• Tidak ada hasil yang ditemukan

IV. METODE PENELITIAN

4.4 Metode Valuasi Jasa Air Agroforestri

Dalam konteks penelitian ini, valuasi jasa air agroforestri dilakukan dengan

metoda biaya penuh (Full Cost Methode) yang dikomparasikan dengan harga

pasar yang berlaku. Melalui alur pikir prinsip umum biaya air (Rogers, et al, 2000) yang memasukkan nilai investasi reboisasi sebagai basis biaya pengadaan eksternalitas lingkungan dan biaya investasi serta biaya operasional distribusi didapatkan biaya penuh berupa nilai guna lestari air dari penjumlahan biaya ekonomi, biaya ekonomi penuh untuk setiap jenis penggunaan dan biaya yang dipergunakan untuk menghasilkan jasa lingkungan. Nilai air persatuan per penggunaan didapatkan dari total biaya penuh per penggunaan dibagi porsi

penggunaan dikali dengan total volume supply air agroforestri.

Berdasarkan wawancara awal dengan masyarakat dan Pamong Desa, diketahui saat penelitian terdapat 13 sumber air pada 7 dusun yang berada dalam wilayah Desa Sumberejo. 2 sumber air yang terletak pada tepi agroforestri dusun Semawur telah dimanfaatkan secara komersil oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sari yang merupakan cabang PDAM Wonogiri di Kecamatan Baturetno yang bertetangga dengan Kecamatan Batuwarno, dimana Desa Sumberejo berada. Pemanfaatan tersebut dilaksanakan melalui kesepakatan kerjasama Desa dengan PDAM, dimana ditetapkan jasa provisi ditetapkan Rp.2.500.000 per tahun penggunaan.

Sedangkan nilai air untuk penggunaan lainnya, masih merupakan belum

komersil (potential value). Dengan demikian biaya investasi hanya komponen

biaya reboisasi agroforestri yang apabila dibagi oleh porsi penggunaan akan

menghasilkan harga bayangan (shadow price) per penggunaan.

tabel 11. Penilaian Jasa Air dengan Metode Biaya Penuh

Deskripsi Biaya Biaya (Rp) Keterangan

Capital Charge

dan depresiai A

Biaya investasi dengan perkiraan umur pakai teknis

Operational and Mainte

nance(O&M) Cost

B

Biaya operasional, biaya upah biaya pemeliharaan

Opportunity Cost

C

0 bila tidak ada alternatif penggunaan lain untuk menghasilkan nilai pemanfaatan air terbaik

Economic

Externalities D

Nilai perbedaan biaya distribusi untuk/m3 & biaya distribusi rata-rata riel/th

Full Economic Cost E Penjumlahan biaya tanpa eksternalitas

Environment

Externalities F

Proporsi manfaat biaya Pembangunan agro forestry yang memulihkan fungsi produksi, ekologi dan sosialnya.

Full Cost G Basis nilai air yang digunakan untuk

penghitungan tarif normal yang telah menginternalisasi eksternalitas

Nilai Guna lestari

(per m3) A+B+C+D+E+F

Tarif normal yang telah menggambarkan internalisasi eksternalitas (Full cost dibagi total volume penggunaan)

Nilai air agroforestri didapatkan dari penjumlahan nilai air bersih per penggunaan setelah dikurangi tarif pasar yang berlaku (untuk yang telah dikomersilkan) dengan nilai air bersih per penggunaan yang belum komersil (potential value). Selanjutnya harga/nilai air tersebut digunakan sebagai basis internalisasi eksternalitas.

Untuk penghitungan penggunaan air yang telah komersil oleh Perusahaan Air Minum PAM/PDAM), digunakan penghitungan metode penuh (Rogers, et al, 2000) disusun dalam tabel 11 di atas.

a.

Besar biaya pengadaan air yang perlu ditanggung oleh setiap penerima manfaat air diperoleh dari proporsi manfaat yang dihasilkan setiap penerima manfaat dikalikan dengan biaya penuh, dengan formula sebagai berikut:

Biaya Yang Ditanggung Penerima Manfaat

BMi= a% X BP

dimana: B i =Beban biaya untuk penerima manfaat ke-i; a% =Proporsi manfaat yang dihasilkan setiap penerima manfaat BP =Biaya penuh pengadaan air

Tarif normal untuk setiap pemanfaatan air diperoleh dari beban biaya masing- masing penerima manfaat dibagi dengan produksi manfaat yang dihasilkan:

b. Tarif Normal

TN = BMi/Pr-i dimana: TN = Tarif normal Pr-i = Produksi air/listrik

Selisih antara tarif pemanfaatan air yang berlaku dan tarif normal merupakan komponen nilai lingkungan, dengan formula sebagai berikut:

c. Nilai Lingkungan

NL = (TN TB) X Pr-i dimana: NL = Nilai lingkungan TB = Tarif yang berlaku

pemanfaatan dapat dilihat pada uraian berikut.

Nilai air baku untuk PDAM yang dihitung adalah nilai pemanfaatan air dari waduk atau tampungan air yang digunakan untuk air baku bagi PDAM. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan harga pasar, yaitu:

d. Nilai air baku PDAM

NAB = VABxHAB

dimana, NAB = Nilai air baku untukPDAM(Rp/tahun) VAB = Volume air yang digunakan sebagai air baku untukPDAM(m3) HAB = Tarif air untuk air bakuPDAM-tarif normal dan tarif yang berlaku (Rp/m3)

e. Nilai air untuk pengairan sawah

Nilai air untuk penggunaan pengairan sawah didekati dari nilai hasil panen dikalikan faktor konversi gabah ke beras 0,7 dan porsi biaya air dari total biaya sawah 0,04 (Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, 2006). Selanjutnya harga/nilai air per satuan didapatkan dengan membagi nilai air penggunaan dengan volume air penggunaan per satuan luas.

f. Nilai air penggunaan rumah tangga langsung dari sumber

Nilai air untuk penggunaan rumah tangga langsung dari sumber air (tidak melalui PAM, didekati dengan pembagian biaya pembangunan agroforestri dibagi dengan porsi volume penggunaan rumah tangga dengan referensi hasil wawancara dengan PDAM, yaitu rata-rata penggunaan air rumah tangga (4 jiwa)adalah 10 m3 per bulan .

Total nilai bersih air setiap penggunaan (setelah dikurangi tarif yang berlaku (untuk komersil), merupakan nilai biaya lingkungan yang dihasilkan agroforestri dan dinikmati oleh banyak pihak. Nilai biaya lingkungan ini merupakan benefit jasa yang menjadi basis nilai kompensasi jasa air. Hal dapat dilihat pada Gambar 12.

Gambar 11. Valuasi Jasa Air

Selanjutnya Pair dimasukkan ke aliran kas masing-masing strata untuk mendapatkan nilai NPV, IRR dan BCR sebagai indikator kelayakan usaha agroforestri dengan internalisasi jasa air.

Gambar 12. Prinsip Umum Biaya Air (Rogers et al, 2000)

Manf aat Jasa tata air Agrof orestri

Biaya Pengadaan Air (Biaya Pendptn dan

eskternalitas

Manf aat Bernilai non Hutan (tidak memiliki harga pasar)

Manf aat Bernilai Komersial(memiliki harga pasar) dan non komersial

Pemanf aatan Air untuk:

• Air baku untuk PDAM (komersial)

• Rumah tangga, pengairan sawah (potentially commercial)

NILAI EKONOMI MANFAAT JASA TATA AIR HUTAN RAKYAT AGROFORESTRI

Nilai Lingkungan = Tn-Tb Berdasarkan tarif yang berlaku(Tb)dan tarif normal(Tn)

MONETASI Produksi/ m3) MANFAAT BERSIH AIR H a rg a ( R p /m 3 ) Nila i a ir = P a ir X Va ir Benefit Biaya air = B Pilihan B Manaje men/investasi B Transaksi *) t proyek