• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian

Dalam dokumen PERGESERAN KEBIJAKAN DALAM PELAYANAN PUB (Halaman 31-37)

Penelitian ini menggunakan pendekatan sosio legal dengan metode pendekatan kualitatif yang dilakukan selama bulan Maret sampai Juni 2007. Dengan maksud untuk menggali pemaknaan masyarakat tentang privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

a. Paradigma Penelitian

Penelitian ini menggunakan paradigma critical legal theory. Crtical legal

theory adalah suatu cara pandang terhadap realitas yang mempunyai orientasi

ideologis terhadap paham tertentu. Paradigma critical legal theory ini menilai obyek atau realitas secara kritis (critical realism) yang tidak dapat dilihat secara benar oleh pengamatan manusia.25

Dalam penelitian ini menggunakan paradigma cirical legal theory dengan maksud untuk mengkritisi kebijakan pemerintah terhadap privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah sesuai dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 atau tidak serta dampak privatisasi terhadap pelayanan publik khususnya pada PT Telkom Jawa Tengah.

b. Metode Pendekatan

Metode pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah socio legal

reasearch dengan metode kualitatif. Metode normatif memandang hukum

sebagai peraturan atau separangkat kaidah yang bersifat normatif. Sedangkan

25 Agus Salim, 2001, Teori dan Paradigma Penelitian Sosial (Denzim Guba dan Penerapannya), PT Tiara Wacana Yogya, Yogyakarta, hal. 41.

metode pendekatan sosiologis melihat bekerjanya hukum dalam masyarakat atau hukum itu berinteraksi dengan masyarakatnya.

Pendekatan socio legal bermaksud melakukan penjelasan atas

permasalahan yang diteliti dalam hubungannya dengan aspek-aspek hukum serta mencoba menjelajahi realitas empirik dalam masyarakat. Hukum tidak hanya dilihat sebagai suatu entitas normatif yang mandiri atau teoritik, melainkan juga dilihat sebagai bagian riil dari sistem sosial yang berkaitan dengan variabel sosial yang lain.

Dengan metode kualitatif26 diharapkan akan ditemukan makna-makna yang tersembunyi di balik obyek maupun subyek yang diteliiti. Metode kualitatif memungkinkan kita memahami masyarakat secara personal dan memandang mereka sebagaimana mereka mengungkapkan pandangan dunianya. Pendekatan kualitatif memusatkan perhatiannya pada prinsip-prinsip umum yang mendasari perwujudan satuan-satuan gejala yang ada dalam kehidupan manusia, atau pola-pola sosial budaya dengan menggunakan kebudayaan dari masyarakat yang bersangkutan. Dengan metode kualitatif diharapkan dapat ditemukan makna-makna yang tersembunyi di balik kebijaksanaan privatisasi dalam sektor pelayanan publik pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN)..

26 Esmi Warassih Pujirahayu, 1999, Metodologi Penelitian Bidang Humaniora dalam Metodologi Penelitian Ilmu Sosial (Dengan Orientasi Penelitian Bidang Hukum); Materi Peltihan Metodologi Ilmu Sosial, Bagian Humas FH Undip, Semarang, hal. 47.

c. Instrumen Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti merupakan instrumen penelitian yang utama, karena peneliti ingin mengetahui makna kebijaksanaan privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor pelayanan publik. Di samping itu instrumen lain yang digunakan sebagai instrumen pendukung adalah wawancara terpimpin, catatan, dan ringkasan wawancara.

d. Jenis dan Sumber Data 1. Jenis data

Dalam penelitian ini terdapat dua jenis data yaitu:

a. data primer

Didapatkan dari pejabat Telkom sebagai informan kunci dan dikembangkan dengan metode snow ball hingga diperoleh informasi yang mendalam. Informan kunci ditemui dan dipilih berdasarkan pengalamam dan pengetahuannya di bidang hukum dan kebijaksanaan publik. Informan berikutnya diperoleh dari rekomendasi informan terdahulu. Demikian seterusnya sehingga dirasa informasi yang kita peroleh sudah cukup.

b. data sekunder

Berupa peraturan perundang-undangan yang merupakan perwujudan dari kebijaksanaan privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan buku-buku kepustakaan.

2 . Sumber Data

Sumber data pada penelitian ini ada dua yaitu: a. data primer

Sumber data primer diperoleh langsung dari lapangan, dari lokasi penelitian yang dapat berupa sikap dan perilaku dari para informan dan hasil dari kebijaksanaan privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). b. data sekunder

Data sekunder merupakan data yang dapat mendukung data primer yang berasal dari hasil-hasil penelitian terdahulu, peraturan-peraturan, buku-buku, majalah dan lain-lain yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti.

e. Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian adalah PT Telkom Devisi Regional IV Jawa Tengah. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui isi kebijaksanaan dan makna privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada dalam masyarakat. Oleh karena itu informan berasal dari pejabat PT Telkom, pelaksananya dan masyarakat yang menggunakan peleyanan jasa PT Telkom Divre IV Jawa Tengah pada sambungan telepon .

f. Teknik Pengumpulan data

1. Participant observation pasif (peneliti terlibat secara pasif)

Ini berarti peneliti langsung terlibat secara pasif dan mengamati secara alamiah dan wajar dalam obyek yang diteliti. Hal ini untuk mengetahui kebijaksanaan privatisasi dimaknai dan dampaknya pada kesejahteraan masyarakat terhadap pelayanan publik.

2. Studi kepustakaan

Studi kepustakaan yang digunakan adalah dengan meneliti dokumen-dokumen serta peraturan perundang-undangan kebijaksanaan privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pendapat para sarjana yang ada relevansinya dengan Kebijaksanaan privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

g. Teknik Analisa Data

Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisa data interpretative understanding atau verstehen (memahami).27 Karena untuk memahami seseorang tidak hanya mempelajari perilakunya saja, tetapi juga harus menginterpretasikan tindakan si pelaku dan memahami motif si pelaku. Dengan model interaktif yaitu terdiri dari 4 (empat) tahapan kegiatan pengumpulan data, reduksi data, pengujian data, dan verivikasi data/ menarik kesimpulan. Keempat tahapan ini merupakan siklus yang interaktif artinya tahap

analisa data dilakukan terus menerus dan berulang-ulang serta bergerak di antara 4 (empat) tahap kegiatan tersebut.

h. Validasi Data

Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi, khususnya triangulasi sumber. Pengertian triangulasi sumber adalah membandingkan dan memeriksa ulang secara terbalik tentang derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif, yaitu dengan jalan: 1.membandingkan data hasil pengamatan dan hasil wawncara dengan informan

kunci;

2.membandingkan yang dikatakan orang di depan umum dengan yang dikatakan secara pribadi;

3.membandingkan yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian dengan yang dikatakan sepanjang waktu;

4.membandingkan hasil wawncara dengan isi suatu dokumen yang terkait dengan kebijakan privatisasi.

Di dalam penelitian ini didapati adanya perbedaan pengertian privatisasi yang ada pada peraturan perundang-undangan dengan yang ada dalam masyarakat. Hal ini sesuai dengan teori William J. Chambliss dan Robert B. Seidman tentang efektifitas bekerjanya hukum dalam masyarakat. Hukum bekerja dalam masyarakat dipengaruhi oleh keadaan sosial, ekonomi, politik dan budaya. Demikian ini terjadi karena kebijakan privatisasi yang diambil pemerintah tidak berasal dari keinginan

rakyat melainkan keinginan dari pemerintah yang sesuai dengan teori elit. Menurut teori ini kebijaksanaan publik selalu mengalir dari atas ke bawah, yakni dari elit ke massa (rakyat).28

Dalam dokumen PERGESERAN KEBIJAKAN DALAM PELAYANAN PUB (Halaman 31-37)

Dokumen terkait