• Tidak ada hasil yang ditemukan

4.1. Desain Penelitian

Penelitian ini meggunakan desain penelitian Quasi-Experiment yaitu pre-post test with control group design. Kelompok subjek dilakukan observasi sebelum dilakukan intervensi, kemudian diobservasi lagi setelah dilakukan intervensi. Desain penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan terhadap pemeliharaan tekanan darah ibu hamil.

Desain ini menggunakan dua kelompok yaitu Kelompok intervensi (KI) dan Kelompok Kontrol (KK), kedua kelompok akan diberikan pretest (O1). Kelompok intervensi (KI) akan diberikan pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan (I) sedang Kelompok Kontrol (KK) tidak diberikan pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan. Postest (O2

Desain penelitian ini digambarkan sebagai berikut:

) diberikan kepada kedua kelompok setelah usia kehamilan 30 minggu.

Subjek Pre test Intervensi Post test

KI O1 I O2

4.2. Populasi dan Sampel Penelitian

4.2.1. Populasi Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang termasuk dalam wilayah kerja Puskesmas Amplas. Berdasarkan data awal yang didapatkan peneliti pada tanggal 13 Mei 2014 jumlah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Amplas sebanyak 50 orang.

4.2.2. Sampel

Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah usia kehamilan. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling, yaitu suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel di antara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian). Berdasarkan kriteria inklusi diatas, maka peneliti menetapkan sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang usia kehamilan 27 sampai dengan 28 minggu dengan pertimbangan pada rentang usia kehamilan tersebut ibu melakukan pemeriksaan kehamilan (ANC) minimal 2 kali dan disamping itu hipertensi kehamilan terjadi pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu sehingga dapat diketahui ada tidaknya dampak pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan terhadap pemeliharaan tekanan darah ibu hami. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 orang terdiri dari 12 orang kelompok intervensi dan 12 orang kelompok kontrol.

4.3. Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Amplas jalan Garu II B, kecamatan Medan Amplas pada bulan Desember 2014. Lokasi ini dipilih

karena merupakan salah satu wilayah binaan PBL Fakultas Keperawatan Univesitas.

4.4. Pertimbangan Etik

Pertimbangan penelitian ini dilakukan untuk melindungi hak-hak subjektif untuk menjamin kerahasiaan identitas responden. Sebelum pelaksanaan penelitian responden diberikan penjelasan mengenai manfaat penelitian dan tujuan penelitian, selanjutnya responden diminta menjadi sampel dalam penelitian ini. Kemudian responden membaca serta memahami isi dari surat persetujuan, setelah itu responden diminta menandatangani surat persetujuan terlebih dahulu sebagai bukti kesediaan menjadi responden. Responden yang terlibat dalam penelitian bersifat sukarela dan tidak ada paksaan dari pihak manapun. Penelitian ini merahasiakan identitas pribadi responden serta tidak mencampuri hal-hal yang bersifat pribadi dari responden. Penelitian ini telah disetujui oleh komite etik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

4.5. Instrumen Penelitian

Alat ukur dalam penelitian dinamakan instrumen penelitian (Sugiyono, 2006). Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner pilihan. Kuesioner mengenai data demografi terdiri dari : umur, HPHT, status obstetri, usia kehamilan, pendidikan dan pekerjaan. Hal ini disesuaikan dengan defenisi operasional penelitian agar mempermudah peneliti dalam melakukan pengolahan data.

4.6. Tes Validitas dan Reliabilitas

Kuesioner tentang pemeliharaan tekanan darah ibu hamil disusun sendiri oleh peneliti dengan berpedoman pada tinjuan pustaka. Oleh karena itu penting dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas untuk mengetahui seberapa besar derajat atau kemampuan alat ukur untuk mengukur secara konsisten sasaran yang diukur. Alat ukur yang baik adalah alat ukur yang memberikan hasil yang sama bila digunakan beberapa kali pada kelompok sampel (Ritongah, 1997). Dalam penelitian digunakan uji validitas isi yang mana uji validitas ini terlebih dahulu dikonsultasikan kepada pakar yang paham tentang pemeliharaan tekanan darah selama kehamilan yaitu kepada bagian maternitas. Nilai dari hasil uji validitas instrumen penelitian ini dengan menggunakan tabel CVI adalah 0,94.

Untuk uji reliabilitas digunakan uji reliabilitas konsistensi internal karena memiliki kelebihan yaitu pemberian instrumen hanya satu kali dengan bentuk instrumen kepada satu subjek studi. Uji reliabilitas dilakukan terhadap seluruh responden penelitian di wilayah Kerja Puskesmas Amplas yang memenuhi kriteria inklusi, kemudian peneliti menilai responnya (Azwar, 1993). Uji reliabilitas ini menggunakan KR-21 karena memiliki instrumen dengan jumlah pertannyaan genap. Nilai dari hasil uji reliabilitas instrumen penelitian ini adalah 0,94.

4.7. Pengumpulan Data

Ada beberapa langkah-langkah dalam proses pengumpulan data penelitian ini yaitu : mendapat surat permohonan izin pelaksanaan penelitian

dari instansi pendidikan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, mengajukan permohonan penelitian kepada dinas kesehatan kota Medan, mengajukan permohonan izin pelaksanaan penelitian kepada kepala Puskesmas Amplas, dengan dibantu oleh kader yang ada di wilayah kerja Puskesmas Amplas peneliti mengumpulkan ibu hamil yang sesuai dengan kriteria inklusi sebagai responden, kemudian peneliti memperkenalkan diri menjelaskan tujuan penelitian, meminta ibu hamil agar bersedian menjadi responden secara sukarela dan apabila responden bersedia maka diminta untuk menandatangani lembar persetujuan (InformedConsent). Responden dalam penelitian ini berjumlah 24 orang yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan pada kelompok intervensi terlebih dahulu seluruh responden diminta untuk menjawab pertanyaan yang ada pada kuesioner pre pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan dengan cara memberi tanda checklist (√) pada jawaban yang menurut responden benar dan sesuai. Setelah itu responden dibagi kedalam dua kelompok dimana kelompok intervensi yang terdiri dari 12 orang diberikan pendidikan kesehatan pada hari yang sama dengan menggunakan media flipcard dan leaflet dan kelompok kontrol yang terdiri dari 12 orang hanya diberikan leaflet tentang hipertensi kehamilan. Setelah tiga minggu atau pada usia kehamilan ibu ± 30 minggu, seluruh responden diminta lagi untuk menjawab pertanyaan yang ada pada kuesioner post pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan dengan cara

memberi tanda checklist (√) pada jawaban yang menurut responden benar dan sesuai.

4.8. Analisa Data

Setelah dilakukan pengumpulan data maka dilakukan analisa data. Data yang diperoleh dari setiap responden berupa data demografi yang merupakan hasil pengisisan kuesioner responden dan hasil kuesioner tentang pemeliharaan tekanan darah .

Untuk melihat perbedaan kepatuhan ibu dalam melakukan pemeliharaan tekanan darah digunakan uji statistik Mc Nemar.

Odds Ratio digunakan untuk mengetahui seberapa besar dampak pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan terhadap pemeliharaan tekanan darah ibu hamil pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sehingga didapatkan nilai p value. Pada penelitian ini.

BAB V

Dokumen terkait