• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Model Persamaan Regresi

1. Hasil Analisis Regresi Berganda

Analisis regresi berganda digunakan dalam menguji seberapa besar pengaruh antara Kualitas dan Inovasi Produk terhadap tingkat penjualan.

Oleh karena itu akan disajikan hasil olahan data regresi yang dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 5.26

1 (Constant) 6.726 3.348 2.009 .048

KUALITAS

_PRODUK .392 .096 .353 4.104 .000

INOVASI_

PRODUK .365 .064 .490 5.699 .000

Sumber : Output data SPSS, 2016

Analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh suatu variabel tingkat penjualan dihubungkan dengan variabel kualitas dan inovasi.

Y = a +b1X1+b2X2

Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan program computer SPSS versi 23 maka diperoleh persamaan sebagai berikut :

Y = 6,726 + 0,392X1+ 0,365X2 Persamaan regresi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

Abadi Motor Cabang sugguminasa 2.

b1= 0,392 menunjukkan bahwa variabel kualitas produk (X1) berpengaruh positif terhadap tingkat penjualan sepeda motor Yamaha. Dengan kata lain, dilihat dari persamaan diatas berarti kualitas produk akan berpengaruh terhadap tingkat penjualan motor Yamaha pada PT.

Suraco Jaya Abadi Motor Cabang sungguminasa 2 sebesar 0,392.

b2= 0,365 menunjukkan bahwa variabel inovasi produk (X2) berpengaruh positif terhadap tingkat penjualan sepeda motor yamaha. Dengan kata lain, dilihat dari persamaan diatas berarti inovasi produk akan berpengaruh terhadap tingkat penjualan motor Yamaha pada PT.

Suraco Jaya Abadi Motor Cabang sungguminasa 2 sebesar 0,365.

2. Analisis Korelasi

Sumber : Output data SPSS, 2016

Hasil analisis pengaruh kualitas dan inovasi produk terhadap tingakat penjualan sepeda motor Yamaha pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Sungguminasa 2 seperti yang dapat dilihat pada tabel 5.27 menunjukkan bahwa koefisien korelasi (R) = 0,598. Hal ini berarti

penjualan sepeda motor Yamaha karena nilai R = 0.598.

Sumber : Output data SPSS, 2016

Koefisien determinasi dengan R menunjukkan indeks kecocokan yang menyatakan proporsi dan variasi total Y (variabel dependen) yang dapat diterangkan oleh X (variabel independen) dan sebagai ukuran hubungan yang linier, yang menyatakan seberapa baik garis regresi cocok dengan data.

Tabel 5.28 ini juga memperlihatkan nilai koefisien determinasi (R-square) yang digunakan untuk mengetahui persentase pengaruh variabel independen (X1 dan X2 ) terhadap variabel dependen (Y) sebesar 0,358.

Hal ini berarti bahwa faktor-faktor kualitas dan inovasi produk dapat menjelaskan 35,8% dari perubahan tingkat penjualan sepeda motor Yamaha dan sisanya yaitu sebesar 64,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti. Karena nilai R square dibawah 5% atau cenderung mendekati nilai 0 maka dapat disimpulkan kemampuan variabel independen dalam menjelaskan varibel-variabel amat terbatas.

1. Uji T

Pengujian hipotesis parsial bertujuan untuk menukur pengaruh kualitas produk dan inovasi produk terhadap tingkat penjualan. Hasil pengujian hipotesis secara parsial dapat dilihat pada tabel 5.26.Dari tabel 5.26 dapat dilihat hasil perhitungan dan dapat disimpulkan sebagai berikut :

a. Kualitas produk (X1) teruji berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan (Y), ditunjukkan dengan nilai Thitung sebesar 4,104 lebih besar dari Ttabel = 1,987, sedangkan koefisien regresi sebesar 0.392 menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk (X1) dikembangkan maka tingkat penjualan (Y) akan meningkat.

b. Kualitas produk (X1) teruji berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan (Y), ditunjukkan dengan tingkat signifikannya adalah 0,000 < 0,05. Berdasarkan kriteria pengujiannya, maka Ha diterima dan Ho ditolak.

c. Nilai T positif menunjukan bahwa variabel kualitas produk (X1) mempunyai hubungan yang searah dengan tingkat penjualan (Y). Jadi dapat disimpulkan variabel kualitas produk (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat penjualan (Y).

d. Inovasi produk (X2) teruji berpengaruh terhadap tingkat penjualan (Y), di tunjukkan dengan nilai Thitungsebesar = 5,699 lebih besar dari Ttabel= 1,987, sedangkan koefisien regresi sebesar 0,365 menunjukkan bahwa

akan semakin meningkat.

e. Inovasi produk (X2) teruji berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan (Y), ditunjukkan dengan tingkat signifikannya adalah 0,000 < 0,05. Berdasarkan kriteria pengujiannya, maka Ha diterima dan Ho ditolak.

f. Nilai T positif menunjukan bahwa variabel inovasi produk (X2) mempunyai hubungan yang searah dengan tingkat penjualan (Y). Jadi dapat disimpulkan variabel inovasi produk (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat penjualan (Y).

2. Uji F

Uji statistik F atau uji signifikan simultan, pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimaksudkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Uji F ini dilakukan dengan membandingkan F hitung dengan F tabel pada taraf nyata⍺ = 0,05. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5.29 ANOVAa Model

Sum of

Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 265.122 2 132.561 24.204 .000b

Residual 476.478 87 5.477

Total 741.600 89

Sumber : Data diolah SPSS 23, 2016

Fhitung sebesar 24,204 sedangkan untuk menentukan nilai Ftabel pada tingkat kesalahan 5% atau a = 0,05 dengan df1 = k-1 atau 3-1 = 2 dan df2= n-k atau 90-3 = 87, sehingga didapatkan Ftabel= 3.101. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut terlihat bahwa Fhitung > Ftabel (24,204>3.101), sehingga diketahui bahwa Ha diterima dan Ho ditolak.

Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk dan inovasi produk secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Sugguminasa 2.

Berdasarkan uji F, maka hipotesis dalam penelitian ini yang menduga bahwasanya kualitas dan inovasi produk berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Sugguminasa 2 telah terbukti dan dapat diterima.

Jenis dan tipe sepeda motor Yamaha pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor tahun 2016.

JENIS TIPE

Metic All New fino Premium 125

Metic Fino Sporty 125

Moped Vega Force DB SW

Moped Jupiter MX 150

Moped Jupiter Z CW

Moped MX King 150

Sport New Vision Advance

Jumlah penjualan sepeda motor Yamaha pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor, mulai bulan Januari sampai dengan bulan mei tahun 2016 .

Bulan Jumlah

Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini menunjukkan variabel kualitas produk (X1) dan inovasi produk (X2) mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan (Y), dimana pada uji F (α=5%) sebesar Fhitung > Ftabel (24,204>3.101). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ternyata kualitas produk dan inovasi produk menjadi faktor yang signifikan

dan inovasi produk dapat meningkatkan penjualan motor pada PT. suraco jaya abadi motor cabang sungguminasa 2.

1. Pengaruh kualitas produk (X1) terhadap tingkat penjualan (Y)

Dari hasil parsial (uji T) menggunakan SPSS di atas juga dapat dilihat bahwa kualitas produk (X1) teruji berpengaruh terhadap tingkat penjualan (Y), di tunjukkan dengan nilai Thitungsebesar = 4.104 lebih besar dari Ttabel

= 1,987, sedangkan koefisien regresi sebesar 0,392 menunjukkan bahwa jika kualitas produk (X1) semakin baik maka tingkat penjualan (Y) akan semakin meningkat. Dari hasil uji T juga dapat dikatan bahwa hipotesis yang diajukan yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dari kualitas produk terhadap tingkat penjualan sepeda motor pada PT.suraco Jaya abadi Motor Cabang Sungguminasa 2 tahun 2016 dapat diterima. Variabel kualitas produk menjadi variabel yang mempengaruhi tingkat penjualan. Hal ini didukung dari hasil koefisien determinasi bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 35,8% yang berarti bahwa variabel kualitas produk mampu mempengaruhi 35,8% dari tingakat penjualan dan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti seperti harga, biaya promosi dan saluran distribusi.

2. Pengaruh inovasi produk (X2) terhadap tingkat penjualan (Y)

Inovasi produk (X2) teruji berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan (Y), ditunjukkan dengan nilai Thitung sebesar 5,699 lebih besar dari Ttabel= 1,987, sedangkan koefisien regresi sebesar 0.365 menunjukkan

penjualan (Y) akan meningkat. Dari hasil uji T juga dapat dikatan bahwa hipotesis yang diajukan yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dari inovasi produk terhadap tingkat penjualan sepeda motor pada PT.suraco Jaya abadi Motor Cabang Sungguminasa 2 tahun 2016 dapat diterima.

Variabel inovasi produk menjadi variabel yang mempengaruhi tingkat penjualan. Hal ini didukung dari hasil koefisien determinasi bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 35,8% yang berarti bahwa variabel kualitas produk mampu mempengaruhi 35,8% dari tingakat penjualan dan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti seperti harga, biaya promosi dan saluran distribusi.

65 A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan :

1. kualitas produk (X1) dan inovasi produk (X2) mempunyai pengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan sepeda motor Yamaha pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Sugguminasa 2 yang ditunjukkan dengan hasil uji F, nilai Fhitungsebesar 24,204 (signifikan F = 0,000). Jadi Fhitung> Ftabel (24,204>3.101) yang berarti dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak. Dan tingkat signifikan F < 5% (0,000 <0,05), artinya bahwa secara simultan atau bersama-sama variabel kualitas dan inovasi produk berpenaruh signifikan terhadap tingkat penjualan.

2. Uji t

a. Uji t kualitas produk (X1) teruji berpengaruh terhadap tingkat penjualan (Y), di tunjukkan dengan nilai thitungsebesar = 4,104 lebih besar dari ttabel= 1,987, sedangkan koefisien regresi sebesar 0,392 menunjukkan bahwa jika inovasi produk (X1) semakin baik maka tingkat penjualan (Y) akan semakin meningkat.

b. Inovasi produk (X2) teruji berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan (Y), ditunjukkan dengan nilai thitung sebesar 5,699 lebih besar dari ttabel= 1,987, sedangkan koefisien regresi sebesar 0.365

menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk (X2) dikembangkan maka tingkat penjualan (Y) akan meningkat.

3. Hasil dari uji-F yang menghasilkan Fhitung sebesar 24,204 sedangkan Ftabel

= 3.101. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut terlihat bahwa Fhitung>

Ftabel (24,204>3.101), sehingga diketahui bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk dan inovasi produk secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Sugguminasa 2.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh kualitas dan inovasi produk terhadap tingkat penjualan sepeda motor Yamaha pada PT. suraco jaya abadi motor cabang sunggumianasa 2, maka saran dari penulis yang dianggap perlu kepada instansi, yaitu :

1. Kualitas dan inovasi produk merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan penjualan sepeda motor Yamaha pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cabang Sungguminasa 2 untuk itu perlu adanya perencanaan peningkatan pengetahuan tentang kualitas dan inovasi produk agar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

2. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh variabel independen dalam mempengaruhi variabel dependent sebesar 35,8% dan sisanya sebesar 64,2% dipengaruhi oleh factor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi seperti: Harga, biaya promosi dan saluran distribusi.

3. Bagi Peneliti lain yang akan meneliti pada permasalahan yang sejenis diharapkan memasukan variabel lain diluar variabel yang sudah ada dalam penelitian ini.

68 manguny.wordpress.com

Assauri, 2004. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Press.

Basu, Swasta. 2001. Manajemen Penjualan, Cetakan kelima.BFSE: Yogyakarta.

Dheani Arumsari.Skripsi 2010 berdasarkan buku .Tjiptono, Fandy. 2008.

Manajemen Jasa Yogyakarta:Andi Offset

Dokumen dari PT. Suraco Jaya Abadi motor Cabang sugguminasa 2.

Elvira Syamsir. 2009. Pemasaran Dan Loyalitas Pelanggan (Edisi Revisi), Jilid 2 Erlangga Jakarta.Cravens, David, 2008

Freddy Rangkuti, 2009.Strategi Promosi Yang Kreatif, Jakarta: PT.Granedia Pustaka Utama

Hasan Ali, 2008. Marketing. Media Utama, Yogyakarta.

Kasmir, 2003. Studi Kelayakan Bisinis, edisi pertama, Penerbit : Prenada Media, Jakarta

Kotler, Philip, 2003. Manajemen Pemasaran. Edisi Bahasa Indonesia.

Penerbit PT. Prenhallindo, Jakarta.

Kotler, Amstrong. 2001. Prinsip-prinsip Pemasaran, Edisi Kedua belas, Jilid 1.

Jakarta: Erlangga

Kotler. 2005. Manajemen Pemasaran. PT. Indeks Kelompok Gramedia. Jakarta.

Mulyadi, 2005. Akuntasi Biaya, Edisi kelima cetakan ketujuh. Akademi Perusahaan YKPN, Yogyakarta.

Prakosa.Bagas (2005) Pengaruh Orientasi Pasar, Inovasi Dan Orientasi Pembelajaran Terhadap Kinerja Perusahaan untuk Mencapai Keunggulan Bersaing.

Rangkuti Preddy, 2009, Strategi Promosi Yang Kreatif, edisi pertama, cetakan pertama, Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Ridwan Iskandar. 2003. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Penjualan.

Cetakan Ketujuh, CV. Aifabeta, Bandung

69 Yogyakarta: Penerbit. Andy.

Tjiptono, Fandy dan Gregorius Chandra, 2005, Service, Quality & Satisfaction, edisi pertama, cetakan kedua, Penerbit : ANDI, Yoguakarta Umi Narimawati, 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Teori

Dan Aplikasi. Bandung, Agung media

PROFIL RESPONDEN

Berilah tanda checklist (√ )pada tempat yang telah disediakan.

1. Nama :

SMU Sederajat Diploma (D3) `

Diploma (D1) Serjana (S1)

Berilah tanda checklist (√ )pada jawaban yang Bapak/Ibu/Saudara(i).

KriteriaPenilaian Sangat Tidak Setuju (STS) 1

No Indikator Pernyataan

4 Sepeda motor yamaha memiliki mesin yang tangguh dan bergaransi.

5 Sepeda motor Yamaha memiliki sperpart yang berkualitas baik dan mudah didapatkan..

6 Sepeda motor yamaha memiliki body yang kuat.

7 Sepeda motor yamaha lebih baik dari sepeda motor merek lain.

B. Pertanyaan tentang Inovasi Produk (X2)

No Indikator Pernyataan Pilihan Jawaban (%)

SS S Rg TS STS

1 Sepeda motor Yamaha mampu menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen.

yang menarik.

4 Sepeda motor Yamaha mampu meniru/memodifikasi sepeda motor yang sudah ada menjadi lebih baik dan menarik.

5 Sepeda motor Yamaha memilki desain yang inovatif.

C. Pertanyaan Tentang Tingkat Penjualan (Y)

No Indikator Pernyataan Pilihan Jawaban

SS S Rg TS STS

1 Penjualan sepda motor Yamaha tiap tahunnya mengalami peningkatan

2 Penjualan sepeda motor Yamaha lebih banyak di banding dengan produk lain 3 Sepeda motor Yamaha sudah tersedia

diberbagai daerah di Indonesia.

4 Yamaha sekali-kali memberikan potongan harga pada pelanggan/

5 Proses pendistribusian se[eda motor Yamaha mudah dan aman.

6 Yamaha memberikan informasi dan mempromosikan produknya dengan baik.

2 4 3 3 4 4 4 4 26

42 5 4 5 4 4 5 5 32

81 5 4 4 5 5 5 5 33

82 5 5 4 5 5 4 4 32

83 5 5 5 5 4 4 5 33

84 5 5 5 5 5 5 5 35

85 5 5 4 5 5 5 4 33

86 5 4 4 5 5 4 5 32

87 5 5 4 4 5 5 5 33

88 5 5 4 4 5 5 5 33

89 5 5 4 5 5 4 5 33

90 5 4 5 5 4 4 5 32

3 2 3 4 3 4 16

42 2 3 4 5 4 18

81 4 5 5 4 4 22

82 4 4 4 3 4 19

83 5 5 5 5 5 25

84 3 3 3 4 3 16

85 3 4 4 3 3 17

86 3 3 3 4 4 17

87 2 3 3 2 3 13

88 2 3 3 3 3 14

89 4 4 5 4 5 22

90 4 4 4 5 4 21

3 4 4 4 4 4 4 24

42 5 5 5 5 5 4 29

81 4 5 4 5 5 5 28

82 5 5 4 4 4 5 27

83 5 5 5 5 4 4 28

84 4 4 4 5 4 5 26

85 4 5 4 5 4 4 26

86 3 4 4 2 3 3 19

87 3 4 4 2 4 5 22

88 3 4 4 2 3 3 19

89 4 5 5 5 4 4 27

90 4 5 4 5 5 5 28

A M

P

I

R

A

N

N Valid 90 90 90

Valid LAKI_LAKI 57 63.3 63.3 63.3

PEREMPUAN 33 36.7 36.7 100.0

Total 90 100.0 100.0

USIA

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 20-30 39 43.3 43.3 43.3

31-40 26 28.9 28.9 72.2

41-50 18 20.0 20.0 92.2

50 > 7 7.8 7.8 100.0

Valid PNS 27 30.0 30.0 30.0

KARYAWAN 39 43.3 43.3 73.3

MAHASISWA 13 14.4 14.4 87.8

PETANI 11 12.2 12.2 100.0

Total 90 100.0 100.0

Frequency Percent Valid Percent Percent

Valid SETUJU 17 18.9 18.9 18.9

SANGAT_SET

UJU 73 81.1 81.1 100.0

Total 90 100.0 100.0

X1.2

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid KURANG SETUJU 8 8.9 8.9 8.9

SETUJU 26 28.9 28.9 37.8

SANGAR SETUJU 56 62.2 62.2 100.0

Total 90 100.0 100.0

X1.3

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid KURANG SETUJU 12 13.3 13.3 13.3

SETUJU 44 48.9 48.9 62.2

SANGAT SETUJU 34 37.8 37.8 100.0

Total 90 100.0 100.0

X1.4

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid SETUJU 23 25.6 25.6 25.6

SANGAT SETUJU 67 74.4 74.4 100.0

Total 90 100.0 100.0

SANGAT SETUJU 62 68.9 68.9 100.0

Valid SETUJU 43 47.8 47.8 47.8

SANGAT SETUJU 47 52.2 52.2 100.0

Total 90 100.0 100.0

X1.7

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid KURANG SETUJU 2 2.2 2.2 2.2

SETUJU 27 30.0 30.0 32.2

SANGAT SETUJU 61 67.8 67.8 100.0

Total 90 100.0 100.0

X2.1

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TIDAK SETUJU 18 20.0 20.0 20.0

KURANG SETUJU 31 34.4 34.4 54.4

SETUJU 23 25.6 25.6 80.0

SANGAT SETUJU 18 20.0 20.0 100.0

Total 90 100.0 100.0

X2.2

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid KURANG SETUJU 25 27.8 27.8 27.8

SETUJU 38 42.2 42.2 70.0

SANGAT SETUJU 27 30.0 30.0 100.0

Total 90 100.0 100.0

SETUJU 34 37.8 37.8 64.4

SANGAT SETUJU 32 35.6 35.6 100.0

Total 90 100.0 100.0

X2.4

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TIDAK SETUJU 4 4.4 4.4 4.4

KURANG SETUJU 27 30.0 30.0 34.4

SETUJU 32 35.6 35.6 70.0

SANGAT SETUJU 27 30.0 30.0 100.0

Total 90 100.0 100.0

X2.5

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TIDAK SETUJU 10 11.1 11.1 11.1

KURANG SETUJU 19 21.1 21.1 32.2

SETUJU 35 38.9 38.9 71.1

SANGAT SETUJU 26 28.9 28.9 100.0

Total 90 100.0 100.0

Y1

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid KURANG SETUJU 16 17.8 17.8 17.8

SETUJU 32 35.6 35.6 53.3

SANGAT SETUJU 42 46.7 46.7 100.0

Total 90 100.0 100.0

Y2

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid SETUJU 32 35.6 35.6 35.6

Valid SETUJU 51 56.7 56.7 56.7

SANGAT SETUJU 39 43.3 43.3 100.0

Total 90 100.0 100.0

Y4

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid TIDAK SETUJU 12 13.3 13.3 13.3

SETUJU 26 28.9 28.9 42.2

SANGAT SETUJU 52 57.8 57.8 100.0

Total 90 100.0 100.0

Y5

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid KURANG SETUJU 5 5.6 5.6 5.6

SETUJU 42 46.7 46.7 52.2

SANGAT SETUJU 43 47.8 47.8 100.0

Total 90 100.0 100.0

Y6

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid KURANG SETUJU 10 11.1 11.1 11.1

SETUJU 43 47.8 47.8 58.9

SANGAT SETUJU 37 41.1 41.1 100.0

Total 90 100.0 100.0

Cases Valid 90 100.0

Excludeda 0 .0

Total 90 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

X1 27.3667 5.898 .355 .818

X2 27.6444 4.367 .705 .761

X3 27.9333 4.422 .652 .773

X4 27.4333 5.394 .562 .791

X5 27.5111 4.994 .633 .777

X6 27.6556 5.262 .528 .794

X7 27.5222 5.353 .457 .806

Reliability

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Item-Total Statistics

X2.1 15.8556 9.091 .785 .895

X2.2 15.2889 10.545 .785 .895

X2.3 15.2444 9.985 .827 .885

X2.4 15.4000 9.906 .782 .893

X2.5 15.4556 9.599 .750 .901

Reliability

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha N of Items

.787 6

Y2 21.7556 6.434 .683 .738

Y3 21.9667 6.662 .553 .758

Y4 22.0889 4.217 .743 .704

Y5 21.9778 6.898 .342 .795

Y6 22.1000 6.496 .415 .782

Regression

a. Dependent Variable: TINGKAT PENJUALAN b. All requested variables entered.

Model Summary

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 265.122 2 132.561 24.204 .000b

Residual 476.478 87 5.477

Total 741.600 89

a. Dependent Variable: PENJUALAN

b. Predictors: (Constant), INOVASI_PRODUK, KUALITAS_PRODUK

KUALITAS_P

RODUK .392 .096 .353 4.104 .000

INOVASI_PR

ODUK .365 .064 .490 5.699 .000

a. Dependent Variable: PENJUALAN

KARTU KONTROL BIMBINGAN SKRIPSI

Nama : Muh. Syahdan

Stambuk : 10572 03970 12

Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan bisnis / Manajemen

Judul Skripsi : Pengaruh Kualitas Dan Inovasi Produk Terhadap Tingkat Penjualan Sepeda Motor Yamaha Pada PT.Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Sugguminasa 2 Pembimbing : 1. Dr. Andi Jam’an, SE., M.Si

2. Nurlina, SE., MM Konsultan Pembimbing

No. Hari/Tanggal Uraian Perbaikan Paraf

Pembimbing

Catatan :

Mahasiswa hanya dapat mengikuti ujian skripsi jika sudah konsultasi ke masing-masing dosen Pembimbing masing-masing 3 kali

Dokumen terkait