• Tidak ada hasil yang ditemukan

PAPARAN DATA DAN HASIL PENELITIAN

2. Muhammad Utsman Najati dan Karya-karyanya

a. Peranan Muhammad Utsman Najati dalam Pendidikan

Dalam beberapa kajian pemikiran, terkadang biografi atau riwayat hidup atau riwayat hidup seorang tokoh tidak semuanya dibukukan. Walaupun demikian karya-karyanya sangatlah dipercaya memberikan kontribusi yang besar dalam kemajuan peradaban Islam. Muhammad Utsman Najati merupakan seorang tokoh kontemporer yang dikenal di dunia Islam. Akan tetapi pembahasan mengenai biografi beliau sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan masih jarang tulisan yang membahas tentang biografi beliau, bahkan dalam hasil karya beliau pun tak mencantumkan secara lengkap tentang biografi beliau. Oleh karena itu penulis hanya dapat memberikan uraian secara singkat tentang biografi beliau.128

Muhammad Utsman Najati adalah sosok pemikir kontemporer yang berasal dari Timur Tengah. Reputasinya sebagai guru besar dalam bidang psikologi menunjukkan kedalaman dan ketajaman pemikirannya. “Panca indera

128

Penulis telah berusaha semaksimal mungkin dalam melacak biografi Najati seperti melalui buku-buku karya beliau maupun buku-buku psikologi Islam, Ensiklopedi Islam, Internet dll. Bahkan penulis juga telah menghubungi teman-teman yang belajar di Timur Tengah untuk melacak biografi Najati, akan tetapi tidak membuahkan hasil.

109

dalam tinjauan Ibnu Sina” merupakan judul risalah Najati dalam memperoleh gelar magister pada tahun 1942.129 Semenjak itu, Najati mulai memfokuskan pemikirannya tentang konsep-konsep kejiwaan yang berdasarkan ajaran Islam yaitu al-Qur'an dan Sunnah Nabi. Kemudian membandingkannya dengan konsep kejiwaan modern (non-Islam).

Najati membangun perspektif Islam terhadap konsep-konsep psikologi modern.130 Pemakaian sudut pandang ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa Islam adalah sumber pedoman, pandangan dan tata nilai kehidupan bagi manusia. Di samping itu, dalam al-Qur'an dan Sunnah Nabi terdapat konsep tentang manusia dan kehidupan psikisnya. Dalam mengeksplorasi sebagaimana pandangan al-Qur'an dan Hadis, Najati menggunakan istilah-istilah yang populer dalam dunia psikologi modern seperti dorongan fisiologis, psikis, emosi, psikoterapi, pola kepribadian dan sebagainya. Dengan demikian, Islam dapat dipandang sebagai pisau analisis untuk membedah teori-teori psikologi modern.

129

Muhammad Utsman Najati, Al-Qur‟an dan Ilmu Jiwa, Terj. Ahmad Rofi Usmani, (Bandung: Pustaka, 1985), hlm. v.

130

Pola perumusan psikologi Islami yang digunakan oleh ilmuwan muslim menggunakan 4 pola pengembangan yaitu: 1) Perumusan psikologi dengan bertitik tolak dari al-Qur‟an dan Hadis. Artinya, menjelaskan masalah ajaran Islam atau umat Islam dengan memanfaatkan konsep psikologi, 2) Perumusan psikologi bertitik tolak dari khazanah keislaman. Artinya membandingkan konsep tentang manusia dari pakar dengan pandangan tentang manusia dalam ahli psikologi modern, 3) Perumusan psikologi dengan mengambil inspirasi dari khazanah psikologi modern dan membahasnya dengan pandangan dunia Islam terhadap psikologi modern, 4) Merumuskan konsep manusia berdasarkan pribadi yang hidup dan Islam. Artinya mengembangkan ilmu pengetahuan tentang jiwa manusia yang dasardasarnya diangkat dari pandangan dunia Islam. Sedangkan Najati menggunakan pola pemikiran yang ketiga. Lihat Fuad Nashori, Agenda Psikologi Islam, (Bandung: Pustaka Pelajar, 2002), hlm. 64-77.

110

Dalam perjalanan karirnya di bidang pendidikan, Najati adalah dosen Universitas Arab Saudi dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Kuwait dan Mesir. Selain mengajar, Najati juga aktif menulis buku dan memberikan ceramah di berbagai lembaga pendidikan serta memberikan ceramah di sekolah tinggi keguruan Kairo dan di Madrasah Tsanawiyah Syuwaikh di Kuwait. Ringkasan cermah tersebut dipublikasikan oleh Universitas Kuwait tahun akademis 1967-1968 dalam buku Universitas dan Masyarakat.131 Diktat dan makalah memang sering disiapkan oleh Najati ketika akan mengajar mahasiswanya maupun memberikan ceramah di berbagai forum diskusi atau seminar.

Najati juga mengajar mata kuliah kajian kejiwaan menurut pandangan para pemikir muslim bagi para mahasiswa tingkat S1 pada jurusan Psikologi Fakultas Ilmu-ilmu Sosial Universitas Muhammad Ibnu Sa‟ud al-Islamiyah di kota Riyadh Arab Saudi selama tahun 1984-1987.132 Pada waktu musim panas tahun 1987, Najati berhenti mengajar di Universitas tersebut. Kesempatan ini digunakan untuk menyelesaikan penulisan buku yang tertunda. Mengenai buku-buku Najati dapat dilihat dalam pembahasan selanjutnya.

Demikian perjalanan kehidupan Najati relatif singkat dengan aktivitas yang beliau lakukan dan keseriusannya dalam menggeluti konsepkonsep

131

Muhammad Utsman Najati, Al-Qur‟an dan Ilmu Jiwa, Terj. Ahmad Rofi Usmani,……., hlm. vii.

132

Muhammad Utsman Najati, Jiwa dalam Pandangan Para Filosuf Muslim, Terj. Gazi Saloom, (Bandung: Pustaka Hidayah, 2002), hlm. 16.

111

kejiwaan dari kerangka Islam. Hal ini disebabkan harapan Najati untuk melahirkan mazhab baru di bidang psikologi Islam.

b. Karya-Karya Muhammad Utsman Najati

Najati berkonsentrasi pada bidang psikologi sehingga karyakaryanya diwarnai oleh permasalahan psikologi khususnya psikologi Islam. Di antara karya-karyanya yang diterbitkan oleh Dār asy-Syurūq Beirut adalah sebagai berikut:

1) Al-Qur‟an wa „Ilm an-Nafs (1987).

2) Al-Hadīs an-Nabawiy wa „Ilm an-Nafs (1988).

3) Al-Idrāk al-Hissiy „Inda Ibnu Sina: Bahsun fi „Ilm an-Nafs „Inda Arab (1980).

4) Ad-Dirāsat an-Nafsaniyyah „Inda al-„Ulamā‟ al-Muslimīn (1993). 5) Ma‟alim at-Tahlil an-Nafsiy terjemahan dari Sigmund Freud (1988). 6) Salas Rasāil fi Nazariyyat al-Jins terjemahan dari Sigmund Freud (1988). 7) „Ilm a-Nafs al-Ikliniki terjemahan dari Juliana Router, alih bahasa oleh

Athiyyah Mahmud Hana dan disunting oleh Muhammad Utsman Najati (1988).

8) At-Ta‟allum terjemahan dari Sarnov A. Medenick et all., alih bahasa oleh Muhammad Imaduddin Ismail oleh Muhammad Utsman Najati (1988). Adapun karya-karya Najati diterbitkan oleh Dar al-Qalam Kuwait yaitu: 1) „Ilm an-Nafs Fi Hayātina al-Yaumiyyah (1985).

112

2) „Ilm an-Nafs wa al-Hayat: Madkhal Ila „Ilm an-Nafs wa Tatbiqatihi Fi al-Hayat (1992).

3) „Ilm an-Nafs asy-Syawaz terjemahan dari Shledon Cashdan, alih bahasa Ahmad „Abd al-Aziz Salamah dan disunting oleh Muhammad Utsman. Selain itu karya Najati yang lain yakni „Ilm an-Nafs as-Sina‟iy (l980) diterbitkan oleh Muassasah as-Sabah Kuwait, Mafhum as-Sihah an-Nafsiyyah Fi al-Qur'an al-Karīm wa al-Hadīs asy-Syarif (1984) diterbitkan oleh Nasyrat at-Tib al-Islamy Kuwait dan Az-zat wa al-Gara‟iz (1969) terjemahan dari Sigmund Freud yang diterbitkan oleh Maktabah al-Nandah al-Arabiyah Kairo.133

Sedangkan karya Najati yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia antara lain:

1) Al-Qur'an wa „Ilm an-nafs (al-Qur'an dan Ilmu Jiwa) yang diterjemahkan oleh Ahmad Rofi Usmani dan diterbitkan oleh Pustaka Bandung (1985). 2) Al- Hadīs an-Nabawiy wa „Ilm An Nafs. Ada dua versi terjemahan yaitu

Pertama, “Psikologi Nabi”, diterjemahkan oleh Hedi Fajar dan diterbitkan oleh Pustaka Hidayah Bandung (2005). Kedua “Belajar EQ dan SQ dari sunnah Nabi” diterjemahkan oleh Irfan Salim dan diterbitkan oleh Hikmah Jakarta (2005).

133

Sehubungan dengan fokus penelitian, maka uraian kitab hanya dibatasi pada penjelasan kitab yang ada hubungannya dengan penelitian. Untuk itu, uraian lanjut akan diarahkan pada penjelasan Kitab al-Hadīs an Nabawiy wa „Ilm an-Nafs.

113

3) Ad-Dirāsat an-Nafsaniyyah „inda al „ulamā‟ al Muslimīn. (Jiwa dalam pandangan para filosof Muslim) yang diterjemahkan oleh Gazi Saloom dan diterbitkan oleh Pustaka Hidayah Bandung (2002).

B. Konsep Emotional Spiritual Qoutient (ESQ) Ari Ginanjar Agustian dan