Desain penelitian merupakan rencana penelitian yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban terhadap pernyataan penelitian (Setiadi, 2007). Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif. Survei deskriptif dilakukan terhadap sekumpulan objek yang biasanya bertujuan untuk melihat gambaran fenomena (termasuk kesehatan) yang terjadi di dalam suatu populasi tertentu. Pada umumnya survei deskriptif digunakan untuk membuat penilaian terhadap suatu kondisi dan penyelenggaraan suatu program di masa sekarang, kemudian hasilnya digunakan untuk menyusun perencanaan perbaikan program tersebut. Survei deskriptif juga dapat di defenisikan suatu penelitian yang dilakukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di dalam masyarakat (Notoadmodjo, 2012).
4.2. Populai, Sampel dan Teknik Sampling 4.2.1. Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti (Notoadmodjo, 2012). Populasi pada penelitian ini adalah pasien stroke yang mengalami imobilisasi di RSUP H. Adam Malik Medan. Berdasarkan survei awal yang dilakukan peneliti jumlah pasien stroke periode Desember 2015 sampai Oktober 2016 di ruang Rindu A4 RSUP H. Adam Malik adalah 200 orang.
4.2.2. Sampel
Sampel penelitian ini adalah objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi (Notoatmodjo, 2012). Agar karakteristik sampel tidak menyimpang dari populasinya, maka sebelum dilakukan pengambilan sampel perlu ditentukan kriteria inklusi maupun ekslusi
Adapun kriteria inklusi responden adalah sebagai berikut:
a. Pasien stroke yang mengalami immobilisasi fisik selama 3 hari atau lebih b. Pasien stroke yang mengalami parese atau plegi
c. Pasien stroke yang tidak mendapatkan penanganan berupa latihan ROM secara intensif.
Adapun kriteria eksklusi responden adalah sebagai berikut:
a. Pasien stroke yang mengalami radang dan nyeri pada bagian yang plegi atau parese.
Menurut Nursalam (2009) maka penentuan jumlah sampel menggunakan rumus sebagai berikut:
𝑛𝑛 =1+200 (0,1200 2) = 66
dimana:
n= jumlah sampel N= jumlah populasi d= tingkat signifikasi (0,1)
Sehingga didapat jumlah sampel untuk penelitian ini adalah 66 orang.
4.2.3. Teknik sampling
Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Non Probability Sampling (Pengambilan sampel bukan secara acak atau Non Random) dengan teknik purposive sampling yaitu didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, berdasarkan ciri atau sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya (Notoadmodjo, 2012).
4.3. Lokasi dan Waktu Penelitian 4.3.1. Lokasi Penelitian
Peneliti akan melakukan penelitian di RSUP H. Adam malik medan.
Alasan peneliti memilih rumah sakit ini sebagai lokasi penelitian, karena rumah sakit ini adalah rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa keperawatan Universitas Sumatera Utara dan menjadi rumah sakit rujukan tertinggi diantara rumah sakit umum di Sumatera Utara.
4.3.2. Waktu Penelitian
Penelitian ini akan dilakukan pada bulan mei sampai juni 2017.
4.4. Pertimbangan Etik
Penelitian ini dilaksanakan setelah keluarnya keterangan kelayakan etik (ethical clearance) dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara dan keluarnya surat izin penelitian dari RSUP Haji Adam Malik Medan. Dalam melaksanakan penelitian, peneliti harus memegang teguh sikap ilmiah dan menggunakan prinsip etika penelitian keperawatan. Etika penelitian ini mencakup perilaku atau perlakuan peneliti terhadap subjek
penelitian serta sesuatu yang dihasilkan oleh peneliti bagi masyarakat (Notoadmodjo, 2012).
Prinsip etik yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut (Beauchamp, 2009).
1. Autonomy, kesepakatan untuk menghormati hak orang lain dalam menentukan tindakan bagi dirinya sendiri.
2. Beneficence, kasih sayang, mengambil tindakan positif untuk membantu orang lain, keinginan untuk berbuat baik; prinsip inti dari advokasi pasien.
3. Nonmaleficence, menghindari bahaya atau terluka; inti dari sumpah medis dan etika keperawatan.
4. Fidelity, prinsip ini membutuhkan kesetiaan, keadilan, kebenaran, advokasi dan dedikasi untuk pasien. Prinsip ini melibatkan kesepakatan untuk menepati janji. Prinsip ini mengacu pada konsep menjaga komitmen dan didasarkan pada sifat peduli.
5. Justice, prinsip ini mengacu pada distribusi yang sama dan adil, berdasarkan analisis manfaat dan beban keputusan. Keadilan berarti bahwa semua warga negara memiliki hak yang sama dalam hal apapun, terlepas dari apa yang telah mereka kontribusikan atau siapa mereka.
4.5. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulkan (Notoatmodjo, 2012). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi lembar observasi kekuatan otot dan Medical Research Council Muscle Scale.
Lembar observasi terdiri dari data demografi yang meliputi kode responden, jenis kelamin, usia, lama perawatan, diagnosa, jenis kelemahan. Data demografi ini berguna untuk membantu peneliti mengetahui latar belakang dari responden yang bisa berpengaruh terhadap penelitian ini. Kekuatan otot di tes dengan Manual Muscle Testing (MMT). Dengan cara tersebut peneliti menentukan kekuatan otot pasien melalui skala tigkat kekuatan otot 0-5 (MSC) muscle scale.
4.6. Validitas dan Reliabilitas 4.6.1. Validitas
Instrumen dalam penelitian ini berbentuk lembar observasi yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan tinjauan pustaka, oleh karena itu perlu dilakukan uji validitas. Pada penelitian ini menggunakan skill validity. Dalam penelitian ini uji skill validity dilakukan oleh Perawat RSUP H. Adam Malik, Medan.
4.6.2. Reliabilitas
Uji reliabilitas bertujuan untuk mengetahui seberapa besar derajat alat ukur dapat mengukur secara konsisten objek yang akan diukur. Alat ukur alat yang baik adalah alat ukur yang memberikan hasil yang relative sama bila
digunakan beberapa kali pada kelompok sampel yang sama (Notoadmodjo, 2012).
Nilai reliabilitas penelitian ini adalah 1.
4.7. Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan di RSUP Haji Adam Malik, Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Peneliti terlebih dahulu mengajukan permohonan izin pelaksanaan penelitian pada institusi pendidikan (Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara).
2. Surat permohonan izin pelaksanaan penelitian yang sudah diperoleh dari institusi pendidikan (Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara) selanjutnya dikirim ke tempat penelitian RSUP Haji Adam Malik Medan.
3. Setelah izin dikeluarkan dari intitusi terkait tempat pelaksanaan penelitian, peneliti melaksanakan pengumpulan data penelitian. Peneliti menentukan responden yang sesuai dengan kriteria sampel dalam penelitian yang telah ditentukan.
4. Setelah peneliti mendapatkan calon responden, selanjutnya peneliti menjelaskan kepada responden yang didampingi oleh keluarga tentang tujuan penelitian, manfaat, dan proses pengambilan data. Calon responden yang bersedia diminta untuk menandatangani lembar persetujuan (informed consent) atau diwakilkan oleh keluarga.
5. Kemudian peneliti melakukan pengambilan data dengan meemriksa kekuatan otot dan mengisi lembar observasi. Peneliti akan melakukan pemeriksaan kelengkapan data. Jika ada data yang kurang lengkap maka peneliti akan langsung mengobservasi kembali dan melengkapi data yang dibutuhkan di status pasien.
4.8. Analisa Data
Setelah data terkumpul, peneliti melakukan pengolahan data melalui beberapa tahap antara lain:
1. Peneliti melakukan pemeriksaan kelengkapan data terlebih dahulu termasuk identitas diri responden (teknik editing).
2. Setelah itu data yang ada diberi kode terhadap untuk mempermudah peneliti melakukan tabulasi dan analisa data (teknik coding).
3. Selanjutnya peneliti memasukkan data kedalam komputer, kemudian peneliti melakukan pengolahan data dengan menggunakan program SPSS (teknik entry).
4. Peneliti kembali melakukan pemeriksaan dan kegiatan pengecekan kembali data yang sudah dientri atau dimasukkan ke program komputer. Hal ini dilakukan untuk melihat dan mengetahui ada atau tidak kesalahan saat memasukkan data (teknik cleaning).
Untuk mengetahui gambaran kekuatan otot pasien stroke yang imobilisasi dilakukan analisa data dengan menggunakan metode statistik analisis univariat,
yaitu analisa yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variable penelitian (Notoadmodjo, 2012). Kemudian data yang dianalisa ditabulasikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
BAB 5