• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Mall GTC Makassar yang berlokasi di Tanjung Bunga. Adapun waktu yang digunakan dalam penelitian ini diperkirakan selama satu bulan.

B. Metode Pengumpulan Data

Untuk mendapatkan data yang relevan dalam penelitian maka dilakukan dengan cara wawancara yang dibantu dengan instrumen penelitian yaitu kuesioner yang diberikan kepada responden, pengamatan langsung, serta studi kepustakaan. Metode pengumpulan data melalui kuesioner dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada pihak yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Untuk menilai tanggapan responden maka penulis menggunaka skala

likert dalam Suyigono (2007:132) yaitu dengan menghitung bobot setiap

pertanyaan. Nilai tersebut kemudian kemudian akan dijadikan variabel penilaian. Bobot jawaban responden diberi nilai rinci sebagai berikut:

a. Sangat setuju diberi bobot 5 b. Setuju diberi bobot 4 c. Ragu-ragu diberi bobot 3 d. Tidak setuju diberi bobot 2

e. Sangat Tidak Setuju diberi bobot 1

23

Metode kepustakaan dilakukan dengan cara membaca, mempelajari, dan mengutip pendapat dari berbagai sumber seperti buku, internet, skripsi, laporan atau dokumen perusahaan dan sumber lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti.

Materi wawancara dan kuesioner meliputi pertanyaan-pertanyaan yang berkenaan dengan keadaan perusahaan yang berkaitan dengan ketidakpuasan pengaturan jam kerja dengan kinerja karyawan. Selain itu dilakukan pula pengamatan secara langsung terhadap aktivitas keseharian, lingkungan dan sarana kerja yang berhubungan dengan penulisan ini.

C. Jenis dan Sumber Data 1. Jenis Data

Agar penelitian mendapatkan hasil yang maksimal maka jenis data yang digunakan adalah:

a. Data kualitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk informasi baik lisan maupun tulisan. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan kepustakaan.

b. Data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka- angka yang dapat dihitung. Data ini diperoleh dari kuesioner yang akan dibagikan dan berhubungan dengan masalah yang diteliti.

2. Sumber Data

Berdasarkan sumbernya, data yang dikumpulkan penulis dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu :

a. Data Primer yaitu data diperoleh secara langsung dari instansi yang diteliti, melalui pengamatan dan pembagian kuesioner. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif berupa data mengenai hal-hal yang berhubungan dengan ketidakpuasan pengaturan jam kerja terhadap kinerja karyawan.

b. Data Sekunder yaitu data yang dikumpulkan oleh penulis dari dokumen-dokumen yang ada di instansi tersebut, dari hasil penelitian kepustakaan, dan dari instansi lainnya yang terkait. Data ini berupa gambaran umum perusahaan, misalnya sejarah berdirinya, struktur organisasi, uraian tugas dan tanggung jawab.

D. Populasi dan Sampel 1. Populasi

Manurut Sugiyono (2004:55) bahwa populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari. Adapun populasinya adalah karyawan pada Mall GTC Makassar yang berjumlah 500 orang karyawan.

2. Sampel

Untuk menentukan jumlah Sampel dari jumlah populasi tersebut maka digunakan rumus slovin menurut Umar (2003:134) yaitu:

25

Dimana :

n =Jumlah Sampel N = Jumlah Populasi

e =Persentase kesalahan dalam penentuan jumlah sampel yang dapat diterima dalam hal ini sebesar 15%

Dari rumus tersebut maka perhitungan sebagai berikut:

n = 40

Jadi, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 karyawan.

E. Definisi Operasional

Secara teoritis, definisi operasional variabel adalah unsur penelitian yang memberikan penjelasan atau keterangan tentang variabel-variabel operasional sehingga dapat diamati atau diukur. Definisi operasional yang akan dijelaskan penulis adalah ketidakpuasan pengaturan jam kerja karyawan dan kinerja karyawan.

a. Variabel independent, Ketidakpuasan Pengaturan Jam Kerja (X) yang menunjukkan pada presepsi karyawan tentang pembagian jam kerja yang ditetapkan perusahaan kepada karyawan tersebut.

b. Variabel dependent Y (Kinerja Karyawan) yang menunjukkan pada suatu hasil kerja yang dihasilkan oleh seorang karyawan diartikan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan tersebut.

Tabel 3.1

Definisi Operasional Variabel

Variabel Subvariabel Indikator

Ketidakpuas an Kerja

Jam Kerja

1. Pola pengaturan jam kerja sudah baik .

2. Pembagian jam kerja pada setiap karyawan baik. 3. Jam masuk kerja sudah sesuai

4. Pembagian shift kerja sudah adil 5. Jam pulang kerja sudah sesaui

Kinerja Karyawan

Kualitas Kerja

1. Saya mengerjakan suatu pekerjaan dengan penuh perhitungan.

2. Skill yang saya miliki sesuai dengan pekerjaan yang saya kerjakan.

3. Saya mengerjakan suatu pekerjaan dengan cekatan.

Kuantitas Kerja

1. Tingkat pencapaian volume penjualan yang saya hasilkan telah sesuai dengan harapan perusahaan. 2. Perusahaan menetapkan target penjualan dengan

penuh perhitungan.

Pengetahuan

1. Dengan pengetahuan yang saya miliki, saya mampu melaksanakan pekerjaan dengan baik. 2. Dengan pengetahuan yang saya miliki, saya

dapat menguasai bidang tugas departemen lain. 3. Dengan pengetahuan yang saya miliki, saya

lebih menguasai bidang tugas yang saya kerjakan

Keandalan

1. Saya handal dalam melaksanakan prosedur kerja 2. Saya mencari cari lain ketika saya mengalami

kebuntuan kerja.

3. Saya taat terhadap semua aturan dan prosedur kerja yang ditetapkan dalam suatu pekerjaan.

27

F. Metode Analisis

1. Analisis Regresi Sederhana

Analisis regresi sederhana digunakan untuk mengola data. Analisis regresi sederhana digunakan dalam menghitung seberapa besar pengaruh variabel dependen terhadap independent. Adapun rumus analisis regresi sederhana menurut (Algifari, 2000:62) adalah sebagai berikut:

Keterangan:

X = variabel independent (Ketidakpuasan Pengaturan Jam Kerja)

Y = variabel dependent (Kinerja Karyawan)

a = konstanta, perpotongan garis pada sumbu Y

b = koefisien regresi

2. Analisis Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinasi adalah salah satu nilai statistik yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah ada hubungan pengaruh antara dua variabel. Nilai koefisien determinasi menunjukkan persentase variasi nilai variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh persamaan regresi yang dihasilkan.

Besarnya persentase pengaruh semua variabel independent terhadap nilai variabel dependen dapat diketahui dari besarnya koefisien determinasi (R2) persamaan regresi. Besarnya koefisien determinasi adalah 0 sampai dengan 1, semakin mendekati 0 besarnya koefisien determinasi (R2) suatu persamaan

regresi, semakin kecil pula pengaruh semua variabel independent terhadap nilai variabel dependent. Sebaliknya, Semakin mendekati 1 besarnya koefisien determinasi (R2) suatu persamaan regresi, Semakin besar pula pengaruh semua variabel independent terhadap variabel dependent.

29

BAB IV

Dokumen terkait