• Tidak ada hasil yang ditemukan

Satuan Pendidikan / Kelas : SMALB/ 10

Mata Pelajaran : PKN

Alokasi Waktu : 2 × 30 Menit Kompetensi Awal :

No Profil Peserta Didik Kompetensi Awal 1 Ridwan

Tunarungu dengan hambatan intelektual usia 17 tahun

Kemampuan bahasa reseptif Ridwan mampu :

 menyimak penjelasan materi tentang teks sederhana

 mengidentifikasi tesk sederhana

 membaca lancar teks sederhana kemampuan baahasa produktif mampu :

 menyalin isi teks dengan rapi

 menulis tekss sederhana sederhana yang mudah dipahami

 memprestasikan isi teks sederhana dengan percaya diri 2 Safa Ikavianti

Ramadhani

Tunarungu dengan hambatan emosi usia 16 tahun

Kemampuan bahasa reseptif Safa mampu :

 menyimak penjelasan sederhana

 mengidentifikaasikan isi teks sederhana dengan baantuan guru

kemampuan Bahasa produktif mampu:

 menyalin isi teks pancasila tanpa bantuan guru

 menulis teks sederhana dengaan bantuaan guru

 mempresentasikan tesk sederhana dengan bantuan guru 3. Hosea Victory Sirait

tunagrahita dengan hambatan intelektual usia 17 tahun

Kemampuan bahasa reseptif Hosea mampu :

 menyimak penjelasan sedrhana

 mengidentifikasi isi teks sederhana dengan bantuan guru

 Membaca lancer teks sederhana

Kemampuan bahasa produktif Hosea mampu :

 Menyalin teks

 Menulis teks sederhana dengaan kalimat yang dapat dipahami

 memprestasikan teks sederhana dengan percaya diri

Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Uraian

Mandiri Bertanggung jawab atas proses dan hasil belajar dengan bimbingan orang dewasa

Bernalar Kritis Memproses informasi dan melalui pengolahan informasi yang diperoleh.

Sarana dan Prasarana : Media gambar, papan tulis, spidol, serta alat tulis lainnya Target Peserta didik : Tunagrahita dan Tunarungu

Jumlah Peserta didik : 3 Orang Model Pembelajaran : Saintifik

Metode : Diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah

Penilaian : Observasi, penugasan, tes tertulis, lisan dan unjuk kerja

 Modul ajar ini dirancang untuk membantu guru Sekolah Luar Biasa (SLB) kelas 10 tunagrahita dalam mengajarkan mata pelajaran PPKN

 Bagi guru yang mengajar peserta didik dengan jenis kekhususan lain dapat menyesuaikan isi modul ini dengan mengganti pendekatan atau media pembelajaran yang sesuai dengan karakerteristik dan kebutuhan peserta didik.

 Modul ajar ini memuat aktivitas yang berpusat pada peserta didik dengan mengintegrasikan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagai tujuan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

 Modul ini sifatnya tidak mengikat

 Guru dapat menyesuaikan materi ajar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik

Petunjuk Penggunaan Modul Ajar

Peran Guru Dalam Proses Pembelajaran adalah:

 Memfasilitasi peserta didik dalam memahami konsep dan praktik dalam modul

 Membimbing peserta didik melaksanakan tugas sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

 Memfasilitasi peserta didik untuk menentukan dan mengakses sumber belajar lain yang diperlukan.

 Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika memungkinkan.

 Melaksanakan asesmen.

 Membuat laporan pencapaian kemajuan belajar peserta didik. Pembelajaran yang dilaksanakan menggunakan model pembelajaran Inquiry Learning dengan harapan seluruh peserta didik dapat belajar secara aktif.

 Jika peserta didik mengalami kesulitan, berikan bimbingan atau motivasi agar dapat mengerjakan tugas sesuai dengan waktu yang disediakan.

 Periksalah hasil pekerjaan peserta didik dan berikan nilai sesuai kompetensinya melalui beberapa asesmen formatif

 Waktu yang direkomendasikan untuk pelaksanaan modul ajar ini adalah pada semester 2 selama satu bulan atau 3 kali pertemuan baik tatap muka

 Sebaiknya ada jeda waktu antar aktivitas agar guru memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan proses belajar. Peserta didik juga memiliki waktu untuk berpikir, berefleksi, dan menjalankan masing-masing aktivitas dengan baik.

 Guru bekerjasama dengan orangtua untuk mengimplementasikan modul dengan cara meminta orang tua untuk berdiskusi, dengan putra/putrinya, mengamati peralatan yang menggunakan listrik di rumah dan mendampingi putra putrinya belajar di umah

Capaian pembelajaran

Pancasila

Peserta didik dapat: membandingkan cara pandang para pendiri bangsa tentang rumusan dan isi Pancasila; mengidentifikasi peluang dan tantangan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan global, dan mengkaji penerapan niai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa; menginisiasi sebuah kegiatan bersama, menetapkan tujuan dan target bersama; mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan masing-masing dalam anggota kelompok untuk memenuhi kebutuhannya; menganalisis hal-hal apa dianggap penting dan berharga yang dapat diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan di masyarakat luas;

serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kesehariannya sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Peserta didik dapat: menganalisis norma dan aturan, hak dan kewajiban sebagai warga negara yang diatur dalam konstitusi dan norma yang berlaku; serta dapat mempraktikkannya; mempraktikkan membuat kesepakatan bersama di sekolah terkait dengan norma yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta didik; mengkaji ide-ide para pendiri bangsa tentang rumusan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945; serta mengidentifikasi kesesuaian, tumpang tindih, dan pertentangan antara satu regulasi dengan regulasi yang setara.

Bhinneka Tunggal Ika

Peserta didik dapat: mengidentifikasi pengaruh keanggotaan kelompok lokal dan nasional terhadap pembentukan identitas; memahami makna dan nilai dari keragaman; mengidentifikasi respon terhadap kondisi dan keadaan yang ada di lingkungan dan masyarakat untuk menghasilkan kondisi dan keadaan yang lebih baik; mengidentifikasi perlunya melakukan pertukaran budaya dan kolaborasi antardaerah di Indonesia; serta mengkaji makna dan manfaat hidup dalam kebinekaan, kaya akan kearifan lokal, dan memilih produk dalam negeri.

.

Negara Kesatuan Republik Indonesia

Peserta didik dapat mengidentifikasi beberapa contoh kasus wilayah yang diperebutkan berdasarkan fakta dan regulasi; menemukan beberapa praktik baik dan sikap menjaga keutuhan NKRI yang telah dilakukan oleh orang/kelompok sebelumnya; memahami konsep sistem pertahanan dan keamanan Nasional; serta mengidentifikasi peran Indonesia sebagai negara kesatuan dalam pergaulan antarbangsa dan negara di Asia.

Dokumen terkait