• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertipe deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini berupaya menggambarkan objek atau subjek yang diteliti sesuai dengan apa adanya, serta menjelaskan tentang variabel yang diteliti, dalam hal ini adalah “Pengembangan Wisata Kolam Hijau di Kampung Buantan Kecamatan Siak Kabupaten Siak”. Menurut Meleong (2005) mendefinisikan penelitian kualitatif adalah suatu penelitian ilmiah yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain secara holistik dan engan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah.

3.2 Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian di lakukan di Kampung Buantan Kecamatan Siak Kabupaten Siak.Penulis melakukan penelitian di tempat ini karena objek wisata mampu meningkatkan perekonomian kampung Buatan,selain dari segi perekonomian juga meningkatkan pengetahuan tentang sejarah kerajaan Siak.

3.3 Informan dan Key Informan Penelitian

Informan penelitian adalah orang yang di manfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan kondisi latar belakang penelitian. (Meleong 2000:97) informan merupakan orang yang benar benar mengetahui permasalahan yang akan di teliti. Dalam penelitian ini terdapat 2 informan di antaranya :

3. Informan Kunci, yaitu orang yang sangat memahami permasalahan yang di teliti yaitu Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, di karenakan Kepala Bidang Destinasi Pariwisata

sedang sakit maka wawancara dig anti dengan Kepala Seksi strategi, komunikasi dan analisis Data Pemasaran Pariwisata Kabupaten Siak.

4. Informan, yaitu orang-orang yang di anggap mengetahui permasalahan yang di teliti. Adapun yang dimaksud sebagai informan dalam penelitian ini yaitu: Kepala Bidang pemasaran pariwisata, kerani, juru kunci, Masyarakat setempat, Pengelola, Pengunjung atau Wisatawan.

3.5 Tekhnik Penarikan Informan

Penelitian ini menggunakan beberapa tekhnik penarikan informan. Untuk key informan menggunakan tekhnik Snowball Sampling, yaitu tekhnik pengambilan responden sumber data yang pada awalnya jumlahnya sedikit tersebut belum mampu memberikan data yang lengkap, maka harus mencari orang lain yang dapat digunakan sebagai sumber data. (Sugiyono, 2012:96).

Sedangkan untuk masyarakat sekitar yang relatif banyak maka digunakan tekhnik insidental sampling, yaitu tekhnik penentuan responden berdasarkan kebetulan atau insidental bertemu dengan peneliti yang cocok sebagai sumber data dan dapat digunakan sebagai sampel. (Sugiyono, 2011:85).

Karena jumlah pengunjung setiap harinya tidak tetap tidak memungkinkan penulis untuk menemui responden yang sama, maka penulis menggunakan purposive sampling dalam menentukan siapa saja yang menjadi responden. Purposive sampling adalah tekhnik untuk menentukan sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantiya bisa lebih representatif (Sugiyono:2010).

Dalam hal ini penulis menentukan informan dalam penelitian ini berdasarkan pertimbangan usia, yaitu remaja dan dewasa. Untuk itu penulis mengklarifikasikan usia remaja dengan dewasa adalah sebagai berikut:

4. Usia 17 tahun sampai dengan usia 25 tahun dikategorikan sebagai remaja akhir 5. Usia 26 tahun sampai degan usia 35 tahun dikategorikan sebagai dewasa awal 6. Usia 36 tahun sampai dengan usia 45 tahun dikategorikan sebagai dewasa akhir

3.5 Jenis dan Sumber Data

Menurut Sutabri (2012:2) data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian serta merupakan suatu bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut melalui suatu model untuk menghasilkan informasi.

Adapun jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah :

3. Data Primer

Pengertian data primer menurut Umi Narimawati (2008;98) dalam bukunya “Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Teori dan Aplikasi” bahwa: “Data primer ialah data yang berasal dari sumber asli atau pertama. Data ini tidak tersedia dalam bentuk terkompilasi ataupun dalam bentuk file-file. Data ini harus dicari melalui narasumber atau dalam istilah teknisnya responden, yaitu orang yang kita jadikan objek penelitian atau orang yang kita jadikan sebagai sarana mendapatkan informasi ataupun data.

4. Data sekunder

Pengertian data sekunder menurut (Uma Sekaran, 2011). adalah data yang mengacu pada informasi yang dikumpulkan dari sumber yang telah ada. Sumber data sekunder adalah catatan atau dokumentasi perusahaan, publikasi pemerintah, analisis industri oleh media, situs Web, internet dan seterusnya.

Menurut Sugiyono (2013:224) teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan dengan menggunakan teknik-teknik sebagai berikut :

2. Teknik Pengamatan/Observasi

Sutrisno Hadi dalam Sugiyono (2013:145) mengemukakan bahwa, observasi merupakan suatu proses yang kompleks, suatu proses yang tersusun dari berbagai proses biologis dan psikhologis.

2. Teknik Wawancara

Menurut Esterberg dalam Sugiyono (2013:231) wawancara merupakan pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat dikontruksikan makna dalam suatu topik tertentu.

3. Dokumentasi

Menurut Sugiyono (2013:240) dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seorang. Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehidupan (life histories), ceritera, biografi, peraturan, kebijakan. Dokumen yang berbentuk gambar misalnya foto, gambar hidup, sketsa dan lain-lain. Dokumen yang berbentuk karya misalnya karya seni, yang dapat berupa gambar, patung, film dan lain-lain. Studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode observasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif.

6.7 Teknik Analisa Data

Teknik analisis data yang dipergunakan penulis dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu berusaha memaparkan data yang ada dari berbagai sumber dan menghubungkan dengan fenomena-fenomena sosial serta menelusuri segala fakta yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas berdasarkan hasil penelitian. Selanjutnya dianalisis secara kualitas dengan uraian serta penjelasan yang mendukung. Setelah itu dari hasil analisis ditarik kesimpulan yang merupakan hasil akhir dari

penelitian dengan judul Perencanaan Pengembangan Objek Wisata Kolam Hijau Di Desa Buantan Kecamatan Siak Kabupaten Siak.

3.8 Jadwal Waktu Kegiatan Penelitian Tentang Pengembangan Objek Wisata Kolam Hijau Oleh Dinas Pariwisata Di Kampung Buantan Kecamatan Siak Kabupaten Siak Tahun 2018.

No Jenis Kegiatan

Maret April Mei Juni Juli Agustus 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Penyusunan UP x X X X X x X X 2. Seminar UP x x x 3. Revisi UP x x 4. Riset x x 5. Penelitian Lapangan x 6. Penelitian dan Analisis Data x x 7. Penyusunan Laporan Penelitian (skripsi) x X 8. Konsultasi Perbaikan Skripsi x x 9. Ujian Skripsi x 10. Revisi dan Pengesahan Skripsi x x 11. Penyerahan Skripsi x x

BAB IV

Dokumen terkait