yang membuka kunci, menelaah, dan mengeksplorasi secara cermat, tertib dan leluasa. Peneliti akan terjun kelapangan langsung, baik pada pertanyaan, tahap fokus dan seleksi, melakukan pengumpulan data, analisis, serta membuat kesimpulan.

K. Sumber Data

Sumber data merupakan segala sesuatu yang yang dapat memberikan informasi mengenai data. Berdasarkan sumbernya, data dibedakan menjadi 2 (dua), yakni:

1. Data primer

Data primer yakni data yang diperoleh secara dari sumber asli atau pihak pertama. Data primer dalam penelitian ini adalah seorang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Bumitama Cempaga Hulu.

2. Data sekunder

Data sekunder yakni data yang diperoleh peneliti melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data sekunder pada penelitian ini ada buku-buku, internet, dokumen, kepala sekolah, serta siswa dan siswi.

35 L. Teknik Pengumpulan Data

1. Observasi

Observasi adalah teknik pengamatan dan pencatatan sistematis dari fenomena yang diselidiki. Observasi dilakukan untuk menemukan data dan informasi dari gejala atau fenomena secara sistematis dan didasarkan pada tujuan penyelidikan yang telah dirumuskan (Mahfud: 2011: 168).

Data yang diambil menggunakan teknik ini, diantaranya:.

a. Persiapan yang dilakukan sebelum pelaksanaan metode diskusi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IX A SMP Bumitama Cempaga Hulu.

b. Pelaksanaan metode diskusi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IX A SMP Bumitama Cempaga Hulu. 2. Wawancara

Wawancara merupakan percakapan yang dilakukan dengan maksud tertentu. Percakapan tersebut pula dilakukan oleh dua pihak yakni pewawancara (yang mengajukan pertanyaan) dan yang diwawancarai atau yang memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan (Lexy J. Moleong: 2002: 135). Adapun data yang digali menggunakan teknik ini diantaranya:

a. Persiapan guru dalam melaksanakan metode diskusi dalam proses pembelajaran.

36

c. Faktor pendukung dalam pelaksanaan metode diskusi dalam proses pembelajaran.

d. Faktor penghambat dalam pelaksanaan metode diskusi dalam proses pembelajaran.

3. Dokumentasi

Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang berarti barang-barang tertulis. Dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen rapat, catatan harian, dan lainnya. (Suharsimi Arikunto: 2006: 158)

Data yang diambil menggunakan teknik ini, diantaranya:

a. Persiapan guru dalam melaksanakan metode diskusi dalam proses pembelajaran.

b. Jumlah guru, jumlah siswa, profil guru Pendidikan Agama Islam, dan RPP serta silabus mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. c. Dokumentasi berupa foto-foto ketika pelaksanaan metode diskusi M. Teknik Pengabsahan Data

Teknik pengabsahan data dalam penelitian ini adalah upaya untuk menjamin bahwa semua data yang telah diamati dan diteliti oleh peneliti sesuai dan relevan dengan data yang sebenarnya. Hal ini dilakukan peneliti untuk memelihara dan menjamin bahwa data yang diperoleh adalah benar, baik bagi pembaca maupun subjek peneliti, serta dapat dipertanggung jawabkan.

37

Teknik pengabsahan data yang digunakan oleh peneliti adalah

triangulasi. Triangulasi merupakan pemeriksaan keabsahan data yang

memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu untuk keperluan pengecekkan sesuatu yang lain diluar data itu (Lexy J Moleong: 2002: 178).

Triangulasi dengan sumber maksudnya membandingkan dan

memeriksa kembali derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif. Berikut beberapa hal yang harus dilakukan dalam triangulasi dengan sumber, yakni:

1. Membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara. 2. Membandingkan apa yang dikatakan orang didepan umum dengan apa

yang dikatakan secara pribadi.

3. Membandingkan apa yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakannya sepanjang waktu.

4. Membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang seperti rakyat biasa, orang yang berpendidikan menengah atau tinggi, orang berada, dan orang pemerintahan.

5. Membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang berkaitan (Lexy J. Moleong: 2002: 178).

N. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan menurut Milles dan Hubberman dalam Sugiyono (2012: 337), yang mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus-menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Berikut beberapa aktivitas data, yakni:

38

1. Colection data, pengumpulan data sebanyak-banyaknya yang diteliti dari sumber data.

2. Data reduction, semua data yang terkumpul dipilih-pilih antara yang relevan dengan tidak, data dirangkum, memilih data berdasarkan hal-hal pokok, serta memfokuskan pada hal-hal-hal-hal yang penting.

3. Data display, data yang benar-benar relevan yang diperoleh di lapangan ditampilkan dalam bentuk ilmiah.

4. Conclusion data, setelah menjadi karya ilmiah, selanjutnya menarik dan mencari kesimpulan sebagai jawaban dari rumusan masalah.

39 BAB IV

Dokumen terkait