• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

A. Jenis penelitian

Jenis penelitian ini bersifat Kualitatif dengan metode analisis Deskriptif yang bertujuan memberikan gambaran tentang objek yang ditelit melalui data populasi atau sampel sebagai mana adanya,dengan kata lain penulis memberikan gambaran Sesuai dengan apa yang di dapatkan di lapangan.

B. Lokasi dan objek penelitian

Adapun lokasi penelitian ini adalah di SMP Aisyiyah Sunguminasa Gowa dengan pokok pikiran tersebut efektif untuk melakukan eksplolitasi data lokasi tersebut merupakan lokasi yang strategi karena mudah dijangkau oleh kendaraan umum adapun objek analisis penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Aisyiyah Sunguminasa Gowa

C. Variabel Penelitian

Terdapat dua variable yaitu variabel bebas (x)yaitu Urgensi pendidika Islam dan variabel terikat (y) yaitu kualitas kehidupan beragama, yang menjadi objek penelitian berdasarkan judul Urgensi Pendidikan Islam dalam dalam Keluarga terhadap peningkatan Kualitas Kehidupan Beragama Siswa Kelas VII SMP AISYIYAH Sungguminasa Kabupaten Gowa.

D. Defenisi Operasional Variabel

Untuk menghindari kesalahpahaman dan untuk menyamakan persepsi, maka terlebih dahulu penulis mengemukakan defenisi variabel penelitian agar tidak terjadi penafsiran yang keliru.

1. Urgensi pendidikan Islam dalam bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan Hukum agama Islam menuju terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam dengan pengertian lain seringkali beliau menyatakan kepribadian yang memiliki nilai nilai agama Islam.

2. Kualitas kehidupan beragama keagamaan khususnya di daerah keagamaan khususnya di daerah terpencil dan peningkatan peran tempat tempat peribadatan sebagai pusat bagi pendalaman dan pemahaman nilai –nilai ajaran agama serta pengembangan kegiatan keagamaan baik yang bersifat ritual keagamaan maupun sosial Ke masyarakat.

E. Populasi Dan Sampel 1. Populasi

Populasi adalah Sejumlah penduduk atau kelompok individu, bendas, atau unsur yang diteliti diSelidik dalam pelaksanaan penelitian,

karena itu merupakan suatu bagain diperlukan untuk memecahkan Suatu masalah itu menunjang Keberhasilan penelitian itu sendiri yang merupakan manifestasi dari cara manusia dalam mencari dan menemukan Pengetahuan yang di lalukan secara ilmiah (berdasarkan

fakta, data secara empiris), sistematis atau mengikuti suatu aturan tertentu dan logis sesuai dengan daya analisis manusia.

Untuk mengetahui pengertian dari populasi,berikut ini peneliti akan mengemukakan pendapat Arikunto(2007;102), sebagai berikut:

“Populasi yaitu keseluruhan gejala-gejala,peristiwa atau fakta-fakta yang menjadi objek penelitianapabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada diwilayah penelitian itu,merupakan penelitian populasi”.

Berpangkal dari defenisi tersebut,maka peneliti dapat menarik suatu kesimpulan dengan melihat unsur-unsur persamaan dan perbandingan (comparative) bahwa populasi adalah keseluruhan dari sumber daya yang menjadi objek penelitian baik benda,tempat,manusia dan sebagainya. Untuk lebih memahami tentang populasi dalam penelitian ini,berikut disajikan data siswa kelas VII Sungguminasa Kabupaten Gowa lebih jelasnya lihat tabel berikut:

Tabel 1 Keadaan Populasi

Kelas No Laki-laki Perempuan Jumlah

VII A 1 13 35 48

VII B 2 21 26 47

JUMLAH 34 61 95

Sumber Data: SMP Aisyiyah Sungguminasa Kabupaten GOWA 2016 2. Sampel

Sampel dalam penelitian atau keseluruhan populasi yang diteliti, karena populasinya kecil yakni sebanyaknya kurang dari 100 orang. (Arikunto,2007: 104). Sampel penelitian ini adalahsiswa kelas VII SMP AISYIYAH Sungguminasa.

Arikunto (2007:106), menjelaskan bahwa: Apabila subyeknya kurang dari 100,lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Dalam bukunya CholidNarbuko dan Abu Ahmadi,mengutip pendapat Arikunto (2007:76), yang menjelaskan bahwa sampel atau contoh adalah sebagian individu yang diselidiki keseluruhan individu (objek dan subyek). Sampel yang baik yaitu sampel yang memiliki populasi atau mencerminkan populasi secara maksimal tetapi walaupun mewakili sampel bukan merupakan duplikat dari populasi.

F. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik, dalam arti lebih cermat, lengkap dan sistematis sehingga lebih mudah dikelola.

Adapun instrument yang penulis akan gunakan dalam penelitian untuk mengetahui urgensi pendidikan Islam dalam keluarga terhadap peningkatan kualitas kehidupan beragama SMP Aisyiyah Sungguminasa kabupaten Gowa.Tersebut terdiri atas pedoman observasi, wawancara ,angket,dan Dokumentasi

1. Pedoman Observasi

Tehnik ini dimaksudkan adalah pengamatan secara langsung dan pencacatan sepenuhnya tentang data-data dan keterangan-keterangan yang menyangkut tentang pembahasan penelitian ini.

2. Pedoman wawancara

Yaitu penulis mengumpulkan data dengan cara mengadakan wawancara atau tanya langsung dengan guru-gurunya.

3. Pedoman angket

Angket adalah daftar pertanyaan yang didistribusikan melalui pos untuk diisi dan di kembalikan atau dapat juga di jawab pengawasan penelitian. Nasution (2002: 24).Dalam hal ini angket yang digunakan adalah jenis angket tertutup sehingga responden langsung di berikan kesempatan untuk memilih jawaban yang telah di sediakan dan masalah pembobotan nilai penulis memberikan skor pada setiap oetm yakni skor 3 untuk jawaban selalu,skor 2 untuk jawaban kadang-kadang dan skor 1 untuk jawaban tidak pernah.

4. Dokumentasi

Pengumpulan data dengan cara ini yaitu meneliti dokumen atau arsip sebagai alat untuk mengetahui banyaknya responden dan nama responden dan catatan-catatan yang berkaitan dengan masalah dalam penelitian ini.

G. Teknik Pengumpulan Data

Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini maka penulis menggunakan metode pengumpulan data. Dalam hal ini penulis mengumpulkan data dengan menggunakan metode sebagai berikut:

1. Observasi, yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengancara mengamati dan mencatat secara seksama dan sistematis mengenai gejala-gejala yang akan diteliti.

2. Angket, yaitu pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan tertulis yang berupa pilihan jawaban kepada sampel penelitian.

3. Wawancara, yaitu melakukan wawancara secara langsung kepada kepala sekolah atau pihak yang berkepentingan dalam penelitian ini.

4. Dokumentasi, yaitu pengambilan data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen atau sumber-sumber yang berkaitan dengan objek penelitian.

H. Teknik Analisis Data

Setelah data terkumpul dari hasil instrument pengumpulan data perlu segera di analisis baik kualitatif maupun kuantitatif. Adapun data yang bersifat kualititatif penulis menggunakan metode induktif dan deduktif:

1. Analisis kualitatif yaitu analisis data di jabarkan melalui pengamatannya tidak berupa angka-angka, maksudnya dilakukan dengan cara menguraikan dalam bentuk kalimat kemudian direlevansikan dengan ruang teori yang mendukung.

2. Metode induktif yaitu menganalisis data dengan data-data atau faktor-faktor khusus kemudian menarik kesimpulan secara umum

dengan kata lain dari kondisi nyata kemudian di ambil kesimpulan yang bersifat umum.

3. Metode deduktif yaitu menganalisis data yang bertitik tolak dari beberapa hal bersifat umum, kemudian menarik kesimpulan bersifat umum Kemudian menarik kesimpulan yang bersifat khusus.

BAB IV

Dokumen terkait