• Tidak ada hasil yang ditemukan

Operasional Infrastruktur

Tahap 2 : Pembangunan Model PSSI

4.1.1. Model PSSI

Model PSSI memberikan panduan bagi praktisi untuk membuat PSSI, sehingga dapat menyelaraskan investasi SI/TI dengan strategi bisnis perusahaan yang dapat meningkatkan keunggulan kompetitif dalam industri asuransi jiwa.

4.1.1.1. Proses Bisnis

Proses bisnis pada industri asuransi jiwa adalah sebagai berikut: 1. Aktivitas Utama

a). Pengembangan produk

Aktivitas pengembangan produk meliputi: analisis pra-lauch produk berdasarkan pengumpulan data industri, pengembangan rencana kelas, optimasi harga, benefit bagi customer, penilaian pasar kompetitif, model resiko, Reasuransi dan analisis profitabilitas.

b). Manajemen Channel

Aktivitas manajemen channel meliputi: analisis perilaku pelanggan dan segmen pasar, segmentasi agen, pembangunan kekuatan sales dan agen, analisis channel (bancassurance, go to retail dan telemarketing), renumerasi agen, CRM dan pembangunan e-Bussiness.

c). Underwriting dan Kebijakan Polis

Aktivitas underwriting dan kebijakan polis meliputi: otomatisasi underwriting, penghitungan rate, seleksi underwriting, proses polis, pembayaran, pengumpulan dan pencairan, dan insentif kompensasi. d). Manajemen klaim

Aktivitas manajemen klaim meliputi: analisis klaim, deteksi penipuan, estimasi klaim dan pembayaran klaim.

e). Manajemen Reasuransi

Aktivitas manajemen Reasuransi meliputi: penyebaran resiko dan optimasi Reasuransi.

f). Manajemen Investasi

Manajemen investasi meliputi: analisis investasi, penghitungan nilai investasi, pengendalian resiko, akunting dan perpajakan.

2. Aktivitas Penunjang

1). Keuangan dan Manajemen Aset

Aktivitas keuangan dan manajemen aset meliputi: anggaran, manajemen aset kewajiban, manajemen dana, cadangan teknis, analisis ratio keuangan, akuntansi dan perpajakan, dan web laporan dan analisis.

Aktivitas pengembangan teknologi meliputi: pengembangan software dan teknologi informasi.

3). Manajemen SDM

Aktivitas manajemen SDM meliputi: laporan SDM atau analisis SDM, alokasi SDM, pelatihan dan perencanaan penggantian, dan HR Portal.

4). Manajemen Perusahaan

Aktivitas manajemen perusahaan meliputi: dashboard reporting, statutory

reporting dan pelayanan informasi customer.

4.1.1.2. Strategi Bisnis SI

Strategi Bisnis SI diperoleh dari pendekatan CSF pada Tabel, sehingga diperoleh kebutuhan sistem informasi, solusi aplikasi SI, portofolio aplikasi dan arsitektur SI yang mendukung strategi bisnis pada industri asuransi jiwa.

A. Kebutuhan Sistem Informasi

Kebutuhan sistem informasi pada industri asuransi jiwa adalah sebagai berikut:

1. SI yang dapat membantu desain produk asuransi. 2. SI yang dapat menganalisis kebutuhan pasar. 3. SI yang menganalisis perhitungan reasuransi. 4. SI untuk produk syariah.

5. SI yang dapat mengevaluasi produk asuransi yang diluncurkan. 6. SI yang membantu merancang program promosi dan CSR.

7. SI yang membantu memberikan informasi produk atau layanan secara online. 8. SI untuk mendukung layanan sms.

9. SI untuk menyediakan panduan bagi call center dalam menangani pertanyaan dan komplain dari nasabah maupun pihak internal.

10. SI yang menghubungkan dengan komunitas sosial. 11. SI yang membantu penghitungan premi asuransi. 12. SI yang membantu analisis investasi.

13. SI yang membantu analisis resiko.

14. SI yang membantu untuk menghitung anggaran.

15. SI untuk mengidentifikasi kekurangan yang terjadi pada sistem dan proses bisnis.

16. SI yang membantu pengadaan dan invetarisasi kekayaan yang dimiliki perusahaan.

17. SI yang mengakomodasi transaksi keuangan dan menyajikan laporan data-data keuangan.

18. SI yang menyediakan data-data cadangan teknis.

19. SI yang membantu menyediakan data untuk analisis profitabilitas. 20. SI yang membantu menyediakan data untuk analisis ratio keuangan. 21. SI yang membantu untuk mendeteksi klaim.

22. SI yang dapat membantu proses bisnis secara online. 23. SI yang menyajikan informasi secara online.

24. SI untuk penjualan online.

25. SI yang mencatat laporan pembayaran premi. 26. SI yang membantu pelayanan klaim secara online. 27. SI yang membantu penghitungan klaim.

28. SI yang membantu seleksi underwriting. 29. SI yang memantau SLA.

30. SI yang membantu menyajikan data keuangan melalui website. 31. SI yang menyediakan data-data saluran distribusi.

32. SI yang menyimpan data-data kontak pemegang polis dan calon pemegang polis.

33. SI untuk go retail, tele-marketing, bancassurance. 34. SI yang membantu menghitung payroll.

35. SI yang dapat membantu mengelola kegiatan agen dan penjualan 36. SI yang menangani perubahan polis.

37. SI untuk menyediakan panduan bagi customer care dalam menangani pertanyaan dan komplain dari nasabah maupun pihak internal.

38. SI yang menyimpan data-data kontak pemegang polis.

39. SI yang membantu untuk mengelola hubungan dengan customer.

40. SI yang menyediakan komunikasi antar unit bisnis dan menyimpan serta menganalisis kebutuhannya.

41. SI yang membantu proses knowledge sharing. 42. SI yang menyajikan program training dan seminar. 43. SI yang membantu mengevaluasi kinerja karyawan. 44. SI untuk membantu membuat ilustrasi produk asuransi.

45. SI yang menyimpan dokumen seperti SOP, materi pengenalan produk dan keagenan.

46. SI yang membantu dalam rekruitasi staf baru.

B. Solusi Aplikasi SI

Berdasarkan kebutuhan sistem informasi di atas maka solusi aplikasi SI pada industri asuransi jiwa adalah:

1. Desain produk. 2. Bank data pasar. 3. Reasuransi. 4. Evaluasi produk.

5. SI Asuransi (insurance system, underwriting system, payment system, claim

system, fraud detection, Pemeliharaan polis).

6. SI Asuransi Syariah (insurance system, underwriting system, payment system,

claim system, fraud detection).

7. e-CSR.

8. Portal Corporate (e-klaim, e-payment, e-polis, CRM, komunitas terpadu) 9. Aplikasi SMS Gateway.

10. Document Management. 11. SI Manajemen resiko. 12. SI Budgetting.

13. SI Management Information System. 14. E-logistik.

15. SI Finance (accounting system, finance system, tax system, finance control

system).

16. SI Treasury.

17. SI Service Level Agreement. 18. Data Warehouse.

19. SI B2B.

20. Aplikasi e-Mobile. 21. SI KM.

22. e-Learning. 23. HR Portal.

24. HR Management (HR. management, payroll system, recruitment system). 25. SI Penjualan (sales ilustration, investment simulation).

26. Document Management. 27. Business intelligent. 28. Balanced Scorecard. 29. Smart Card.

30. SI Manajemen keagenan (SI Renumerasi, Bank Data Pasar)

C. Portofolio Aplikasi SI

Selanjutnya aplikasi SI dikelompokkan ke dalam portofolio aplikasi sesuai dengan kontribusinya seperti pada gambar 4.11.

Gambar 4.11. Portofolio Aplikasi Model PSSI

4.1.1.3. Strategi TI

Setelah memperoleh strategi bisnis SI yang berupa solusi aplikasi SI yang mendukung strategi bisnis, maka tahap selanjutnya adalah menentukan arsitektur SI sebagai landasan dalam merancang infrastruktur TI.

A. Arsitektur SI

Arsitektur SI bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi SI serta dukungan TI yang diperlukan untuk menyediakan kebutuhan informasi bagi bisnis perusahaan.

SI Asuransi

Dokumen terkait